Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Budaya Oraganisasi Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Kerja Karyawan Joglo Shop Aprilia Astuti; Nopi Oktavianti; Imbron Imbron
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i3.33556

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihanPengembangan Budaya Oraganisasi Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Kerja Karyawan Joglo Shop Pondok Aren Tangerang Selatan dalam rangka mengembangkan ekonomi local melalui UMKM. Metode kegiatan yang digunakan adalah berdiskusi bersama kepada para peserta serta Metode penyuluhan untuk memberi penerangan/informasi kepada pihak-pihak yang turut dalam kegiatan ini, sehingga dapat mengetahui dan memahami hal yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa sebelum pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, bahwa masih banyak peserta yang belum memahami budaya organisasi yang baik didalam organisasi itu seperti apa. Namun dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peserta mulai memahami apa itu budaya organisasi serta bagaimana budaya organisasi yang baik didalam organisasi/perusahaan. Hal ini jelas terlihat dari hasil pretest dan post test yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung.
Peningkatan Pengelolaan Bank Sampah dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Cicalengka Kabupaten Tangerang Abdullah Abdullah; Shella Puspita Sari; Aprilia Astuti
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i1.1737

Abstract

Waste management through community-based initiatives such as waste banks plays a significant role in improving environmental quality and economic welfare. This Community Service Program (PKM) titled “Improving Waste Bank Management to Enhance Community Welfare in Cicalengka Village, Tangerang Regency” was carried out to strengthen the management capacity of Bank Sampah Sinaran Mentari. The program aimed to increase the knowledge, skills, and awareness of the community in managing waste more effectively to generate economic value and support environmental sustainability. The PKM activity was conducted on November 2, 2025, involving eight lecturers from Universitas Pamulang as facilitators and forty-nine participants who are members of the waste bank in Cicalengka Village. The implementation method consisted of three stages: preparation, execution, and reporting. The activities included material presentation, practical sessions, group discussions, and question-and-answer sessions. The training covered waste sorting techniques, financial management of waste banks, and strategies for marketing recycled products. The results showed an improvement in participants’ understanding and motivation in managing waste systematically and productively. Additionally, participants demonstrated increased capability in organizing and documenting waste transactions, which contributes to enhancing their household income. Overall, this PKM activity successfully empowered the community to manage waste banks as sustainable social enterprises.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG TATA KELOLA ORGANISASI OLAHRAGA KEBUGARAN PADA PENGURUS ORKI KOTA TANGERANG SELATAN Aprilia Astuti; Yeni Liana Sari; Denies Susanto
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 4 No. 6 (2026): Juni
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Program (PKM) was carried out with the aim of enhancing the competence of human resources (HR) among the board members of Olahraga Kebugaran Indonesia (ORKI) in South Tangerang City to support the governance of fitness organizations. The main problems faced by ORKI included limited managerial knowledge, insufficient modern administrative skills, and weak coordination among board members. The implementation method involved training through workshops, case simulations, role plays, and group discussions. The training materials covered organizational strategic planning, digital-based administration management, participative leadership, and transparent and accountable organizational governance. Evaluation was conducted through pre-tests, post-tests, observations, and participant feedback.The results of the program indicated a significant improvement in the ability of ORKI board members to manage the organization professionally, transparently, and competitively. The program also fostered the development of a collaborative work culture, discipline, and stronger accountability. Therefore, this PKM made a tangible contribution to strengthening the governance of fitness organizations in South Tangerang.
Pengaruh Pemberian Reward dan Compensation Non Financial terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Toko Planet Ban Kota Bogor Rian Prasetya Sitorus; Aprilia Astuti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian reward dan compensation non financial terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Surganya Motor Indonesia (Planet Ban) Kota Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sistem penghargaan dan kompensasi non finansial dalam meningkatkan motivasi, loyalitas, serta kinerja karyawan di sektor jasa otomotif yang menuntut ketepatan waktu dan kualitas layanan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 87 orang karyawan yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 27, yang meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi (R²), uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemberian reward (X1) berpengaruh signifikan namun negatif terhadap produktivitas kerja (Y), yang mengindikasikan bahwa sistem reward yang tidak tepat sasaran dapat menurunkan motivasi dan kinerja karyawan; (2) compensation non financial (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, yang berarti semakin baik penerapan kompensasi non finansial, semakin tinggi produktivitas karyawan; dan (3) secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Nilai R² sebesar 0,534 menunjukkan bahwa 53,4% variasi produktivitas kerja dijelaskan oleh reward dan compensation non financial, sedangkan sisanya 46,6% dipengaruhi oleh faktor lain seperti gaya kepemimpinan, motivasi intrinsik, dan budaya organisasi
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF DAN MANAJEMEN KONFLIK UNTUK PEMBERDAYAAN SDM ORKI (OLAHRAGA KEBUGARAN INDONESIA) KOTA TANGERANG SELATAN Aprilia Astuti; Yeni Liana Sari; Denies Susanto
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 4 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organic waste remains a significant environmental issue in urban areas, including South Tangerang City. Low public awareness and skills in managing organic waste have led to an increase in the volume of waste ending up in landfills (TPA). This Community Service activity aims to provide education and understanding to members of the South Tangerang City Nusantara Gymnastics Community (KSN) regarding organic waste management based on a circular economy. The methods used included education, interactive discussions, and simple organic waste processing practices. The results of the activity demonstrated an increase in participants' knowledge and awareness regarding the importance of organic waste management and the potential economic value it can generate. This activity is expected to encourage changes in community behavior towards sustainable waste management.