Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS CONTENT KNOWLEDGE GURU BIOLOGI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATERI VIRUS Setianingsih Setianingsih; Eny Hartadiyati W.H
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i1.1473

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui content knowledge gurubiologi dan hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran materi virus olehguru di salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Semarang. Datadiperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dandokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif untuk mengetahui Content Knowledge guru biologi dandeskriptif kuantitatif untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content knowledge guru biologi materi virusmeliputi aspek kesesuaian materi sudah sesuai dengan Silabus, KD(Kompetensi Dasar), indikator materi, dan tujuan pembelajaran; aspekkeluasan dan kedalaman materi virus terdiri dari pengertian virus, ciri-cirivirus dan klasifikasi virus, cara hidup virus, reproduksi virus, peranan virus,penyakit yang disebabkan oleh virus sampai pencegahan virus yang sudahsesuai dengan RPP, buku biologi sebagai sumber belajar yang merujuk padabuku Campbell sebagai referensi pembelajaran; aspek pengembangan materiguru terlihat dalam bentuk buku biologi yang digunakan, mediapembelajaran, internet sebagai sumber belajar dan seminar atau workshopyang diikuti untuk mengetahui perkembangan biologi khususnya materi virus.Hasil belajar kognitif siswa materi virus menunjukkan 100% siswa tuntasbelajar.Kata kunci : content knowledge guru biologi, hasil belajar kognitifsiswa.
NILAI PERUSAHAAN: Manifestasi Dari Fundamental Keuangan Perusahaan Martono Martono; Muhammad Yusuf; Setianingsih Setianingsih
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 4 No. 3 (2021): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v4i3.328

Abstract

Companies as profit institutions always have a way to increase the wealth of shareholders, one of which is by increasing the value of the company in the eyes of the public. However, to achieve this the company is required to demonstrate its performance through financial reports. This study aims to analyze firm value in the food and beverage business group by looking at the company's financial fundamentals, such as assets, capital and profitability. The research method uses quantitative with the concept of multiple linear regression statistical analysis. The data were collected purposively, namely the sampling technique which applies the requirements for the collection. The results showed that the company's financial fundamentals had a real contribution to the increase in firm value. Interestingly, the simultaneous model shows a positive direction. This means that the value of companies in the food and beverage business group is strongly influenced by the company's financial condition, particularly assets, capital and profits.
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN TINDAKAN PERAWATAN ORAL HYGIENE PADA PASIEN DI RUANG ICU Febi Riandhyanita; Ahmad Asyrofi; Setianingsih Setianingsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 7 No 1 (2017): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.32583/pskm.7.1.2017.25-31

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Oral hygiene merupakan salah satu tindakan keperawatan yang dilakukan agar kondisi rongga mulut tetap bersih dan segar sehingga terhindar dari infeksi. Pelaksanaan oral hygiene membutuhkan motivasi dari perawat. Motivasi adalah segala hal yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.Motivasi terdiri dari dua yaitu motivasi intrinsik yang berasal dari dalam diri individu dan motivasi ekstrinsik yang berasal dari luar individu. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan tindakan perawatan oral hygiene pada pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU). Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik, dengan jenis cross sectional, sejumlah 35 responden yaitu perawat yang bekerja diruang ICU menggunakan teknik total sampling. Peneliti melakukan analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, tendensi central, ukuran penyebaran, dan bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan motivasi intrinsik diperoleh nilai p value 0,003 (p ≤ 0,05), sedangkan motivasi ekstrinsik diperoleh nilai p value 0,007 (p ≤ 0,05), sehingga keduanya dapat disimpulkan terdapat hubungan antara motivasi perawat dengan pelaksanaan tindakan perawatan oral hygiene pada pasien di ruang ICU. Diskusi: Hasil penelitian ini menyarankan, sebaiknya memberikan reward/penghargaan kepada perawat untuk meningkatkan motivasinya dalam tindakan oral hygiene di ruang ICU. Kata kunci: Motivasi Intrinsik, Motivasi Ekstrinsik, Oral Hygiene ABSTRACT Introduction: Oral hygiene is one of the nursing action caried out so that the condition of the oral cavity are kept clean and fresh, so avoid infection. Implementation of oral hygiene requires motivation of nurses. Motivation is everything that drives someone to do something. Motivation is composed of two that is intrinsic motivation that comes from inside the individual, and then extrinsic motivation that comes from outside individual. Methods: The purpose of the study was to examine the relationship between motivation nurse with the implementation of oral hygiene care measures for patient in the Intensive Care Unit (ICU). This study design using descriptive analytical, with a kind of croos sectional, a number of respondents is 35 nurses working at ICU room using total sampling technique. Researchers conducted univariat analysis using frequency distribution, central tendency, measures of dispersion, and bivariate using Chi-Square test. Results: The results showed that the value of intrinsic motivation ρ value of 0,003 (ρ ≤ 0,005), where as extrinsic motivation obtained ρ value of 0,007 (ρ ≤ 0,005), so that both can be concluded there is a relationship nurse motivation with implementation of oral hygiene care measures in patients in the ICU. Discussion: This results of this study suggested, should give reward/awards to nurses to improve oral hygiene motivation to act in the ICU. Keywords: Intrinsic Motivation, Extrinsic Motivation, Oral Hygiene.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN SUKARELA DALAM LAPORAN TAHUNAN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX Setianingsih Setianingsih; Yulianto Yulianto
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v3i2.1611

