Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

PENGARUH STRATEGI GUIDED WRITING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR Hilman Hilmawan; Nurani Hadnistia Darmawan; Ririn Julianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan salah satu aspek keterampilan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang harus dikuasai oleh siswa Sekolah Dasar. Menulis berperan penting dalam membantu siswa mengembangkan kesadaran fonologis, pengetahuan alfabet, dan kesadaran cetak yang sangat erat kaitannya dengan keterampilan membaca dan menulis di masa depan. Keterampilan menulis permulaan dilatih dan dikembangkan mulai dari kelas 1. Salah satu strategi yang tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis permulaan adalah guided writing. Inti dari guided writing adalah menggunakan teknik scaffolding untuk membimbing siswa dalam proses menulis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi guided writing terhadap keterampilan menulis permulaan siswa kelas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif pre-experimental the one group pretest-posttest design. Dalam pengujian hipotesis, setelah dilakukan uji paired sample t test, diperoleh nilai signifikansi 0,02 < α = 0,05. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan strategi guided writing terhadap keterampilan menulis permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. Guided writing dapat dijadikan sebagai salah satu startegi pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis permulaan khususnya di kelas rendah sekolah dasar.
Pengembangan modul pembelajaran IPA sekolah dasar berbasis higher order thinking skills (HOTS) Nurani Hadnistia Darmawan; Hilman - Hilmawan; Lulu Ilmaknun Prihan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i4.18609

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang variatifnya pemenuhan bahan ajar IPA berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebutuhan awal bahan ajar berbentuk modul, mengembangkan modul, mengimplementasikan modul, dan mengetahui evaluasi hasil pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). Pada tahap analyze ditemukan adanya kebutuhan modul IPA berbasis HOTS pada tema 7 kelas V. Pada tahap design dilakukan penyusunan kerangka modul IPA berdasarkan aturan Kemendikbud. Pada tahap develop dilakukan realisasi kerangka modul yang telah dibuat sehingga menjadi modul yang utuh, kemudian diuji validasi dan revisi. Tahap implementation dilakukan untuk mengimplementasikan modul dan melakukan uji efektivitas terbatas pada sepuluh siswa. Pada tahap evaluation dilakukan penilaian dan refleksi hasil pengembangan modul yang berdasar pada saran validator dan pengguna melalui angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPA sekolah dasar berbasis HOTS layak digunakan setelah adanya revisi minor dari para validator. Modul pembelajaran IPA sekolah dasar berbasis HOTS dapat digunakan oleh guru maupun siswa karena memuat materi yang sistematis sesuai kompetensi dasar. Selain itu terdapat materi, tugas, latihan, maupun penilaian. Produk modul tersebut juga dapat membimbing dan memotivasi siswa untuk belajar IPA secara mandiri.
Peningkatan keterampilan literasi membaca dan menulis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran reciprocal teaching berbantuan multimedia digital storytelling Silva Fadilah Suparman; Yoesrina Novia Vini Syafitri; Nurani Hadnistia Darmawan; Hilman Hilmawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.20694

Abstract

Peningkatan keterampilan literasi membaca dan menulis siswa sekolah dasar melalui implementasi pembelajaran yang relevan dan inovatif merupakan agenda yang urgen dalam upaya mengoptimalkan potensi siswa supaya dapat menjawab tantangan keterampilan abad ke-21. Keterampilan membaca memiliki peran yang strategis dalam kehidupan terutama dalam memilah, mencerna informasi secara kiritis, sehingga terhindar dari informasi yang bersifat hoaks. Keterampilan menulis juga penting karena siswa akan memiliki kemampuan dalam mengungkapkan ide, gagasan, serta perasaannya, sehingga terbiasa berpikir dan berbahasa secara tertib. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan literasi membaca dan menulis siswa sekolah dasar melalui implementasi pembelajaran reciprocal teaching berbantuan multimedia digital storytelling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode quasi-experimental dengan rancangan nonequivalent (pre-test and post-test) control-group design. Data hasil penelitian ini dikumpulkan melalui teknik tes dalam bentuk soal dan unjuk kerja. Adapun subjek penelitian yaitu siswa sekolah dasar kelas IV di salahsatu Sekolah Dasar Negeri di Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan literasi membaca dan menulis siswa sekolah dasar melalui pembelajaran reciprocal teaching berbantuan multimedia digital storytelling mengalami peningkatan. Perolehan hasil uji t yang dilakukan yaitu 0.00 < α = 0.05, menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran reciprocal teaching berbantuan multimedia digital storytelling ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan literasi membaca dan menulis siswa. Berdasarkan hasil uji efektivitas diperoleh rata-rata nilai n-gain sebesar 0.67 untuk keterampilan membaca dan 0.59 untuk keterampilan menulis yang mengindikasikan bahwa peningkatan kedua keterampilan tersebut berada pada kategori sedang.