Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI PERAIRAN SUNGAI BATANG ULEH KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Budiman Budiman; Syafrialdi Syafrialdi; Rini Hertati
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v5i1.524

Abstract

Ikan merupakan  organisme penghuni perairan yang rentan terhadap perubahan lingkungan  sebagai habitatnya. Salah satunya Sungai Batang uleh  sebagai perairan tak lepas dari penangkapkan yang desruktif dan degradasi habibat.   Tujuan penelitian adalah untuk  menilai  keanekaragaman jenis ikan di Sungai Batang Uleh.    Sampel dikoleksi selama  dua bulan dengan bantuan nelayan setempat dengan menggunakan alat tangkap jala Lempar, Pancing Tajur dan Rawai di Batang Uleh pada tiga lokasi atau stasiun  yaitu Hulu (Stasiun I), Tengah (Stasiun II) dan Hilir (Stasiun III).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman jenis menunjukkan  berkisar antara 2,41 hingga 2,46. Indeks keanekaragaman tertinggi di jumpai di Stasiun I Dusun Bukit Kemang dengan  total ikan sebanyak  158 ekor yang terdiri dari 13 jenis ikan.  Nilai indeks dominansi pada masing-masing stasiun memiliki nilai yang sama yaitu antara 0,09 dan nilai indeks keseragaman pada masing-masing stasiun memiliki nilai  antara 0,94 sampai dengan 0,99.  Hasil studi ini  memberikan data dasar yang sangat penting  untuk  penggelolaan dan Konservasi perairan sungai Batang UlehKata Kunci : Keanekaragaman, Jenis Ikan, Sungai Batang Uleh, Tanah TumbuhFish are aquatic inhabitants that are vulnerable to changes in the environment as their habitat. One of them is the Batang Uleh River as water that cannot be separated from destructive capture and degradation of habibat. The research objective was to assess the diversity of fish species in the Batang Uleh River. Samples were collected for two months with the help of local fishermen using cast net, fishing rods and mini longline in Batang Uleh at three locations or stations, namely upstream (Station I), middle (Station II) and downstream (Station III). The results showed that the index of species diversity ranged from 2.41 to 2.46. The highest diversity index was found at Station I Bukit Kemang Village with a total of 158 fish consisting of 13 fish species. The dominance index value at each station has the same value, namely between 0.09 and the uniformity index value at each station has a value between 0.94 to 0.99. The results of this study provide basic data that is very important for the management and conservation of the Batang Uleh river watersKeywords : Diversity, Fish Species, Batang Uleh River, Tanah Tumbuh.
STUDI PROTEIN IKAN KEMBUNG SEGAR DAN IKAN KEMBUNG ASIN (RASTRELLIGER SPP) DI PASAR BUNGUR KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI. NURHIDAYATI NUR; RINI HERTATI; DJUNAIDI JUN
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 1, No 1: Agustus 2017
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v1i1.99

Abstract

Uji protein merupakan cara untuk menentukan berapa banyaknya kandungan protein yang terdapat pada ikan. Ikan kembung disukai karena bergizi tinggi, dagingnya lembut, mudah di peroleh, harga terjangkau dan tidak menimbulkan alergi (Santoso dkk. 1997). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui apakah terdapat perbedaan  kadar protein Ikan kembung segar dan ikan kembung asin (Rastrelliger spp) di Pasar Bungur Muara Bungo Provinsi Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode Purposive Sampling yaitu, penentuan sampel di lakukan berdasarkan tujuan penelitian. Pengambilan sampel di lakukan 1 kali untuk ikan kembung segar dan ikan kembung asin dari 3 pedagang ikan segar dan 3 pedagang ikan asin di ambil  secara acak untuk mengetahui kandungan protein. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji kandungan protein pada ikan kembung segar dan ikan kembung asin (Rastrelliger  spp) yang ada di Pasar Bungur Muara Bungo yaitu protein pada ikan kembung segar 25,32%  % sedangkan protein pada ikan kembung asin 28,73%. Terjadinya perbedaan ini disebabkan oleh  suhu , kadar garam,  penangan penyimpanan dan bakteri atau mikroorganisme. Kata kunci : Ikan Kembung, Asin, Segar, Uji Protein,
IDENTIFIKASI ALAT TANGKAP IKAN RAMAH LINGKUNGAN YANG BEROPERASI DI PERAIRAN SUNGAI ALAI KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI Yusuf Rohadi; Rini Hertati; Muhammad Natsir Kholis
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v4i2.459

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2020. Lokasi penelitian di perairan sungai alai Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi alat tangkap ikan yang beroperasi di sungai alai dan mengetahui tingkat keramah lingkungannya. Adapun pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, artinya pengambilan sampel penelitian diambil sesuai kebutuhan penelitian. Dari hasil identifikasi alat penangkapan ikan diperoleh 4 kelompok jenis alat penangkapan ikan yaitu terdiri dari: kelompok jenis alat tangkap perangkap (sruwo, ambat, bubu kawat), kelompok jenis alat tangkap jaring insang (jaring), kelompok jenis alat tangkap pancing (pancing lempar, pancing tajur, rawai), kelompok jenis alat tangkap penjepit dan melukai (tembak ikan). Dari 8 jenis alat penangkapan yang teridentifikasi, semuanya berkategori sangat ramah lingkungan. Kata Kunci : Alat Penangkapan Ikan, Identifikasi, Ramah Lingkungan, Sungai Alai, Jambi
POLA PEMASARAN IKAN LAUT DI PASAR BALAI SELASA KECAMATAN RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATRA BARAT Frengki Yusma; Junaidi Junaidi; Rini Hertati
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i1.162

