Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JTM

PERANCANGAN DAN ANALISIS PISAU PENGHANCUR PADA MESIN PENGHANCUR LIMBAH KACA Machrus Ferdian; Nur Robbi; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste is a problem that is often faced by countries in the world. Glass waste is one of the wastes in the disposal site, one way that can be taken to reduce glass waste is to process glass waste to become other products that are more useful such as a mixture of bricks, artwork, or converted into new glass. That's why innovations emerged to make glass waste crushing machines. Planning a crushing knife on this glass waste crushing machine uses design and analysis methods. The crushing knife consists of a blade, knife mount, disc, shaft, one blade restraint, knife restraint. The crushing knife on this glass waste crushing machine has a type of hammer mill knife. The dimensions of this crushing knife are: the width of the blade (radius) is 165.59mm, the length of the crushing knife is 310mm. The crushing knife consists of: 9 blades, 3 knife stands, 4 plates, 12 knife restraints, and 6 M12 nuts. From the destruction of light glass as much as 2kg, obtained output of 1,050kg. From the results of the destruction of light glass waste, the most dominant glass size is 1.18-2mm which is 0.3787kg (35.79%).
ANALISIS KEKUATAN RANGKA MESIN PENGGILING LIMBAH KACA TIPE ROLL MENGGUNKAN SOLIDWORK 2017 Moch Adji Purwanto; Margianto Margianto; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh bentuk profil dan pengaruh ketebalan profil terhadap defleksi dan tegangan pada rangka mesin, sehingga desain rangka dapat di antisipasi mesin dengan tegangan dan defleksi seminimal mungkin. Penelitian ini menggunakan pendekatan Elemen Hingga dengan menfaatkan Software solidwork 2017 menggunakan Material material profil AISI 1020 (American Iron and Steel Institute). Pembebanan pada rangka mesin berupa berat total dari mesin penggiling limbah kaca tipe roll, dimana asumsi pembebanan merupakan part yang terdapat pada mesin tersebut. Variasi bentuk profil pada penelitian ini adalah L-Profil, C-Profil dan HSS-Profil. Variasi ketebalan pada hasil terbaik yaitu profil HSS (tube square) dengan tebal 1 mm, 1,4 mm, dan 1,8 mm. Dari hasil penelitian ini penggunaan bentuk profil HSS (tube square) pada variasi bentuk profil diperoleh bahwa tegangan dan defleksi terkecil terjadi dan pada hasil variasi ketebalan pada profil HSS (tube square) dengan ketebalan terbesar yaitu 1,8 mm memiliki tegangan dan defleksi terendah.
ANALISIS KEKUATAN RANGKA MESIN HAMMER MILL LIMBAH KACA MENGUNAKAN SOLIDWORKS 2021 Muhammad Taufiq; Nur Robbi; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin hammer mill limbah kaca adalah mesin yang digunakan untuk mengurangi resiko kontaminasi limbah kaca. Pada analisis kekuatan rangka mesin hammer mill limbah kaca dilakukan analisis terkait pemilihan model rangka guna mengetahui kekuatan material dalam menahan setiap komponen mesin hammer mill limbah kaca dan menguji variasi terhadap variabel ukuran profil hollow yaitu : 20x20; 40x40; dan 60x60 mm. Penelitian ini menggunakan software solidworks 2021 yang dilengkapi dengan finite element analysis (FEA), dari hasil analisis simulasi dipililah ketebalan profil hollow dengan ukuran 1,4 mm yang kemudian disimulasikan dengan variasi ukuran profil hollow. Hasil analisis simulasi defleksi maksimum pada rangka mesin hammer mill 20x20x1,4 mm = 0,338 mm; 40x40x1,4 mm = 0,041 mm; dan 60x60x1,4 mm = 0,013 mm, sedangkan hasil analisis tegangan maksimum mendapatkan nilai 20x20x1,4 mm = 15,550N/mm2; 40x40x1,4 mm = 3,690 N/mm2; dan 60x60x1,4 mm = 1,658 N/mm2. Hasil defleksi dan tegangan maksimum yang paling besar pada ukuran profil hollow 20x20x1,4 mm akan tetapi masih berada dibawah nilai batas izin material. Sehingga masih dapat dikatakan dalam batas aman.
