Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penanaman Karakter Kesantunan Bahasa Pada Siswa MTs. Bahrul Ulum Desa Bulu Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Abdul Ghoni Asror; Ali Mujahidin; Heru Ismaya; Ali Noeruddin; Joko Setiyono
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2018): November 2018
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.219 KB)

Abstract

The crucial problem we face in MTs Bahrul Ulum is on student character and their linguistic. They did not know how did their language which they use to communicate with the teacher is polite or not. This will impact to their character in a large community. Because language is the great factor to the successful character building. Based on our opinion, there must be a great attention to the student language in MTs Bahrul Ulum. The used method in this service is giving the counseling with many variant games, and it make the interesting session to the student. This Dedication activities consist of three steps: Pre service, service, and post service. The impact in this post service for teacher and their student is to analyses how far the dedication effect to increase the character building and good language due to the students.
Penerapan Pembelajaran Online Group Whatsapp dalam Masa Pandemi Covid-19 Sebagai Metode Untuk Mencapai Hasil Belajar Siswa Nur Rohman; Heru Ismaya; Rika Agustiani
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10675

Abstract

This study aims to describe 1). How is the application of whatsapp group online learning in the COVID 19 pandemic?, 2). How is the learning method in the Covid-19 pandemic?, 3). How are the learning outcomes in the Covid-19 pandemic? This study used a qualitative method, the informants of this study were the head of the madrasa, class II-A teacher, and 2 students in class II-A. Collecting data through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data compilation and categorization. The results of the study: (1) Online learning is carried out online by preparing planning and implementation, the planning includes making materials, assignments and questions. For its implementation, by distributing materials and assignments through whatsapp groups, then for students who do not have mobile phones, the teacher delivers questions at home or parents take them to school. (2) The learning method in online learning is that the teacher makes the material, then the material is photographed and sent via a whatsapp group that is owned by everyone. students then students study it with photo evidence sent back to the whatsapp group as evidence of carrying out learning. Offline is done by students themselves, while online is done every day, assignments are collected according to the agreement with the teacher, namely by photo media and sent via WhatsApp group. The material is adjusted to the basic competencies taken from textbooks and worksheets then the teacher makes questions as a learning evaluation tool. (3) student learning outcomes show that the application of online learning is difficult to achieve student learning outcomes, this is due to several factors, such as rural student houses having difficulty internet signal , many students do not have a whatsapp or mobile phone application, students are less responsible for doing assignments, and the conditions of parents and the environment are not very supportive so that the student learning outcomes achieved are less than optimal.
Pengelolaan Limbah Cair Tempe Menjadi Biogas sebagai Bahan Bakar Alternatif pada Industri Usaha Menengah Kecil Mikro di Dusun Krajan Ndolog, Desa Kedungadem, Kec. Kedungadem Heru Ismaya; Neneng Rika J.K; Nur Rohman; Sujiran Sujiran; Joko Setyono; Ferlanda Lintang Putri Dewi Sekar Taji Sekar Taji
Journal of Social Empowerment Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.825 KB)

Abstract

Tempe merupakan makanan tradisional yang digemari masyarakat luas di Indonesia. Dalam memenuhi banyaknya permintaan kebutuhan tempe, maka banyak sekali ditemukan pengerajin tempe baik berskala kecil maupun berskala besar. Pada proses pembuatan tempe, pengerajin menghasilkan limbah padat, cair, maupun gas. Sebagian besar limbah cair yang dihasilkan dibuang langsung ke lingkungan oleh para pengerajin tempe karena belum mengetahui metode yang tepat untuk mengolah limbah cair tersebut. Di daerah Kedungadem, Bojonegoro terdapat banyak sekali pengerajin tempe. pengolahan limbah cair tempe menjadi biogas dapat mengatasi masalah pencemaran pada lingkungan daerah sekitar pengerajin. Selain itu, biogas dapat menjadi sumber energi bagi proses pembuatan tempe pengerajin tersebut. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan pengerajin dan menekan biaya produksi tempe. Biogas juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sumber energi bagi masyarakat sekitar pengerajin.
Analisis Strategi Komunikasi Periklanan Pada Majalah Matan Edisi September Dan Oktober Tahun 2022 Joko Setiyono; Abdul Ghoni Asror; Muhammad Sholehuddin; Nur Rohman; Heru Ismaya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9722

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah adalah Untuk mengetahui Strategi komunikasi periklanan pada Majalah Matan pada edisi september-oktober 2022. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah berfokus pada aspek-aspek strategi komunikasi periklanan dan strategi makna dalam penggunaan bahasa iklan. Penelitian ini megunakan pendekatan metode deskriptif analisis, yaitu metode yang menganalisis data berdasarkan bahan yang diperoleh tanpa menambahi atau mengurangi kemudian mengalisisnya. sumber data dari penelitian ini adalah dari majalah matan edisi september-Oktober tahun 2022 dengan teknik observasi atau simak catat. Hasil dari penelitian ini adalah strategi pada iklan pada majalah Matan memiliki bahasa lengkap yang lengkap baik dari sudut makna leksikal dan gramatikal serta dapat pula berarti pemberitahuan tentang keunggulan dan kelebihan dari produk yang dimiliki dan kemudian dipasang di dalam majalah matan baik ofline maupun online.
KIAT MENDIRIKAN USAHA BARU YANG LEGAL DAN MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM (DESA CLEBUNG KECAMATAN BUBULAN KABUPATEN BOJONEGORO) Heru Ismaya; Neneng Rika Jazilatul Kholidah; Erina Duwi Saputri; Fifi Zuriah; Sely Ayu Lestari
JURNAL PADI (Pengabdian mAsyarakat Dosen Indonesia) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal PADI (Pengabdian mAsyarakat Dosen Indonesia) Vol. 5 No. 2
Publisher : STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/jpadi.v5i2.474

Abstract

The people of Clebung village, Bubulan district, Bojonegoro regency, the majority of whom make a living as farmers, are very enthusiastic about opening new businesses as an additional economic income for their families. This makes a challenge for those who want to set up a new business because it must be supported by various things including capital to support the realization of this intention. The purpose of this community service is to guide the people of Clebung village so that they can establish new legal businesses and have a force of law. The method used a the form of counseling, and discussion, as well as carrying out training. The result of community service is the formation of community enthusiasm that will start a new legal business under the law as an additional effort to improve the family economy.
Strategi Penjualan Pemula bagi UMKM Masyarakat Desa Kedungadem Kabupaten Bojonegoro melalui Pemanfaatan Media Sosial Online Shop Ismaya, Heru; Zuriah, Fifi; Lestari, Sely Ayu; Rohman, Nur; Sujiran, Sujiran; Setiyono, Joko; Solehhudin, Muhamad; Matin , Moh. Fuadul
Journal of Social Empowerment Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2023.8.2.7

