Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Exploration And Characterization Of Fungi From Oil Palm Rhizosphere (Elaeis Guneensis Jacq) On People's Plantations In Kuantan Singingi Regency Desta Andriani; Deno Okalia; Seprido Seprido
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v4i1.1820

Abstract

The rhizosphere is an excellent habitat for microbial growth because plant roots provide a variety of organic materials that generally stimulate microbial growth. This study aimed to explore and determine the character of fungi from oil palm rhizosphere (Elaeis guneensis Jacq) on smallholder plantations in Kuantan Singingi Regency. This research was conducted at the Islamic University of Kuantan Singingi. The method used was an experimental method carried out in two stages. The first stage was a random sampling survey. The sample was then taken to the Basic Laboratory of the Faculty of Agriculture, Kuantan Singingi Islamic University for analysis. They are Singingi Hilir District, Kuantan Mudik District, Kuantan Tengah District, Benai District, Pangean District and Sintajo Raya District. The most isolates were found in Singingi Hilir sub-district, the plant age was 2 years and the fertile soil was blackish brown. The least number of isolates was found at the age of 10 years, even though the soil was fertile. The age of the plant affected the microbial activity in the rhizosphere. The older the plant the microbial activity decreased. Therefore, it caused the number of isolates found to be small. Characteristics of isolates isolated at a younger plant age were more varied in color.
ANALISIS C-ORGANIK, NITROGEN DAN C/N TANAH PADA LAHAN AGROWISATA BEKEN JAYA DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Trinop Sagiarti; Deno Okalia; Gusti Markina
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.726 KB) | DOI: 10.24853/jat.5.1.11-18

Abstract

Soil fertility determined by land management . Land use in the farmers to Beken Jaya in Kuantan Singingi has been going on for seven years to technique fertilizing not recommended, so it is important to knew soil chemical characteristic are now being to sustainable agriculture.This research in the soil samples uses the method purposive random sampling in 15 points gas drilling land as deep as 20 cm.Parameter examined is pH , C-organic , N-total , N-available and ratio C / N. All the data compared to table criteria of the chemical properties the ground by LPT 1993. Based on the results of the soil analysis in Agrowisata Beken Jaya can  be concluded features chemical pH 5,88 -6,41 ( criteria midle acid ) , C-organik 0.25 % - 1,18 % ( criteria very low until low ) , N-total 0,30 -1,16 % ( criteria moderate to very high ), and C/N 0,24-3,97 (criteria very low)
KARAKTERISTIK MORFOLOGI TAJUK BEBERAPA GENOTIPE PADI LOKAL KUANTAN SINGINGI Ikel Noprizal; Chairil Ezward; Deno Okalia
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.6.2.99-106

Abstract

Identifikasi morfologi merupakan tahapan penting dalam pemuliaan tanaman, sayangnya penelitian serupa pada padi lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tajuk beberapa genotipe padi lokal Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel secara sengaja (purposive random sampling) pada daun dan batang tanaman padi, pengamatan dilakukan pada fase pertumbuhan tanaman padi mulai skala 3 sampai skala 9. Hasil penelitian diperoleh keragaman karakter morfologi batang dan daun, pada koofisien kemiripan 87%, terdapat pada PL03 dengan PL08. Terdapat kemiripan pada pengamatan diameter ruas batang bawah, tinggi bibit, warna ruas batang bawah, bentuk lidah daun. Terdapat keunikan pada warna lidah daun, dimana skala 080 (warna ungu) hanya terdapat pada PL05 (padi kuning Kinali), sedangkan yang lainya skala 011 (berwarna keputihan).
Pengaruh Kotoran Kerbau Dengan Penambahan Jerami Padi Menggunakan Trichoderma Sp Terhadap Karakteristik Kompos Irma Suhana; Deno Okalia; Chairil Ezward
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to know influence of buffalo dirt with addition of paddy hay use Trichoderma Sp to compost characteristic. This research use Complete Random Device (RAL) Non Factorial 6 treatment level that is : A0 (buffalo dirt 100%), A1 (buffalo dirt 98 + 2% paddy hay), A2 (buffalo dirt 96 + 4% paddy hay), A3 (buffalo dirt 94 + 6% paddy hay), A4 (buffalo dirt 92 + 8% paddy hay), and A5 (buffalo dirt 90 + 10% paddy hay). Data result of perception from each treatment analysed statistically, and if differing reality will be continued with Test Continue Downright Real Difference (BNJ) at level 5 %. Pursuant to research which have can be concluded that buffalo dirt compost with addition of paddy hay use activator of Trichoderma Sp do not have an effect on reality to all perception parameter, but assess highest compost temperature there are at treatment of A4 (buffalo dirt 92 + 8% paddy hay) that is 32,900C, decrease of highest materials there are at treatment of A1 (buffalo dirt 98 + 2% paddy hay) that is 24,00%, and value of pH lowest there are at treatment of A2 (buffalo dirt 96 + 4% paddy hay) that is 7,03. Result of perception of buffalo livestock dirt compost tekstur with addition of paddy hay use Trichoderma Sp bertekstur a little is harsh, black chromatic and soft.
KAJIAN KANDUNGAN HARA PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: KAJIAN KANDUNGAN HARA PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI DENO OKALIA
Jurnal Agro Indragiri Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i2.2096

