Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Pseudocode

Sistem Informasi Katalog Buku dan Skripsi Dengan Pencarian Menggunakan Algoritme Interpolation Search (Studi Kasus: Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu) Gunawan Gunawan; Nuri David Maria Veronika; Ardi Wijaya
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 September 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.598 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.2.164-171

Abstract

Seiring perkembangan teknologi informasi, perpustakaan dituntut untuk memberikan informasi yang lebih dinamis, cepat, dan akurat. Hal ini dilakukan agar keeksistensian perpustakaan di era teknologi informasi ini dapat dipertahankan di tengah maraknya penyedia informasi lain yang lebih canggih sebagai kompetitor perpustakaan. Dalam hal ini perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) tidak hanya berfokus pada segi pengembangan koleksi dari berbagai ilmu yang didapatkan dari buku atau skripsi mahasiswa, akan tetapi juga memperhatikan kemudahan akses bagi pemustaka dan pencari referensi dalam penyelesaian tugas dan skripsi sekalipun. Salah satu alat yang dapat memudahkan pemustaka pada perpustakaan adalah katalog.  Melalui katalog buku dan skripsi di perpustakaan UMB, pengguna dapat melakukan akses ke koleksi suatu perpustakaan. Perpustakaan menginformasikan keadaan sumber daya koleksi yang dimilikinya kepada pengguna, melalui katalognya. Katalog perpustakan juga tidak luput dari objek revolusi,  hal ini dibuktikan dengan munculnya inovasi pada media katalog dari masa ke masa. Inovasi terhadap katalog perpustakaan ditujukan untuk memberi kemudahan kepada pengguna perpustakaan dalam menemu-balikkan bahan pustaka yang diinginkannya dari perpustakaan. Agar pencarian katalog buku dan skripsi dapat lebih cepat diperlukan suatu algoritme yang tepat agar dapat membantu dan mempermudah pemustaka dalam mencari referensi terutama di perpustakaan UMB. Ada banyak algoritme dalam pencarian salah satunya adalah algoritme Interpolation Search. Tujuan dalam peneltian ini untuk menghasilkan sistem informasi katalog buku dan skripsi serta Mengimplementasikan algoritme Interpolation Search ke dalam pencarian data katalog buku dan skripsi di perpustakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.Kata Kunci: Sistem Informasi, Katalog Buku dan Skripsi, Algoritme Interpolation Search
Aplikasi Pengaduan Berbasis Mobile Android Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus: Kecamatan Muara Bangka Hulu Bengkulu) Susilo Dwi Prabowo; Anisya Sonita; Ardi Wijaya
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 September 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pseudocode.8.2.134-142

Abstract

Kantor Camat Muara Bangkahulu merupakan elemen penting dalam instansi pemerintahan daerah, salah satu tugas pokoknya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan dan pelayanan publik merupakan kewajiban dari peran suatu pemerintahan daerah. Bahwasanya pengaduan masyarakat merupakan hal yang sangat penting di dalam sebuah kantor kecamatan. Dengan adanya aspirasi dari masyarakat maka dapat membantu dalam perkembangan dan kemajuan suatu Kecamatan. Namun demikian, kantor kecamatan sedati dalam penerimaan pelaporan dan monitoring yang dilakukan masyarakat masih bersifat manual. Hal Ini menunjukan bahwa belum terciptanya pelayanan yang efektif dan efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan aplikasi pengaduan yang efektif dan efisien agar masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan pengaduan tanpa harus datang langsung ke Kantor Kecamatan Muara Bangkahulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi pengaduan masyarakat berbasis mobile, pengujian sistem berdasarkan uji black-box testing dan uji pengguna. Hasil dari penelitian adalah sebuah aplikasi pengaduan yang diberi nama “Ngadu Cik”, pengembangan aplikasi menggunakan Android Studio IDE, bahasa pemprograman Java, Java Development Kit (JDK) dan Software Development Kit (SDK). Dalam pengujian black-box testing didapatkan bahwa semua fungsi sistem berjalan dengan baik dan tidak terjadi error, baik dari segi menu maupun tombol. Berdasrkan hasil uji validasi kepada pengguna didapatkan hasil presentase sebesar 87,2% kedalam kategori valid, dapat disimpulkan bahwa pengguna merasa puas dan sangat terbantu dengan aplikasi ini.Kata Kunci: pengaduan, android, black-box testing, uji pengguna 
Rancang Bangun Robot Pembersih Lantai Menggunakan Arduino Nano Dengan Sistem Pengendali Berbasis Android Ardi Wijaya; Doli Juliadi
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 September 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.374 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.2.98-107

