Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENERAPAN BELAJAR INTERAKTIF MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI PADA TK LILY PRE SCHOOL MERUYUNG DEPOK Tri Rahayu; Tjahjanto Tjahjanto; Bambang Triwahyono; Intan Hesti; Anita Muliawati; Theresiawati Theresiawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4555-4561

Abstract

Masa anak-anak usia dini belum adanya ketertarikan untuk belajar secara fokus, dunianya masih dipenuhi dengan bermain. Anak-anak di usia dini memiliki keaktifan dan kreatifitas yang tinggi sehingga membutuhkan cara untuk dapat memberikan pengetahuan dasar dalam pengembangan kemampuan seni, emosi, disiplin, kognitif, konsep diri, nilai-nilai agama, dan moral. Media pembelajaran harus disesuaikan dengan usianya yaitu menggunakan media aplikasi animasi berbasis web. Aplikasi ini diharapkan memberikan anak-anak bermain sambal belajar, dimana dunia anak-anak  lebih cenderung dunianya dipenuhi dengan bermain. Aplikasi ini diterapkan pada Tk Lily Pre School Meruyung Depok, dikuti oleh 20 orang siswa TK khusus kelas B yang berusia diantara 5 tahun dan 6 tahun. Pada Tk Lily Pre School Meruyung Depok sudah pernah menampilkan pembelajaran melalui video tapi belum diterapkan dalam bentuk animasi interaktif bagi siswanya, sehingga dengan tampilan tampilan materi pembelajaran perhitungan metematika, mengenal huruf dalam membaca, mengenal warna dalam bentuk geometri dan mengenal Binatang serta suaranya. Semua itu dilakukan dengan menggunakan animasi serta terdapat suatu cerita dengan memberikan animasi gambaran dari cerita tersebut. Target Tim pengabdian Masyarakat dalam memberikan Pelatihan untuk meningkatkan metode belajar bagi murid TK, khususnya pada Tk Lily Pre School Meruyung Depok
LITERASI DIGITAL UNTUK MEMPERKENALKAN RAMBU LALU LINTAS PADA ANAK USIA DINI DI TK LILY PRE SCHOOL, DEPOK Henki Bayu Seta; Theresiawati Theresiawati; Zatin Niqotaini; Tri Rahayu; Jayanta Jayanta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.654-658

Abstract

Pengetahuan tentang rambu lalu lintas dan ketertiban lalu lintas di jalan raya sangat penting untuk dikuasai masyarakat. Gangguan pengguna jalan akan menimbulkan risiko kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Penting sekali untuk belajar mengenal rambu lalu lintas sejak dini. Literasi digital, yaitu metode pembelajaran yang dapat digunakan dan sejalan dengan perkembangan teknologi dengan menggunakan media digital untuk belajar dan bermain pengenalan rambu lalu lintas. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan literasi digital, pengenalan rambu lalu lintas di jalan, pembelajaran sambil bermain pada anak usia dini. Selama kegiatan berlangsung, siswa TK Lily antusias dalam mempelajari dan menjawab kuis yang diberikan serta berhasil mencocokkan rambu lalu lintas dan fungsinya.
PENGENALAN PEMANFAATAN BASIS DATA (DATABASE) PADA MICROSOFT EXCEL PADA KANTOR DESA UNTUK MEMBANTU PENCATATAN DAN PENGELOLAAN DATA Artika Arista; Anita Muliawati; Tri Rahayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20636

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan teknologi informasi menjadi penting di era digital. Kantor desa tidak lagi melalukan pelayanan secara manual dengan mencatatkan dan mengolah data menggunakan kertas dan pena. Saat ini, para pegawai di kantor desa juga dituntut dapat memanfaatkan berbagai perangkat digital seperti perangkat lunak Microsoft Excel. Oleh karena itu, tim dari dosen Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta berupaya melaksanakan pengenalan pemanfaatan database pada Microsoft Excel sebagai upaya realisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini yaitu membantu memberi pengenalan hard skill terkait pemanfaatan database pada Microsoft Excel untuk mencatat dan mengolah data. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi pemaparan materi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di satu mitra yaitu Kantor Desa Rawapanjang dengan melibatkan peserta sebanyak 11 perangkat desa. Pada pre-test pemateri menanyakan fungsi dari beberapa menu yang terdapat pada Microsoft Excel. Pada akhir kegiatan dilakukan pemberian post-test untuk menguji pemahaman peserta melalui tanya jawab secara lisan 5 soal terkait materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil pengabdian, diketahui 90% peserta dapat menjawab 5 soal post-test dengan tepat. Sebagai evaluasi dan upaya berkelanjutan akan dilaksanakan pelatihan dan pendampingan implementasi dari konsep pengenalan yang telah dipelajari melalui praktik.Abstract: The use of information technology is important in the digital era. Village offices no longer carry out services manually by recording and processing data using paper and pen. Currently, employees at village offices are also required to be able to utilize various digital tools such as Microsoft Excel software. Therefore, a team of lecturers from the Faculty of Computer Science, UPN Veteran Jakarta, is trying to introduce the use of databases in Microsoft Excel as an effort to realize community service activities. The aim of this activity is to help provide an introduction to hard skills related to using databases in Microsoft Excel to record and process data. Activities are carried out through the socialization method of presenting material. This service activity was carried out at one partner, namely the Rawapanjang Village Office, involving 11 village officials as participants. In the pre-test the speaker asked about the functions of several menus in Microsoft Excel. At the end of the activity, a post-test was given to test participants' understanding through verbal question and answer questions regarding the material presented. Based on the results of the service, it is known that 90% of participants were able to answer the 5 post-test questions correctly. As an evaluation and ongoing effort, training and assistance will be carried out in the implementation of introductory concepts that have been learned through practice.
PENERAPAN BELAJAR INTERAKTIF MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI PADA TK LILY PRE SCHOOL MERUYUNG DEPOK Tri Rahayu; Tjahjanto Tjahjanto; Bambang Triwahyono; Intan Hesti; Anita Muliawati; Theresiawati Theresiawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4555-4561