Abstract

This study aims to examine the factors influencing voluntary disclosure in the annual reports of companies listed on the Jakarta Islamic Index. The variables studied are profitability, liquidity, and company size. Previous research on voluntary disclosure has been conducted, but the results have been varied and inconsistent. The research method used is quantitative with panel data regression analysis. The data used consists of annual financial reports of companies from the period 2012-2021 obtained from the official website www.idx.co.id and company websites. The results of the study indicate that the variables profitability and liquidity, partially, do not have a significant effect on voluntary disclosure, while company size, partially, has a significant effect on voluntary disclosure. Simultaneous testing results show that profitability, liquidity, and company size have a significant effect on voluntary disclosure.
PANDUAN METRONOM UNTUK RJP BERKUALITAS TINGGI DALAM PEMBELAJARAN LABORATORIUM KEPERAWATAN LESTARI EKO DARWATI; Selly Prasasti; Setianingsih Setianingsih; Ahmad Asyrofi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18692743

Abstract

Henti jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Kualitas kompresi saat RJP yang diberikan kepada seseorang yang mengalami henti jantung sangat mempengaruhi keberlangsungan hidupnya. Mahasiswa keperawatan memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan. Masih rendahnya kualitas kompresi saat simulasi RJP di laboratorium keperawatan pada mahasiswa Prodi Keperawatan menjadi dasar diperlukannya inovasi untuk meningkatkannya. Metronom menjadi salah satu alat yang dapat digunakan karena dapat menghasilkan ketukan yang berirama dan jelas dengan frekuensi yang telah diprogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metronome terhadap kecepatan kompresi dada pada RJP. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperimen (eksperimen semu) pretest posttest without control groups. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa perempuan Prodi Keperawatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata pre intervensi 126 x/menit dan rata-rata post intervensi 117 x/menit. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p 0.036 ( p <0.05) yang artinya ada pengaruh penggunaan metronom terhadap kecepatan kompresi dada. Metronom dapat digunakan sebagai alat pandu mencapai kecepatan kompresi dada yang terstandar dalam pembelajaran laboratorium keperawatan.
STUDI DESKRIPTIF : PENGETAHUAN PENGASUH DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN SPIRITUAL LANSIA DI AKHIR HAYAT Deniza Anggun Wulandari; Setianingsih Setianingsih; Lestari Eko Darwati; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18720497

Abstract

Ketidakterpenuhan kebutuhan spiritual pada lansia dapat menyebabkan tekanan spiritual berupa gangguan terhadap keyakinan dan nilai-nilai yang memberikan keberanian, harapan, serta tujuan hidup. Hal ini dapat meningkatkan risiko lansia mengalami keputusasaan, kesepian, kecemasan, dan gangguan kesehatan. Lansia yang berada dalam kondisi terminal memiliki kebutuhan spiritual yang dapat dipenuhi dengan dukungan dari pengasuh. Informasi yang diberikan oleh atasan kepada pengasuh berperan penting dalam memastikan lansia mendapatkan pemenuhan kebutuhan spiritual, sehingga mereka dapat menghadapi akhir hayat dengan damai dan tenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan pengasuh dalam memenuhi kebutuhan spiritual lansia yang mendekati ajal. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 37 orang, yang seluruhnya merupakan pengasuh. Teknik total sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% pengasuh berjenis kelamin laki-laki, 54% memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA, dan 92% memiliki pengalaman kerja lebih dari tiga tahun. Selain itu, 51% pengasuh memiliki tingkat keahlian yang dikategorikan sebagai "baik" atau lebih tinggi.  Mayoritas pengasuh memiliki pengalaman yang memadai yang berkontribusi pada optimalisasi pemenuhan kebutuhan spiritual lansia, memungkinkan mereka menghadapi akhir kehidupan dengan tenang dan bermartabat.