Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Strategi Komunikasi Periklanan Pada Majalah Matan Edisi September Dan Oktober Tahun 2022 Joko Setiyono; Abdul Ghoni Asror; Muhammad Sholehuddin; Nur Rohman; Heru Ismaya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9722

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah adalah Untuk mengetahui Strategi komunikasi periklanan pada Majalah Matan pada edisi september-oktober 2022. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah berfokus pada aspek-aspek strategi komunikasi periklanan dan strategi makna dalam penggunaan bahasa iklan. Penelitian ini megunakan pendekatan metode deskriptif analisis, yaitu metode yang menganalisis data berdasarkan bahan yang diperoleh tanpa menambahi atau mengurangi kemudian mengalisisnya. sumber data dari penelitian ini adalah dari majalah matan edisi september-Oktober tahun 2022 dengan teknik observasi atau simak catat. Hasil dari penelitian ini adalah strategi pada iklan pada majalah Matan memiliki bahasa lengkap yang lengkap baik dari sudut makna leksikal dan gramatikal serta dapat pula berarti pemberitahuan tentang keunggulan dan kelebihan dari produk yang dimiliki dan kemudian dipasang di dalam majalah matan baik ofline maupun online.
GEOMETRY TOWER ADVENTURE PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO KECAMATAN BOJONEGORO Dian Ratna Puspananda; Anis Umi Khoirutunnisa’; M. Zainudin; Anita Dewi Utami; Nur Rohman
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.629 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.81

Abstract

ABSTRACTThe introduction of geometry is considered important since early age because part of form recognition learning. This is one of the earliest concepts that children must master in cognitive development. Children can distinguish objects by shape first before based on other features. By giving the introduction of geometric shapes from an early age means that the child will have a learning experience that will support the learning of mathematics in the next level of education. Community Service Activities under the title Geometry Tower Adventure at Early Childhood in Sukorejo Village Bojonegoro District Bojonegoro District aims to train children to know the type of shapes, colors, and soft and coarse motor skills by using their preferred game. This PKM activity started on September 11, 2017 until September 16, 2017, followed by all Singajaya Islam Kindergarten students, amounting to 100 students. As the activity progresses the students follow the game path with enthusiasm and joy. In addition we also provide five sets of props in the form of geometry towers and the steps of its use in learning to the school to be utilized in the future.Keywords: Geomerty tower adventure, Early childhoodABSTRAKPengenalan geometri dianggap penting dikenalkan sejak usia dini karena bagian dari pembelajaran pengenalan bentuk. Hal ini  merupakan salah satu dari konsep paling awal yang harus dikuasai oleh anak dalam pengembangan kognitif. Anak dapat membedakan benda berdasarkan bentuk terlebih dahulu sebelum berdasarkan ciri-ciri lainnya. Dengan memberikan pengenalan bentuk geometri sejak usia dini berarti anak mendapatkan pengalaman belajar yang akan menunjang untuk pembelajaran matematika di tingkat pendidikan selanjutnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Geometry Tower Adventure pada Anak Usia Dini di Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro bertujuan melatih anak untuk mengetahui jenis bentuk, warna, serta melatih motorik halus dan kasar dengan menggunakan permainan yang disukai mereka. Kegiatan PKM ini dimulai pada tanggal 11 September 2017 sampai dengan 16 September 2017, diikuti oleh seluruh siswa TK Islam Singajaya yang berjumlah 100 siswa. Saat kegiatan berlangsung siswa mengikuti alur permainan dengan antusias dan gembira. Selain itu kami juga memberikan lima set alat peraga berupa menara geometri serta langkah-langkah penggunaanya dalam pembelajaran kepada pihak sekolah agar bisa dimanfaatkan dikemudian hari.Kata Kunci: Geomerty tower adventure, Usia dini
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN PENDEKATAN PBL DAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN OPERASI BILANGAN BULAT DITINJAU DARI MOTIVASI SISWA KELAS V SD NEGERI DI KECAMATAN DANDER BOJONEGORO TAHUN AJARAN 2016/2017 Nur Rohman
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 9 No 2 (2016): Volume 9, Nomor 2, Desember 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.53 KB) | DOI: 10.58431/jumpa.v9i2.17

