Lutse Lambert Daniel Morin
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kajian Eksplorasi Media Karya Fx Harsono Irsan, Dimas Ragil Rahaditya; Junaedi, Deni; Morin, Lutse Lambert Daniel
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v9i2.11151

Abstract

Eksplorasi media adalah salah satu cara bagaimana seni rupa bisa berkembang hingga sekarang. Dalam hal ini eksplorasi media memiliki banyak pendekatan untuk dapat menjelaskan sebuah maksud dan tujuan dalam karya. Teori Intermedia Dick Higgins dipilih agar dapat membantu menjelaskan bagaimana hubungan antar media dalam suatu karya. FX Harsono adalah salah satu seniman kontemporer yang aktif mengeksplorasi media dalam proses kreatif berkarya. FX Harsono juga menjadi salah satu seniman yang membawakan pembaruan dalam seni rupa Indonesia, dengan membawakan cara-cara baru dalam berkarya. Beliau membuka pengotakan-pengotakan dalam seni, mengutamakan isi dan konteks, dengan membawakan bentuk hasil karya jauh lebih leluasa. FX Harsono dalam berkarya sudah melewati beberapa masa yang menjadi titik penting dalam keputusan pengambilan tema kekaryaan. Pendekatan kualitatif-deskriptif dipilih untuk menjelaskan bagaimana Intermedia bisa menjelaskan media-media dalam suatu karya. Penelitian ini akan berfokus mulai dari bagaimana dua media atau lebih memiliki koneksi dalam satu karya, mengetahui pola berkarya seniman dari masa-kemasa, atau bisa menemukan kemungkinan lain dalam proses berkarya dari seniman yang bisa diambil untuk mengembangkan sebuah media dalam berkarya
Instalasi Eco Art Sebagai Media Kultivasi Mikroalga M. Agus Burhan; Anusapati Anusapati; Lutse Lambert Daniel Morin
PANGGUNG Vol 31 No 1 (2021): Eksistensi Seni Budaya di Masa Pandemi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i1.1539

Abstract

Penelitian artistik ini untuk menciptakan karya seni rupa instalasi dengan prinsip eco art yang bisa difungsikan sebagai photobioreactor untuk kultivasi mikroalga. State of art permasalahan penciptaan karya, meliputi seni rupa instalasi, eco art, kultivasi mikroalga, dan photobioreactor. Tujuan penelitian artistik ini menciptakan karya seni instalasi eco art sebagai media kultivasi mikroalga. Metode penelitian artistik ini adalah practice based research, peneliti menyatu dengan objek yang dikerjakan dalam penghayatan secara timbal balik (in and through), juga harus merujuk metode penciptaan terpublikasi, sehingga tidak subjektif dan pemaparannya rinci. Metode penciptaan David Campbell sebagai rujukan, yaitu preparation, concentration, incubation, illumination, verification-production. Hasil penelitian ini berupa karya instalasi eco art yang secara teknis memenuhi syarat untuk kultivasi mikroalga. Air dengan organisme mikroalga mengalir dalam instalasi melakukan proses fotosintesis, yang bisa menghasilkan bermacam bahan senyawa, seperti senyawa karbohidrat, untuk produksi bio energi, industri farmasi, dan kosmetik. Photobioreactor ini ditampilan sebagai seni instalasi eco art dengan bentuk silinder terpilin, dalam citra artistik estetika kontemporer.Kata Kunci: Instalasi, Eco Art, Photobioreactor, Kultivasi Mikroalga