Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kelimpahan Chironomous Sp dan Tubifex Sp sebagai Indikator Biologi Kualitas Pencemaran Sungai di Kota Palembang Endri Junaidi
Jurnal Penelitian Sains No 14 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6413.943 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i14.292

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui kelimpahan populasi Chironomous sp dan Tubifex p yang digunakan sebagai indikator biologi kualitas pencemaran sungai dan kualitas air sungai di kota Palembang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Oktober 2002. Metoda Purposif Random Sampling digunakan untuk pengambilan sampel pada sungai Baung, Sekanak dan Bendung. Sampel lumpur diambil dengan menggunakan Ekcman Dredge 400 cm2. Parameter fisika kimia perairan yang diukur meliputi suhu, pH, kecepatan arus, oksigen terlarut, karbon dioksida bebas, fosfat total, nitrat total dan amoniak. Hasil identifikasi menunjukkan kelimpahan populasi Chironomous sp dan Tubifex sp sangat tinggi pada ketiga stasiun pengamatan. Kelimpahan rata-rata Chironomous sp berkisar 1081 – 1640 individu/400 cm2. Tingginya kelimpahan kedua spesies ini disebabkan karena banyak limbah organik yang masuk ke dalam badan perairan berasal dari limbah rumah tangga dan perkantoran. Dengan demikian kedua spesies ini dapat dijadikan sebagai indikator biologi untuk pencemaran air sungai. Kualitas air sungai berdasarkan parameter fisika kimia perairan menunjukkan kualitas yang rendah sehingga dapat mengeliminir biota perairan yang tidak toleran terhadap perubahan kualitas air tersebut.
Kelimpahan Populasi dan Pola Distribusi Remis (Corbicula sp) di Sungai Borang Kabupaten Banyuasin Endri Junaidi; Effendi P. Sagala; Joko Joko
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.84 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i3.139

Abstract

Penelitian untuk mengetahui kelimpahan dan pola distribusi Corbicula sp di Sungai Borang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan pada bulan Juli 2009 hingga September 2009. Penentuan lokasi pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada 6 stasiun dengan 3 kali ulangan. Parameter fisika kimia yang diukur meliputi: suhu, kecerahan, kedalaman, pH, substrat dasar perairan. Perhitungan dan identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Zoologi, Jurusan Biologi, FMIPA Unsri, sedangkan analisis fisika dan kimia substrat dasar perairan dilakukan di Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian, Unsri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan populasi Remis (Corbicula sp) Remis Corbicula sp di Sungai Borang berkisar antara 8 ind/m2 - 33 ind/m2. Analisis kelimpahan secara umum menunjukkan tingkat kelimpahan yang rendah. Analisis indeks Morishita secara umum menunjukkan Pola distribusi Remis di Sungai Borang termasuk kategori mengelompok (Id > 1) dan seragam (Id < 1)
Fekunditas Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis Blkr.) di Muara Sungai Sekitar Danau Singkarak Enggar Patriono; Endri Junaidi; Fifi Sastra
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.382 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i3.140

Abstract

Penelitian mengenai fekunditas ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis Blkr.) yang masuk ke muara sungai di sekitar Danau Singkarak telah dilakukan pada bulan November 2001 sampai bulan Januari 2002. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fekunditas ikan Bilih di muara sungai sekitar Danau Singkarak. Penelitian ini menggunakan metode survei dan purposive random sampling. Pengambilan sampel ikan dilakukan di tiga stasiun, yaitu di muara Sungai Saning Bakar (Stasiun I), muara Sungai Paninggahan (Stasiun II), dan muara Sungai Sumpur (Stasiun III). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fekunditas mutlak ikan Bilih di muara sungai sekitar Danau Singkarak berkisar 880 - 4.723 butir/individu dengan kisaran rata-rata 1.495 - 3.397 butir/individu yang menunjukkan potensi telur yang dihasilkan untuk pemijahan ikan Bilih. 
Kajian Aspek Reproduksi Ikan Bilih (Mystacoleucuc padangensis Bleeker.) di Danau Singkarak, Sumatera Barat Endri Junaidi
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.714 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i9.335