Abstract

The purpose of this research is to determine: (1) Which gives better performance between learning with Contextual approach, direct or PBL learning. (2) Which gives better performance between learning motivation high, medium or low. (3) At the motivation high, medium and low, which one gives better performance among learning with Contextual approach, direct or PBL learning. This study is a quasi-experimental research with a 3 x 3 factorial design. Population Elementary School fifth grade students throughout the District Bojonegoro Dander academic year 2016/2017. Hypothesis testing using two-way analysis of variance with different cells. Conclusion: (1) The achievement of mathematics learning that using model PBL approach is better than the Contextual and direct instructional model, and mathematics achievement of students using model approach Contextual better than models direct learning. (2) The learning achievement of mathematics learning motivation high is better than being motivated and low motivation, and achievement motivation to learn mathematics by being better than low motivation. (3) In terms of motivation, mathematics achievement of students who use the learning model PBL approach is better than the Contextual and direct instructional model, and mathematics achievement of students using model approach Contextual better than direct instructional model
Bentuk Reduplikasi pada Novel Rasa Karya Tere Liye Luthfir Rohmatun; Cahyo Hasanudin; Nur Rohman
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3297

Abstract

abstrak—Reduplikasi merupakan kajian dari morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bentuk reduplikasi penuh, 2) mengetahui bentuk reduplikasi sebagian, dan 3) mengetahui bentuk reduplikasi perubahan bunyi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Data dalam penelitian berupa kata yang mengandung bentuk reduplikasi pada novel Rasa karya Tere Liye. Sumber data pada penelitian ini diperoleh langsung dari novel Rasa karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Teknik analisis data melewati 3 tahapan diantaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teori. Hasil penelitian ini ditemukannya bentuk reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, dan reduplikasi perubahan bunyi.Kata kunci—Bentuk reduplikasi, novel Rasa, Tere Liye  Abstract—Reduplication is the study of morphology. This study aims to: 1) determine the form of full reduplication, 2) determine the form of partial reduplication, and 3) determine the form of sound change reduplication. This research includes qualitative research. The data in this study are in the form of words containing reduplication in the novel Rasa by Tere Liye. Source of the data in this study were obtained directly from the novel Rasa by Tere Liye. The technique of collecting data is using observational technique, free of involvement, and note-taking techniques. Data analysis technique through 3 stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclucions of verification. The validity of this research data uses the theory of triangulasion technique. The results of this study found the form of full reduplication, partial reduplication, and saound change reduplication.Keywords—Reduplication form, novel Rasa, Tere Liye
Penggunaan Kohesi Gramatikal dalam Kolom Edukasi Kompas Harian Edisi Januari 2023 Khoirul Latifah; Cahyo Hasanudin; Nur Rohman
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3301

Abstract

abstrak— Kohesi gramatikal yaitu aspek kebahasaan dalam wacana yang memfokuskan gagasan pokok dalam antarklausa agar saling terhubung satu sama lain. Analisis ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi gramatikal dalam kolom edukasi Kompas Harian. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata atau kalimat di dalam kolom edukasi Kompas harian. Sumber data penelitian ini diperoleh teks berita di dalam kolom edukasi Kompas harian. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu teknik simak bebas libat cakap. Teknik analisi data yang dipakai antara lain  reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi sumber dan triangulasi teori. Hasilnya menandakan bahwa Penggunaan Kohesi gramatikal yang ditemukan di dalam teks berita Kolom Edukasi Kompas Harian meliputi  reference, substitusi, elipsis, dan konjungsi.Kata kunci— Kohesi Gramatikal, Berita, Kompas Abstract- Grammatical cohesion is an intrinsic aspect of the narrative that focuses the principal ideas between clauses to connect to each other. The analysis is intended to describe the use of grammatical cohesion in the daily compass education column. It includes qualitative descriptive research. The data in this study consists of words or sentences in the daily compass education column. This research data source obtained a news text within the daily compass education column. The research data collection technique is good libel. Data analysis techniques used include data reduction, presentation of data, and facsimile or verification drawing. The validity of the data used is resource triangulation techniques and theory triangulation. The results indicate that the use of grammatical coccation found in the news text of the daily compass instruction column includes the reference, substitution, ellipsis, and conjunction. Keywords - grammatical cohesion, news, compass
Analisis Bentuk Kalimat pada Novel Si Putih Karya Tere Liye Silfia Nur Kamila; Cahyo Hasanudin; Nur Rohman
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3298

