Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The Effect of Learning Strategy and Writing Motivation on the Ability to Write Short Texts during Covid-19 Pandemic Arif Yuandana Sinaga; Nova Erawati Sidabolak
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 3 (2021): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.898 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v13i3.983

Abstract

The purpose of this study is to compare how students taught with Learning Strategies for Improving Thinking Skills (SPPKB), and expository learning strategies to write short stories. Additionally, it identifies differences in students' short story writing abilities between those with a high level of writing motivation and those with a low level of writing motivation. Additionally, it establishes the relationship between learning strategies and motivation for writing short stories in online learning. Diponegoro High School is located in the Asahan Regency. This research was conducted at Diponegoro Senior High School in Asahan Regency, with tenth-grade students as the research population. This is a quantitative study conducted using quasi-experimental methods. A Randomized Control Group Pretest-Posttest Design was used in the research. Instruments include treatment instruments such as syllabuses, lesson plans, questionnaires, and measurement instruments embedded in short story texts. The study's findings indicate a difference in the ability to write short stories between the treatment of learning strategies and motivation to write, and that this difference is mediated by an interaction.
Blended Learning Model During Covid-19 Pandemic to Increase Mathematics Learning Outcomes in Senior High School Nova Erawati Sidabalok; Arif Yuandana Sinaga
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 3 (2021): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.728 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v13i3.1090

Abstract

Distance learning requires teachers to select appropriate instructional methods to ensure that students comprehend what the teacher communicates without meeting face to face. The purpose of this study is to demonstrate how a Blended Learning model centered on two-way communication can be applied during a pandemic. This is a quantitative method of research that employs a quasi-experimental design. The research variables include the dependent variable, which is the outcome of mathematics instruction, and the independent variable for the Blended Learning model. The research design used was a pretest-posttest randomized control group design. Subjects were assigned randomly to the experimental group, administered a pretest, and received treatment using a blended learning model. Following that, the final test (posttest) was administered. Given that the final value of the test in this study is 1.712, the table value at a 0.05 significance level, and a sample size of 30 students is 1.697. The conclusion is that the value of 1.712 is greater than the 1.697 t table value. Because the value of t count is greater than the value of the t table, the criteria H0 is rejected, and Ha is accepted. The blended learning model can effectively improve students' mathematics learning outcomes.
The Effect of Inquiry Learning Strategy and Learning Motivation on Mathematics Learning Outcomes of Students of Class VIII SMP Negeri 1 Parapat 2022/2023 Rajainal Saragih; Arif Yuandana Sinaga
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 1 No. 1: First Published June 2022
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.279 KB) | DOI: 10.55299/ijere.v1i1.155

Abstract

The achievement of educational goals based on Law no. 20 of 2003 requires teachers to be able to choose appropriate learning methods, strategies, models and media for students so that learning becomes active and effective and can increase learning motivation. Inquiry and expository learning strategies have different foundations, especially in learning Mathematics. The research will be carried out in early August for the 2022/2023 academic year for seventh grade students at SMP Negeri 1 Prapat . The research sample is the students of class VIII-1 being the experimental class and VIII-5 being the control class. Research instruments in the form of tests and non-tests. The results showed that 1) there are differences in learning outcomes of mathematics in students who are taught with inquiry learning strategies and expository learning strategies. This is evidence that learning strategies do have an influence on learning outcomes in Mathematics. 2) There are differences in mathematics learning outcomes for students who have high and low learning motivation. This is evidence that learning motivation has an influence in learning Mathematics. 3) There is an interaction between learning strategies and learning motivation on mathematics learning outcomes.
Analisis Gaya Bahasa Kumpulan Puisi Perahu Kertas Karya Sapardi Djoko Damono Riza Irayani Saragih; Intan Maulina; Arif Yuandana Sinaga
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode November 2021
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.715 KB) | DOI: 10.47709/jbsi.v1i01.1218

