Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Komoditas Perikanan: Pendekatan Gravity Model Indrajit Wicaksana; I Putu Eka Wijaya; Suhaeni Suhaeni; Ali fahmi Syahputra
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 3 No. 1 (2022): September
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v3i1.6966

Abstract

This study aims to determine the factors that affect the quantity of Indonesian fishery commodity exports to eight APEC countries in the period 2002-2021. The eight countries are China, Hong Kong, Japan, USA, Singapore, Malaysia, Thailand and the Philippines. The trade model of this research is formed based on independent variables, namely GDP per capita of Indonesia, GDP per capita of export destination countries, economic distance of each country, export prices, and inflation of the Indonesian. While the dependent variable used is the number of Indonesian fishery commodity exports. In this model, there are four variables that significantly affect the number of Indonesian fishery commodity exports, namely the GDP of the export destination country (X1), the GDP of the exporting country/Indonesia (X2), the economic distance between the two countries (X3) and the export price (X4). While the inflation variable of the exporting country/Indonesia (X5) has no significant effect on the number of exports of Indonesian fishery commodities. The dependent variable can be explained by the independent variables used in the model by 91%, while the remaining 9% is explained by other variables outside the research variables.
Strategi Pengembangan Agribisnis Jamur Merang di Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat Luthfi Nur’azkiya; Suhaeni Suhaeni; I Putu Eka Wijaya
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 1 No. 1 (2020): September
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v1i1.4750

Abstract

Karawang merupakan salah satu daerah sentra produksi jamur di Jawa Barat. Usaha jamur merang di Karawang dari hulu sampai hilir memiliki potensi untuk dikembangkan, tetapi masih belum optimal karena terdapat beberapa kendala faktor internal dan faktor external. Secara umum, usaha jamur merang di Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang memiliki beberapa permasalahan, antara lain; minimnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola budidaya jamur merang, ketersediaan bibit jamur merang berkualitas belum memadai, modal usaha terbatas, kurangnya akses dalam sistem pemasaran dan informasi, dan lembaga pemasaran yang terlalu panjang membuat penjualan jamur merang dikuasai oleh pedagang pengumpul. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan agribisnis jamur merang di Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang guna menyejahterakan petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui wawancara yang mendalam (indepth interview) dan terstruktur baik kepada stakeholder maupun pakar, penyuluh, petani, dan pedagang yang terpilih di lokasi penelitian. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis SWOT dan analisis arsitektur strategik. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh dua belas strategi dalam pengembangan agribisnis jamur merang di Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang yang diarahkan untuk menyejahterakan petani. Dari dua belas strategi yang telah dihasilkan tersebut, kemudian dijabarkan ke dalam dua puluh delapan program-program yang direkomendasikan. Program tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu program rutin dan program bertahap untuk dijalankan sesuai road map yang disusun dengan jangka waktu tertentu
Strategi Pengembangan Kelembagaan Usaha Kecil Menengah: Studi Kasus UKM NR I Putu Eka Wijaya; Suhaeni Suhaeni; Luthfi Nur’azkiya
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 1 No. 1 (2020): September
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v1i1.4752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor eksternal dan faktor internal serta strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan UKM NR. Penelitian ini dilakukan di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Faktor strategis internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan UKM NR adalah SDM, kemampuan produksi produk yang tinggi, bersertifikat halal dan PIRT, permodalan berupa uang dan harta bergerak sudah tersedia, pemasaran produk belum terkoordinasi secara berkelompok, administrasi tidak terstruktur dengan rapi, belum memiliki rumusan strategi, perencanaan tidak optimal dan tidak mempunyai visi misi jangka panjang, tidak ada struktur organisasi yang terstruktur dan belum melibatkan pekerja dalam keluarga, belum berbadan hukum, persaingan antar perusahaan masih lemah, tidak memiliki lokasi yang strategis sebagai tempat persediaan atau penjualan khusus produk NR. Strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan UKM NR adalah Strategi S-O.
Influence of Brand Image, Price, Consumer Satisfaction, Product Quality and Promotion on Repurchase Decisions (Case Study on Teh Botol Sosro Consumers) Dani Zahuri Mohammad; Slamet Abadi; I Putu Eka Wijaya
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v10i2.3298