Abstract

abstrak—Kalimat adalah salah satu bagian dari bahasa yang tersusun dari serangkaian kata. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menemukan bentuk kalimat simpleks, kalimat kompleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk kompleks pada novel Si Putih karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kalimat-kalimat dengan sumber data langsung yang didapat dari novel Si Putih karya Tere Liye. Prosedur penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data melalui tiga tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Validasi data yang digunakan dengan teknik triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian ini yaitu, novel Si Putih karya Tere Liye mengandung bentuk kalimat simpleks, kalimat kompleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk kompleks. Kata kunci—bentuk kalimat, novel Si Putih, Tere Liye  Abstract—This research was conducted with the aim of finding the forms of simplex sentences, complex sentences, compound sentences, and complex compound sentences in the novel Si Putih by Tere Liye. This research is a qualitative descriptive study. The research data is in the form of sentences with direct data sources obtained from the novel Si Putih by Tere Liye. The procedure of this research uses the technique of free-involved listening and note-taking techniques. Data analysis techniques go through three stages, namely, data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Data validation was used with theory and source triangulation techniques. The results of this study are that the novel Si Putih by Tere Liye contains simplex sentences, complex sentences, compound sentences, and complex compound sentences.   Keywords—sentence form, Si Putih novel, Tere Liye.
Eksperimentasi pendekatan pembelajaran problem based learning modified terhadap prestasi belajar matematika pada soal-soal cerita materi aritmatika sosial ditinjau dari gaya belajar siswa kelas VII SMP N 2 parengan tahun pelajaran 2019/2020 Imam Syahroni; Nur Rohman; Anita Dewi Utami
Educatif Journal of Education Research Vol 2 No 2 (2020): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.933 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v2i2.15

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui: (1) Pendekatan yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik. (2) Gaya belajar yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik. (3) Pada masing-masing pendekatan, gaya belajar mana yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik. (4) Pada masing-masing gaya belajar, pendekatan mana yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan desain faktoriall3x3. Pemilihan populasi menggunakan Cluster random sampling. Pengujian hipotesis menggunakan ANAVA dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, disimpulkan: (1) PBL Modified lebih baik daripada PBL dan Konvensional, sedangkan PBL lebih baik daripada konvensional. (2) Visual lebih baik daripada auditori dan kinestetik, sedangkan auditori lebih baik daripada kinestetik. (3) a.) Pada PBL Modified, ketiga gaya belajar sama baiknya. b.) Pada PBL, ketiga gaya belajar sama baiknya. c.) Pada Konvensional, visual lebih lebih baik daripada auditori, auditori sama baiknya dengan kinestetik, tetapi visual lebih baik daripada kinestik. (4) a.) Pada visual, ketiga pendekatan sama baiknya. b.) Pada auditori, kelompok PBL Modified sama baiknya dengan PBL, PBL sama baiknya dengan konvensional, tetapi PBL Modified lebih baik daripada konvensional c.) Pada kinestetik, PBL Modified sama baiknya dengan PBL, PBL sama baiknya dengan konvensional, tetapi PBL Modified lebih baik daripada konvensional.
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika pokok bahasan sifat-sifat bangun datar kelas VII MTs Al-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020 Madinatur Rohmah; Nur Rohman; Anita Dewi Utami
Educatif Journal of Education Research Vol 2 No 3 (2020): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.944 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v2i3.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a matchterhadap prestasi belajarsiswa pada mata pelajaran Matematika pokok bahasan Sifat-sifat bangun datar kelas VIIMTsAL-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII semester II MTs AL-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah populasi sebanyak 46 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji prasyarat yang berupa uji normalitas menggunakan metode liliefors, uji homogenitas menggunakan uji F serta uji keseimbangan atau uji hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dari pelaksanaan tes prestasi belajar didapatkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu (X₁) ̅ = 77,95 dan rata-rata kelas kontrol yaitu (X₂) ̅ = 69,17. Harga thitung sebesar 3,006, dk = 44 dan taraf signifikasi α = 5% dengan rumus interpolasi didapat harga ttabel sebesar 2,017. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa thitung> ttabel, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make amatchterhadap prestasi belajarsiswa pada mata pelajaran Matematika pokok bahasan Sifat-sifat bangun datar kelas VII MTsAL-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SECARA PROSEDURAL SISWA SMP PADA MATERI PERSAMAAN LINIER SATU VARIABEL Eva Dwi Puspita Sari; Junarti Junarti; Nur Rohman
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol 3, No 1 (2023): JURNAL J'THOMS (Mei 2023)
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v3i1.3252

