Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Emisi Gas Rumah Kaca Dari Kendaraan Bus Pada Saat Kondisi Diam (Idle) Di Terminal Purabaya Rachmanu Eko Handriyono; Nadia Ariyani; Talent Nia Pramestyawati
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.3 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.270

Abstract

Terminal Purabaya merupakan terminal terbesar di Jawa Timur. Aktivitas bus di dalam terminal berpotensi pada peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK). Penelitian ini menganalisis emisi gas rumah kaca dari aktivitas bus pada saat diam (kondisi idle) namun dengan kondisi mesin menyala di Terminal Purabaya. Emisi tersebut dari konsumsi bahan bakar pada saat mesin bus menyala. Parameter udara gas rumah kaca pada penelitian ini adalah gas CO2, CH4, dan N2O. Aktivitas bus yang diteliti adalah bus Antar Kota Antar Provinsi dan Dalam Provinsi (AKAP-AKDP) serta bus kota. Pengambilan data primer berupa waktu tunggu bus AKAP-AKDP dan bus kota ketika menunggu penumpang pada Bulan Mei 2019. Pengamatan waktu tunggu bus tersebut dilakukan pada jam 06.00-10.00 dan 16.00-20.00. Hasil perhitungan emisi GRK menunjukkan emisi CO2eq bus AKAP-AKDP pada saat kondisi idle sebesar 1.147,92 ton/tahun dan bus kota sebesar 831,63 ton/tahun.
Greenhouse Gas Reduction Potential based on Waste Recovery Factor in Gading and Dukuh Setro Subdistrics, Surabaya Talent Nia Pramestyawati; Rodu Dhuha Afrianisa; Muhammad Hafizhni Ath Thoyib
Jurnal IPTEK Vol 27, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2023.v27i1.4498

Abstract

People’s growth and their activities increase waste generation. Therefore, efforts to reduce waste are needed, including community-based reduction efforts. This research is located in Gading and Dukuh Setro sub-districts in Surabaya City. The purpose of this study was to measure the potential for waste reduction and greenhouse gas reduction. Measurement of waste generation, waste composition, and waste density was based on SNI 19-3964-1994. The researcher conducted sampling in low, middle, and high-income areas, covering 83 families. Greenhouse gas emissions were estimated using the LandGEM (U.S. EPA) method based on the waste disposed at landfill, considering the existing reduction conditions and optimal material recovery. Solid waste generation in 2022 per year was 4.695,58 tons. The largest composition of waste consisted of biodegradable waste (37.13%), plastic waste (25.73%), and diapers and sanitary napkins (18.25%). The average density of loose waste was 152.42 kg/m3. The existing reduction had 1.47% waste bank reduction activity and 0.72% composting reduction activity, for a total reduction of 2.19%. The average optimal reduction was 52.7%, whereas the optimal reduction in the waste bank was 17.5%. The optimal composting reduction was 35.2%. Thus, the existing scenario in 2032 obtained reductions from total landfill gas of 725,498 Gg/year, methane of 193,788 Gg/year, carbon dioxide of 531,710 Gg/year, and NMOC of 8,330 Gg/year. Meanwhile, the optimal scenario for 2032 obtained reductions from total landfill gas of 239.067 Gg/year, methane of 63.857 Gg/year, carbon dioxide of 175.209 Gg/year, and NMOC of 0.412 Gg/year
Studi Pengangkutan Dan Pengumpulan Limbah B3 Oleh Transporter Dan Pengumpul Limbah B3 Marwa Daud Abada Robby; Talent Nia Pramestyawati
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan industrialisasi berimplikasi pada pencemaran lingkungan, karena hampir semua industri menghasilkan  limbah B3. Jika tidak dilakukan pengelolaan yang tepat, maka limbah ini mengandung daya rusak yang tinggi bagi lingkungan. Pengelolaan limbah B3 mencakup proses penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan dan pengelolaan limbah B3 termasuk penimbunan. PT. X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan limbah B3, serta memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang pengumpul limbah B3. Studi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah timbulan limbah B3 yang dikumpulkan serta untuk mengetahui sistem pengangkutan dan pengumpulan limbah B3 di PT. X dengan melakukan evaluasi dari sistem pengelolaan limbah B3, dan memberikan rekomendasi pengelolaan limbah B3 sesuai dengan perarturan yang ada. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan beberapa staff di PT. X. Timbulan limbah B3 yang paling besar dalam pengumpul limbah B3 selama satu bulan adalah limbah sludge dengan jumlah timbulan 9.467 kg/bln atau setara 1,87%. Sistem pengangkutan dan pengumpulan limbah B3 di PT. X telah memenuhi ketentuan yang tertera dalam perarturan, namun pada sistem pengumpulan limbah B3, terdapat beberapa fasilitas yang belum memenuhi seperti ketiadaan lab mini, dan luas ruang yang tidak efisien sehingga diperlukan penataan ruang kembali, serta beberapa evaluasi pada bak penampung ceceran, saluran ceceran dan pelabelan pada kemasan.
Optimalisasi Pengelolaan Sampah di TPS 3R Peganden Dan TPS 3R Betoyoguci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik: Indonesia Priyono, Catur Bagus; Pramesetyawati, Talent Nia
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2024): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v16i1.330