Abstract

Gedung  KH. Ahmad Dahlan yang terdiri dari 6 lantai, di mana gedung tersebut memiliki beberapa ruang belajar dan lorong pada setiap tingkat lantai gedung tersebut, salah satu masalah dalam sebuah ruangan yang sering terjadi terutama pada gedung perkuliahan yang sering kita temui adalah kurangnya kesadaran mahasiswa dalam menjaga kebersihan dalam suatu ruangan meski telah disediakan tempat pembuangan sampah dan sudah ada teguran untuk tidak merokok di area gedung perkuliahan. Robot merupakan gabungan alat dari berbagai macam peralatan mekanik, yang dikontrol oleh peralatan elektronika dan dapat bergerak sesuai dengan fungsi tertentu dan robot ini akan membersihkan lantai dengan cara kerja yaitu sensor ultrasonic yang akan mendeteksi jarak untuk mendeteksi suatu objek yang mana berada pada ruangan berbentuk lorong. Berdasarkan hasil pengujian sebagai berikut: Sensor ultrasonic berhasil mendeteksi objek yang berupa kertas gumpalan, Lengan robot dapat memindahkan objek ke tempat yang telah disediakan pada kotak sebelah kiri robot, System pengendalian robot berupa aplikasi pengendali via Bluetooth berbasis android.Kata Kunci: robot, android, sensor ultrasonik, lengan robot
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Asma Dengan Menggunakan Algoritme Genetik (Studi Kasus RSUD Kabupaten Kepahiang) Ardi Wijaya; Rozali Toyib
Jurnal Pseudocode Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 September 2018
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.182 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.5.2.1-11

Abstract

Asma merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran nafas yang melibatkan banyak sel-sel inflamasi seperti eosinofil, sel mast, leukotrin dan lain-lain. Inflamasi kronik ini berhubungan dengan hiperresponsif jalan nafas yang menimbulkan episode berulang dari mengi (wheezing), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk terutama pada malam dan pagi dini hari. Kejadian ini biasanya ditandai dengan obstruksi jalan napas yang bersifat reversible. Penyakit asma bersifat fluktuatif (hilang timbul) artinya dapat tenang tanpa gejala tidak mengganggu aktifitas tetapi dapat eksaserbasi dengan gejala ringan sampai berat bahkan dapat menimbulkan kematian, alternatif dalam mendiagnosis penyakit asma. Sistem pakar dengan menggunakan Algoritme Genetika akan membantu dalam menemukan informasi jenis penyakit asma berdasarkan gejala klinis yang dirasakan sampai ditemukannya kesimpulan berdasarkan hasil diagnosis berupa informasi mengenai cara pengobatan penyakit asma. Pendekatan yang diambil oleh algoritme ini adalah dengan menggabungkan secara acak berbagai pilihan solusi terbaik di dalam suatu kumpulan untuk mendapatkan generasi solusi terbaik berikutnya yaitu pada suatu kondisi yang memaksimalkan kecocokannya atau lazim disebut fitness. Generasi ini akan merepresentasikan perbaikan perbaikan pada populasi awalnya dengan melakukan proses ini secara berulang algoritme ini diharapkan dapat mensimulasikan proses evolusioner pada akhirnya akan didapatkan solusi-solusi yang paling tepat bagi permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hasil pengujian dapat diambilkesimpulan: Dari hasil pengujian sistem diperoleh jawaban sangat menarik 47 %, menarik 45 %, dan tidak menarik 8%. Durasi waktu proses perhitungan pada algoritme genetika kurang efisien.