Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS DISIPLIN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA PT ADITYA SARANA GRAHA JAKARTA SELATAN Billy Andika Setiyadi; Ana Septia Rahman
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/accounting.v4i2.711

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat kedisiplinan terhadap kinerja karyawan pada PT Aditya Sarana Graha. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu yang mana data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Aspek absensi, dalam penelitian ini menyatakan bahwa tingkat kedisiplinan karyawan pada aspek absensi masih cukup rendah, diniliai dari kehadiran karyawan yang masih sering tidak datang bekerja tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dan izin dari perusahaan, kemudian ketepatan waktu karyawan masih cukup rendah, karena masih ada beberapa karyawan yang sering terlambat datang bekerja, pulang sebelum waktunya, serta membutuhkan waktu lama untuk istirahat makan siang. Adapun perbaikan yang telah manajemen terapkan selama dua bulan ini cukup meningkatkan kehadiran karyawan dan sedikit mengurangi keterlambatan karyawan dalam bekerja, Aspek sikap dan perilaku, dalam penelitian ini menyatakan bahwa tingkat kedisplinan karyawan pada aspek perilaku masih cukup rendah, dinilai dari kepatuhan beberapa karyawan yang masih sering tidak menjalankan perintah dari atasannya, hal tersebut disebabkan oleh pihak atasan yang tidak memiliki hubungan yang baik dengan bawahannya, kemudian ketekunan karyawan dalam bekerja cukup baik ketika karyawan diberi pekerjaan diluar dari area perusahaan, sedangkan untuk semangat dan inisiatif karyawan dalam bekerja masih kurang baik, hal tersebut disebabkan oleh tidak terpenuhinya kewajiban perusahaan kepada karyawannya, Aspek tanggung jawab, dalam penelitian ini menyatakan bahwa tingkat disiplin kerja karyawan pada aspek tanggung jawab masih sangat kurang diniliai dari tanggung jawab pada atasan, karyawan cenderung mengabaikan perintah dan pekerjaan yang diberikan atasan kepada bawahan, hal tersebut terjadi karena masih rendahnya tanggung jawab pada bawahan, pihak pimpinan kurang memiliki hubungan yang baik dengan karyawan dan tidak terpenuhinya kewajiban atasan terhadap bawahan, sedangkan tanggung jawab pada konsumen cukup baik.
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kecamatan Pagedangan Dewi Lestari; Ana Septia Rahman; Santi Octavianti; Hafis Laksmana Nuraldy
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 3 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i3.1566

Abstract

Employee performance is an important factor in achieving organizational goals, particularly in public sector institutions that demand effective and efficient public services. Motivation and work discipline are considered essential aspects that can influence employee performance improvement. However, several organizational problems such as low work motivation, lack of discipline, absenteeism, and work delays may negatively affect employee productivity and organizational effectiveness. Therefore, this study aims to analyze the influence of motivation and work discipline on employee performance at the Pagedangan District Office, Tangerang. This study employed a quantitative research approach using a survey method. The respondents consisted of 90 employees selected using a census sampling technique. The research data were collected through the distribution of questionnaires using a Likert scale. The collected data were processed using SPSS version 27 and analyzed through multiple linear regression analysis. The results of the study indicate that motivation has a positive and significant effect on employee performance. Work discipline also has a positive and significant influence on employee performance. Simultaneously, motivation and work discipline significantly affect employee performance and contribute substantially to improving work effectiveness and organizational productivity. These findings demonstrate that strengthening employee motivation and maintaining work discipline are important strategies for improving employee performance in public organizations.
Peran Pelatihan dan Pengawasan dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Ana Septia Rahman; Angga Pratama; Sigit Purnomo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026 In Press
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/hb507s10

Abstract

This study aims to examine the role of training and supervision in improving employee performance at PT SJS AEON Delight Indonesia. A quantitative approach with an associative research design was employed. The study involved all employees of PT SJS AEON Delight Indonesia, with a total sample of 72 respondents selected using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple and multiple linear regression, correlation analysis, coefficient of determination, and partial and simultaneous hypothesis testing. The findings indicate that training contributes positively to employee performance by enhancing employees' knowledge, skills, and work capabilities. Supervision also plays a significant role in improving employee discipline, compliance with organizational procedures, and overall work effectiveness. Furthermore, training and supervision complement each other in fostering higher employee performance.