Abstract

Masa anak-anak usia dini belum adanya ketertarikan untuk belajar secara fokus, dunianya masih dipenuhi dengan bermain. Anak-anak di usia dini memiliki keaktifan dan kreatifitas yang tinggi sehingga membutuhkan cara untuk dapat memberikan pengetahuan dasar dalam pengembangan kemampuan seni, emosi, disiplin, kognitif, konsep diri, nilai-nilai agama, dan moral. Media pembelajaran harus disesuaikan dengan usianya yaitu menggunakan media aplikasi animasi berbasis web. Aplikasi ini diharapkan memberikan anak-anak bermain sambal belajar, dimana dunia anak-anak  lebih cenderung dunianya dipenuhi dengan bermain. Aplikasi ini diterapkan pada Tk Lily Pre School Meruyung Depok, dikuti oleh 20 orang siswa TK khusus kelas B yang berusia diantara 5 tahun dan 6 tahun. Pada Tk Lily Pre School Meruyung Depok sudah pernah menampilkan pembelajaran melalui video tapi belum diterapkan dalam bentuk animasi interaktif bagi siswanya, sehingga dengan tampilan tampilan materi pembelajaran perhitungan metematika, mengenal huruf dalam membaca, mengenal warna dalam bentuk geometri dan mengenal Binatang serta suaranya. Semua itu dilakukan dengan menggunakan animasi serta terdapat suatu cerita dengan memberikan animasi gambaran dari cerita tersebut. Target Tim pengabdian Masyarakat dalam memberikan Pelatihan untuk meningkatkan metode belajar bagi murid TK, khususnya pada Tk Lily Pre School Meruyung Depok
Analisis Tingkat Literasi Artificial Intelligence Guru Dalam Media Pembelajaran Pada SDI Plus Darul Ulum Limo Depok Tri Rahayu; Anita Muliawati; Rio Wirawan; Tjahjanto Tjahjanto; Bambang Triwahyono
Jurnal Ilmiah Matrik Vol. 27 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Matrik
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jm2gjf51

Abstract

The acceleration of Artificial Intelligence (AI) technology in education requires teachers to have new competencies in integrating this technology into the learning process. At the elementary school level, AI literacy is crucial to support the implementation of the innovation-based Merdeka Curriculum. As a school committed to quality, SDI Plus Darul Ulum Limo Depok faces challenges in mapping the readiness of its teaching staff amidst diverse digital competency backgrounds. This study aims to analyze the level of AI literacy of teachers at SDI Plus Darul Ulum, covering cognitive, affective, technical, and pedagogical aspects, and to identify barriers to the use of AI as a learning medium. This study uses a descriptive quantitative approach. Data were collected through a structured questionnaire consisting of 15 statements with a Likert scale. The study respondents were all 30 teaching staff at SDI Plus Darul Ulum Limo Depok. Data analysis was conducted using descriptive statistics to determine the distribution of teacher literacy categories. The research findings show that the overall level of teacher AI literacy is in the Medium category (60%), with a small portion in the High (20%) and Low (20%) categories. Based on the aspect analysis, the highest score was achieved in the Affective aspect (4.10) which indicates teachers' positive attitudes and openness towards AI. However, the lowest score was found in the Pedagogical aspect (2.80), where teachers still experience difficulties in integrating AI into lesson plans (RPP) and teaching methods in the classroom.  
Evaluating Rural E-Government Web Service Using Design Thinking and COBIT 2019: A Case Study of Indramayu Regency Widya Cholil; Tri Rahayu; Tjahjanto; Prihandoko; Vidyasagar Potdar
Journal of Information System and Informatics Vol 8 No 3 (2026): June
Publisher : Asosiasi Doktor Sistem Informasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63158/journalisi.v8i3.1661