Abstract

Sampah menjadi salah satu pencemaran lingkungan yang menganggu kesehatan mahkluk hidup. Upaya dalam pengurangan sampah dilakukan salah satunya di TPS 3R. Kebupaten Gresik khususnya Kecamatan Manyar memiliki dua TPS 3R yang berada di Desa Peganden dan Desa Betoyoguci. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui timbulan, densitas, komposisi sampah setiap TPS 3R. Metode dalam penelitian ini yaitu untuk pengambilan timbulan, densitas dan komposisi dilakukan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-3964-1994. TPS 3R Peganden menghasilkan timbulan SRT dan SSRT sebesar 0,35 kg/org.hari dan 0,028 kg/murid.hari, dengan densitas SRT dan SSRT 70,89 kg/m3, 83,43 kg/m3. TPS 3R Betoyoguci menghasilkan timbulan SRT dan SSRT sebesar 0,30 kg/org.hari, 0,055 kg/murid.hari dan 1,39 kg/bed.hari, dengan densitas SRT dan SSRT 84,20 kg/m3, 87,50 kg/m3 dan 46,04 kg/m3. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa optimalisasi pengelolaan sampah di TPS 3R mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir dan meningkatkan kinerja TPS 3R yang optimal.
Potential Waste Reduction Through 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) in Surabaya City: Focus on East and South Surabaya Nampira, Anisa Apriliani; Pramestyawati, Talent Nia; Afrianisa, Ro’du Dhuha
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2024.v4i2.5961

Abstract

Surabaya, the second largest city in Indonesia, faces significant environmental challenges, particularly waste management. To address this issue, the Surabaya City Government, through the Surabaya City Environmental Service (DLH), has introduced an innovative solution: the waste bank program. This practical work aims to evaluate the potential for waste reduction in East Surabaya and South Surabaya using the 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) system facilitated by the waste bank program. The waste bank involves the sorting and collecting of recyclable and reusable waste with economic value. Initially, waste sorting was done at the waste bank, but there has been progress. Now, many customers are sorting their waste by type at home. However, some waste bank administrators still need to sort waste on-site due to some customers' inability to do so. The waste bank program also maintains organized weighing and management procedures. All transactions are meticulously recorded in both cash books and passbooks. The results of this program show that waste reduction in active waste banks in East Surabaya and South Surabaya is 0.088%, while the overall waste reduction managed by the Environmental Service (DLH) is 0.571%. To enhance the effectiveness of the waste bank program, it is essential to conduct awareness campaigns to educate the public on the importance of waste management. Additionally, offering rewards to customers could further motivate them to actively participate in the waste bank program.
Studi Pengangkutan Dan Pengumpulan Limbah B3 Oleh Transporter Dan Pengumpul Limbah B3 Robby, Marwa Daud Abada; Pramestyawati, Talent Nia
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.5018

Abstract

Peningkatan industrialisasi berimplikasi pada pencemaran lingkungan, karena hampir semua industri menghasilkan  limbah B3. Jika tidak dilakukan pengelolaan yang tepat, maka limbah ini mengandung daya rusak yang tinggi bagi lingkungan. Pengelolaan limbah B3 mencakup proses penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan dan pengelolaan limbah B3 termasuk penimbunan. PT. X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan limbah B3, serta memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang pengumpul limbah B3. Studi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah timbulan limbah B3 yang dikumpulkan serta untuk mengetahui sistem pengangkutan dan pengumpulan limbah B3 di PT. X dengan melakukan evaluasi dari sistem pengelolaan limbah B3, dan memberikan rekomendasi pengelolaan limbah B3 sesuai dengan perarturan yang ada. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan beberapa staff di PT. X. Timbulan limbah B3 yang paling besar dalam pengumpul limbah B3 selama satu bulan adalah limbah sludge dengan jumlah timbulan 9.467 kg/bln atau setara 1,87%. Sistem pengangkutan dan pengumpulan limbah B3 di PT. X telah memenuhi ketentuan yang tertera dalam perarturan, namun pada sistem pengumpulan limbah B3, terdapat beberapa fasilitas yang belum memenuhi seperti ketiadaan lab mini, dan luas ruang yang tidak efisien sehingga diperlukan penataan ruang kembali, serta beberapa evaluasi pada bak penampung ceceran, saluran ceceran dan pelabelan pada kemasan.
Solid Waste Temporary Collection Site (TPS) For the Lon Malang Beach Tourist Area, Sampang Regency Alfiah, Taty; Sari, Dwina Aprilianing; Pramestyawati, Talent Nia
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 3, No 1 (2024): May
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2024.v3i1.5966

