Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SISTEM PAKAR SYARAT TUMBUH OPTIMAL TANAMAN INDUSTRI MENGGUNAKAN JAVASCRIPT DAN HTML Aneke Rintiasti; Ikhwan Krisnadi; Aan Anto Suhartono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.114 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4417

Abstract

Ekspor produk non migas Indonesia salah satunya berasal dari industry perkebunan. Industri perkebunan tentunya tidak dapat dipisahkan dengan pengolahan lahan perkebunan. Basis pengetahuan berupa informasi syarat tumbuh tanaman industri, yang didapatkan melalui penelitian sebelumnya dilakukan uji coba lapangan. Pada uji coba lapangan digunakan beberapa sensor antara lain : Sensor Suhu, Sensor Kelembapan, Sensor pH. Tanaman Industri yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Cengkeh, Kopi Robusta, Kopi Arabika, Tebu, Coklat dan Teh. Pada penelitian sebelumnya melalui pohon keputusan diperoleh rule yang lebih sederhana, sehingga dapat membantu aplikasi untuk menyusun pertanyaan dan memberikan jawaban layaknya seorang pakarvdengan menggunakan 5 (lima) parameter kunci yaitu : intensitas penyinaran, pH tanah, jenis tanah, curah hujan, bulan kering. Parameter kunci ini muncul sesuai dengan tujuan pohon keputusan menyederhanakan rule, karena pakar tidak perlu menanyakan semua parameter untuk mendapatkan kesimpulan. Aplikasi Sistem Pakar telah berhasil disusun dalam aplikasi berbasis website dan menggunakan rule sesuai pohon keputusan.
Rancang Bangun Aplikasi Seleksi Abstrak Dan Full Paper pada Seminar Nasional Aneke Rintiasti; Adhe Rama Febrianto
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.697 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.3943

Abstract

proses seleksi dan pencatatan hasil seleksi abstrak dan paper dilakukan secara manual, sehingga mengakibatkan sering tidak tepatnya pencatatan serta pelaporan hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada proses secara manual tersebut, perlu adanya aplikasi seleksi abstrak dan paper seminar nasional. Dengan diterapkannya aplikasi ini, diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan pelaporan hasil seleksi abstrak dan paper yang dikirim oleh calon pemakalah. Aplikasi ini juga diharapkan dapat lebih mempercepat proses pembuatan laporan yang pada akhirnya dapat membantu kinerja panitia seminar nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini mengolah dan menampilkan data paper yang diunggah calon pemakalah, mengolah dan menampilkan data paper yang diunggah calon pemakalah, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang diunggah calon pemakalah, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang dinyatakan diterima, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang dinyatakan tidak diterima.
Perbandingan Sensor, Komunikasi Data, Aplikasi Monitoring untuk pengembangan Modul IoT pengukuran Suhu Aneke Rintiasti; Aan Anto Suhartono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Juli 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.066 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i1.5243

Abstract

Saat ini Industri Tembakau masih banyak menggunakan tenaga manusia dalam proses produksinya. Proses fermentasi tembakau adalah menumpuk daun pada luasan dan ketinggian tertentu (disebut juga dengan staple) untuk diperolehnya proses pematangan daun secara alamiah hal inilah yang menentukan kualitas daun termasuk aroma dan rasa yang dikehendaki. Pengukuran suhu dilakukan secara manual dengan memasukkan thermometer raksa kedalam pipa yang diletakkan diantara tumpukan daun tembakau. Dari hasil percobaan diantara ketiga sensor tersebut DHT-22 ternyata lebih akurat dan presisi dalam hasil pengukuran dibanding thermistor dan juga LM35. untuk jangkauannya DHT 22 cukup simpel seperti halnya LM35 yang tinggal langsung menghubungkan ke dalam arduino. Tidak seperti thermistor yang harus ada rangkaian tambahannya terlebih dahulu. Biaya Per titik untuk Wifi menggunakan NodeMCU lebih ekonomis dibandingkan dengan RF menggunakan Zigbee. Jarak Transmit : zigbee maksimal 100 m. Verifikasi Sensor DHT 22 memenuhi. Lokasi tiap stapel dapat diketahui dari IP tiap nodeMCU.
Desain Antar Muka Aplikasi Informasi Terdokumentasi ISO 9001:2015 Aneke Rintiasti
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.254 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.3402

