Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ECLECTIC STYLE P0M-POM BLANKET Dheasari Rachdantia
Corak : Jurnal Seni Kriya Vol 9, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v9i2.3792

Abstract

Pom-pom blanket is a combination of pom-poms whose manufacturing process is carried out on a spanram or construction tool to make the integrated circuit not separate. Most people make pom pom blankets for the purpose of making carpets or blankets which are actually only used as accents on the edge of a blanket. This creation as an effort to create clothing using blank blankets as its main focus. Manifested in fashion with an eclectic style that emphasizes novelty, skills, and expression when worn. The realization of this work uses the Practice Based Research method. This method is a direct research to obtain new knowledge through practice. This fashion work uses the domination of pom-pom blankets with an eclectic style. The manufacturing process takes longer than making ordinary clothes because there is a process of weaving to manually create pom-pom blankets and choosing a combination of various colors and shapes of clothing. Pom-pom blanket merupakan gabungan pom-pom yang proses pembuatannya dilakukan pada spanram atau alat pembidang untuk menjadikan rangkaian yang menyatu tidak terpisah-pisah. Kebanyakan masyarakat membuat pom-pom blanket untuk keperluan pembuatan karpet atau selimut yang sebenarnya pom-pom hanya digunakan sebagai aksen pada pinggiran selimut. Penciptaan ini sebagai salah satu upaya menciptakan busana menggunakan pom-pom blanket sebagai focus utamanya. Diwujudkan pada busana dengan eclectic style yang mengutamakan kebaruan, keterampilan, dan pengungkapan ekspresi ketika dikenakan. Perwujudan karya ini menggunakan metode Practice Based Research. Metode ini merupakan penelitian secara langsung untuk memperoleh pengetahuan baru melalui praktek. Karya busana ini menggunakan dominasi pom-pom blanket dengan eclectic style. Pada proses pembuatan memakan waktu yang lebih lama dari pembuatan busana biasa dikarenakan terdapat proses menganyam untuk pembuatan pom-pom blanket secara manual dan memilih perpaduan berbagai warna dan bentuk busana.
Penciptaan Kriya Logam Dekorasi Dinding Berbahan Limbah Alumunium Supriaswoto Supriaswoto; Anton Nurcahya; Dheasari Rachdantia
PANGGUNG Vol 32, No 1 (2022): Varian Model Proses Kreatif dalam Cipta Karya Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1988.741 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v32i1.2117

Abstract

Limbah logam mudah ditemukan, terutama dalam hal ini jenis limbah logam aluminium yang berasal dari bekas komponen onderdil otomotif, bekas alat rumah tangga, sisa bahan produksi barang, bekas kaleng makanan, dan lainnya. Limbah seperti tersebut menarik penulis untuk dibuat karya seni kriya logam jenis dekorasi dinding dua dimensi dengan memanfaatkan aluminium bekas untuk meningkatkan nilai prestise dan ekonomi. Capaian estetisnya dengan rekayasa pengaplikasian teknik esembling las aluminium, tempa, dan ukir etsa. Penelitian terapan ini menggunakan metode kualitatif eksploratif Practiced Based Research dengan menggali inspirasi berbagai limbah logam aluminium. Proses penciptaan dengan konsep eskplorasi melalui sketsa rancang bentuk, perwujudan, dan finishing. Rangkaian proses itu merupakan metode operasional penciptaan untuk menghasilkan karya seni kriya logam dekorasi dinding berjumlah dua karya yang unik dan artistik sesuai kaidah ilmu seni rupa. Karya ini menjadi prototipe yang dapat diaplikasikan pada industri manufaktur seni untuk meningkatkan ekonomi masyarakat bangsa Indonesia.Kata kunci: kriya logam, dekorasi dinding, limbah, aluminium
Perlindungan Hukum terhadap Pemegang Hak Merek Dagang Batik “Bulan” Kota Pekalongan Yustiana Dwirainaningsih; Mursidah Mursidah; Dheasari Rachdantia
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.3584