Abstract

Lon Malang beach tourism is one of the tourist attractions in Sampang district, developed as a sustainable tourism area. Naturally, Malang Lon Beach has white sand, and prawn cypresses, also equipped with several facilities including photo spots suitable for social media, games for children, etc. Research data was collected through interviews, field surveys, taking and measuring samples, and laboratory analysis. The research conclusion was that visitors to Lon Malang Sampang beach tourism produced a waste generation of 563.8 kg/day with a waste generation rate of 1.41 kg/person.day or 1.41 kg/visitor.day. Lon Malang beach tourism waste is dominated by styrofoam at 36.7%, food waste at 19.3%, plastic waste at 13.5%, and coconut shells at 12.8%. The density of Lon Malang Sampang beach waste gives an average measurement result of 79.6 kg/m3, with a water content of 41% and a water content of 3.06%. The Lon Malang Beach Waste Temporary Storage Place (TPS) is proposed to have a capacity of 12 m3, in the form of 2 (two) waste containers which will be transported using arm-roll trucks with a frequency of 3 (three) times per week.
Kajian Hubungan Pengetahuan dengan Peran Serta Pedagang dalam Pengelolaan Sampah Pasar Kelas A dan B Kabupaten Ngawi Adji, Adhiatma; Pramestyawati, Talent Nia
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Ngawi memiliki 4 pasar kelas A dan 6 pasar kelas B, dimana tiap jenis pasar memiliki standar jumlah kios dan luas yang berbeda, sehingga berpotensi menghasilkan timbulan sampah yang berbeda yang dibawa ke TPA. Hal tersebut disebabkan karena aktivitas pedagang yang berbeda beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan partisipasi pedagang dalam pengelolaan sampah pasar Kelas A dan Kelas B Kabupaten Ngawi. Sampel Pasar Kelas A dan Kelas B yang dipilih dalam penelitian adalah Pasar Besar Ngawi dan Pasar Ngrambe. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 114 pedagang. Data peran serta pedagang dalam pengelolaan sampah dilaksanakan dengan wawancara kemudian dianalisis statistika menggunakan analisis dengan uji hipotesi. Hasil analisis aspek non-teknis Pasar Kelas A dan Pasar Kelas B hasil uji hipotesis signifikansi bernilai 0,000 atau signifikansi 0,05, sehingga dapat diartikan bahwa pengetahuan berhubungan signifikan terhadap peran serta pedagang. Koefisien determinasi bernilai 0,433, hal ini menunjukkan bahwa sebesar 43,3% dari peran serta dipengaruhi oleh pengetahuan.
Analisis Perilaku Masyarakat Terhadap Pengelolaan Air Bersih Di Kelurahan Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya Pramestyawati, Talent Nia; Niam, Achmad Chusnun; Pradana, Andika Arie
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.380

Abstract

Kelurahan Rungkut Kidul merupakan kelurahan yang termasuk kedalam daerah padat penduduk. Berbagai macam permasalahan sering terjadi di daerah yang memiliki pada penduduk, salah satunya yaitu pengelolaan air bersih. Peran serta masyarakat perlu dianalisis melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan untuk mengetahui pemahaman masyarakat mengenai permasalahan yang terjadi disekitar mereka dan menemukan solusi terhadap permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat Kelurahan Rungkut Kidul Kota Surabaya terhadap pengelolaan air bersih. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui penyeberan kuisioner dalam pengumpulan data. Sampel yang digunakan adalah seluruh warga Rungkut Kidul, dengan teknik pengambilan sampel acak berlapis, sehingga sample yang diambil berjumlah 100 responden. Teknik analisis data melalui tahapan penyuntingan, penyusunan, dan perhitungan data dengan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai skor pengetahuan warga terhadap pengelolaan air bersih sebesar sebesar 72,92%, sikap didapatkan nilai skor sebesar 79,24%, dan untuk tindakan didapatkan nilai skor sebesar 77% yang berarti masyarakat rungkut kidul memahami akan pentingnya pengelolaan air bersih. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara pengetahuan dengan tindakan responden mengenai air bersih sebesar 0,450 (p-value<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan responden mengenai air bersih dengan tindakannya terhadap air bersih.
Analisis Timbulan, Densitas, dan Komposisi Sampah Pasar Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro Afrianisa, Ro'du Dhuha; Pramestyawati, Talent Nia; Putri, Aulia Irkhamni
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i1.501

Abstract

Bojonegoro market is a type A traditional market where there is high trading activity in Bojonegoro. Buying and selling activities at the Bojonegoro market cause leftovers to be generated every day. The remaining activities in the form of solids or what is called waste will affect the generation that occurs. The purpose of this study is to determine the generation data, density and composition of Bojonegoro Market waste. The method used is descriptive quantitative by calculating waste generation. Garbage measurement and sampling activities were carried out for eight consecutive days in accordance with SNI 19-3964-1994 reference. The results showed that the Bojonegoro market waste generation was 146 kg/day with a density value of 210 kg/m3. The composition of the top three is dominated by coconut shell waste of 78.3 kg/day, vegetable waste of 11.2 kg/day, and fruit waste of 8.4 kg/day.