Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KABUPATEN BANTUL Magfira; Erni Saharuddin
TheJournalish: Social and Government Vol. 3 No. 3 (2022): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v3i3.273

Abstract

Program Keluarga Harapan merupakan program dari Pemerintah Indonesia yang dimulai tahun 2007. PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin/Keluarga Sangat Miskin (RTSM/KSM) dengan diwajibkan mengikuti persyartan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Tujuan umum dari PKH untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada kelompok masyarakat paling miskin. Tujuan jangka pendek dari PKH ini adalah membantu mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), sedangkan jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari jurang kemiskinan. Desain penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process, product), yang dikembangkan oleh Stufflebeam dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Rumusan masalah penelitian ini adalah. Bagaimana evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bantul. Dari hasil penelitian diketahui bahwa evaluasi PKH di Kabupaten Bantul berjalan cukup baik, terlihat dari proses kegiatan pertemuan awal, pencairan bantuan, pemuktahiran data, dan verifikasi komitmen peserta PKH. Selain itu, PKH harus tetap berlanjut untuk kedepannya. Lalu proses pencairan bantuan harus ditingkatkan agar tidak terjadi keterlambatan dalam penyaluran bantuan. Selain itu, proses pemuktahiran data harus ditingkatkan dan diperketat lagi mengingat masih ada peserta yang sudah mampu namun masih terdaftar sebagai penerima bantuan PKH. Selanjutnya, diperlukan koordinasi dan pengawasan baik dari semua lembaga yang tekait maupun para penerima PKH agar tujuan dari PKH dapat tercapai.
PENINGKATAN KAPASITAS PERENCANAAN DAN FUNGSI ORGANISASI KAMPUNG RAMAH ANAK RW 01 GIWANGAN, KECAMATAN UMBULHARJO, KOTA YOGYAKARTA Erni Saharuddin; Gerry Katon Mahendra
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v3i3.283