Abstract

Penelitian terhadap aspek reproduksi ikan bilih (Mystacoleucus padangensis Bleeker.) telah dilakukan pada bulan Maret sampai Agustus 1999 yang bertujuan untuk mengetahui aspek reproduksi ikan bilih meliputi seksualitas, nisbah kelamin dan fekunditas. Pengambilan sample ikan bilih dilakukan dengan menggunakan gill net dengan ikuran mata jaring 0,75 inci sebanyak satu kali per satuan dari jam 18.00 – 06.00 wib. Metode Gravimetrik digunakan untuk menghitung fekunditas. Hasil tangkapan ikan bilih berjumlah 31.751 ekor yang terdiri dari 9.256 ekor (29,15%) ikan bilih betina dan 22,495 ekor (70,85) ikan bilih jantan. Fekunditas ikan bilih betina didapatkan berkisar antara 902 – 7.434 butir/ekor dengan rataan 2.321 butir/ekor. Rataan fekunditas tertinggi didapatkan pada bulan Agustus (2.769 butir/ekor) dan terendah pada bulan Juni (1.994 butir/ekor).
KEBIASAAN MAKAN IKAN LAMPAM (Barbodes schwanenfeldii. Blkr) DI SUNGAI KAMPAR PROVINSI RIAU Ashfi Rayhanu; Endri Junaidi; Husnah Husnah
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v2i1.1666

Abstract

Study in order to know feeding behavior of Asian Barb (Barbodes schwanenfeldii, Blkr) in Kampar river, Riau Province, was carried out in July and October 2003. Study was conducted by using field survey and Laboratory Analysis. Two sampling sites in Kampar River. Desa Pulau located at the upper part of Kampar river and Desa Danau Bingkuang located at the middle part of Kampar river were chosen based on stratification method. The research showed us, that the sequence of the feeding habit of the Asian Barb in Kampar river, in July and October 2013. Concist of fitoplankton the main food with the preponderance index value of 41,57%-48,37% The complementary food which consisf plants with prefonderance index value of 31,75%-37,99%, unidentified food with prefonderance index value of 2,09%-3,17%: the zooplankton with prefonderance index value of 0,49%-1,23% and nematode with prefonderance index value of 0,14%-0,65%. Based on the sequence of the feeding habit of the Asian Barb and tha correlation between the length of the body with ratio the length of the intestine and the length of the body Asian Barb, Asian Barb in Kampar river categorized as herbivorous fish. The environmental condition in the upper and the middle of Kampar river this can still support the growth of Asian Barb.  Keywords: Asian Barb (Barbodes schwanenfeldii, Blkr), Kampar river, Indeks of Profenderance Value
Potential of Rhizophora apiculata Blume. in Phytoremediation of Heavy Metals Pb and Cu in the Mangrove Forest Nature Reserve East Coast, Alang-Alang Village, Tanjung Jabung Timur, Jambi Juswardi; Septiantika; Singgih Triwardana; Endri Junaidi; Sarno
International Journal of Ecophysiology Vol. 5 No. 2 (2023): International Journal of Ecophysiology
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijoep.v5i2.14130

