Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nozzle : Journal Mechanical Engineering

Mesin Adonan Dan Pencetak Mie Dengan Penggerak Motor Listrik 0,25 hp Firman Lukman Sanjaya; Faqih Fatkhurrozak
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 8, No 2 (2019): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v8i2.2219

Abstract

Mie merupakan makanan yang paling digemari masyarakat indonesia setelah nasi sehingga mie disebut sebagai makanan pokok pengganti nasi. Hal ini mengakibatkan permintaan konsumen yang semakin tinggi mengharuskan para produsen memproduksi mie dalam jumlah banyak. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, perlu adanya mesin untuk membatu proses produksi mie sehingga waktu produksi lebih singkat dengan kapasitas produksi meningkat pula. Maka dari itu, dibutuhkan pengaduk dan pencetak adonan mie. Proses pembuatan mesin ini diawali dengan desain rancang mesin dilanjut dengan proses pengujian. Proses pengujian meliputi pengujian waktu produksi dan keseragaman hasil adonan mie. Bahan-bahan mie yang digunakan dalam pengujian merupakan bahan yang lazim digunakan dalam pembuatan mie. Hasil pengujian dibandingkan dengan hasil produksi dengan cara manual. Hasil pengujian mempresentasikan bahwa waktu yang diperlukan dalam proses pembuatan 1kg adonan mie adalah 15 menit sedangkan tanpa mesin memerlukan waktu 30 menit. Hal ini membuktikan bahwa proses produksi menggunakan mesin pengaduk dan pencetak adonan mie mampu menghemat waktu produksi hingga 100%. Prosentase keseragaman hasil adonan mie tanpa dan menggunakan mesin mencapai 80%. Hal ini menunjukan bahwa menggunakan mesin mampu menghasilkan adonan mie yang baik dan juga waktu produksi yang lebih cepat.
Pengaruh Penambahan Butanol Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Mesin Motor 100 cc Berbahan Bakar Premium Firman Lukman Sanjaya; Faqih Fatkhurrozak
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 8, No 1 (2019): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v8i1.2208

Abstract

Peningkatan kendaraan mengakibatkan tingginya konsumsi bahan bakar dan polusi udara. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu adanya bahan bakar alternatif. Butanol merupakan bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil yang memiliki sifat fisik lebih baik. Selain itu, kandungan oksigen yang tinggi pada butanol dianggap mampu membantu proses pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga emisi gas buang yang dihasilkan lebih rendah. Penelitian ini mengobservasi penggunaan campuran bahan bakar premium dan butanol terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang mesin sepeda motor 100cc. Pengujian dilakukan pada putaran mesin tetap yaitu 2000 rpm. Prosentase butanol pada bahan bakar premium adalah 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil pengujian memaparkan bahwa penambahan metanol pada bahan bakar premium meningkatkan konsumsi bahan bakar dibanding premium murni. Namun, penambahan butanol mampu mereduksi emisi CO hingga 96,42% dan HC hingga 42,6%.