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur pemasaran Ikan Lautdi Pasar Balai Selasa Kecamatan Ranah Pesisir, menganalisis margin pemasarn IkanLaut, serta menganalisis bauran pemasaran.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan caramengamati langsung kelapangan bagaimana pola pemasaran ikan laut dari produsensampai kepada konsumen akhir. Responden terdiri dari Nelayan, dan pedagangpengecer. Data yang diambil pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Lembaga niaga pemasaran hasil perikanan Laut dipasar Balai SelasaKecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari produsen atau nelayan,perantara, pedagang pengecer untuk dijual kepada konsumen akhir dalam jumlah yangkecil.Dari hasil analisis dapat diperoleh besar biaya pemasaran dari produsen sampaikepada konsumen mencapai 25,00% sampai 33,33%. Pemasaran akan berjalan denganbaik bila margin dari produsen ke konsumen maksimum 35% (Angipora, 1999)Dari analisis hasil bauran pemasaran terdapat empat faktor yang mempengaruhikeputusan konsumen untuk membeli produk perikanan, ke empat faktor tersebut adalahProduk (product), Harga (price), Promosi (promotion), dan Distribusi (place).
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP SUAKA PERIKANAN (RESERVAT) LUBUK KASAI PERAIRAN BATANG PELEPAT KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Harizon Harizon; Rini Hertati; Muhammad Natsir Kholis
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v4i1.337

Abstract

Kabupaten Bungo memiliki wilayah konservasi sumberdaya hayati dan ekosistem yang disebut suaka perikanan (reservat) Lubuk Kasai, wilayah ini merupakan daerah aliran sungai batang pelepat. Penelitian dilaksanakan bulan November-Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dan alternatif strategi terhadap keberadaan suaka perikanan (reservat) Lubuk Kasai di Perairan Sungai Batang Pelepat Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo Propinsi Jambi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terhadap keberadaan kawasan suaka perikanan (reservat) Lubuk Kasai yaitu sebesar 41,30 % (kategori sedang) dan alternatif strategi yang dipilih yaitu strategi SO dengan partisipasi masyarakat yang baik dan akses jalan yang lancar akan menambahkan nilai ekonomis serta berpeluang untuk dijadikan tempat ekowisata perairan berbasis kearifan lokal. Kata Kunci:  Jambi, Kabupaten Bungo, Konservat,  Konservasi, SWOT
IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI TERAP KABUPATEN MERANGIN PROPINSI JAMBI Arpiagam Arpiagam; Rini Hertati; Budiyono Budiyono
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 1, No 2: Desember 2017
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v1i2.153

Abstract

Hasil Survey pendahuluan Sungai Terap berfungsi bagi masyarakat untuk : MCK, Irigasi, di 3 Stasiun lokasi penelitian menandakan bahwa ada beberapa jenis ikan seperti, Ikan Semah, Sebarau, Belida Tapah, Gabus dan jenis ekonomis penting lokal lainnya, telah sulit di temukan. Tujuan penelitian ini adalah : 1). Identifikasi jenis ikan yang tertangkap di wilayah Sungai Terap. 2). Analisis Indeks Keanekaragaman jenis ikan, Kepadatan Populasi, Kepadatan Relatif dan Frekuensi Kehadiran. Penelitian dan pengamatan pada bulan Mei-November 2016. Pemilihan stasiun pengamatan secara terpilih (purposive sampling). Hasil Penelitian terdapat 21 jenis dari 4 Ordo 7 Famili dan 13 Genus dari ikan yang berhasil di kumpulkan berjumlah 817 dengan menggunakan tiga Alat tangkap, yaitu: Jaring Insang (Gillnet), Jala Lempar (Filling gear), dan Tembak Ikan atau sering disebut Senapan Ikan. Kepadatan Populasi tertinggi ditemukan 4 Jenis Ikan diantaranya adalah : Seperas Puntius tawerensis(n.sp) sebesar 0,018000 (individu) / , Baung Macrones nemurus (C.V.) sebesar 0,010714 (individu) / , Batu, Siben Choerodon oligantus (Blkr) sebesar 0,013000(individu) / , kemudian disusul oleh jenis Ikan Lanli,Leungli Botia hymenophysa (Blkr) sebesar 0,012200 (individu). Untuk Kepadatan Relatif paling tinggi terdapat pada ikan Seperas Puntius tawerensis(n. sp) sebesar 0,18 % Frekuensi Kehadiran tertinggi yakni : Seperas Puntius tawerensis(n.sp) Baung Macrones nemurus (C.V.), Batu, Siben Choerodon oligantus (Blkr) Lanli,Leungli Botia hymenophysa (Blkr), dan 17 jenis ikan lainnya masing – masing 39%. Sebaliknya Frekuensi Kehadiran terendah di temukan pada beberapa jenis ikan yaitu, Baung Murai / Hinur Ikan Tali-tali, Acanthopthalmus Kuhli (CV).
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI BATANG BUNGO DUSUN TEBAT KECAMATAN MUKO-MUKO BATHIN VII KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Ahmad Fajri; Rini Hertati; Syafrialdi Syafrialdi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v6i2.947

Abstract

The general waters of mainland Indonesia include swamps, rivers and likes, which have a high diversity of fish species. This research was carried out in Tebat Hamlet, Muko-Muko Bathin VII District, Bungo Regency, Jambi Province which was divided into three research ststationsrom August to November 2021. This study aimed to find out what fish were caught and he level of fish diversity in the Batang Bungo River, Tebat Hamlet, Muko-Muko Bathin VII District, