Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Intelektualita

PENCAPAIAN HASIL BELAJAR MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF MOTIVASI MAHASISWA Ramli Abdullah
Intelektualita Vol 10, No 02 (2021): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahwa hasil belajar merupakan gambaran yang  berkaitan dengan  kemajuan atau perkembangan mahasiswa sejak dari awal mula mengikuti program perkuliahan  sampai saat  mereka mengakhiri program perkuliahan yang ditempuhnya. Jadi  hasil belajar dapat diketahui sesudah mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar dan mengalami perubahan tingkah laku. Dengan adanya suatu perubahan yang terjadi pada mahasiswa setelah mengalami pengalaman belajar dan itulah  disebut sebagai hasil belajar. Seseorang   mahasiswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, mempunyai keinginan dan dorongan untuk belajar mata kuliah Manajemen Pendidikan,  Mahasiswa yang mempunyai keinginan dan dorongan untuk belajar suatu mata kuliah  dilandasi oleh adanya kebutuhan. Salah satu kebutuhan yang dekat dengan keberhasilan dalam belajar mata kuliah Manajemen Pendidikan adalah kebutuhan berprestasi.  Bahwa mahasiswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi, akan ditandai dengan keinginan berani untuk bersaing dan menerima umpan balik serta dorongan untuk selalu bertanggungjawab dan pencapaian tujuan.  Bahwa mahasiswa yang memiliki dorongan untuk bertanggungjawab dan pencapaian tujuan belajar, menjadikan peserta didik untuk selalu disiplin dan terarah dalam kegiatan belajar suatu mata pelajaran. Oleh karena itu mahasiswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi, akan memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang mempunyai motivasi belajar rendah. Dengan demikian, jika dalam meningkatkan hasil belajar suatu mata pelajaran, perlu adanya upaya peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Motivasi yang direalisasikan dalam wujud tindakan, dan merupakan salah satu faktor yang dapat digunakan untuk memprediksi kemajuan belajar.
URGENSI MINAT BELAJAR DALAM UPAYA PENCAPAIAN HASIL BELAJAR MANAJEMEN PENDIDIKAN Ramli Abdullah
Intelektualita Vol 11, No 02 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahwa belajar  sebagai proses seseorang dalam memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan dan sikap, sehingga belajar itu tidak datang begitu saja, tetapi harus dilaksanakan dengan sengaja dalam waktu yang telah ditetapkan.   Sedangkan  berkenaan dengan hasil belajar yang merupakan   keseluruhan  kemampuan dan kecakapan dan hasilnya yang diraih melalui kegiatan  pembelajaran di Lembaga Pendidikan   Tinggi dan juga  ditetapkan dengan angka-angka yang diukur melalui test hasil belajar. Dalam kaitannya dengan minat seseorang terhadap suatu objek, maka  akan terlihat  dari perilakunya.  Pada   dasarnya     minat  itu yang dilatarbelakangi     perhatian seseorang terhadap  objek minat, yang antara lain perhatian, rasa ingin tahu yang tinggi, dan kebutuhan akan menentukan dalam menyeleksi kepada  sesuatu objek yang disenanginya. Minat sebagai  elemen dalam meraih keberhasilan   bagi seseorang. Maka dengan demikian, seseorang berminat terhadap    mata kuliah manajemen Pendidikan dan kemudian  seluruh perhatian, rasa ingin tahu, dan kebutuhannya   terhadap mata kuliah manajemen  Pendidikan   menjadi semakin tinggi, sehingga akan semakin tinggi pula  hasil belajar yang dicapainya dari mata kuliah manajemen  Pendidikan. Dalam kenyataannya, bahwa  minat  mahasiswa  berdampak  dalam belajar  dan memiliki pengaruh   positif terhadap  pencapaian hasil mata kuliah manajemen   Pendidikan. Maka dengan demikian, bahwa semakin  tinggi penumbuhan minat mahasiswa dalam belajar   mata kuliah manajemen Pendidikan, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai dalam mata kuliah manajemen Pendidikan, dan untuk    sebaliknya semakin rendah minat mahasiswa dalam belajar mata kuliah manajemen  Pendidikan, maka semakin rendah pula hasil belajar yang dicapainya dalam  mata kuliah  Manajemen Pendidikan.
EKSISTENSI MINAT BELAJAR TERHADAP PENCAPAIAN HASIL BELAJAR ILMU PENDIDIKAN Abdullah, Ramli
Intelektualita Vol 11, No 01 (2022): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ji.v11i01.14759

Abstract

Bahwa belajar  merupakan  proses seseorang dalam memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan dan sikap sehingga   belajar itu tidak datang begitu saja, tetapi harus dilaksanakan dengan sengaja dalam waktu yang tertentu pula. Sedangkan  hasil belajar sebagai keseluruhan  kecakapan dan hasilnya yang diraih melalui proses pembelajaran di Lembaga Pendidikan   Tinggi dan juga ditetapkan dengan angka-angka yang diukur berdasarkan test hasil belajar. Dalam hubungannya    dengan minat seseorang terhadap suatu objek akan terlihat  dari perilakunya.  Dalam hakikatnya bahwa     minat  dilatarbelakangi oleh  perhatian seseorang terhadap  objek minat, seperti perhatian, rasa ingin tahu yang tinggi, dan kebutuhan akan menentukan dalam menyeleksi terhadap sesuatu objek yang disenanginya. Minat yang  merupakan elemen dalam meraih keberhasilan   seseorang. Jika bagi  seseorang berminat terhadap    mata kuliah Ilmu Pendidikan,    maka seluruh perhatian, rasa ingin tahu, dan kebutuhannya  terhadap mata kuliah Ilmu Pendidikan   akan semakin tinggi, sehingga akan semakin tinggi pula  hasil belajar yang diraihnya dari   mata kuliah Ilmu Pendidikan yang diikutinya. dalam kenyataannya bahwa minat  mahasiswa  berdampak  dalam belajar  dan memiliki pengaruh   positif terhadap  pencapaian hasil mata kuliah Ilmu Pendidikan. Semakin tinggi minat mahasiswa dalam belajar   mata kuliah Ilmu Pendidikan, maka semakin tinggi pula hasil belajar mata kuliah Ilmu Pendidikan   diraihnya. Sebaliknya semakin rendah minat mahasiswa dalam belajar mata kuliah Ilmu Pendidikan, maka semakin rendah pula hasil belajar mata kuliah Ilmu Pendidikan yang dicapainya.