Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN PENGARUH CAR, NPL, LDR, BOPO, INFLASI, DAN SUKU BUNGA BI TERHADAP KINERJA KEUANGAN SEKTOR PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Rini Setyo Witiastuti; Khaerudin .
Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 17, No 2 (2014)
Publisher : Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.211 KB) | DOI: 10.35591/wahana.v17i2.95

Abstract

The purpose of this study is to examine the influence of CAR, NPL, LDR, BOPO, Inflation, and BI Rate on ROA in banking sector listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) within 2008 - 2012. The examination took the population of all banks listed in Indonesia Stock Exchange within the research period. Taken from the sampling, there are 23 banks. It also used the classical assumption test and multiple regression analysis (t test). The result of this research shows that CAR, LDR, and Inflation have positive but not significant effect on ROA; NPL and BOPO have negative and significant effect on ROA; and BI rate has negative but not significant effect on ROA in banking sector listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) period 2008-2012. Keywords: Bank Financial Ratios, Inflation, BI Rate, Financial Performance
Penjadwalan Produksi Bordir Kain Di CV Djarum Mulia Embroidery Endro Prihastono; Khaerudin .
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 9 NO. 2 JULI 2015
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.344 KB)

Abstract

Scheduling is sort manufacture/ workmanship of the product thoroughly done on multiple machines. Thus the problem sequencing (sequencing) always involves supply number of components that are often referred to as a job. Job himself is still a composition and a number of basic elements called activities or operations. The production process of existing border cloth CV. Djarum Mulia Embroidery is divided into two divisions of production which is a division 1 and division 2 garment while the division is a division local.di each division is divided into several mutually job sequence to produce embroidery products. Keywords : Scheduling, Production
PERUBAHAN LANDASAN HUKUM INDUSTRI PERTAHANAN : UU INDUSTRI PERTAHANAN VS OMNIMBUS LAW Naafi Rahmatul Ummah Afifi; Ida Bagus Made Putra Jandhana; Khaerudin .
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.713 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3330

Abstract

Perubahan landasan hukum industri pertahanan yang sebelumnya adalah UU No 16 Tahun 2012 dengan adanya pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja, menyebabkan timbulnya revisi pada beberapa pasal yang terdapat di UU No 16 Tahun 2012. Oleh sebab itu perlu adanya pengkajian dan analisis mengenai perubahan landasan hukum industri pertahanan sebelum dan setelah pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Penelitian ini dirancang guna memperoleh jawaban atas pertanyaan bagaimana perubahanan landasan hukum industri pertahanan yang sebelumnya adalah UU No 16 Tahun 2012 menjadi UU Omnibus Law Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis untuk mengkaji atau menganalisis data sekunder yang berupa bahan-bahan hukum. Serta deskriptif analitis dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumen, dan studi arsip. Berdasarkan penelitian ini, pengesahan Undang-Undang Omnibus Law berpengaruh terhadap perubahan yang terjadi pada Undang-Undang industri pertahanan. Terdapat revisi beberapa pasal yaitu, perizinan usaha serta keikutsertaan swasta dalam bersaing dalam produksi alat utama dan kepemilikan modal, serta pengurangan kewenangan KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan).
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-LEARNING BIMBINGAN PRA-NIKAH BIMBINGAN MASYARAKAT ISLAM DI KEMENTERIAN AGAMA Adiesti Mutia Ayu Fadhila A; Khaerudin .; Indina Tarjiah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan pranikah adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan penumbuhan kesadaran kepada remaja usia nikah tentang kehidupan rumah tangga dan keluarga. E-Learning memfasilitasi pembelajaran dengan menyediakan berbagai sumber belajar dan dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan pengembangan e-learning untuk bimbingan pra-nikah dari Bimbingan Masyarakat Islam di Kementerian Agama. Analisis kebutuhan yang digunakan untuk menggali informasi tentang kesenjangan dan kebutuhan penyuluh dapat dijadikan dasar acuan dalam mengembangkan e-learning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran angket. Pengumpulan informasi dilakukan dengan cara mengedarkan angket berupa online forms lewat platform google forms yang disebar pada responden yakni Calon Pengantin sejumlah 50 orang ataupun 25 pasang. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran e-learning diharapkan bimbingan pranikah berlangsung secara efektif dan efisien. Berbagai kendala yang terjadi selama ini dan permasalahan lain terkait fasilitas pembelajaran dalam bimbingan pranikah dapat diselesaikan sesuai dengan langkah dan prosedur pelaksanaan yang tepat.