Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI TINGKAT KENYAMANAN PADA BANGUNAN PASAR CIPULIR Rika Anggraini; Budi Susetyo
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.875 KB)

Abstract

ABSTRAKFenomena berbelanja adalah hal yang sangat digemari bagi kebanyakan masyarakat diseluruh dunia, Seiring berlangsungnya kegiatan jual beli khususnya bangunan pasar yang sudah beroperasi, ditemukannya kondisi pasar baik luar dan dalam terlihat sudah tidak terawat, kotor, dan tidak menarik secara visual. Perlu adanya pengecekan mengenai faktor – faktor kenyamanan yang telah ada di sebuah bangunan pasar yang disesuaikan dengan persyaratan yang sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pasar Cipulir sudah memenuhi standar kenyamanan atau tidak. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kuantitatif yang digunakan untuk mengolah data kemudian dikualitatifkan dengan dianalisa secara deskriptif, yaitu menggambarkan bagaimana kenyamanan gedung pasar dengan menggunakan cara menyebar kuesioner kepada responden dan juga dilakukan pengataman atau observasi pada lokasi studi kasus. Dari hasil penyataan yang dilakukan dengan kuisioner dan observasi menghasilkan kesimpulan jawaban bahwa pada bangunan pasar cipulir sudah pada tingkatan kenyamanan dengan skala Netral, kesimpulan skala ini didapatkan dari hasil nilai rata-rata atau mean yang menyatakan sebesar 2.77. Angka 2.77 pada skala interval menyatakan bahwa nilai < 2,6 - 3,4 = menunjukkan pada Tingkat Kenyamanan Netral / Biasa Saja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Tingkat Kenyamanan di Bangunan Pasar Cipulir adalah Netral atau Biasa Saja.Kata Kunci : Kenyamanan, Bangunan Pasar, PasarABSTRACTThe phenomenon of shopping is very popular for most people around the world, Over the course of buying and selling activities, especially the building market which is already in operation, the discovery of market conditions both outside and inside looks was not maintained, dirty, and visually unappealing. There needs to check on the factors - the comfort factor that has existed in a market building were adapted to the requirements of the standard. This study aims to determine whether Cipulir market already meet the standards of comfort or not. This research method is descriptive with quantitative methods used to process the data then analyzed descriptively dikualitatifkan with, that illustrate how the market by using a building comfort by spreading questionnaires to respondents and also do pengataman or observations in the case studies. From the results of the revelation made by questionnaire and observation lead to the conclusion that the answer to the building market Cipulir is already at a level of comfort with the scale of Neutral, the conclusion of this scale results obtained from the average value or mean that states amounted to 2.77. Figures 2.77 on a scale of interval states that the value <2.6 to 3.4 = show at Comfort Level Neutral / Neutral. It can be concluded that the level of comfort in buildings Cipulir market is Neutral or Neutral.Keywords : Comfort, Building Markets, Market
Tinjauan Literatur Sistematis Identifikasi Risiko dalam Pembangunan Proyek Stadion Ulfa Soraya; Adi Nuranto; Peto Syamsul Alam; Humiras Hadi Purba; Budi Susetyo
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v5i1.24281

Abstract

The stadium is one of the facilities and infrastructure for carrying out sports activities. The purpose of this study was to determine some of the risk factors for stadium construction. In this study the risk factors are divided into four, namely client responsibility, contractor responsibility, joint responsibility, and responsibility has not been decided, in this case, the author will analyze the risks inherent in the construction of the stadium, the methods to be used in conducting a literature review of the risks involved. never been studied in a previous study. The results obtained in this study are to ensure the safety and risks for the safe operation, maintenance, development, and repair of the stadium. Existing risk factors must be minimized to prevent cost overruns and delay in the completion of the stadium construction. ABSTRAK Stadion merupakan salah satu sarana dan prasarana untuk melakukan kegiatan keolahragaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor risiko dari pembangunan stadion. Dalam kajian ini faktor risiko terbagi menjadi empat yaitu tanggung jawab klien, tanggung jawab kontraktor, tanggung jawab bersama dan tanggung jawab belum diputuskan, dalam hal ini penulis akan menganalisa risiko yang melekat pada pembangunan stadion, metode yang akan digunakan dalam melakukan tinjauan pustaka terhadap risiko yang pernah diteliti pada kajian sebelumnua. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini untuk memastikan keselamatan dan risiko untuk pengoperasian, pemeliharaan, pengembangan dan perbaikan yang aman pada stadion. Faktor-faktor risiko yang ada harus dapat diminimalisir untuk mencegah pembengkakan biaya dan mundurnya waktu penyelesaian pembangunan stadion.
OPTIMASI KINERJA PROYEK DENGAN PENERAPAN METODE CRASHING DAN LINEAR PROGRAMMING PADA PROYEK BULK GODOWN Zel Citra; Budi Susetyo; Paksi Wibowo
Rekayasa Sipil Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i2.05

Abstract

Pertumbuhan industri diharapkan mencapai pertumbuhan 2 (dua) digit pada tahun 2035 sehingga kontribusi industri dalam Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 30% (tiga puluh persen). Salah satu industri yang menjadi target adalah pembangunan Industri Pakan Ternak. Keberhasilan proyek pembangunan Industri Pakan Ternak dapat ditinjau dari ketepatan aspek waktu, biaya, dan mutu. Namun, praktik di lapangan seringkali terjadi keterlambatan proyek yang mengakibatkan terkendalanya pembelian dan penyimpanan bahan baku untuk produksi pakan ternak. Sebagai antisipasi keterlambatan proyek maka perlu dilakukan optimasi kinerja proyek dengan percepatan pelaksanaan pembangunan gudang curah (Bulk Godown) dengan metode Crashing dan Linear Programming. Percepatan pada proyek pembangunan gudang curah menggunakan alternatif penambahan jam kerja lembur dengan 3 cara yaitu penambahan 1 jam lembur, 2 jam lembur serta 3 jam lembur. Data yang digunakan adalah data primer yang diambil dari proses wawancara dan data sekunder berupa dokumen-dokumen terkait, yaitu RAB, Penjadwalan, SPK serta dokumen lainnya,. Waktu normal proyek selama 152 haridengan biaya normal sebesar 15.121.040.000,-. Dari hasil analisis Crashing diperoleh waktu optimum untuk percepatan penyelesaian proyek dengan penambahan 2 jam lembur selama 131 hari dengan biaya total Rp. 15.387.512.677,-. Dan hasil analisis Linear Programming diperoleh total waktu optimum percepatan penyelesaian proyek selama 124 hari dengan biaya total Rp. 15.252.623.540,-
IMPLEMENTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) PADA PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN Eka Nur Fitriani; Budi Susetyo
Rekayasa Sipil Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i2.02

Abstract

Prefabricated vertical drain merupakan teknik perbaikan tanah dengan prinsip mengeluarkan kadar air pori di dalam tanah sehingga mempercepat waktu penurunan tanah. Saat ini metode prefabricated vertical drain banyak digunakan untuk pembangunan khususnya yang berdiri di atas tanah lunak. Selama ini, waktu pekerjaan prefabricated vertical drain ditentukan berdasarkan pengalaman pekerjaan prefabricated vertical drain di proyek-proyek terdahulu. Saat ini, jaringan syaraf tiruan telah digunakan dalam teknik dan manajemen konstruksi untuk prediksi, analisis risiko, pengambilan keputusan, optimasi sumber daya, klasifikasi, dan seleksi. Untuk perhitungan produktivitas pekerjaan prefabricated vertical drain dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan (JST) digunakan model algoritma backpropagation. Arsitektur backpropagation terdiri dari layar masukan, layar tersembunyi, dan layar keluaran. Pelatihan backpropagation terdiri dari tiga fase yaitu fase maju, fase mundur, dan modifikasi bobot. Pelatihan jaringan syaraf tiruan (JST) backpropagation menggunakan software matlab. Dari hasil analisis didapat bahwa jaringan syaraf tiruan (JST) backpropagation dapat digunakan pada perhitungan produktivitas pekerjaan prefabricated vertical drain.
PENGARUH CONTRACT CHANGE ORDER (CCO) TERHADAP KINERJA BIAYA PADA PROYEK HUNIAN BERTINGKAT TINGGI Yogi Iskandar; Budi Susetyo; Agus Suroso
Konstruksia Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.13.2.55-80

Abstract

Dunia konstruksi di indonesia tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang terjadi mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan konstruksi hal ini yang mengakibatkan adanya pekerjaan tambah atau kurang. Hasil studi kasus riset ini menunjukkan telah terjadi peningkatan biaya perubahan pekerjaan Contract Change Order pada proyek hunian bertingkat tinggi hasil kesepakatan perjanjian kontrak kerja yang sudah disepakati dan ditandatangani bersama telah terjadi peningkatan biaya sebesar 10,32% terhadap biaya kontrak awal struktur dan arsitektur. Riset ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor penyebab dan pengaruh terjadinya Contract Change Order terhadap kinerja biaya, pengaruh dampak, pencegahan dan perbaikan pada proyek hunian bertingkat tinggi. Metode riset menggunakan metode survei dan data diolah dengan meggunakan SEM-PLS. Hasil riset menunjukkan pengaruh simultan terhadap kinerja biaya pada proyek hunian bertingkat tinggi sebesar 49,20% sedangkan 50,36% dijelaskan oleh variabel bebas lain yang tidak disertakan dalam model penelitian. Analisis data menggunakan Relative Importance Index (RII) faktor yang berpengaruh diantaranya perubahan lingkup pekerjaan, perubahan spesifikasi, perubahan desain oleh konsultan, perubahan kondisi site, terjadinya bencana alam atau banjir. Meminimalisir terjadinya Contract Change Order pada proyek hunian bertingkat tinggi.
PENGARUH ESTIMATING SOFTWARE UNTUK MENCAPAI KINERJA ANGGARAN YANG LEBIH AKURAT PADA KONSTRUKSI GEDUNG Maheswara Vidya Aditama; Budi Susetyo; Agus Suroso
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.51-60

Abstract

Ketidaksesuaian realisasi dengan ekspektasi pada proyek konstruksi berpotensi menimbulkan kerugian pada pemilik, kontraktor pelaksana atau keduanya [1]. Sehubungan dengan masalah biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi, masih banyak dijumpai proyek yang mengalami penambahan biaya (cost overrun) maupun keterlambatan [2]. Terdapat cukup banyak faktor penyebab penambahan biaya pada fase estimasi biaya yang salah satunya yaitu masih kurangnya penggunaan Advanced Estimating Software. Pada fase estimasi biaya tidak sedikit yang masih menggunakan software konvensional untuk kuantifikasi seperti Microsoft Excel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan estimating software terhadap kinerja anggaran pada proyek konstruksi. Hasil dari analisis linear berganda menunjukkan dampak positif pada akurasi kinerja anggaran Ketika faktor kemampuan pengguna, visualisasi 3D model dan perhitungan otomatis digunakan secara bersamaan. Faktor-faktor ini menunjukkan bahwa kemampuan pengguna dan perhitungan otomatis memiliki dampak paling positif pada akurasi kinerja anggaran untuk proyek konstruksi.
PERAN PEMANGKU KEPANTINGAN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR RISIKO PADA PROYEK KPBU JALAN TOL UNSOLICITED Lianda Akti Leo Puteri; Budi Susetyo; Agus Suroso
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.61-70

Abstract

Penerapan KPBU di indonesia belum dapat berjalan optimal dikarenakan pemanfaatan anggaran yang belum optimal, regulasi dan wewenang saling tumpang tindih, pemangku kepentingan yang terlibat cukup banyak tetapi tidak semua memahami peran dan tanggung jawabnya pada proyek KPBU serta risiko proyek KPBU yang cukup tinggi. Pada Jurnal ini membahas tentang hubungan peran pemangku kepentingan terhadap risiko pada proyek KPBU jalan tol unsolicited. Metode yang digunakan adalah dengan analisis multivariat dengan bantuan software Sem- PLS. Responden dalam penelitian ini terdiri dari beberapa pemangku kepentingan dari 3 proyek KPBU Unsolicited jalan tol di Indonesia sebanyak 60 responden. Hasil dari penelitian pada jurnal ini adalah terdapat 18 faktor risiko yang berpengaruh significant terhadap kinerja biaya, dimana 7 faktor risiko yang disebabkan oleh peran pemerintah dan 11 faktor yang risiko yang disebabkan oleh peran Badan Usaha. Pengaruh risiko badan usaha lebih besar dari pada pemerintah terhadap kinerja biaya dengan koef pengaruh 0,716 dengan nilai R2 terhadap model sebesar 81,6%.
IMPLEMENTASI M-PERT DAN ABC PADA PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK Rangga Rahmadya; Humiras Hardi Purba; Budi Susetyo
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.1-7

Abstract

Pembangunan Pembangkit Listrik di Indonesia pada program Fast Track Program 1 (FTP-1) 2006-2009 mengalami keterlambatan 5 Tahun dan hanya sekitar 74% yang terselesaikan. Keterlambatan pelaksanaan proyek berbanding lurus dengan Cost Overrun. M-PERT sangat efektif dalam optimasi proyek, dengan optimasi proyek hampir mencapai 99%. Penelitian ini menggunakan kombinasi penelitian statistik dan divalidasi terhadap studi kasus. Untuk statistik tahapan awal menggunakan 42 responden dari kalangan profesional di bidangnya dan dianalisis menggunakan Relative Importance Index (RII). Pada tahap validasi studi kasus menggunakan metode Manual Program Evaluation and Review Technique (M-PERT) untuk mendapatkan akurasi waktu, kemudian menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) untuk mendapatkan efisiensi biaya konstruksi. Validasi studi kasus penelitian ini difokuskan pada proyek pembangunan Sub-Structure Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Keban Agung, Lahat, Sumatera Selatan. Analisis menghasilkan faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu Proses management proyek (RII=4.833), Menentukan kegiatan dimulai (RII=4.690), Pengendalian mutu (RII=4.643), Strategi persiapan kegiatan (RII=4.595) dan Penjadwalan kontrak tepat waktu (RII=4.500) yang ditindaklanjuti dengan menggunakan M-PERT dan ABC. Optimasi kinerja waktu yaitu sebesar 98,52%. dan biaya konstruksi dapat dioptimasi dari sebelumnya 98,98%.
Penerapan Common Data Environment Berbasis Model UTAUT Pada Proyek Bendungan Jennika Rahmita Fatimah; Budi Susetyo; Agus Suroso
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.131-139

Abstract

Salah satu implementasi penerapan Building Information Modelling (BIM) yaitu penggunaan Common Data Environment (CDE). Penggunaan Common Data Environment (CDE) ini sangat penting dalam proses koordinasi dan kolaborasi di proyek.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi penerapan penggunaan CDE berbasis model unified theory of acceptance and user of technology (UTAUT) pada proyek bendungan. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitas informasi, kualitas sistem, ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, kondisi memfasilitasi, minat pemanfaatan platform CDE, serta peningkatan kinerja. Dari variabel tersebut dibuat model penelitian berbasis UTAUT.  Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan dianalisa menggunakan SEM-PLS. Hasil dari penelitian ini yaitu nilai loading faktor diatas nilai 0,5. Discriminant validity untuk semua variabel adalah baik. Selain itu nilai composite reliability semua variabel adalah diatas 0,80 sedangkan nilai cronbachc alpha juga diatas 0,80 serta nilai AVE diatas 0,5. Nilai R square pada variabel (minat pemanfaatan platform CDE) adalah sebesar 0,684, serta variabel (peningkatan kinerja yang memiliki) nilai R suare sebesar 0,488. Dari hasil analisa yang dilakukan maka diketahui faktor yang mempengaruhi penerapan common data environment (CDE) pada proyek   bendungan adalah kondisi memfasilitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pemanfaatan platform CDE. Serta faktor minat pemanfaatan platform CDE berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja.
Pengaruh Faktor Pemangku Kepentingan, Manajemen Pelaksanaan terhadap Kinerja Pekerjaan Elevated pada Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung Adillah Akbar; Budi Susetyo; Agus Suroso
Konstruksia Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.2.19-33

Abstract

Salah satu bentuk pembangunan nasional adalah pembangunan sektor infrastruktur. Pada tataran politik, kereta cepat merupakan salah satu bentuk modernisasi di Indonesia yang memperkuat peran perkeretaapian sebagai angkutan umum di perkotaan dan lalu lintas antar kota. Jalur kereta api berkecepatan tinggi ini terdiri dari elevated, tunnel dan subgrade. Selama pelaksanaan proyek konstruksi banyak terjadi keterlambatan pelaksanaan, salah satunya adalah pekerjaan elevated. Survei dilakukan dengan metodologi survei terhadap 44 (empat puluh empat) responden, menggunakan instrumen tanya jawab kepada responden untuk mengidentifikasi faktor pemangku kepentingan dan dampak manajemen implementasi terhadap kinerja waktu dan dampak biaya proyek konstruksi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan metode Relative Importance Index (RII) dan SPSS. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa variabel yang paling dominan adalah pemangku kepentingan. Main faktor paling dominan adalah owner, sedangkan sub faktor paling dominan yang berpengaruh menjadi kendala kinerja pekerjaan elevated, yaitu terdapat perubahan design pada saat pelaksanaan proyek.