Abstract

Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen Mutu (Quality Management System) (QMS), terutama untuk usaha kecil dan menengah, melibatkan, volume dokumen dan catatan yang cukup besar yang berkaitan dengan jumlah dan pekerjaan karyawannya. Makalah ini membahas solusi organisasi dan pemantauan yang efisien, dengan fokus pada pengelolaan informasi terdokumentasi , yang bisa mendukung organisasi dalam menerapkan system manajemen mutu SNI ISO 9001:2015 yang efektif dan efisien pada perusahaan kecil dengan menghadirkan solusi perangkat lunak.Kata Kunci : informasi terdokumentasi, sistem manajemen mutu, SNI ISO 9001:2015
Grading Warna Daun Tembakau Bawah Naungan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Aneke Rintiasti; Ikhwan Krisnadi
Jurnal Industri Hasil Perkebunan Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Industri Hasil Perkebunan Volume 12 No. 1 Juni 2017
Publisher : Balai Besar Industri Hasil Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1350.134 KB) | DOI: 10.33104/jihp.v12i1.2847

Abstract

Various cigars, which are present in the community among the elite and prestigious venues, the raw material is a Java Tabak cigars, tobacco from Java, especially Klaten and Jember. Recent years, the availability of labor more difficult with increasing costs skyrocketing, so it must start leading to mechanization. The purpose of this research was to Generate Design of Tobacco Leaf Analysis Applications, Getting Segmentation Model for pixel readout from tobacco leaves, Generate classification models that can be used for the separation of tobacco leaves which is expected to ease the process of evaluation and classification of color in the first sorting Tobacco leaves. Tobacco Leaf used is The Under Shade Tobacco leaf (TBN) consisted of five classes, namely the color Blue / Green (B), Yellow (K), Yellow Sprayed (KV), Red (M), Red Sprayed (MV). Before analyzed the leaves image photographed using a cabinet that unaffected the outside light. TBN leaf image is then analyzed using the RGB model and models HSV, RGB image of the model  is  analyzed using the characteristic leaf color values, The image of leaf TBN that meets the characteristics become an input of Bakcpropagation Neural Networks with the target are 5 color grade which converted into a binary form. The research resulted Segmentation Model for pixel readout TBN tobacco leaves using RGB models, classification model that can be used for the classification of TBN leaves use Neural Network Back Training RGB with an error value = 8.7%.”keywords : besuki tobacco, shaded tobacco, image processingABSTRAK Aneka cerutu, yang hadir di kalangan komunitas elit dan tempat-tempat yang prestisius, bahan bakunya adalah Java Tabak Cerutu, tembakau asal Jawa, khususnya Klaten dan Jember. Beberapa tahun belakangan ini, ketersediaan tenaga kerja semakin sulit den gan biaya yang semakin meroket, sehingga harus mulai mengarah ke mekanisasi. Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan Rancang Bangun Aplikasi Analisa Daun Tembakau, mendapatkan Model Segmentasi untuk pembacaan piksel daun tembakau, menghasilkan Model Klasifikasi yang dapat digunakan untuk Pemisahan daun tembakau,sehingga diharapkan dapat mempermudah proses evaluasi dan klasifikasi warna pada Sortasi I daun Tembakau. Daun Tembakau yang digunakan adalah Daun Tembakau Bawah Naungan (TBN) jenis besuki terdiri dari 5 kelas warna yaitu Biru / Hijau (B), Kuning (K), Kuning Tidak Merata (KV), Merah (M), Merah Tidak Merata (MV). Sebelum dianalisa citra daun difoto menggunakan cabinet yang tidak terpengaruh cahaya luar. Citra daun TBN tersebut kemudian dianalisa menggunakan model RGB, dari model RGB citra daun dianalisa menggunakan karakteristik nilai warna, citra daun TBN yang memenuhi karakteristik menjadi masukan Jaringan Saraf Tiruan Bakcpropagation dengan target 5 kelas warna yang sudah diubah menjadi bentuk biner. Penelitian menghasilkan Model Segmentasi untuk pembacaan piksel daun tembakau TBN menggunakan model RGB, Model Klasifikasi yang dapat digunakan untuk klasifikasi daun TBN menggunakan Neural Network Back PropagationTraining RGB dengan nilai error = 8.7%.Kata Kunci : tembakau besuki, tembakau bawah naungan, pengolahan citra 
Data Mining Parameter Syarat Tumbuh Optimal Lahan Perkebunan untuk Rule Sistem Pakar Menggunakan Metode C45 dan Forward Chaining Aneke Rintiasti; Raflin Fauzi
Jurnal Industri Hasil Perkebunan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Industri Hasil Perkebunan
Publisher : Balai Besar Industri Hasil Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.233 KB) | DOI: 10.33104/jihp.v13i2.4139