Abstract

Keberadaan Kampung Ramah Anak tidak terlepas dari berbagai peran tokoh, proses interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat. Mekanisme pembentukan desa ramah anak tidak melalui penunjukan melainkan lebih menekankan pada kesadaran masyarakat setempat. Lembaga ini dibentuk pada 26 Juni 2019 dan sudah memiliki satgas dan Forum Anak. Organisasi yang relatif baru ini membuat mereka belum terorganisir dalam hal program atau kegiatan yang akan dilakukan. Selain itu, forum anak yang terdiri dari anak-anak masih dalam tahap pembelajaran dan pendampingan tentang bagaimana membentuk dan melaksanakan kegiatan tentang Desa Layak Anak. Bentuk kegiatan dalam pengabdian ini diawali dengan diskusi dengan pihak pengelola, dilanjutkan dengan melakukan observasi di lokasi. Hasil diskusi dengan pihak pengelola diperoleh rancangan program yang ditindaklanjuti dengan pendampingan dalam hal perencanaan dan penguatan organisasi, sedangkan kegiatan observasi dilakukan dengan mengunjungi beberapa tempat yang digunakan dalam kegiatan desa ramah anak seperti balai, taman bacaan anak , dan lingkungan di RW 01 Giwangan. Partisipasi mitra ditunjukkan dengan keikutsertaan dalam kegiatan diskusi masalah yang dihadiri oleh ketua, sekretaris, dan 2 orang anggota satgas, sedangkan kegiatan pendampingan dihadiri oleh ketua, sekretaris, dan 2 perwakilan Forum Anak. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahap penyelesaian yaitu penguatan fungsi, pemberian materi, dan kelengkapan dokumen kelembagaan.
Studi Komparasi Implementasi Program Kampung Ramah Anak Sebagai Pemenuhan Hak Anak di Kota Yogyakarta Galang Ardianto; Erni Saharuddin
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 1 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang menimpa anak-anak saat ini semakin banyak, seperti berbagai kasus kekerasan anak. Peran keluarga sebagai institusi utama dalam perlindungan anak ternyata belum sepenuhnya mampu berjalan dengan baik. Dalam ragka melindungi hak-hak anak, Pemerintah Kota Yogyakarta melaksanakan program Kampung Ramah Anak (KRA). Tujuan penelitian yaitu melakukan analisis komparasi terhadap implementasi program KRA di RW 16 Pringgokusuman dan RW 05 Tegalrejo, selain itu betujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program KRA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam implemenatasi program KRA. Aspek standar dan sasaran kebijakan/tujuan kebijakan pada KRA mampu mengatasi persoalan anak. Aspek Sumber Daya pada KRA RW 05 Tegalrejo dari sisi materi, masyarakat lebih mendukung karena adanya beberapa usaha dari masyarakat yang dapat membantu jalannya program, dari sisi SDM sudah memadai karena adanya regenerasi pengurus. Sedangkan di KRA RW 16 Pringgokusuman masyarakat hanya bergantung pada dana yang disediakan oleh pemerintah dan tidak ada regenerasi pengurus. Aspek sikap dan karakteristik organisasi pelaksana pada 2 KRA memiliki persamaan yaitu mendukung program KRA, namun dalam pelaksanaannya memiliki karakteristik yang berbeda. Aspek Komunikasi di 2 KRA berjalan cukup baik, pada KRA RW 05 Tegalrejo dilakukan sosialisasi cukup intensif. Sedangkan KRA RW 16 Pringgousuman sosialisasi hanya berlangsung di awal pembukaan KRA. Aspek lingkungan, sosial, ekonomi dan politik menunjukkan bahwa KRA RW 16 pringgokusuman memiliki kendala pada aktivitas warga yang sibuk dengan pekerjaannya. Maka, diharapkan upaya mengoptimalkan KRA dengan memberikan pendampingan dan sosialisasi periodik. Kata kunci;Studi Komparasi, Implementasi, Kampung Ramah Anak
Pemberdayaan Kader dan Edukasi Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita di Cibuk Lor I, Margoluwih, Seyegan Sa'dan Nafi'ah; Erni Saharuddin; Hidayah Mukharromah; Neidina Utami Noor
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 3 (2022): Special Issue: Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pengetahuan tentang gizi apa yang perlu di berikan pada bayi atau balita menjadikan penyebab kurangnya nutrisi yang seimbang pada anak. Bila hal tersebut diabaikan maka padat memicu terjadinya stunting. Stunting merupakan sebuah keadaaan dimana secara fisik bahwa anak terlihat lebih pendek dari anak yang memiliki tinggi yang normal sesuai tahapan usianya.Salah satu daerah yang mempunyai angka stunting cukup tinggi di Kabupaten Sleman adalah padukuhan Cibuk Lor I dan diperlukan adanya edukasi kepada masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan penanggulangan stunting serta edukasi dalam pemberian makanan tambahan guna meningkatkan gizi anak untuk mencegah terjadinya stunting, seperti pemberian ASI Eksklusif, MP ASI yang tepat, pola asuh kebersihan serta pola asuh kesehatan dasar.Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan Community Developmentdengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.
EFEKTIVITAS APLIKASI LAPOR SLEMAN SEBAGAI LAYANAN PENGADUAN ONLINE (Effectiveness of the Lapor Sleman Application as an Online Complaint Service) Riyana, Nur Rizka; Saharuddin, Erni; Pujiastuti, Fitriana; Roshan, Ray; Abdullah, Hanif Mahmud
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 14, No 4 (2025): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v14i4.4753

