Articles
MENINGKATKAN MINAT DAN BUDAYA MEMBACA DENGAN MERINTIS RUMAH BACA MASYARAKAT DI GANG H. HASAN KOTA PONTIANAK
Eviliyanto Eviliyanto;
Rika Anggela
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.1022
Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ingin meningkatkan minat dan budaya membaca dengan merintis rumah belajar masyarakat di Gang H. Hasan Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah survei lapangan dan Tinakan. Survey lapangan dilakukan dengan mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan pihak warga yang akan ikut terlibat dengan kegiatan merintis rumah baca. Tindakan yang dilakukan adalah pengadaan alat dan bahan untuk membuat sarana untuk mendukung rumah baca dan pelaksanaan program.kegiatan yang telah dilaksanakan dalam merintis Rumah Baca Masyarakat di Gang H. Hasan kota Pontianak dapat dilihat bahwa pelaksanaan telah sesuai dengan indikator yang ingin dicapai. Terlihat dari fasilitas – fasilitas yang terkait untuk menjadi sarana dan prasarana di rumah baca dapat terpenuhi berupa lemari, meja belajar, dan poster kata-kata motivasi. Kata Kunci : Minat, Membaca., Rumah Baca, Masyarakat
PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI MEDIA KONTEKSTUAL BERBANTUAN INFORMATION COMPUTER TECHNOLOGY (ICT) BAGI ANAK DIDIK DAN ORANG TUA
Rosanti Rosanti;
Rika Anggela;
Rina Rina
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1523
AbstrakTujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ingin memberikan Pendidikan Lingkungan Hidup Melalui Media Kontekstual Berbantuan ICT bagi Anak Didik dan orang tua di Rumah Baca Muzakir Gng. H. Hasan Kelurahan Bangka Belitung Laut Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah survei lapangan dan Tinakan. Survey lapangan dilakukan dengan mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan Ketua RW dan Pengelola Rumah Baca Muzakir. Tindakan yang dilakukan adalah pengadaan Alat, Bahan, dan Materi Pendidikan Lingkungan Hidup melalui Media Kontekstual berbantuan ICT di Rumah Baca Masyarakat Gang H. Hasan kota Pontianak dapat dilihat bahwa pelaksanaan telah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Tercapainya tujuan PKM ini terlihat dari dokumentasi berupa surat tugas yang disahkan oleh pejabat setempat, berita acara dan absen kehadiran, serta fhoto-fhoto kegiatan berlangsung yang menunjukan antusias ibu dan anak serta warga di lingkungan Rumah Baca Muzakir Gang H. Hasan Kota Pontianak.
SOSIALISASI DAUR ULANG SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT BANTARAN SUNGAI KAPUAS
Rika Anggela;
Rina Rina;
Rosanti Rosanti;
Eviliyanto Eviliyanto
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v4i2.1774
Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dapat meningkatan kesadaran lingkungan pada masyarakat melalui sosialisasi daur ulang sampah rumah tangga pada masyarakat bantaran Sungai Kapuas di sekitar Gang H. Hasan Pontianak Tenggara. Metode dalam sosialisasi daur ulang sampah sebagai upaya peningkatan kesadaran lingkungan pada masyarakat Bantaran Sungai Kapuas dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi tentang dampak yang ditimbulkan sampah, penyuluhan daur ulang sampah dengan melakukan praktek dalam daur ulang sampah non organik dan kegiatan edukatif-kreatif dalam bentuk perlombaan kreativitas daur ulang sampah. Segala kegiatan yang dilakukan berjalan lancar sesuai dengan target dan luaran yang telah direncanakan. Berdasarkan hasil angket diketahui bahwa kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sebelum program pengabdian masuk kriteria Cukup persentase 43.75% dan setelah dilakukan program pengabdian berada pada kriteria Baik dengan persentase 15.6% dari 32 responden. Kegiatan yang dilaksanakan memberi gambaran bahwa kegiatan ini membawa peningkatan kesadaran terhadap lingkungan pada masyarakat meliputi Pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap lingkungan khususnya sungai. Program ini juga memberi inspirasi kepada masyarakat bahwa sampah bukan akhir dari efektifitas suatu barang namun dengan daur ulang, sampah dapat menjadi barang yang lebih bernilai kreatif dan ekonomis.
