Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Estimasi Fungsi Konsumsi Pangan dan Non Pangan Penduduk Perkotaan Propinsi Jambi Bhakti, Adi
TINGKAP Vol 11, No 2 (2015): MASYARAKAT DAN PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.498 KB)

Abstract

This study aims to identify and analyze the development of consumption expenditure of urban residents, the spending patterns of food and non food consumption of urban residents, the MPC for food and non food of urban residents, and the function of food and non food consumption of urban residents in Jambi province. Descriptive analysis method was used as data analysis in this study. The results of this study showed that during the time period of 1993-2011 per capita consumption expenditure of urban residents in Jambi always increase with an average of 52.11 percent per three years, or 17.37 percent annually. Meanwhile, the pattern of consumption expenditure of urban residents  in Jambi province is still dominated by food consumption expenditure by the average of 55.09 percent while non-food consumption only amounted to 44.01 percent. However, the spending patterns of food and non food consumption of urban residents Jambi province has changed. The function of food consumption of urban residents Jambi province during the period 1993-2011was by 25.8 percent and 23.8 percent  for non-food.Keyword: The function of consumption, consumption patterns, food and non-food
Analisis produktivitas tenaga kerja di Provinsi Jambi Ade Rahmat; Adi Bhakti; Jaya Kusuma Edy
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jels.v5i2.4089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja oleh sektor ekonomi di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan data time series periode 2004-2013. Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat pertumbuhan rata-rata produktivitas tenaga kerja per sektor sebesar 7,86 persen. Secara simultan, pendidikan, upah, dan usia harapan hidup berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Jambi. Secara parsial, pendidikan dan upah berpengaruh signifikan, sedangkan usia harapan hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Jambi REFERENCES Afrida. 2003. Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Ghalia Indonesia. Anonim, 2001. Analisa Produktivitas Regional Sektoral. Disnakertrans. Provinsi Jambi. Indonesia Anonim, 2003. Pengukuran dan Anilsa Produktivitas Regional Sektoral Provinsi Jambi. Disnakertrans. Provinsi Jambi. Indonesia Anonim, 2006a. Pengukuran Produktivitas Sektoral Provinsi Jambi. Disnakertrans. Provinsi Jambi Anonim, 2006b. Susenas. BPS. Provinsi Jambi Arsyad, lincolin dan Stephanus Eri Kusuma. 2014. Ekonomi Indsutri. Yogyakarta : UPD STIM YKPN. Dessler, Garry. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Indeks Gramedia. Jakarta Fauzan, Desra. 2008. Analisis Produktrivitas Tenaga Kerja Pada Sektor Industri di Provinsi Jambi. Skripsi. Jambi Fatchurrohman. 2014. Analisis Spasial Disparitas Produktivitas Tenaga Kerja (Studi Kasus 38 Kabupaten/Kota Di Jawa Timur. FE. Gujarati, D.N dan Porter,D.C. 2010. Dasar-dasar Ekonometrika. Salemba Empat. Jakarta Hidayat, Syahrul M. 1998. Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Menghadapi Era Industrialisasi. Balai Pustaka. Jakarta Kamaluddin, Rustian. 1998.Pengantar Ekonomi Pembangunan. LPFE-UI. Jakarta Mankiw, E. 2003. Pengantar Ekonomi. Edisi kedua jilid pertama. Jakarta: Erlangga. Mankiw N. Gregory. 2000. Teori Makro Ekonomi. Edisi Keempat. Alih Bahasa : Imam Nurmawan. Jakarta : Erlangga. Mahendra, A D. 2014. Analisis Pengaruh Pendidikan Upah Jenis Kelamin Usia dan Pengalaman Kerja terhadap Produktivitas Tenaga Kerja. Skripsi. Semarang Malthis, L, Robert. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Salemba Embar Satria. Jakarta Muchdarsyah. 2009. Produktivitas Apa Dan Bagaimana. Jakarta. Bumi Aksara. Mulyadi. 2014. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Edisi Revisi. Jakarta. Rajawali Pers. Nawawi. 2006. Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Menurut Sektor Ekonomi di Provinsi Jambi tahun 1990-1998. FE Nazir, Moh. 2013. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor Simanjuntak, P. 1998. Pengantar Sumber Daya Ekonomi Manusia. Jakarta: LPFE-UI. Subri, Mulyadi. 2004. Ekonomi Sumer Daya Manusia. Jakarta Sudarwan. 2003. Ekonomi Sumber Daya. Bandung. CV. Pustaka Setia. Sukirno, Sadono. 2005. Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Sumarsono, Sonny. 2003. Ekonomi Manajemen Sumberdaya Manusia Dan Ketenagakerjaan. Jogjakarta : Graha Ilmu Syahputra, Andi. 2009. Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Ekonomi Basis Di Provinsi Jambi Periode 2000-2007. Jambi : Fakultas Ekonomi Unja Syamsuddin, 1997. Poduktivitas Tenaga Kerja pada Sektor Industri dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi di Provini Jambi. Jurnal Manajemen dan Pembangunan Edisi IX. FE-UNJA.Jambi Tarigan, Robinson, MRP. 2005. Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi. Bumi Askara. Jakarta Tasman, Aulia dan Aima, Havidz.M. 2014. Ekonomi Manajerial, Dengan Pendekatan Matematis. Rajawali pers. Jakarta. Ravianto, J. 1995. Produktivitas dan Manusia Indonesia, Edisi ke II. LSI. Jakarta Zainab Bakir dan Chris Manning. 1984. Angkatan Kerja di Indonesia : Partisipasi, Kesempatan dan Pengangguran. Jakarta: Rajawali
Pengaruh PDRB sektor pertanian, nilai tukar petani dan investasi sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian Provinsi Jambi Martin Simanjuntak; Yulmardi Yulmardi; Adi Bhakti
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jels.v7i1.4783

