Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANTESEDEN INTENSI ENTREPRENEURIAL DIGITAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN PADA MASA COVID-19 Imam Suwandi; Sam'un Jaja Raharja; Margo Purnomo
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i3.31162

Abstract

The purpose of this article is to find out how knowledge acquisition and entrepreneurial opportunity recognition can be antecedents of digital entrepreneurial intentions in students of the Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Padjadjaran Class of 2019 and 2020. Sampling used a simple random sample with a total of 96 samples. The data analysis tool uses the Structural Equation Model. The results showed that knowledge acquisition and entrepreneurial opportunity recognition had a significant effect on digital entrepreneurial intentions. Likewise, knowledge acquisition has a significant effect on entrepreneurial opportunity recognition. The effect of knowledge acquisition mediated by entrepreneurial opportunity recognition on digital entrepreneurial intentions has a smaller significance than the direct effect of knowledge acquisition on digital entrepreneurial intentions. This study adds a digital context in the field of entrepreneurial intention so that it makes a new contribution to entrepreneurship research. This study provides recommendations for further studies, especially discussions of digital entrepreneurial intentions, which involve a larger population reach.  Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana akuisisi pengetahuan dan pengenalan peluang entrepreneur dapat menjadi antesenden dari intensi entrepreneurial digital pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Angkatan 2019 dan 2020. Sampling menggunakan simple random sampling dengan jumlah sebanyak 96 sampel.Alat analisis data memakai Structural Equation Model. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa akuisisi pengetahuan dan pengenalan peluang entrepreneurial berpengaruh signifikan terhadap intensi entrepreneurial digital. Begitupun dengan akuisisi pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap pengenalan peluang entrepreneurial. Penelitian ini menambahkan konteks digital dalam bidang entrepreneurial intention sehingga menambahkan kontribusi yang baru bagi penelitian entrepreneurship. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penelitianlebih lanjut khususnya pembahasan mengenai intensi entrepreneurial digital, yang melibatkan jangkauan populasi yang lebih besar.
Pelaksanaan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) PADA PT. Asuransi Jasa Indonesia (JASINDO) Imam Suwandi; Ria Arifianti; Muhamad Rizal
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9808.691 KB) | DOI: 10.24198/jmpp.v2i1.21559

Abstract

Pelaksanaan GCG dalam pengelolaan perusahaan sangat penting karena akan secara langsung akan memberikan petunjuk yang jelas bagi perusahaan untuk mengambilan keputusan secara tepat dan bertanggung jawab serta memungkinkan pengelolaan perusahaan secara lebih aman, sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan dari mitra usaha. Pelaksanaan Corporate Governance di perusahaan-perusahaan di Indonesia masih sangat rendah, hal tersebut disebabkan oleh adanya sejumlah kendala yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan tersebut pada saat perusahaan berupaya melaksanakan Corporate Governance demi terwujudnya prinsip-prinsip GCG dengan baik. GCG memiliki 4 prinsip dasar yaitu transparansi (transparancy), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), Kemandirian (Independency),dan Kewajaran (fairness). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana pelaksanaan prinsip-prinsip GCG pada PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menjadi hambatan dan kendala dalam pelaksanaan prinsip-prinsip GCG  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip GCG telah dilakukan dengan baik di PT. Jasindo, selain itu terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya.
Supply Chain Integration (SCI) Fashion Products Made By SMEsIn Response to Improve Performance Development Of Tourism In West Java Imam Suwandi; Erna Maulina; Tetty Herawati
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v4i1.25449

Abstract

The advancement of the travel industry in West Java can be an open door for MSMEs in the city of Bandung to address the issues of sightseers and affect expanding pay for MSMEs. In light of the advancement of the travel industry required arrangements and fitting ways for SMEs to answer these difficulties. Collaboration in gracefully bind the executives is thought to be a fitting action to improve hierarchical execution and increment upper hand. Gracefully Chain Incorporation (SCI) can influence authoritative execution. This article considers the effect of Gracefully Chain Mix systems on authoritative execution and investigates the impact of SCI on hierarchical execution in Miniaturized scale, Little and Medium Undertakings (MSMEs) on design items in West Java. This article utilizes a poll that was created with an approved estimation scale from past investigations and exact information was gathered through a study survey from 207 MSMEs utilizing likelihood testing. This exploration is a quantitative report with investigation utilizing SEM-PLS. This examination gives a suggestion to MSMEs in West Java specifically.
STATE OF THE ART DARI DIGITAL GOVERNANCE DALAM HUBUNGANNYA DENGAN GOOD GOVERNANCE MELALUI ANALISIS VOSVIEWER DAN SYSTEMATIC MAPPING STUDIES (SMS) Agus Taryana; Imam Suwandi; Yayan Nuryanto; Teguh Sandjaya; Rizki Ananda Ramadhan
Responsive Vol 5, No 3 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v5i3.44093

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memetakan Digital Governance yang berkaitan Good Governance dengan menelusuri hasil studi yang pernah ada berdasarkan pemetaan bibliometrik dan pemetaan sistematis terutama pada fokus penelitian, subjek penelitian dan jenis penelitian. Penelitian ini menggunakan metode VOSViewer dan systematic mapping studies (SMS). Strategi pemetaan dilakukan dengan menelusuri 3 database jurnal elektronik yaitu pada Scopus, Emerald dan Sage journals Publication.  Terdapat 360 artikel yang dipetakan VOSViewer dan sebanyak 598 artikel dipetakan dan setelah dilakukan screening berhasil didapatkan 31 artikel. Temuan pada pemetaan VOSVIewer dan SMS ini akan dapat membantu peneliti-peneliti lain untuk merencanakan penelitian lebih lanjut, karena penelitian ini berpotensi untuk menemukan kesenjangan penelitian (research gap). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa masih ada beberapa kajian penelitian yang dapat berpotensi menjadi novelty dan memberikan kontribusi baru bagi penelitian Digital Governance dan Good Governance. Dari hasil pemetaan ditemukan bahwa ada penelitian yang menghubungkan secara langsung antara Digital Governance dan Good Governance masih belum banyak. Begitupun juga dengan jenis dan metode penelitian yang digunakan. Metode mix method dan case study masih sedikit dipakai. Selain itu ada celah pada jenis penelitian evaluation research dengan metode penelitian kualitatif masih belum ada peneliti yang melakukan. Hal ini merupakan research gap dan berpeluang menjadi novelty dalam sebuah penelitian. The purpose of this article is to mapping the concept Digital Governance related to Good Governance by tracing the results of existing studies based on bibliometric mapping and systematic mapping, especially on research focus, research subjects and types of research. This study uses the VOSViewer method and systematic mapping studies (SMS). The mapping strategy was carried out by tracing 3 databases of electronic journals namely Scopus, Emerald and Sage journals Publications. There were 360 articles mapped by VOSViewer and as many as 598 articles were mapped and after screening, 31 articles were obtained. The findings on the VOSVIewer and SMS mapping able to he researchers to plan further research, because this research has the potential to find a research gap. The results of this study found that there are still several research studies that have the potential to become novelties and make new contributions to Digital Governance and Good Governance research. From the results of the mapping rsearcher’s founds that there were not much research directly linking Digital Governance and Good Governance. Likewise with the type and method of research used. Mix method and case study methods are still rarely  used. In addition, there is a gap in the type of do evaluation research with qualitative research methods, but there are still no researchers who have conducted it. This is a research gap and has the opportunity to become novelty in a study.