Abstract

Puisi merupakan sebuah karya sastra yang mempunyai gaya bahasa menarik. Penggunaan bahasa dalam puisi sangat penting karena pemilihan gaya bahasa sangat diperhatikan oleh pembaca. Gaya bahasa yang terdapat pada kumpulan puisi Perahu Kertas sangat beraneka ragam. Penulis mengacu pada referensi buku Gorys Keraf mengenai diksi dan gaya bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis yang artinya data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka setelah itu dilakukan analisis. Dari buku kumpulan puisi Perahu Kertas karya Sapardi Djoko Damono berhasil ditemukan gaya bahasa retoris diantaranya aliterasi ditunjukkan dengan keempat kutipan, lalu asonansi empat kutipan, anastrof dengan dua kutipan, asyndeton juga memiliki dua kutipan, polisendeton satu kutipan, ellipsis ada dua kutipan, histeron proteron satu kutipan, pleonasme satu, dan hiperbola memiliki dua kutipan. Dalam buku puisi ini juga ditemukan gaya bahasa kiasan yaitu persamaan atau simile ditunjukkan dengan sebuah kutipan, lalu metafora ada satu kutipan, dan personofikasi ditemukan tiga kutipan. Dari seluruh penemuan ini dapat disimpulkan bahwa buku puisi ini didominasi oleh gaya bahasa retoris, karena terdapat sembilan jenis, sedangkan gaya bahasa kiasan hanya ditunjukkan dalam tiga jenis. Dari sembilan jenis gaya bahasa retoris aliterasi dan asonansi adalah yang paling banyak muncul yaitu masing-masing empat kalimat
Nilai Pendidikan Dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata Sri Wati Purba; Arif Yuandana Sinaga; Mery Chris Isabella
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode November 2021
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.177 KB) | DOI: 10.47709/jbsi.v1i01.1224

Abstract

Novel Andrea Hirata ini dipilih dari segi nilai pendidikan karena novel Sang Pemimpi diketahui banyak memberikan inspirasi bagi pembaca, hal itu berarti ada nilai- nilai positif yang dapat diambil dan direalisasikan oleh pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka, khususnya dalam hal pendidikan. Jenis yang digunakan dalam peneliti ini adalah jenis penelitian kualitatif karena data pada peneliti ini merupakan fenomena sosial. Peneliti ini dilakukan dengan apa adanya sesuai dengan yang ada, Pendekatan kualitatif digan untuk mebdapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna Dalam penelitian ini ditemukan keempat nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata yaitu nialai keagamaan atau religi, kemudian nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial dan nilai-nilai budaya yang begitu kental. Novel ini berlatar belakang suku Melayu yang dikenal dengan suku yang religious. Ini juga ditunjukkan dalam kisah-kisah yang diungkap dalam novel ini. Nilai pendidikan religi adalah pandangan yang mempersatukan manusia dengan Tuhan, pencipta alam dan segala isinya. Nilai pendidikan moral adalah nilai yang mengukur apakah seseorang harus berintegrasi kedalam kehidupan bermasyarakat. Nilai pendidikan sosial merupakan persepsi dan perasaan yang relatif bertahan lama terhadap suatu objek, gagasan, atau orang. Nilai pendidikan budaya tingkat yang palig tinggi dan yang paling abstrak dari adat istiadat.
Analisis Gaya Bahasa Dan Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata Arif Yuandana Sinaga
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5: April 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isi novel Sang Pemimpi menegaskan bahwa keadaan ekonomi bukanlah menjadi hambatan seseorang dalam meraih cita-cita dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-citanya.Kemiskinan adalah penyakit sosial yang berada dalam ruang lingkup materi sehingga tidak berkaitan dengan kemampuan otak seseorang. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti berminat untuk menganalisis novel Sang Pemimpi. Analisis terhadap novel Sang Pemimpi peneliti membatasi pada segi gaya bahasa dan nilai pendidikan. Berdasarkan segi gaya bahasa karena setelah membaca novel Sang Pemimpi, peneliti menemukan ada banyak gaya yang digunakan pengarang dalam menyampaikan kisah Sang Pemimpi dan banyak pengamat sastra yang mengakui kehebatan Andrea Hirata dalam menggunakan gaya bahasa. Berdasrkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam novel sang pemimpi digunakan beberapa gaya bahasa. Gaya bahasa tersebut yaitu: (a)perbandingan.(b) perulangan (c) pertentangan (d) penegasan. Gaya bahasa yang paling dominan di pakai dalam novel sang pemimpi adalah personifikasi. Nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel sang pemimpi, berdasarkan hasil nalisis terdiri dari empat nilai. Nilai-nilai pendidikan tersebut yaitu: (a)nilai pendidikan religius (b)nilai pendidikan moral (c) Nilai pendidikan sosial (d) Nilai pendidikan budaya.
Analisis Gaya Bahasa Kumpulan Puisi Perahu Kertas Karya Sapardi Djoko Damono Saragih, Riza Irayani; Maulina, Intan; Sinaga, Arif Yuandana
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode November 2021
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v1i01.1218