Abstract

This study evaluates the maturity of public web services in Indramayu Regency, Indonesia, using a Design Thinking methodology combined with the COBIT 2019 Process Performance Model, aiming to clarify the digital governance gap in rural public service delivery. The research applies the five-stage Design Thinking process (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) as an evaluation lens. Data were collected from 45 respondents through interviews, questionnaires, direct observations, and workshops with village officials. The COBIT 2019 Process Attribute Achievement Model was used to quantify capability maturity levels across each Design Thinking phase for 14 public web services in the regency. Most public web services scored only ‘Manage’ in the Empathize phase, with BPS Indramayu and PPID reaching ‘Established’. The Ideate, Prototype, and Test phases were predominantly ‘Performed’, with only BPS Indramayu and SIPADU reaching 'Managed'. These findings indicate that most platforms function primarily as informational websites with limited user-driven innovation, prototyping, and structured testing. This study offers a novel integrative framework that combines human-centered Design Thinking with COBIT 2019 governance assessment to assess the public sector web services of digital transformation in decentralized rural governance contexts, providing a scalable, empirically grounded model applicable to other rural communities.
Implementasi Metode Design Thinking Dalam Merancang E-Office Sebagai Pendukung Otomatisasi Perkantoran Desa  Tri Rahayu; Anita Muliawati; Rio Wirawan; Tjahjanto; Bambang Triwahyono; Widya Cholil
Jurnal Ilmiah Matrik Vol. 28 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Matrik
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/xqcaf065

Abstract

Public services at Pabean Udik Village, Indramayu, are often hindered by paper-based bureaucracy, physical archive damage risks in coastal areas, and validation limitations due to the Village Head's external duties. This study aims to design an automated e-office application using the human-centered Design Thinking method. Through the Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test stages, initial Crazy 8 sketches were developed into high-fidelity interactive prototypes using Figma. The design encompasses public service interfaces (instant NIK integration, real-time document tracking) and internal staff management (digital attendance, leave management). System evaluation utilized Black-Box Testing and Usability Testing via the System Usability Scale (SUS) questionnaire involving 8 village officials. Functional tests achieved 100% success, while average SUS scores surged significantly from 61.5 (Marginal Low) in the first cycle to 79.5 (Acceptable/Grade B) in the second cycle following interface refinements. The application successfully reduced service time from 25–40 minutes to just 3–5 minutes.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN GEDUNG PADA GEDUNG BALAI KOMANDO KOPASSUS BERBASIS WEB Yudha Juniardi; Nur Iskandar; Tri Rahayu
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 14 No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.646 KB) | DOI: 10.52958/iftk.v14i2.407

Abstract

Gedung merupakan suatu tempat untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat di hadiri oleh banyak orang, tetapi saat ini dalam pengelolaannya masih banyak gedung yang belum memilki web. oleh karena itu saat ini masih sangat sulit untuk mendapatkan informasi untuk melakukan kegiatan pemesanan gedung tersebut dan masih banyaknya dilakukan dengan cara manual yaitu dengan datang langsung ke gedung tersebut untuk mengetahui informasi dan melakukan pemesanan untuk penyewaan gedung khususnya pada gedung balai komando . Dalam sistem yang dirancang ini penulis melakukan wawancara dan observasi serta pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu : pengumpulan data, analisa kebutuhan data, perancangan sistem, pengujian dan implementasi. Perancangan aplikasi dengan menggunakan UML(Unifield Modeling Language) pada perancangan web ini penulis menggunakan software Code Igniter dengan bahasa pemrograman PHP. Hasil yang dicapai dalam penggunaan aplikasi web ini adalah mempublikasikan informasi dengan cepat sehingga para customer tidak kesulitan dalam mencari informasi dan juga dalam web ini customer dapat langsung memesan gedung balai komando.
Desain Model Basisdata Monitoring Perawatan dan Perkembangan Kesehatan Anak Paud Melalui Metode Holistik Integratif Erly Krisnanik; Tri Rahayu; Duma Lumban Tobing
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 15 No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1363.461 KB) | DOI: 10.52958/iftk.v15i3.1288

Abstract

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) telah mencanangkan program untuk kesehatan masyarakat yang dituangkan kedalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) tahun 2017-2045. Kualitas hidup sumber daya manusia (SDM) merupakan pondasi utama bagi pembangunan, hal ini disebkan karena kualitas SDM sangat menentukan kemajuan suatu bangsa. Kualitas SDM antara lain dicerminkan oleh derajat kesehatan, tingkat intelegensia, kematangan emosional dan spiritual yang ditentukan oleh kualitas anak sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia 6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup anak paud melalui desain model basisdata    monitoring kesehatan anak paud melalui metode pendekatan holistic integratif yang terdiri dari beberapa aspek: 1) Pemenuhan gizi bagi anak paud, 2) Penjadwalan imunisasi dan 3) Perawatan pertumbuhan anak paud. sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kemudahan pada pengelola Paud untuk memonitoring anak didiknya dalam pemeliharaan kesehatan mulai dari kebutuhan gizi, pemberian imunisasi yang teratur dan pertumbungan/ perkembangan anak Paud Metodologi penelitian yang digunakan dalam pengembangan desain model basisdata    menggunakan Basisdata    Life Cycle (DBLC