Analisis Penambahan Roller Bearing Pada Frame Drive Plate Crossbar Cooler Dengan Metode Elemen Hingga. Didik Isdarmadi; Margianto Margianto; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clinker Cooler adalah salah satu peralatan yang memiliki fungsi sangat penting dalam industri semen. Cooler berfungsi sebagai pendingin material yang keluar dari kiln (terak) sehingga fungsinya sangat penting dan critical untuk kelangsungan produksi terak di Pabrik Tuban Semen Indonesia. Kehandalan clinker cooler sangat diperlukan karena apabila dalam operasinya cooler ini mengalami gangguan sedikit saja, maka konsekuensinya dapat berupa kiln harus stop atau dapat menganggu operasi lainnya seperti mengganggu operasi pada daerah finish mill. Clinker cooler yang digunakan pada plant Tuban II merupakan peralatan yang memiliki teknologi terbaru. Cooler ini baru beroperasi selama kurang lebih enam bulan dan merupakan hasil modifikasi dari cooler generasi sebelumnya. Permasalahan dalam clinker cooler selama beroperasi adalah ditemukan berbagai macam masalah yang terjadi salah satunya Drive Plate yang bending. Tujuan analisa ini adalah untuk menganalisa drive plate cooler terhadap pembebanan yang diterima sehingga bisa menentukan jenis bantalan yang tepat pada roller plate.Setelah dilakukan serangkaian perhitungan dan simulasi pembebanan menggunakan metode Elemen Hingga pada software Ansys didapatkan drive plate dengan memakai 3 tumpuan dapat mengurangi stress pada material sebesar 81%. Untuk gaya reaksi yang dihasilkan, drive plate dengan 3 tumpuan dapat mengurangi 50% lebih kecil dari gaya reaksi yang dihasilkan oleh 2 tumpuan.  Kata kunci : clinker cooler, kiln, finish mill, drive plate, roller plate, bending.
ANALISIS PENGARUH BENTUK SUPPORTING PROFILE TERHADAP DEFLEKSI DAN TEGANGAN MAKSIMUM PADA LEG SUPPORT BEJANA TEKAN VERTIKAL Ghea Sandika; Priyagung Hartono; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bejana tekan (pressure vessel) merupakan wadah tertutup untuk menampung sebuah fluida bertekanan tinggi baik berbentuk cair maupun gas. Salah satu komponen pada bejana tekan yang menerima pembebanan terbesar supporting profile. Dimana bejana tekan horisontal menggunakan supporting profile tipe saddle support sedangkan bejana tekan vertikal menggunakan supporting profile tipe leg support atau skirt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan besarnya tegangan yang terjadi pada supporting profile tipe leg support pada bejana tekan vertikal dengan harapan didapatkan tipe profil yang efektif digunakan sebagai penyangga pada bejana tekan vertikal. Material yang digunakan adalah ASME SA-36. Pada penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan memanfaatkan software ANSYS 18.2. Analisis ini dimulai dengan merancang sebuah bejana tekan dengan massa sebesar 24.172,92 Kg dengan berisi fluida air yang ditopang oleh supporting profile tipe leg support dengan variasi yakni Profil Hollow, Profil Siku, dan Profil H-beam. Dimensi dari semua tipe profil adalah ukuran 100 x 100 x 8mm, 125 x 125 x 8mm dan 150 x 150 x 8mm.Hasil dari simulasi dibandingkan dengan hasil perhitungan matematis sebagai verifikasi. Dan hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa defleksi dan tegangan terkecil terjadi pada leg support tipe profil hollow berdimensi 150 x 150 x 8mm. Dimana defleksi yang terjadi hanya sebesar 0,0093 mm dan tegangan maksimum hanya 24,444 MPa Kata Kunci: Bejana Tekan; Supporting Profil; Leg Support; Defleksi; Menekankan