Abstract

Puisi merupakan sebuah karya sastra yang mempunyai gaya bahasa menarik. Penggunaan bahasa dalam puisi sangat penting karena pemilihan gaya bahasa sangat diperhatikan oleh pembaca. Gaya bahasa yang terdapat pada kumpulan puisi Perahu Kertas sangat beraneka ragam. Penulis mengacu pada referensi buku Gorys Keraf mengenai diksi dan gaya bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis yang artinya data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka setelah itu dilakukan analisis. Dari buku kumpulan puisi Perahu Kertas karya Sapardi Djoko Damono berhasil ditemukan gaya bahasa retoris diantaranya aliterasi ditunjukkan dengan keempat kutipan, lalu asonansi empat kutipan, anastrof dengan dua kutipan, asyndeton juga memiliki dua kutipan, polisendeton satu kutipan, ellipsis ada dua kutipan, histeron proteron satu kutipan, pleonasme satu, dan hiperbola memiliki dua kutipan. Dalam buku puisi ini juga ditemukan gaya bahasa kiasan yaitu persamaan atau simile ditunjukkan dengan sebuah kutipan, lalu metafora ada satu kutipan, dan personofikasi ditemukan tiga kutipan. Dari seluruh penemuan ini dapat disimpulkan bahwa buku puisi ini didominasi oleh gaya bahasa retoris, karena terdapat sembilan jenis, sedangkan gaya bahasa kiasan hanya ditunjukkan dalam tiga jenis. Dari sembilan jenis gaya bahasa retoris aliterasi dan asonansi adalah yang paling banyak muncul yaitu masing-masing empat kalimat
Nilai Pendidikan Dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata Purba, Sri Wati; Sinaga, Arif Yuandana; Isabella, Mery Chris
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode November 2021
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v1i01.1224

Abstract

Novel Andrea Hirata ini dipilih dari segi nilai pendidikan karena novel Sang Pemimpi diketahui banyak memberikan inspirasi bagi pembaca, hal itu berarti ada nilai- nilai positif yang dapat diambil dan direalisasikan oleh pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka, khususnya dalam hal pendidikan. Jenis yang digunakan dalam peneliti ini adalah jenis penelitian kualitatif karena data pada peneliti ini merupakan fenomena sosial. Peneliti ini dilakukan dengan apa adanya sesuai dengan yang ada, Pendekatan kualitatif digan untuk mebdapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna Dalam penelitian ini ditemukan keempat nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata yaitu nialai keagamaan atau religi, kemudian nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial dan nilai-nilai budaya yang begitu kental. Novel ini berlatar belakang suku Melayu yang dikenal dengan suku yang religious. Ini juga ditunjukkan dalam kisah-kisah yang diungkap dalam novel ini. Nilai pendidikan religi adalah pandangan yang mempersatukan manusia dengan Tuhan, pencipta alam dan segala isinya. Nilai pendidikan moral adalah nilai yang mengukur apakah seseorang harus berintegrasi kedalam kehidupan bermasyarakat. Nilai pendidikan sosial merupakan persepsi dan perasaan yang relatif bertahan lama terhadap suatu objek, gagasan, atau orang. Nilai pendidikan budaya tingkat yang palig tinggi dan yang paling abstrak dari adat istiadat.
The Effect of Inquiry Learning Strategy and Learning Motivation on Mathematics Learning Outcomes of Students of Class VIII SMP Negeri 1 Parapat 2022/2023 Rajainal Saragih; Arif Yuandana Sinaga
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 1 No. 1: First Published June 2022
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v1i1.155

Abstract

The achievement of educational goals based on Law no. 20 of 2003 requires teachers to be able to choose appropriate learning methods, strategies, models and media for students so that learning becomes active and effective and can increase learning motivation. Inquiry and expository learning strategies have different foundations, especially in learning Mathematics. The research will be carried out in early August for the 2022/2023 academic year for seventh grade students at SMP Negeri 1 Prapat . The research sample is the students of class VIII-1 being the experimental class and VIII-5 being the control class. Research instruments in the form of tests and non-tests. The results showed that 1) there are differences in learning outcomes of mathematics in students who are taught with inquiry learning strategies and expository learning strategies. This is evidence that learning strategies do have an influence on learning outcomes in Mathematics. 2) There are differences in mathematics learning outcomes for students who have high and low learning motivation. This is evidence that learning motivation has an influence in learning Mathematics. 3) There is an interaction between learning strategies and learning motivation on mathematics learning outcomes.