Sosialisasi pembelajaran SIG dalam peningkatan pemahaman SIG pada guru SMA di Kalimantan Barat
Rina Rina;
Rika Anggela;
Suherdiyanto Suherdiyanto
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v5i3.2267
Kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi Sistem Informasi Geografi (SIG) yang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja guru geografi SMA dalam proses pembelajaran geografi di sekolah. Tujuan kegiatan adalah memberikan pengetahuan kepada guru dalam konsep- konsep SIG, pengoperasian SIG secara manual maupun digital, dan aplikasi SIG sederhana untuk pembelajaran geografi di sekolah sehingga guru menjadi meningkat. Sosialisasi SIG ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi disertai tanya jawab. Metode ceramah diperlukan untuk menjelaskan konsep-konsep SIG meliputi pengertian, subsistem, komponen, data, proses, analisis, dan aplikasi SIG dalam bidang tertentu. Metode demonstrasi untuk menunjukkan komponen SIG dan bagaimana SIG bekerja, sedangkan tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta mengatasi berbagai kendala yang dihadap. Kegiatan pelatihan SIG ini secara keseluruhan dapat dikatakan baik dilihat dari ketercapaian target peserta pelatihan, ketercapaian tujuan pelatihan ketercapaian target materi yang direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Adapun manfaat yang dapat diperoleh peserta dari kegiatan PKM ini yaitu dapat mengaplikasikan SIG sederhana untuk pembelajaran geografi di sekolah masing-masing.
UPAYA GURU GEOGRAFI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FORMATIF MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN TIPE SCRAMBLE PADA MATERI PENGANTAR GEOGRAFI DI KELAS X SMA NEGERI 1 MENTEBAH KABUPATEN KAPUAS HULU
Rina Rina;
Rika Anggela
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/swarnabhumi.v5i2.4157
This study aims to improve learning outcomes by using Scramble type learning in Class X of SMA Negeri 1 Mentebah, Kapuas Hulu Regency. The research method is the Classroom Action Research method, which is carried out collaboratively. Samples numbered 41 students. The cycle stage consists of planning the action, implementing the action, observing the action and reflecting on the action. Data collection techniques used were measurement techniques in the form of learning outcomes, direct observation techniques in the form of observation guides, and documentary techniques in the form of photographs, lesson plans and syllabi. Data analysis using the average formula (Mean). The results of the study based on the percentage of teacher observation sheets using Scramble type learning models, in cycle 1 only reached 64% and in the second cycle the results of teacher observation sheets reached 81%. completeness is 39.02% and students who are incomplete are 60.98% with an average value of 68.41. The first cycle of students is 53.66% and the total number of students who are not complete is 46.34% with an average grade of averaging 74.76. Cycle II students who completed 80.49% and students who did not complete 19.51%, with an average value of 85.00. Based on the results of this research that the Scramble type of learning has increased 85%, and has reached the indicator of success
PENGARUH JENIS KELAMIN PADA PENERAPAN MODEL OUTDOOR LEARNING TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA GEOGRAFI IKIP PGRI PONTIANAK
Adhitya Prihadi;
Ivan Veriansyah;
Rosanti Rosanti;
Rika Anggela
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): VOLUME 6 NUMBER 1 MARCH 2021
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/jpipsi.v6i1.2097
Model pembelajaran dapat digunakan sebagai inovasi untuk memperbaiki proses belajar mahasiswa program studi geografi di IKIP PGRI Pontianak. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui tingkat motivasi mahasiswa laki-laki pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak. 2) mengetahui tingkat motivasi mahasiswa perempuan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak. 3) mengetahui perbedaan tingkat motivasi mahasiswa laki-laki dan perempuan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan bentuk pre eksperimen dan rancangan One- shot case study. Jumlah populasi 75 mahasiswa terdiri dari 3 kelas dengan sampel seluruhnya dari data populasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tingkat motivasi mahasiswa laki-laki pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak dengan jumlah persentase sebesar 86,74. 2) Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi mahasiswa laki-laki pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak dengan jumlah pesesentasi sebesar 82,84. 3) Sedangkan hasil perbedaan tingkat motivasi mahasiswa laki-laki dan perempuan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak dengan uji T terdapat hasil dengan Sig. (2-tailed) 0,602 dan nilai probabilitas sebesar 0,050, maka hasilnya adalah Ho di terima dengan hasil uji Sig. (2-tailed) = 0,602 < 0,050. Yang berarti dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning terhadap motivasi berdasarkan jenis kelamin mahasiswa geografi IKIP-PGRI Pontianak. Effect size untuk melihat pengaruh jenis kelamin pada pembelajaran outdoor learning terhadap motivasi mahasiswa geografi IKIP-PGRI Pontianak dengan hasil 0,3 yang tergolong rendah, hasil ini menunjukkan jenis kelamin tidak menentukan tingkat motivasi yang signifikan dengan pembelajaran outdoor learning dan bisa juga dipengaruhi oleh berbagai jenis faktor lainnya.