Abstract

Abstrak Efektivitas merupakan suatu pencapaian dengan tepat sasaran sebagai hasil dari usaha yang dilakukan secara sadar sebagai bentuk sebab-akibat yang telah dikehendaki sebelumnya yang bertujuan menggapai sesuatu yang ditentukan. Aplikasi Lapor Sleman adalah suatu layanan pengaduan yang diciptakan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka mengenai permasalahan yang ada di Kabupaten Sleman. Metode kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode kualitatif ini menghasilkan penjelasan yang terinci dalam deskriptif kata-kata. Secara keseluruhan, deskriptif menggunakan kata-kata dan bahasa, serta berbagai metode ilmiah. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi Lapor Sleman sudah cukup efektif menangani aduan masyarakat. Namun, pada aplikasi Lapor Sleman ini masih terdapat beberapa kendala yang berupa aplikasi tidak bisa diinstal di smartphone tertentu, masih banyak fitur yang tidak berfungsi dengan baik, dll. Sehingga masih diperlukan beberapa perbaikan terhadap aplikasi Lapor Sleman agar kedepannya dapat berjalan lebih optimal dalam menangani aduan masyarakat. Dilakukannya penelitian tersebut agar memahami efektivitas dari penciptaan Aplikasi Lapor Sleman sebagai sarana aduan secara online dibuat para pemerintah terkait di Kabupaten Sleman.   Abstract Effectiveness is an achievement with the right target as a result of conscious effort as a form of pre-desired cause and effect aimed at achieving something determined. The Sleman Report application is a complaint service created to make it easier for the public to express their aspirations regarding problems in Sleman Regency. The qualitative method is the method used in this research. This qualitative method produces detailed explanations in descriptive words. Overall, descriptive uses words and language, as well as various scientific methods. The results of this research are that the Lapor Sleman application is quite effective in handling public complaints. However, with the Lapor Sleman application there are still several problems in the form of the application not being able to be installed on certain smartphones, there are still many features that are not functioning properly, etc. So some improvements are still needed to the Sleman Report application so that in the future it can run more optimally in handling public complaints. This research was carried out in order to understand the effectiveness of the creation of the Sleman Report Application as a means of online complaints made by the relevant governments in Sleman Regency. 
STRATEGI DPMP4KB DALAM PENGEMBANGAN KLA MELALUI FORUM OBAMA DI KOTA MAGELANG Wulandari, Novitasari; Saharuddin, Erni
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Governance - JULI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i2.5241

Abstract

Partisipasi anak menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan KLA di Kota Magelang, maka dari itu diperlukan keterlibatan forum anak OBAMA dalam setiap kegiatan pembangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh DPMP4KB Kota Magelang dalam mendukung KLA melalui forum OBAMA (Organisasi Bocah Asli Magelang) dengan menggunakan teori strategi J. Kooten (Salusu, 2006). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, DPMP4KB Kota Magelang mengikutsertakan forum OBAMA di setiap kegiatan Pemerintah Kota Magelang tetapi kurangnya pengetahuan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tentang partisipasi anak. Adanya program 1001 suara anak dan inovasi berupa aplikasi form pelaporan SIBOMBA, namun belum ada anggaran operasional khusus forum anak. SDM forum anak OBAMA yang berkualitas dan sarana prasarana yang terfasilitasi namun belum sepenuhnya terstandarisasi. Penguatan kapasitas Forum OBAMA dilakukan melalui sosialisasi, namun dianggap kurang efektif karena peserta yang masih sedikit sehingga banyak anak-anak di Kota Magelang yang belum mengetahui tentang hak-hak anak.
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Ninda Kirani Rizki; Erni Saharuddin
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 11 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i11.9926

Abstract

Human resources play a central role in ensuring the sustainability and development of an organization. Therefore, the formation of qualified personnel cannot be ignored. Employee professionalism and discipline are necessary to provide optimal contributions to agency performance. This study aims to analyze the influence of education and training on employee performance at the Sleman Regency Health Office. This study uses a quantitative descriptive method with an associative approach. The research sample consisted of 62 respondents determined through purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 25. The results showed that education and training had a significant effect on employee performance, with a t-value of 8.306 greater than the t-table of 2.000. The coefficient of determination (R²) of 0.535 indicates that 53.5% of employee performance variation is influenced by education and training, while the rest is determined by other factors. Thus, education and training play an important role in improving employee performance. Further research is recommended using method triangulation and adding variables such as motivation, organizational culture, and reward systems to obtain a more comprehensive picture of the determinants of ASN performance.