Abstract

Abstrak: Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis secara prosedural siswa SMP pada materi persamaan linier satu variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di SMP Negeri I Soko dengan jumlah 32 siswa pada kelas VII, kemudian ditetapkan 6 subjek penelitian yang terdiri dari 2 subjek kategori tinggi, 2 subjek kategori sedang dan 2 subjek kategori rendah. Instrumen pada penelitian ini merupakan instrumen tes dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa secara prosedural kemampuan koneksi matematis siswa pada subjek kategori tinggi dapat memenuhi indikator persamaan linier satu variabel, untuk subjek kategori sedang dapat memenuhi indikator persamaan linier satu variabel tetapi tidak mengerjakan soal hingga selesai karena kurangnya teliti dan subjek kategori rendah tidak dapat memenuhi indikator persamaan linier satu variabel. Kata kunci: Koneksi Matematis; Koneksi Prosedural; Persamaan Linier Satu Variabel Abstract: The purpose of this study was to describe the procedural mathematical connection abilities of junior high school students in the matter of one-variable linear equations. The type of research used is descriptive qualitative research. This research was carried out at SMP Negeri I Soko with a total of 32 students in class VII, then 6 research subjects were determined consisting of 2 subjects in the high category, 2 subjects in the medium category and 2 subjects in the low category. The instruments in this study were test instruments and interview guides. The results of this study are that procedurally the mathematical connection abilities of students in the high category subject can fulfill the one-variable linear equation indicator, for medium-category subjects can fulfill the one-variable linear equation indicator but do not complete the problem due to lack of thoroughness and low category subjects cannot meet the indicators of one variable linear equationKeywords: Mathematical Connection, Procedural Connection, One Variable Linear Equation
Eksperimentasi Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad dengan Pendekatan Open-Ended ditinjau dari Gaya Berpikir dan Kreativitas Siswa di Kabupaten Bojonegoro nur rohman
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research used the quasi-experimental research method with the factorial design of 2 x 2 x 2. Its population was all of the students in Grade VIII of State Senior Secondary Schools in Bojonegoro in Academic Year 2013/2014. Based on the results of the data analyses, the conclusions were as follows. 1) STAD whit open-ended mathematic echievement better than STAD. 2) The students with the sequential thinking better mathematic achievement than with the random thinking. 3) The students high creativity mathematic achievement better than low creativity. 4(a) In the sequential thinking style, the STAD with the open-ended same mathematic achievement the STAD. (b) In the random thinking style, the STAD with the open-ended mathematic achievement better than STAD. 5(a) in the high creativity, the STAD with open-ended mathematic achievement better than STAD. (b) in the low creativity, the STAD with the open-ended in the same mathematic achievement STAD. 6(a) In the high creativity, the students with the sequential thinking style have a better mathematic achievement than those with the random thinking style; In the low creativity, the students with the sequential and random thinking style have the same mathematic achievement. (b) in the sequential thinking style, the students with the high creativity have a better mathematic achievement than those with the low creativity; and. In the random thinking style, the students with the high and low creativity the same mathematic achievement. 7) In the sequential thinking style with the high and the low creativity and in the random thinking style with the low creativity, the STAD with open-ended the same mathematic achievement the STAD, and in the random thinking style with the high creativity, the STAD with open-ended a better mathematic achievement than that the STAD