Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Nozzle : Journal Mechanical Engineering

Mesin Adonan Dan Pencetak Mie Dengan Penggerak Motor Listrik 0,25 hp Firman Lukman Sanjaya; Faqih Fatkhurrozak
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 8, No 2 (2019): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v8i2.2219

Abstract

Mie merupakan makanan yang paling digemari masyarakat indonesia setelah nasi sehingga mie disebut sebagai makanan pokok pengganti nasi. Hal ini mengakibatkan permintaan konsumen yang semakin tinggi mengharuskan para produsen memproduksi mie dalam jumlah banyak. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, perlu adanya mesin untuk membatu proses produksi mie sehingga waktu produksi lebih singkat dengan kapasitas produksi meningkat pula. Maka dari itu, dibutuhkan pengaduk dan pencetak adonan mie. Proses pembuatan mesin ini diawali dengan desain rancang mesin dilanjut dengan proses pengujian. Proses pengujian meliputi pengujian waktu produksi dan keseragaman hasil adonan mie. Bahan-bahan mie yang digunakan dalam pengujian merupakan bahan yang lazim digunakan dalam pembuatan mie. Hasil pengujian dibandingkan dengan hasil produksi dengan cara manual. Hasil pengujian mempresentasikan bahwa waktu yang diperlukan dalam proses pembuatan 1kg adonan mie adalah 15 menit sedangkan tanpa mesin memerlukan waktu 30 menit. Hal ini membuktikan bahwa proses produksi menggunakan mesin pengaduk dan pencetak adonan mie mampu menghemat waktu produksi hingga 100%. Prosentase keseragaman hasil adonan mie tanpa dan menggunakan mesin mencapai 80%. Hal ini menunjukan bahwa menggunakan mesin mampu menghasilkan adonan mie yang baik dan juga waktu produksi yang lebih cepat.
Variasi Jenis Pahat Terhadap Tingkat Kekerasan Permukaan Baja ST. 41 Pada Proses Bubut CNC HJ-28 Sendie Yuliarto Margen; Firman Lukman Sanjaya
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 8, No 2 (2019): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v8i2.2223

Abstract

CNC mempunyai ketelitian yang tinggi, ketepatan dimensi, waktu produksi yang lebih efektif, dan produktivitas tinggi. Hasil pengerjaan mesin CNC bergantung pada parameter permesinan, seperti cutting speed, federate, depth of cut, material benda, pendinginan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari variasi pahat agar diketahui pahat yang baik selama proses permesinan CNC bubut sehingga mendapatkan setting yang sesuai sehingga menghasilkan kualitas yang baik pada kekasaran permukaan dan kekerasan permukaan. Bahan yang digunakan adalah Baja ST.41, alat yang digunakan adalah mesin bubut CNC HJ-28  dengan variasi jenis pahat insert, HSS bohler, karbida, kemudian  Baja ST.41 diproses dengan mesin bubut CNC dengan kecepatan putar spindle (spindle speed) tetap 500 rpm dan gerak pemakanan pahat tetap 50 mm/menit dengan kedalaman 2 mm, kemudian  melakukan uji kekasaran permukaan dan kekerasan. Nilai kekasaran pada pahat insert =1,33 µm, pahat HSS bohler = 1,14 µm, dan pahat karbida = 1,84 µm, pengujian kekasaran pemukaan hasil yang paling halus yaitu pahat HSS bohler = 1,14 µm sedangkan yang paling kasar yaitu pahat karbida = 1,84 µm. Nilai kekerasan untuk pahat insert  = 144 kg/mm², pahat HSS bohler = 140,33 kg/mm², dan pahat karbida = 140,33 kg/mm². Pengujian kekerasan hasil yang paling keras yaitu pahat insert = 144 kg/mm².
Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Mesin Motor 100 cc Berbahan Bakar Premium Dan Metanol Firman Lukman Sanjaya; Syarifudin Syarifudin
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 9, No 2 (2020): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v9i2.2261

Abstract

Metanol merupakan bahan bakar alternatif yang mampu menggantikan bahan bakar fosil. Metanol memiliki nilai oktan dan kadar oksigen yang tinggi sehigga mampu memberikan efek positif pada mesin. Penelitian ini bertujuan mengobservasi pengaruh konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang  mesin berbahan bakar premium dan metanol dengan prosentase metanol 5%, 10%,15%, dan 20%. Pengujian ini menggunakan mesin 100cc dan dilakukan pada putaran mesin 2000 rpm. Hasil pengujian menunjukan konsumsi bahan bakar meningkat seiring dengan pertambahan metanol pada bahan bakar. Namun, emisi CO dan HC mengalami penurunan masing-masing 96,92% dan 31,5%. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan oksigen pada metanol yang memperbaiki proses pembakaran dalam silinder.
Pengaruh Penambahan Butanol Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Mesin Pompa Air Berbahan Bakar Pertamax Firman Lukman Sanjaya; Maulana Ahmad Awali
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 9, No 1 (2020): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v9i1.2252

Abstract

Penggunaan pompa air semakin meningkat seiring dengan tingginya kebutuhan irigasi untuk lahan persawan. Hal ini meningkatkan penggunaan bahan bakar bensin yang menyebabkan semakin menipisnya persediaan bahan bakar fosil. Selain itu, masalah lain yaitu polusi udara akibat sisa hasil pembakaran mesin pompa air. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu adanya bahan bakar alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar bensin. Butanol merupakan bahan bakar yang sering digunakan sebagai pengganti bahan bakar bensin karena karakteristik yang hampir sama dengan bensin, dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan butanol pada bahan bakar pertamax terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang mesin pompa air. Hasil pengujian menunjukan bahwa penambahan butnol dapat menghemat konsumsi bahan bakar hingga 20,45%. Selain itu, butanol juga mampu mereduksi emisi gas buang CO dan HC masing-masing  70,75% dan 22,67%.
Pengaruh Penambahan Butanol Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Mesin Motor 100 cc Berbahan Bakar Premium Firman Lukman Sanjaya; Faqih Fatkhurrozak
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 8, No 1 (2019): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v8i1.2208

Abstract

Peningkatan kendaraan mengakibatkan tingginya konsumsi bahan bakar dan polusi udara. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu adanya bahan bakar alternatif. Butanol merupakan bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil yang memiliki sifat fisik lebih baik. Selain itu, kandungan oksigen yang tinggi pada butanol dianggap mampu membantu proses pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga emisi gas buang yang dihasilkan lebih rendah. Penelitian ini mengobservasi penggunaan campuran bahan bakar premium dan butanol terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang mesin sepeda motor 100cc. Pengujian dilakukan pada putaran mesin tetap yaitu 2000 rpm. Prosentase butanol pada bahan bakar premium adalah 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil pengujian memaparkan bahwa penambahan metanol pada bahan bakar premium meningkatkan konsumsi bahan bakar dibanding premium murni. Namun, penambahan butanol mampu mereduksi emisi CO hingga 96,42% dan HC hingga 42,6%.