Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madaniya

Literasi Digital: Pemahaman Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar Nurani Hadnistia Darmawan; Hilman Hilmawan; Dheva Seftian; Lufti Aulia; Lutpi Hikmatullah; Marwah Zahira; M Ramdan; M Ridwan; M Nabil; Ricky Ahmad; Rizki Syamsal; Salma Futiannisa; Siti Hamidah; Siti Jihan; Sopa Sopia
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.666

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi internet dan media sosial, hal tersebut berefek terhadap percepatan proses penyebaran informasi. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak dimanfaatkan dengan baik. Saat ini kasus cyberbullying semakin meningkat dan sering terjadi melalui media sosial. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya cyberbullying adalah dari aktivitas online khususnya yang dilakukan oleh anak-anak, baik itu mengunggah konten maupun mengomentari konten yang diunggah secara reaktif. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai cyberbullying dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pemberian pre-test dan post-test dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peningkatan pemahaman siswa terkait cyberbullying. Berdasarkan pengolahan dan analisis data diperoleh hasil rata-rata pre-test sebesar 67 dan rata-rata post-test sebesar 79, yang menunjukkan adanya peningkatan. Pengetahuan dan pemahaman tentang cyberbullying pada siswa sekolah dasar harus masif dilakukan sejak dini agar anak tidak terjebak dalam permasalahan cyberbullying. Implikasinya, orangtua dan guru harus selalu mendampingi anak-anak agar dapat berinteraksi secara bijak khususnya melalui media sosial atau platform online lainnya.
Implementasi Program Literasi Membaca dan Literasi Sains untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Cijangkar Kabupaten Sukabumi Hilman Hilmawan; Nurani Hadnistia Darmawan
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.805

Abstract

Upaya peningkatan kemampuan literasi merupakan hal yang harus diprioritaskan dalam berbagai jenjang pendidikan khususnya di sekolah dasar dalam rangka menunjang kualitas pendidikan di abad 21. Kemampuan literasi tersebut diantaranya adalah kemampuan literasi membaca dan literasi sains. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk pendampingan dan implementasi program literasi membaca serta literasi sains bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan PkM ini diikuti oleh 90 siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan memberikan tes soal. Tes tersebut disusun berdasarkan indikator-indikator kemampuan literasi membaca dan literasi sains dengan total 20 soal. Pretest dan posttest dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peningkatan pemahaman siswa terkait kemampuan literasi membaca dan literasi sains. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah dilakukan, secara keseluruhan kemampuan literasi membaca dan literasi sains siswa mengalami peningkatan. Adapun sebaran pengkategorian kemampuan literasi membaca siswa setelah posttest yaitu 45 siswa (50%) berada pada kategori sedang, 19 siswa (21.11%) berada pada kategori rendah, 10 siswa (11.11%) berada pada kategori sangat tinggi, 9 siswa (10%) berada pada kategori tinggi, dan 7 siswa (7.78%) berada pada kategori sangat rendah. Selain itu sebaran pengkategorian kemampuan literasi sains siswa setelah posttest adalah 43 siswa (47.78%) berada pada kategori sedang, 17 siswa (18.89%) berada pada kategori rendah, 13 siswa (14.44%) berada pada kategori tinggi, 9 siswa (10%) berada pada kategori sangat tinggi, dan 8 siswa (8.89%) berada pada kategori sangat rendah. Implikasinya, guru harus mampu mendesain pembelajaran yang dapat mengoptimalkan kemampuan literasi membaca dan literasi sains siswa. Selain itu orangtua juga punya peranan penting dalam menstimulasi kemampuan literasi membaca dan literasi sains siswa di rumah.