Abstract

This study aims to analyze how legal protection is for trademarks that have been registered and what legal remedies have been taken by business actors and when. Batik is one of the intangible cultural heritages and the need for legal protection for trademarks that have been registered, one of which we take in this research is Batik Bulan, we are interested. A brand is one of the images as well as a good name for the company, it can be used as an identity for the goods it produces as an identifier and at the same time as a differentiator from other batik manufacturers. If there is no protection for a registered or well-known mark, a problem will arise, one of which will arise in relation to a dispute over the trademark. In this research method we use the normative juridical method, by examining the rules, norms, rules that greatly influence the problem to be studied. The results in this study indicate that every rule, principle that is carried out is in accordance with Law number 20 of 2006 concerning brands and geographical indicators as well as the reality on the ground to the problems that we will examine through one approach, namely through an empirical juridical approach, this approach aims to research This can be used with the aim of obtaining knowledge about the sociological aspects of society regarding the need to know about the legal protection of registered marks. For one of the well-known brands or registered legal protection through two events, namely preventive legal protection and repressive legal protection, this is done to protect entrepreneurs or trademark rights holders from acts against the law committed against registered brands, it is necessary to provide legal protection to trademark rights of registered goods. One of our research objects is Batik Bulan
Penciptaan Kriya Logam Dekorasi Dinding Berbahan Limbah Alumunium Supriaswoto Supriaswoto; Anton Nurcahya; Dheasari Rachdantia
PANGGUNG Vol 32 No 1 (2022): Varian Model Proses Kreatif dalam Cipta Karya Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i1.2117

Abstract

Limbah logam mudah ditemukan, terutama dalam hal ini jenis limbah logam aluminium yang berasal dari bekas komponen onderdil otomotif, bekas alat rumah tangga, sisa bahan produksi barang, bekas kaleng makanan, dan lainnya. Limbah seperti tersebut menarik penulis untuk dibuat karya seni kriya logam jenis dekorasi dinding dua dimensi dengan memanfaatkan aluminium bekas untuk meningkatkan nilai prestise dan ekonomi. Capaian estetisnya dengan rekayasa pengaplikasian teknik esembling las aluminium, tempa, dan ukir etsa. Penelitian terapan ini menggunakan metode kualitatif eksploratif Practiced Based Research dengan menggali inspirasi berbagai limbah logam aluminium. Proses penciptaan dengan konsep eskplorasi melalui sketsa rancang bentuk, perwujudan, dan finishing. Rangkaian proses itu merupakan metode operasional penciptaan untuk menghasilkan karya seni kriya logam dekorasi dinding berjumlah dua karya yang unik dan artistik sesuai kaidah ilmu seni rupa. Karya ini menjadi prototipe yang dapat diaplikasikan pada industri manufaktur seni untuk meningkatkan ekonomi masyarakat bangsa Indonesia.Kata kunci: kriya logam, dekorasi dinding, limbah, aluminium
EKSPLORASI WARNA ALAM KUNYIT UNTUK PRODUK MUKENA BATIK Mursidah; Dheasari Rachdantia; Amin Sulistyowati
Canthing Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Akademi Seni dan Desain Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural dyes are non-toxic alternative dyes refurbished and environmentally friendly. Materials for natural dyes are selected based on its availability in nature and easy to obtain like turmeric (Curcuma domestica Val) which is a native spice and medicinal plant from Asian region. Turmeric is a plant that is commonly used as traditional medicine and herbal medicine. Apart from that, turmeric can also be used as a natural dye for batik cloth. This research aims to make turmeric an environmentally friendly natural dye for batik cloth, and produce a new product design with the idea of ​​providing additional use value to batik mukena products. The method used is qualitative research with a practice-based approach to the creative arts creation process (practice-led research). The results of this research are batik mukena products using the natural dye turmeric. Coloring using a dipping technique of 10 dips using natural turmeric dye with a fixation locking process using a tunjung. Keywords: Batik, Natural Turmeric Color, Mukena batik.