Abstract

Penggunaan berbagai lahan berpengaruh terhadap sifat kimia tanah terutama dengan keberadaan bahan organik tanah dan hara yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan hara pada berbagai penggunaan lahan perkebunan di kabupaten Kuantan singingi. Penelitian ini telah dilakukan dengan menggunakan metode survai. Sampel tanah diambil berdasarkan penggunaan lahan yaitu: a.Hutan primer (hutan lindung Sentajoraya), b.Perkebunan kelapa sawit selama 2 tahun, c.Perkebunan kelapa sawit selama 4 tahun, d.Perkebunan kelapa sawit selama 6 tahun, e.Perkebunan karet selama 2 tahun, f.Perkebunan karet selama 4 tahun, g.Perkebunan karet selama 6 tahun. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh beberapa penggunaan lahan hutan, perkebunan kelapa sawit dan karet yang menunjukan terjadinya perubahan sifat kimia tanah diantaranya: kandungan Nilai C-organik pada tanah hutan 3,30% (kriteria tinggi), lahan kelapa sawit 1,53% - 2,47% (rendah sampai sedang), dan perkebunan karet 0,82% -2,78% (sangat rendah sampai sedang). Nilai Nitrogen (N) tanah pada lahan hutan 0,39%N (kriteria sedang), lahan kelapa sawit tanah menjadi 0,15- 0,23% (rendah sampai sedang), dan perkebunan karet menjadi 0,09% -0,24% (sangat rendah sampai sedang). Nilai analisis fosfor (P) pada tanah hutan 19,80 ppm (sedang), perkebunan kelapa sawit menjadi 14,55% P (umur 6 tahun) ppm - 16,47 (umur 2 tahun) ppm kategori rendah sampai sedang, perkebunan karet (P) tanah menjadi 12,67 (umur 2 tahun) ppm - 18,20 (umur 4 tahun) ppm kategori rendah sampai sedang. Nilai analisis K-dd tanah pada lahan hutan 0,65 me/100 gr kategori tinggi, perkebunan kelapa sawit 0,42 (umur 2 tahun) me/gr - 0,54 (umur 4 tahun) me/gr kategori sedang,dan perkebunan karet menjadi 0,39 (umur 2 tahun) me/gr sampai dengan 0,62 (umur 4 tahun) me/gr kategori sedang sampai tinggi.
UJI EFEKTIVITAS PUPUK HIJAU KIRINYUH (Chromolaena odorata) DALAM MENSUBSTITUSI N DAN K PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays) DI TANAH ULTISOL Deno Okalia; Tri Nopsagiarti; Gusti Marlina
Jurnal Agro Indragiri Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v8i1.2453

Abstract

Pemanfaatan tanah ultisol untuk budidaya jagung dihadapkan dengan masalah miskinnya bahan organik dan hara pada tanah tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu 1) mengetahui efektifitas pupuk hijau kirinyuh dalam mensubstitusi pupuk yang mengandung N dan K. 2) Untuk memperbaiki sifat kimia tanah Ultisol yang mendominasi di kabupaten Kuantan Singingi ini. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Koto Kari Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 3 kelompok. Perlakuan yang diberikan adalah A = Puhi Kirinyuh 20 ton/ha + 25% N dan K pupuk buatan , B = Puhi Kirinyuh 20 ton/ha + 50% N dan K pupuk buatan, C = Puhi Kirinyuh 20 ton/ha + 75% N dan K pupuk buatan, D = Puhi Kirinyuh 20 ton/ha + 100% N dan K pupuk buatan, E = 100% pupuk buatan saja, dan F = Tanpa masukan apapun (kontrol). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik dalam mensubtistusi NK pupuk buatan terdapat pada perlakuan C (Puhi Kirinyuh 20 ton/ha+ 75% NK pupuk buatan ) dengan efektifitas sebesar 185,68 % pada tinggi tanaman, 181,98 % pada berat tongkol tanpa kelobot dan 163,01 % pada berat pipilan kering dibandingkan kontol dan per lakuan lainnya. Inkubasi kirinyuh selama dua minggu didalam tanah pada perlakuan A, B, C dan D dengan dosis 20 ton/Ha menunjukkan perubahan sifat kimia tanah Ultisol yaitu terjadi peningkatan hara N sekitar 0,10-0,11% dibandingkan tanah awal (kriteria rendah) menjadi kriteria sedang dan meningkatkan K-dd tanah dari kriteria rendah menjadi sedang yaitu dari 0,14 me/100 gram menjadi 0,24-0,25 me/100 gram tanah
Kombinasi Nutrisi AB MIX dengan Berbagai Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Melon (Cucumis Melo L.) Hidroponik Drip Irrigation System Tri Nopsagiarti; Deno Okalia; Gusti Marlina; Julian Yudi S. Pandi
Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/prosidinguniks.v0i0.2711

Abstract

Tanaman Melon (Cucumis melo L.) termasuk salah satu komoditi buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun dalam proses budidayanya dibutuhkan pemeliharaan yang intensif, hidroponik menjadi salah satu pilihan dalam budidaya tanaman melon. Larutan Nutrisi menjadi hal yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman melon hidroponik. Dengan mengkombinasikan larutan nutrisi AB Mix dan Pupuk Organik Cair, diharapkan pertumbuhan dan produksi tanaman melon menjadi lebih maksimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Non faktorial dengan empat taraf perlakuan dan tiga ulangan, perlakuan terdiri dari P1 (AB Mix), P2 (1/2 AB Mix + ½ POC Titonia), P3 (1/2 AB Mix + ½ POC Kirinyuh), dan P4 (1/2 AB Mix + ½ POC Lamtoro). Hasil Penelitian menuntukkan bahwa kombinasi Nutrisi AB Mix dan berbagai POC tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, lingkar buah, bobot buah dan tingkat kemanisan buah melon. Namun pada kombinasi AB Mix dengan POC Titonia diperolah hasil yang lebih baik dibandingkan dengan 2 jenis POC lainnnya, dimana rerata jumlah daun (31,67 helai), rerata lingkar buah (33,00 cm), bobot buah (774 gram) dan tingkat kemanisan (8,66 brix).