Abstract

Ekspor produk non migas Indonesia salah satunya berasal dari industry perkebunan. Industri perkebunan tentunya tidak dapat dipisahkan dengan pengolahan lahan perkebunan Oleh karena itu perlu digali pola dan rule informasi sebagai  pengetahuan pakar dengan inputan parameter-parameter kondisi lahan untuk menentukan tanaman industry yang paling cocok ditanam pada lahan tersebut melalui proses Data Mining. Lahan tanaman Industri yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari lahan cengkeh, lahan kopi robusta, lahan kopi arabika, lahan tebu, lahan kakao dan lahan Teh. Dari setiap tanaman industri digunakan 15 (lima belas) parameter sebagai syarat tumbuh optimal serta sebagai target pencocokan dengan karakteristik lahan dilapangan. Syarat tumbuh dan karakteristik tanah setiap tanaman industry memiliki nilai yang berbeda-beda. Nilai-nilai syarat tumbuh tersebut merupakan data yang akan diolah dalam Data Mining dengan dipetakan kedalam pohon keputusan mengunakan aplikasi WEKA dengan metode C45 dan forward chaining. Pada pohon keputusan ini akan didapatkan rule yang lebih sederhana, sehingga dapat digunakan untuk menyusun pertanyaan dan memberikan jawaban layaknya seorang pakar. Pohon keputusan berhasil didapatkan untuk 6 (enam) tanaman industri dengan Kappa Statistic bernilai 1 yang berarti dapat dipercaya. Pertanyaan yang dihasilkan oleh pohon keputusan telah disederhanakan dari 15 (lima belas) parameter menjadi  hanya 5 (lima) parameter kunci yaitu : intensitas penyinaran, pH tanah, jenis tanah, curah hujan, bulan kering. Parameter kunci ini muncul sesuai dengan tujuan pohon keputusan menyederhanakan rule, karena pakar tidak perlu menanyakan semua parameter untuk mendapatkan kesimpulan.
SISTEM PAKAR SYARAT TUMBUH OPTIMAL TANAMAN INDUSTRI MENGGUNAKAN JAVASCRIPT DAN HTML Aneke Rintiasti; Ikhwan Krisnadi; Aan Anto Suhartono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.114 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4417