Abstract

This study aimed to analyze the agricultural sector employment in Jambi Province. The study was conducted over a period of 21 years, from 1995 to 2015. Methods of data analysis using quantitative descriptive analysis and regression. The results found that: 1) the average development of the agricultural sector GDP variables and the agricultural sector investment has increased from year to year, while the exchange rate variable of farmers and the agricultural sector employment fluctuates from year to year; 2) The agricultural sector GDP positive and significant effect on employment in the agricultural sector of the province of Jambi, while the exchange rate of the farmers and investment in the agricultural sector does not have a significant effect. Keywords : GRDP of agriculture sector, Farmer exchange rate, and Investment of agriculture sector. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan dalam kurun waktu 21 tahun, 1995-2015. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan regresi. Hasil penelitian menemukan: 1) rata-rata perkembangan variabel PDRB sektor pertanian dan investasi sektor pertanian mengalami peningkatan dari tahun ketahun, sedangkan variabel nilai tukar petani, dan penyerapan tenaga kerja sektor pertanian berfluktuasi dari tahun ke tahun; 2) PDRB sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Provinsi Jambi, sedangkan nilai tukar petani dan investasi disektor pertanian tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Kata kunci: PDRB sektor pertanian, Nilai tukar petani, dan Investasi sektor pertanian.
Analisis pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pembangunan di Wilayah Sumatera Kartira Dorcas Andhiani; Erfit Erfit; Adi Bhakti
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.084 KB)

Abstract

This paper aims to analyze economic growth and inequality of development in the region of Sumatra. The study used panel data of provinces in Sumatra region during the period 2011-2015. The method of analysis used is descriptive research method and panel data regression. Based on the results of the analysis is known that economic growth in the region of Sumatra tend to decrease, whereas development inequality ranges from IW (Williamson Index) 0.406-0.446. The highest level of inequality occured in 2012 in South Sumatra Province of 0,876 and the lowest occured in 2014 in Lampung Province in 0,103. Based on the result of panel data regression, it is known that simultaneously investment, government expenditure, agglomeration, and labor influence to economic growth. Likewise, simultaneously investment, government spending, agglomeration, and labor also have an effect on development inequality.. Keyword: Economic Growth, Development Inequality, Investment, Government Spending, Agglomeration, Labor Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi serta meninjau seberapa besar ketimpangan pembangunan masing-masing provinsi di wilayah Sumatera. Penelitian ini menggunakan data panel provinsi-provinsi di Wilayah Sumatera selama periode 2011-2015. Metode analisis yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan regresi data panel. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera cenderung mengalami penurunan, sedangkan ketimpangan pembangunan berkisar antara IW 0,406-0,446. Tingkat ketimpangan tertinggi terjadi tahun 2012 di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 0,876 dan terendah terjadi tahun 2014 di Provinsi Lampung dengan angka 0,103. Berdasarkan hasil regresi data panel diketahui bahwa secara simultan investasi, belanja pemerintah, aglomerasi, dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Demikian juga, secara simultan investasi, belanja pemerintah, aglomerasi, dan tenaga kerja berpengaruh juga terhadap ketimpangan pembangunan.. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pembangunan, Investasi, Belanja Pemerintah, Aglomerasi, Tenaga Kerja
ANALISIS DISPARITAS PEMBANGUNAN EKONOMI DAN HUBUNGANNYA DENGAN INVESTASI DI PROVINSI JAMBI TAHUN 2002-2014 Nurhayani Nurhayani; siti hodijah; Adi Bhakti
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 10 No. 2 (2015): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.47 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v10i2.3674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disparitas pembangunan ekonomi dan hubungannya dengan investasi di Provinsi Jambi tahun 2002 – 2014. ketimpangan antardaerah menunjukkan terjadinya perbedaan tingkat pembangunan tingkat kesejahteraan. Ketimpangan antar daerah sering kali menjadi permasalahan serius. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data runtut waktu (Time Series) dari tahun 2002 - 2014. Berdasarkan Model Indeks Williamson, maka diketahui Di Provinsi Jambi pemerataan pembangunan Berada antara 0,341 – 0,566, bahwa ketimpangan di Provinsi Jambi tergolong menegah Berdasarkan hasil uji korelasi Person menunjukkan hubungun yang cukup lemah antara variabel disparitas dengan PMDN, dengan arah positif, peningkatan PMA menyebabkan peningkatan disparitas pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi, namun, berdasarkan nilai signifikansi hasilnya tidak ada korelasi antara PMDN dan PMA. Kata Kunci : Disparitas, Pembangunan Ekonomi, Investasi
Deteksi Ilusi Fiskal Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi (Pengujian Perilaku Asimetris Pemerintah Daerah dalam Merespon Dana Perimbangan) Adi Bhakti
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.939 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v1i2.1504