Abstract

The Mangrove Forest Nature Reserve East Coast (CAHBPT) in Jambi Province has functions, one of which is to improve water quality by absorbing dangerous heavy metals such as Pb and Cu which come from various human activities around the waters. This absorption can be done by using hyperaccumulator plants such as Rhizophora apiculata Blume. This study aims to determine the potential and mechanism of R. apiculata in the phytoremediation of heavy metals Pb and Cu in the CAHBPT area, Alang-Alang Village, Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province. Sampling was carried out using the purposive sampling method at three stations. The calculation of the Bioconcentration Factor (BCF) aims to determine the potential of R. apiculata in phytoremediation Pb and Cu metals, as well as the calculation of the Translocation Factor (TF) to determine the phytoremediation mechanism of R. apiculata. The results of this research found that the accumulation of Pb and Cu metals in sediments ranged from 11.04-12.36 mg/kg and 7.93-9.08 mg/kg. The accumulation of Pb and Cu metals in the roots of R. apiculata ranges from 2.34-2.65 mg/kg and 1.56-2.93 mg/kg. The accumulation of Pb and Cu metals in the shoots of R. apiculata ranged from 2.77-3.16 mg/kg and 0.61-1.05 mg/kg. The phytoremediation potential of R. apiculata at the research site is included in the excluder category or plants still limit the accumulation of heavy metals entering the body (BCF<1). R. apiculata at the research site translocated Pb metal using a phytoextraction mechanism (TF>1) and Cu metal using a phytostabilization mechanism (TF<1).
Introduksi Lipstik Cair dari Umbi Buah Bit (Beta vulgaris L.) di Pasantren Putri Miksusanti Miksusanti; Azhar Kholiq; Aldes Lesbani; Endri Junaidi; Risfidian Mohadi; Neza Rahayu; Desnelli Desnelli; Syaflina Lamin
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v3i1.2008

Abstract

A community service scheme for implementing science and technology has been carried out from Srwiijaya University funding sources. Community service is carried out at the Ittifaqiah Islamic Boarding School for women in Indralaya, Ogan Ilir, South Sumatra. Participants who attended were 60 Islamic boarding school students in the science class, 10 science teachers and 2 Ittifaqiah administrators. Community service was carried out using lecture methods and demonstrations of making liquid lipstick in front of female students and teachers. The natural ingredients used in making lipstick in this service activity are beet root extract, virgin coconat oil (VCO), soy lecithin, gum Arabic, food flavors and food preservatives. There were 20 organoleptic tests carried out on Unsri female students on the liquid lipstick made in this service activity. Fifteen people said they really liked it, 3 people said they liked it quite a lot and 2 people said they liked the product a little. The survey on the results of service activities showed that 50 female students said they really understood how to make liquid lipstick, 8 students said they understood quite well how to make liquid lipstick with the red color of beetroot and 2 female students said they understood a little.
DIVERSIFIKASI MAKANAN DAN MINUMAN BERBAHAN DASAR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DI DESA PULAU SEMAMBU Hary Widjajanti; Indra Yustian; Laila Hanum; Elisa Nurnawati; Endri Junaidi; Nita Aminasih
Jurnal Pepadu Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i1.9355

Abstract

Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) masih belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, padahal pada kulit buah naga merah masih mengandung senyawa antioksidan dan senyawa lain yang sangat bermanfaat bagi manusia. Senyawa antioksidan mampu melawan oksidasi dalam tubuh. Kulit buah naga merah dapat diolah menjadi berbagai maacam makanan dan minuman yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Pulau Semambu khususnya ibu-ibu dan remaja putri dalam diversifikasi (penganekaragaman) makanan dan minuman berbahan dasar kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa Pulau Semambu kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan meliputi demonstrasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan evaluasi dirancang dengan membagikan kuesioner kepada khalayak sasaran. Demonstrasi dan pelatihan pembuatan beraneka ragam makanan dan minuman berbahan dasar kulit buah naga telah dilaksanakan dan dapat diterima dengan baik oleh khalayak sasaran yang terdiri atas ibu-ibu remaja putri. Kegiatan penyuluhan Diversifikasi makanan dan minuman berbahan dasar kulit buah naga merah telah memberikan pengetahuan dan ketrampilan baru bagi masyarakat  desa Pulau Semambu yang diharapkan dapat memberikan alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga.  Masyarakat Desa Pulau Semambu kecamatan Indralaya Utara memberikan respon positif  dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 92,4 – 96,3 % khalayak sasaran sangat puas terhadap metode dan cara penyampaian materi penyuluhan, 96,3%  menyatakan bahwa kegiatan yang dulaksanakan sangat bermanfaat, 88,9%  menyatakan bahwa kegiatan sangat bisa dilanjutkan.