Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PREGNANT WOMEN'S NUTRITIONAL STATUS Enok Nurliawati; Etty Komariah; Eka Widianing Astuti
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 3, No 2 (2020): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.615 KB) | DOI: 10.36780/jmcrh.v3i2.120

Abstract

The research was based on pregnant women who experienced malnutrition in the  PHC of Tamansari, Tasikmalaya. Malnutrition on pregnant women causes interference to maternal and fetal health. Malnutrition can be anticipated by conducting screening in pregnant women so that it can be immediately identified and immediately addressed. This study aimed to identify the nutritional status based on upper arm circumference, BMI, and body weight gain based on BMI. The type of research was a quantitative descriptive. The sampling technique used stratified random sampling, the number of samples were 89 people. The study was conducted in the area of Tamansari  PHC  Data collection used weight scales, microtome stature meter, upper arm circumference, and body weight before pregnancy was taken secondary from the MCH book.  The results showed that majority of the respondents based on upper arm circumference were 66  people (74.2%) who did not experience malnutrition, based on BMI  49 people (55.1%) were normal, and based on body weight, 43 respondents (48.3%) were categorized as overweight according to gestational age. This research can be used as a basis for health promotion information regarding the nutritional status and further research needs to be done related to the impact of malnutrition and excess nutrition.Keywords: Pregnancy, malnutrition, nutritional status.
IBM Pencegahan Penularan Tuberkulosis Enok Nurliawati; Etty Komariah Sambas; Wawan Rismawan; Tetti Agustin
Jurnal Surya Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Seri Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jsu.v2i1.51

Abstract

ABSTRAKInsidensi penyakit tuberkulosis di Kota Tasikmalaya masih cukup tinggi. Hal ini merupakan ancamanpenularan TB yang serius di masyarakat, oleh karena itu diperlukan suatu tindakan nyata yang dapatmeminimalisir peningkatan prevalensi dan insiden TB. Tujuan kegiatan IbM ini adalah untuk meningkatkanpengetahuan, keterampilan dan sikap mengenai pecegahan penularan TB pada pengawas menelan obat (PMO)yang meliputi kader, tokoh masyarakat dan keluarga penderita TB. Hasil dan luaran yang dicapai adalahtersedianya modul pencegahan penularan TB, pelatihan bagi PMO dan pendampingan kader kesehatan dalamidentifikasi penderita TB. Setelah kegiatan IbM dilaksanakan, terdapat peningkatan pengetahuan PMOmengenai pencegahan penularan tuberkulosis, dimana persentase peningkatan pengetahuan PMO di KelurahanKotabaru Kota Tasikmalaya sebesar 55% dan di Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya 53 %. Individu yangteridentifikasi mengalami tanda atau gejala TB di Kelurahan Kotabaru Kota Tasikmalaya sebanyak 126 orangdan Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya sebanyak 80 orang. Untuk membantu kesinambungan program inidisarankan untuk membentuk organisasi masyarakat peduli TB dibawah bimbingan dan koordinasi denganpuskesmas setempat dan screening TB untuk individu yang teridentifikasi oleh kader kesehatan mengalamitanda atau gejala TB untuk mendeteksi awal penularan TB sehingga dapat mencegah perkembangan penyakitTB secara dini.
HUBUNGAN ANTARA PENGALAMAN MENJADI KADER KESEHATAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENANG KANKER SERVIKS PADA KADER KESEHATAN DI KELURAHAN KOTA BARU KECAMATAN CIBEUREUM Enok Nurliawati; Etty Komariah Sambas
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan tingginya angka kematian akibat kanker serviks yang disebabkan kurang pengetahuan tentang deteksi dini dan penangananya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengalaman menjadi kader kesehatan dengan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectinal. Jumlah sampel sebesar 59 responden dengan tehnik pengambilan sampel secara consecutive sample. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara lamanya menjadi kader dengan tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang kanker serviks dengan p= 0.001. Untuk meningkatkan penegtahuan masyarakat tentang kanker serviks dapat memperdayan kader kesehatan dalam promosi kesehatan. Kata kunci: Pengalaman, Kader Kesehatan, Pengetahuan, Kanker serviks
HUBUNGAN ANTARA KETERPAJANAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Etty Komariah Sambas; Enok Nurliawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.116

Abstract

Tuberculosis in Indonesia is still a health problem which requires specific strategy to overcome. Morbidity rate is increasing in 2009 as 228 cases per 100.000 population to 235 cases per 100.000 population. TB prevalence in Indonesia is 0.4 percent in which West Java is the provence with highest TB prevalence as 0.7 percent (Riskesdas, 2013). TB could be suffered by adult and children. TB in children can inhibit growth and development and can lead to complications that can lead to death. This study aimed to determine correlation between cigarette smoke exposure and TB in children. Research was conducted at Dr. Soekardjo Hospital Tasikmalaya in March-April 2015. The study design was descriptive correlational using case control approach. Sampling technique was consecutive sampling with accidental sampling method. The sample size for the cases group was 47 respondents and control group was 47 respondents. Data collection used questionnaires. Data analysis was univariate and bivariate Chi Square (X ²) with significance level of 5% (α= 0.05) or 95% Confidence Interval. Results showed a significant correlation between cigarette smoke exposure and TB in children (p value = 0.023 ). OR = 2.613 (CI: 0.867 - 7.608), meaning that children who were exposed to cigarette smoke have an opportunity to 2,613 times suffered from TB compared to children who were not exposed to cigarette smoke suffering from TB.