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1). Menganalisis perkembangan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi; (2) Menganalisis dan mengidentifikasi fenomena ilusi fiskal yang terjadi dalam keuangan kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Jambi dalam rentang waktu tahun 2001 – 2012. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan regresi data panel. Variabel-variabel yang digunakan adalah belanja daerah, PDRB, Pajak Daerah, Herfindahl Concentration Taxes (HCT), Dana Alokasi Umum, dan Dana Bagi Hasil. Hasil penelitian mendapatkan: (1) Meskipun tingkat ketergantungan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jambi selama periode Tahun 2007 – 2011 sudah mulai menunjukan tetapi tingkat ketergantunnya masih terkagoteri tinggi: (2) PDRB, DAU, dan DBH  memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan pengeluaran  pemerintah. Sedangkan pajak daerah (TAX) memiliki hubungan yang negatif dan signifikan secara statistik. Hasil penelitian tersebut menunjukkan terjadi ilusi fiskal setelah diberlakukannya otonomi daerah. Karena terdapat variabel pendapatan yang memiliki korelasi negatif dengan pengeluaran pemerintah, dengan nilai yang signifikan; (3) Terdapatnya fenomena ilusi fiskal di dalam kinerja anggaran pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jambi,  disebabkan karena tingginya ketergantungan daerah transfer pemerintah pusat. Dengan kata lain, meskipun pajak daerah turun, pemerintah daerah tetap menganggarkan belanja daerah lebih besar dari tahun sebelumnya, karena harapan untuk mendapatkan dana transfer dari pusat tersebut. Keywords: Ilusi Fiskal, Dana Perimbangan, Data Panel, Belanja Daerah
Klasifikasi Pertumbuhan, Sektor Basis dan Kompetitif Kota Jambi Yusral Yusral; Junaidi Junaidi; Adi Bhakti
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 2 No. 4 (2015): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.044 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v2i4.2617

Abstract

This study aims to determine the classification of economic growth in the city of Jambi, base and non-base sectors in the economy of the city of Jambi, Competitive sectors in the economy of the city of Jambi and to determine the leading sectors in Jambi city.The results showed that based on the analysis tipology Klassen, there are three (3) sectors forward and grow exponentially (quadrant I), namely manufacturing industry, trade sector, hotel and restaurant as well as transport and communication sectors.           During the period 2000-2012 the leading sectors in the city of Jambi based analysis of location Quetiont (LQ) there are as many as seven sectors, namely Manufacturing (LQ = 1.37), sector Electricity, Gas and Water (LQ = 3.25), Construction sector (LQ = 1.61), the sector of Trade, Hotels and Restaurants (LQ = 1.38), transport and communications sector (LQ = 2.52), Financial sector, Leasing & Business Services (LQ = 1.76) Offices and Services sector (LQ = 1.44). Based Shift Share Analysis for the period 2000-2012, the sectors that possess proporsioal growth component value (P) positive namely Mining and Quarrying sector, sectors Electricity Gas and Water, Building sector, the hotel and restaurant trade sector, as well as the financial sector, leasing and services company. Sectors which show the value of diffrential Shift (D) is positive Manufacturing sector, trade sector, hotel and restaurant as well as transport and communications sectors. Based on a combined analysis of three tools of analysis shows that the sector is the dominant sector in the sector that belong criteria developed and grown by leaps and bounds, and competitive sector basis is the sector of Trade, Hotels and Restaurants.
Profile of informal sector workers and factors affecting informal sector employment in Jambi Province Purwaka Hari Prihanto; Adi Bhakti
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.744 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v5i2.4417