Abstract

Teh Botol Sosro has successfully maintained its popularity in the highly competitive packaged tea market in Indonesia. To understand the factors influencing consumer repurchase decisions, a study was conducted at ÆON Mall Jakarta Garden City. This research evaluated brand image, pricing, customer satisfaction, product quality, and promotion as factors affecting consumer decisions, both collectively and individually.Use of primary data in this study were obtained through interviews with 100 randomly selected Teh Botol Sosro consumers, supplemented by data from the Central Statistics Agency (BPS) and literature reviews. The research results indicate that these factors influence repurchase decisions. When assessed individually, brand image and pricing do not have a significant impact, while customer satisfaction, product quality, and promotion have a substantial influence on repurchase decisions. These findings have important implications for Teh Botol Sosro and other industry players in formulating more effective marketing strategies to maintain and expand their market share.
Development Strategy of Kebun Jagung Yoyo as a Tourism Object in Tarumajaya District of Bekasi Regency Puspa Danita; Abubakar Abubakar; I Putu Eka Wijaya
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v10i2.4853

Abstract

This research aims to identify internal and external factors, analyze what strategies can be implemented and what strategies are recommended in an effort to develop Yoyo Corn Garden as a tourist attraction. Research was conducted at the Yoyo Corn Garden natural tourist attraction in Tarumajaya District, Bekasi Regency. The problem that occurs is that the number of visitors continues to decline every week. The decrease in the number of visitors was caused by a lack of promotion, facilities and management knowledge to manage the business which was not yet optimal. The method used in this research is SWOT analysis using the IFAS, EFAS matrices and the grand strategy matrix. In every environmental analysis there are several factors in it, namely strengths, weaknesses, opportunities and threats. The results of this research in the SWOT analysis obtained 9 alternative strategies that can be used. The results of calculating the total score on the IFAS matrix are 1.50 and the total score on the EFAS matrix is ​​1.29, this shows that the opportunities and strengths that are owned can overcome weaknesses and threats well. The position of Yoyo Corn Plantation in the grand strategy matrix is ​​in quadrant I (one), so the strategy that will be recommended to be implemented is an aggressive strategy using the SO (strength - opportunity) strategy by utilizing internal strengths to maximize existing opportunities in an effort to develop Yoyo Corn Plantation as an object. tour.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI DESA PASIRTANJUNG KECAMATAN CIKARANG PUSAT Aulia Muharrami; Wagiono Wagiono; I Putu Eka Wijaya
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13759

Abstract

Padi sawah adalah salah satu tanaman budidaya terpenting dalam sejarah manusia. Selain serelia, jagung, dan gandum, padi sawah ialah sumber karbohidrat pokok bagi sebagian besar orang di seluruh dunia. Tujuan dilaksanakannya riset ini ialah guna menganalisis model serta tingkat efisiensi saluran pemasaran padi sawah dalam Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini dilakukan melalui metode survei. Data primer serta sekunder dipakai pada riset ini. Data primer didapatkan lewat wawancara yang dilakukan melalui kuesioner. Petani padi sawah dan lembaga pemasaran (tengkulak, pedagang besar, dan pengecer) adalah responden penelitian. Data sekunder berasal dari Kantor Desa, Kecamatan, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian, dan sumber literatur lainnya. Pengambilan sampel petani padi sawah ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan teknik snowball sampling dalam lembaga pemasaran. Analisa data yang dipakai yakni rasio keuntungan biaya, margin pemasaran, farmer’s share serta efisiensi pemasaran. Hasil riset membuktikan jika ada 3 saluran pemasaran padi sawah yang terdiri dari, saluran I: petani – tengkulak – pedagang pengecer – konsumen, saluran II: petani – tengkulak – pedagang besar – konsumen dan saluran III: petani – tengkulak – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen. Saluran II merupakan saluran pemasaran yang paling efisien yang memiliki rasio keuntungan terhadap biaya sebesar 13,5, margin pemasaran dengan jumlah Rp. 2.769, farmer’s share dengan jumlah 76,92% serta efisiensi pemasaran dengan jumlah 1,25%.