INTEGRASI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA MASA COVID 19 DI SEKOLAH DASAR
Rina Rina;
Rika Anggela
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/sosial.v9i1.3176
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapat informasi secara terperinci mengenai Integrasi Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan pada masa pandemi covid 19 di Sekolah Dasar 34 Pontianak Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Deskripstif Kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru, siswa dan Kepala Sekolah di SD Negeri 34 Pontianak kota. Alat pengumpulan datanya yaitu lembar observasi, Wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif dengan Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pelaksanaan program Adiwiyata mandiri, SD 34 Pontianak Kota mengembangkan program Adiwiyata dan memasukan konsep lingkungan kedalam Visi dan Misi sekolah. Implemetasi program Adiwiyata mandiri dalam menanamkan karakter peduli lingkungan siswa SD 34 Pontianak Kota terdapat pada RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) setiap mata pelajaran dengan penerapan teori maupun praktek
PENGARUH MODEL EXPERENTIAL LEARNING TERHADAP KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH DASAR
Rika Anggela;
Rina Rina
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/sosial.v9i2.4920
Tujuan untuk mengetahui secara objektif dan sistematis Pengaruh Penerapan Model Experential Learning Terhadap Kesadaran Lingkungan Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan Pre Experimental Design. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpukan bahwa : 1)Kesadaran Lingkungan sebelum penerapan Model Experential Learning memperoleh rata-rata nilai sebesar 68,32 berada dalam kriteria cukup; 2) Kesadaran Lingkungan sesudah penerapan Model Experential Learning memperoleh rata-rata nilai sebesar 86,74 berada dalam kriteria Baik. 3) Berdasarkan hasil pengujian uji t diketahui bahwa skor sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 maka perbedaan antara sesudah dan sebelum diberikan perlakuan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Penerapan Model Experential Learning Terhadap Kesadaran Lingkungan Siswa SD 34 Kecamatan Pontianak Kota.
PENGARUH MODEL EXPERENTIAL LEARNING TERHADAP KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH DASAR
Rika Anggela;
Rina Rina
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/sosial.v9i2.4920
Tujuan untuk mengetahui secara objektif dan sistematis Pengaruh Penerapan Model Experential Learning Terhadap Kesadaran Lingkungan Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan Pre Experimental Design. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpukan bahwa : 1)Kesadaran Lingkungan sebelum penerapan Model Experential Learning memperoleh rata-rata nilai sebesar 68,32 berada dalam kriteria cukup; 2) Kesadaran Lingkungan sesudah penerapan Model Experential Learning memperoleh rata-rata nilai sebesar 86,74 berada dalam kriteria Baik. 3) Berdasarkan hasil pengujian uji t diketahui bahwa skor sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka perbedaan antara sesudah dan sebelum diberikan perlakuan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Penerapan Model Experential Learning Terhadap Kesadaran Lingkungan Siswa SD 34 Kecamatan Pontianak Kota.Â
PENGARUH MODEL EXPERENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR
Anggela, Rika;
Rina, Rina
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/sosial.v10i2.6182
Tujuan untuk mengetahui secara objektif dan sistematis Pengaruh Penerapan Model Experential Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan Pre Experimental Design. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpukan bahwa : 1) Kemampuan Berpikir Kritis Siswa sebelum penerapan Model Experential Learning memperoleh rata-rata nilai sebesar 67,63 berada dalam kriteria cukup; 2) Kemampuan Berpikir Kritis Siswa sesudah penerapan Model Experential Learning memperoleh rata-rata nilai sebesar 77,63 berada dalam kriteria Baik. 3) Berdasarkan hasil pengujian uji t diketahui bahwa skor sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka perbedaan antara sesudah dan sebelum diberikan perlakuan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Penerapan Model Experential LearningTerhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD 34 Kecamatan Pontianak Kota.