Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Global Trends in Medical Waste Management and Predictive Modeling of Water Quality Contamination: A Hybrid Approach Using Scimat and Neural Networks in Orange Elviza Qurrata Ayuni; Afriyanto Afriyanto; Nopia Wati; Hasan Husin; Thidarat Somdee; Jamiko Yusuf Subanah
International Journal of Medicine and Health Vol. 3 No. 2 (2024): June : International Journal of Medicine and Health (IJMH)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijmh.v3i2.6094

Abstract

The rapid growth of healthcare services has significantly increased the generation of medical waste, posing serious risks to environmental and public health, particularly through water quality contamination. This study examines global trends in medical waste management and proposes a hybrid analytical framework combining bibliometric analysis using SCIMAT and predictive modeling based on artificial neural networks implemented in Orange. Bibliometric mapping was employed to identify dominant research themes, temporal evolution, and knowledge gaps in medical waste and water contamination studies from 2000 to 2023. Subsequently, a neural network model was developed to predict potential water quality deterioration associated with mismanaged medical waste, using simulated environmental indicators. The results reveal a strong research focus on incineration, infection control, and hazardous waste, while predictive modeling of water contamination remains underexplored. The proposed hybrid approach demonstrates high predictive accuracy and offers a robust decision-support tool for environmental health policy. This study contributes methodologically and substantively to sustainable medical waste management and water resource protection.
PENDIDIKAN SEKSUAL REMAJA SMP DI SEKOLAH MENENGAH SWASTA X BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG Noor Alis Setiyadi; Afriyanto Afriyanto; Nindita Arum Veibiani; Inna Rachmawati; Artha Senja Rahmadhani; Kamila Kamila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah menengah pertama X di Bandungan merupakan salah satu sekolah SMP yang letaknya berdekatan dengan lokalisasi Bandungan. Dekatnya dengan lokalisasi, dilansir membuat anak usia remaja yang memiliki hasrat biologis tinggi kemudian menggunakan jasa lokalisasi karena pengaruhnya yang besar. Pencegahan perilaku seksual remaja SMP dapat dilakukan dengan meningkatkan informasi  dan pengetahuan kepada siswa SMP mengenai perilaku seksual beserta dampak negatif yang bisa terjadi karena perilaku seksual tersebut. Peningkatan informasi dan pengetahuan dapat dilakukan dengan cara pemberian informasi dan penyuluhan mengenai seksualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan solusi yaitu meningkatkan pengetahuan remaja SMP mengenai seksualitas, dengan meningkatnya pengetahuan mengenai seksual sejak dini yaitu sejak usia remaja, dan lebih bisa menahan dirinya untuk tidak berperilaku seksual berisiko. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mengenai seksualitas, mengenai organ reproduksi dan pengetahuan mengenai risiko dari perilaku seksual pranikah pada remaja. Tingkat pengetahuan mengenai seksualitas dan reproduksi yang dimiliki oleh siswa setelah diberikan layanan informasi menunjukkan adanya peningkatan sebesar 89.4%.
Analisis Implementasi Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu Dewi Kurnia Ningsih; Riska Yanuarti; Eva Oktavidianti; Afriyanto Afriyanto
Jurnal Sains Kesehatan Vol 33, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.33.1.39-47

Abstract

Implementasi kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan strategi pemerintah untuk menstandarkan mutu pelayanan rawat inap dan memperkuat prinsip ekuitas bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pada tingkat rumah sakit, kebijakan ini menuntut penyesuaian kebijakan internal, pembiayaan, sarana prasarana, sumber daya manusia (SDM), dan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan KRIS di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu berdasarkan lima aspek internal tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen terhadap enam informan yang dipilih secara purposif, yaitu kepala subbagian keuangan, kepala ruang rawat inap, koordinator Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, kepala subbagian pelayanan medis, pejabat pembuat komitmen, dan staf teknologi informasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit telah menindaklanjuti kebijakan KRIS melalui penyesuaian standar operasional prosedur, alokasi anggaran, penataan ruang rawat inap maksimal empat tempat tidur, penguatan kompetensi SDM, serta pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan dan SATUSEHAT. Kendala utama masih ditemukan pada fasilitas kamar mandi yang belum sepenuhnya memenuhi standar aksesibilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi KRIS telah berjalan cukup baik, tetapi keberlanjutan pemenuhan standar memerlukan perbaikan infrastruktur, penguatan monitoring, dan evaluasi berkala.Kata Kunci: implementasi kebijakan, jaminan kesehatan nasional, kelas rawat inap standar rumah sakit, mutu layanan