Abstract

Perkembangan informasi dan teknologi sangat cepat. Salah satu perkembangan tersebut ditandai dengan keberadaan internet yang menyediakan berbagai layanan. Bentuk layanan yang dihadirkan internet  sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Mulai dari akses data, informasi aktual, iklan, komunikasi, dan sebagainya. Selain keuntungan tersebut, keistimewaan lain dari internet adalah kemudahan untuk mengakses atau mengoperasikannya yang dapat dilakukan oleh siapapun baik anak-anak hingga orang dewasa. Disisi lain, hak tesebut dapat menghadirkan produk yang biasa saja bisa menjadi sebuah produk dengan nilai jual besar tanpa batasan ruang lingkup penjualan. Salah satu cara memanfaatkan perkembangan ini dengan membuat setrategi online shop. Berbagai produk bisnis mulai dari bisnis kecil sampai besar khususnya bagi penjual pemula dapat dikenalkan melalui media sosial
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Pembentuk Politik Hukum dalam Penerapan Perkawinan Beda Agama Ismaya, Heru; Fifi Zuhriah; Itok Dwi Kurniawan
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisa pengaturan pernikahan beda agama di Idonesia dan menganalisa aktualisasi nilai Pancasila pada perkawinan beda agama di Indonesia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum empiris atau non-doktrinal yaitu penelitian hukum yang menganalisa tentang penerapan hukum dalam kenyataannya terhadap individu, kelompok, dan lembaga hukum. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian secara lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadi didalam kehidupan masyarakat. Data yang digunakan menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perkawinan beda agama di Indonesia tidak diatur secara jelas dalam Undang Undang Perkawinan. Hal ini menyebabkan adanya kekosongan pengaturan pernikahan beda agama yang menyebabkan perbedaan pendapat dalam Masyarakat dan multitafsir dari penegak hukum. Meskipun belum diatur dalam perundang undangan tetapi perkawinan beda agama mengandung aktualisasi Nilai Pancasila sila Pertama yaitu Nilai Ketuhanan sebagai dasar fundamental serta sumber arah penyusunan dan perubahan hukum. Didukung dengan fakta bahwa erat kaitannya pernikahan dengan unsur agama dan religiusitas manusia. Referensi Adha, M. M., & Susanto, E. (2020). Kekuatan Nilai-nilai Pancasila dalam Membangun Kepribadian Masyarakat Indonesia. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan., 15(1), 115-134. Darmabrata, W. (2003). Tinjauan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Beserta Undang-Undang dan Peraturan Pelaksanaanya. Jakarta: CV Gitama Jaya. Erwinsyahbana, T. (2012). Sistem hukum perkawinan pada Negara hukum berdasarkan pancasila. Jurnal ilmu hukum, 3(1), 1-29. Fauzi, R. (2018). Perkawinan Campuran Dan Dampak Terhadap Kewarganegaraan Dan Status Anak Menurut Undang-Undang Di Indonesia. Soumatera Law Review, 1(1). Hanifah, M. (2019). Perkawinan Beda Agama Ditinjau dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Soumatera Law Review, 2(2), 297-308. Indrawan, M. S., & Artha, I. (2019). Pengaturan Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 7(3), 1-14. Irawan, A. D., & Prasetyo, B. (2022). Pancasila sebagai Landasan Politik Hukum Kebangsaan. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(1), 1-7. Ismaya, H. (2009). Pendidikan Pancasila, Pokok- Pokok Materi Perkuliahan. Bojonegoro: IKIP PGRI: FPIPS. Markus, E. J., Wijayati, R. A., & Pandiangan, L. E. (2023). Analisis Pelaksanaan Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Jurnal Hukum to-ra, 9(1), 24-37. Nurcholish , A. (2014). Pernikahan Beda Agama dan Jaminan Kebebasan Beragama di Indonesia. Jurnal Hak Asasi Manusia, 11(11), 165-220. Prasetyo, T., & A.H., B. (2007). Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum, Studi Pemikiran Ahli Hukum Sepanjang Zaman. Yogyakarta: Pustaka Belajar. RI, M. (2023). MPR RI. Retrieved from www.mpr.go.id: https://www.mpr.go.id/berita/HNW:-Perkawinan-Beda-Agama-Tidak-Sejalan- dengan-Konstitusi Rosidah, Z. N. (2013). Singkronisasi Peraturan Perundang Undangan Mengenai Perkawinan Beda Agama. al-ahkam: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 23(1), 1-20. Salim , H. (2002). Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika. Setiono. (2010). Pemahaman Terhadap Metodologi Penelitian Hukum. Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Sutopo, H. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif, Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Sebelas Maret University Press. Toni, & Faishal. (2019). Pancasila Antara Akumulasi Informasi dan Paradigma Kebangsaan. Jurnal Hukum, 13(1), 57-63.
Kristalisasi Beracara Terhadap Penerapan Putusan Pengadilan Yang Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap Heru Ismaya; Ferlanda Lintang Putri Dewi Sekartaji; Alfida Aulya Rahma; Dhea Fath Fathan Senega; Tika Krisdianti
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 4 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i4.873

Abstract

Latar belakang: Untuk mengkaji tentang proses beracara dalam Tindakan Pidana sehingga menghasilkan hukum tetap dan bagaimana penerapan putusan pengadilan yang mempunyai hukum tetap tersebut. Rumusan masalah: Bagaimana bagaimana penerapan putusan pengadilan yang mempunyai hukum tetap? Metode: Metode penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan mempelajari kepustakaan hukum yang berkaitan dengan pokok permasalahan, himpunan peraturan perundang-undangan, artikel-artikel hukum dan berbagai sumber tertulis lainnya. Hasil: 1) Proses beracara dalam hukum acara pidana pada dasarnya dimulai dari penyelidikan kemudian penyidikan, penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, penuntutan dan pra penuntutan, pemeriksaan, dan putusan pengadilan; 2) Setelah putusan pengadilan (hakim) telah berkekuatan hukum tetap, maka segera dilaksanakan (eksekusi). Ketentuan putusan berkekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde) sudah dipahami dan dipraktikkan selama ini dengan penghitungan 14 (empat belas) hari setelah putusan diucapkan atau setelah putusan diberitahukan kepada pihak yang tidak hadir. Jika hari ke-14 (empat belas) ternyata hari libur, maka diperpanjang sampai hari kerja berikutnya. Upaya PK tidak dapat dilakukan pada putusan yang belum berkekuatan hukum tetap, sebab putusan yang belum inkracht hanya dapat ditempuh dengan banding atau kasasi.
AKTUALISASI NILAI- NILAI PANCASILA TERHADAP PENERAPAPAN PENYIDIKAN BERDASARKAN KITAB UNDANG – UNDANG HUKUM PIDANA DI INDONESIA Heru Ismaya; Siswanti Ika Yulianti; Dhofirul Khasanah; Amelia Ayu Ningsih; Yuyun Siti Rahayu
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 4 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i4.874