Abstract

Ekspor produk non migas Indonesia salah satunya berasal dari industry perkebunan. Industri perkebunan tentunya tidak dapat dipisahkan dengan pengolahan lahan perkebunan. Basis pengetahuan berupa informasi syarat tumbuh tanaman industri, yang didapatkan melalui penelitian sebelumnya dilakukan uji coba lapangan. Pada uji coba lapangan digunakan beberapa sensor antara lain : Sensor Suhu, Sensor Kelembapan, Sensor pH. Tanaman Industri yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Cengkeh, Kopi Robusta, Kopi Arabika, Tebu, Coklat dan Teh. Pada penelitian sebelumnya melalui pohon keputusan diperoleh rule yang lebih sederhana, sehingga dapat membantu aplikasi untuk menyusun pertanyaan dan memberikan jawaban layaknya seorang pakarvdengan menggunakan 5 (lima) parameter kunci yaitu : intensitas penyinaran, pH tanah, jenis tanah, curah hujan, bulan kering. Parameter kunci ini muncul sesuai dengan tujuan pohon keputusan menyederhanakan rule, karena pakar tidak perlu menanyakan semua parameter untuk mendapatkan kesimpulan. Aplikasi Sistem Pakar telah berhasil disusun dalam aplikasi berbasis website dan menggunakan rule sesuai pohon keputusan.
Rancang Bangun Aplikasi Seleksi Abstrak Dan Full Paper pada Seminar Nasional Aneke Rintiasti; Adhe Rama Febrianto
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.697 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.3943

Abstract

proses seleksi dan pencatatan hasil seleksi abstrak dan paper dilakukan secara manual, sehingga mengakibatkan sering tidak tepatnya pencatatan serta pelaporan hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada proses secara manual tersebut, perlu adanya aplikasi seleksi abstrak dan paper seminar nasional. Dengan diterapkannya aplikasi ini, diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan pelaporan hasil seleksi abstrak dan paper yang dikirim oleh calon pemakalah. Aplikasi ini juga diharapkan dapat lebih mempercepat proses pembuatan laporan yang pada akhirnya dapat membantu kinerja panitia seminar nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini mengolah dan menampilkan data paper yang diunggah calon pemakalah, mengolah dan menampilkan data paper yang diunggah calon pemakalah, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang diunggah calon pemakalah, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang dinyatakan diterima, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang dinyatakan tidak diterima.
Perbandingan Sensor, Komunikasi Data, Aplikasi Monitoring untuk pengembangan Modul IoT pengukuran Suhu Aneke Rintiasti; Aan Anto Suhartono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Juli 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.066 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i1.5243

Abstract

Saat ini Industri Tembakau masih banyak menggunakan tenaga manusia dalam proses produksinya. Proses fermentasi tembakau adalah menumpuk daun pada luasan dan ketinggian tertentu (disebut juga dengan staple) untuk diperolehnya proses pematangan daun secara alamiah hal inilah yang menentukan kualitas daun termasuk aroma dan rasa yang dikehendaki. Pengukuran suhu dilakukan secara manual dengan memasukkan thermometer raksa kedalam pipa yang diletakkan diantara tumpukan daun tembakau. Dari hasil percobaan diantara ketiga sensor tersebut DHT-22 ternyata lebih akurat dan presisi dalam hasil pengukuran dibanding thermistor dan juga LM35. untuk jangkauannya DHT 22 cukup simpel seperti halnya LM35 yang tinggal langsung menghubungkan ke dalam arduino. Tidak seperti thermistor yang harus ada rangkaian tambahannya terlebih dahulu. Biaya Per titik untuk Wifi menggunakan NodeMCU lebih ekonomis dibandingkan dengan RF menggunakan Zigbee. Jarak Transmit : zigbee maksimal 100 m. Verifikasi Sensor DHT 22 memenuhi. Lokasi tiap stapel dapat diketahui dari IP tiap nodeMCU.
Desain Antar Muka Aplikasi Informasi Terdokumentasi ISO 9001:2015 Aneke Rintiasti
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.254 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.3402

Abstract

Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen Mutu (Quality Management System) (QMS), terutama untuk usaha kecil dan menengah, melibatkan, volume dokumen dan catatan yang cukup besar yang berkaitan dengan jumlah dan pekerjaan karyawannya. Makalah ini membahas solusi organisasi dan pemantauan yang efisien, dengan fokus pada pengelolaan informasi terdokumentasi , yang bisa mendukung organisasi dalam menerapkan system manajemen mutu SNI ISO 9001:2015 yang efektif dan efisien pada perusahaan kecil dengan menghadirkan solusi perangkat lunak.Kata Kunci : informasi terdokumentasi, sistem manajemen mutu, SNI ISO 9001:2015