Abstract

This study aims to analyze; 1) the profile of informal sector workers in Jambi Province; 2) The development of informal sector employment in Jambi Province; 3). the effect of economic growth, population, and income per capita on informal sector employment. The data used microdata of National Labor Force Survey, Jambi Province 2015. The results showed; 1) Informal sector workers in Jambi Province 81.5 percent are in rural areas, dominated by male workers, mostly poorly educated, and work in agriculture; 2). During the period 2005-2015, the average growth of the informal sector was 1.3 percent per year, and 3) Simultaneously the economic growth, population, and income per capita had a significant effect on informal sector employment.Keywords: informal sector, economic growth, population, and income per capita
Analisis Sektor Unggulan dan Pola Pergeseran Pada Sektor Pertanian Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Berliawan, Febi Rama Putri; Ridwansyah, Muhammad; Bhakti, Adi
e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Konsentrasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Manusia, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jesl.v12i2.25314

Abstract

Abstract Research objectives to determine the contribution of the agricultural sector to the economy which is the basis sector in North Musi Rawas Regency, determine the position of the agricultural sector which is the leading sector in North Musi Rawaas Regency, find out the pattern of shifting growth towards the agricultural sector in the economy of North Musi Rawas Regency. Methods that use secondary data. The results of this study show that the analysis of the contribution of the agricultural sector makes a large contribution to the GRDP of North Musi Rawas Regency, namely the plantation sub-sector and the livestock sub-sector. Based on the LQ and DLQ analysis, North Musi Rawas Regency has one leading agricultural sector with more than one LQ and DLQ, namely the plantation sub-sector. Furthermore, the shift in the agricultural sector in North Musi Rawas Regency can be seen using the Shift Share analysis. Where it is known that the agricultural sector of North Musi Rawas Regency, its production growth is included in a developing sector. Changes in the food crops, horticultural, fisheries and agricultural services and hunting subsectors have increased. Based on the shift share of the agricultural sector, it can increase both nationally and in the Province of South Sumatra, where the plantation sub-sector grows. Keyword : Contribution of agriculture sector, leading sector, and shift pattern Abstrak Tujuan Penelitian untuk mengetahui kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian yang menjadi sektor basis di Kabupaten Musi Rawas Utara, mengetahui posisi sektor pertanian yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Musi Rawaas Utara, mengetahui Pola pergeseran pertumbuhan terhadap sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode yang menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan Analisis Kontribusi sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar terhadap PDRB Kabupaten Musi Rawas Utara adalah subsektor perkebunan dan subsektor pertenakan. Berdasarkan analisis LQ dan DLQ bahwa Kabupaten Musi Rawas Utara memiliki satu sektor pertanian yang unggulan dengan nilai LQ dan DLQ lebih dari satu, yaitu subsektor perkebunan. Selanjutnya pergeseran sektor pertanian di Kabupaten Musi Rawas Utara dapat dilihat menggunakan analisis Shift Share. Dimana diketahui bahwa sektor pertanian Kabupaten Musi Rawas Utara pertumbuhan produksinya termasuk kedalam sektor yang berkembang. Perubahan subsektor tanaman pangan, hortikultural, perikanan dan jasa pertanian dan pemburuan mengalami peningkatan. Berdasarkan shift share sektor pertanian dapat meningkat baik di nasional maupun di Provinsi Sumatera Selatan yang pertumbuhanya subsektor perkebunan.Kata kunci : Kontribusi sektor pertanian, Sektor unggulan, dan Pola pergeseran.
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, TINGKAT UPAH, DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP INFLASI di PROVINSI JAMBI Butarbutar, Ira Selvia; Bhakti, Adi; Rosmeli, Rosmeli
e-Journal Perdagangan Industri dan Moneter Vol. 5 No. 2 (2017): E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pim.v5i2.13896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, pertama menganalisis perkembangan Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Upah, dan Tingkat Suku Bunga, kedua menganalisis pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Upah, dan Tingkat Suku Bunga terhadap Inflasi di Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan data runtun waktu tahun 2000-2015. Metode analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif kuantitatif dan metode least square (OLS). Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan metode OLS dalam persamaan Regresi Semi Log pada tahun 2000-2015 di peroleh hasil bahwa : (1) rata-rata perkembangan variabel Pertumbuhan Ekonomi selalu mengalami peningkatan dari tahun ketahun, sedangkan variabel Inflasi, Tingkat Upah, dan Tigkat Suku Bunga cenderung berfluktuasi dari tahun ketahun. Berdasarkan pengolahan data di peroleh hasil : (1) Variabel Perumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inflasi di Provinsi Jambi. (2) Variabel Tingkat Upah dan Tingkat Suku Bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Provinsi Jambi.