Abstract

Nilai-nilai Pancasila merupakan aktualisasi cita-cita hukum, maka dapat memenuhi fungsi konstitutif maupun fungsi regulatif. Dengan fungsi regulatifnya Pancasila menentukan dasar suatu tata hukum yang memberi arti dan makna bagi hukum itu sendiri sehingga tanpa dasar yang diberikan oleh Pancasila maka hukum akan kehilangan arti dan makna sebagai hukum itu sendiri. Kejaksaa, Kepolisisan, dan pengadilan merupakan instirusi dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Institusi kepolisian memiliki peran yang amat besar suatu Negara dalam pemeliharaan keamanan dalam negri, utamanya dalam melakukan penyidikan guna membangun rasa percaya terhadap masyarakat mengenai penegakan hukum di Indonesia. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui , menganalisis dan mendeskripsikan tentang aktualisasi nilai - nilai pancaila terhadap penerapan penyidikan berdasarkan kitab Undang- Undang hukum pidana di Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti telah melakukan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan sosiologis kwalitatif dengan cara menganalisa pasal 5 dan 7 KUHP. Kemudian mengimplementasikan dengan nilai- nilai pancasila untuk memperoleh data fakta dan informasi yang diperlukan terhadap permasalahan yang dikaji dengan menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku-buku literature, peraturan perundang undangan , artikel –artikel hukum, karangan ilmiah dan bacaan – bacaan lainnya yang ada kaitannya dengan permasalahan yang di bahas dalam penelitian ini. Kemudian hasil penelitian menunjukan bahwa aktualisasi nilai- nilai pancasila sudah selaras terhadap penerapan penyidikan berdasarkan kitab Undanag- Undang hukum pidana di Indonesia selaras namun juga perlu adanya kesadaran dalam penegakannya.
Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga Sebagai Upaya Memelihara Keutuhan Keluarga yang Harmonis dan Sejahtera (Suatu Tinjauan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga) Heru Ismaya; Itok Dwi Kurniawan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.193 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4244

Abstract

Abstrak Rumah tangga merupakan sebuah susunan terkecil dalam masyarakat dan merupakan bagian pergaulan hidup yang eksistensinya untuk mengembangkan keturunan agar dapar berkembang biak sebagaimana mestinya. Disamping itu tumah tangga dapat juga dimaknai sebagai lambang kenyamanan dalam rangka pemenuhan nalurinya hidup di dunia ini. Kekerasan Dalam Rumah Tangga dimaknai sebagai ragam bentuk penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan (fisik, psikis, emosional, seksual,penelantaran) yang dilakuan untuk mengendalikan pasangan, anak, atau anggota keluarga/orang lainnya, yang menetap atau berada dalam suatu lingkup rumah tangga. Tujuan penelitian ini mendiskripsikan Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 Tentang Penghapus kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) terhadap sikap tindak kekerasan Dalam Rumah Tangga sehingga terbentuk keluarga yang harmonis dan sejahtera. Metode penelitian dengan menggunakan pendejtan kualitatif disajikan secara deskriptif, yaitu dengan menguraikan, menjelaskan dan menggambarkan sesuai dengan permasalahan. Hasil penelitian ini, apapun bentuknya kekerasan dalam rumah tangga akan mendapatkan sangsi hukum, karenanya dengan lahirnya Undang-undang tersebut akan berdampak terbentuknya keluarga yang harmonis dan sejahtera. Kata Kunci: Pencegahan, kekerasan, Keluarga Harmonis. Abstract A Family is the smallest arrangement in society and it is part of the association of life whose to develop offspring in order to breed as it should. In addition, the staircase can also be interpreted as a symbol of comfort in order to fulfill his instincts to live in this world. Family Violence is defined as a variety of violence or threats of violence (physical, psychic, emotional, sexual, neglect) that are carried out to control a spouse, child, or family member / other person who is sedentary or within a family sphere. The purpose of this study describes Law Number 23 year 2004 concerning the Elimination of Family Violence towards the attitude of family violence so that a harmonious and prosperous family is formed. Research methods using qualitative learning are presented descriptively, namely by describing, explaining and describing according to the problem. Research results, various form of family violence will get a legal penalty, therefore with the presence of the law will have an impact on the formation of a harmonious and prosperous family. Keywords: Prevention, violence, Harmonious Family.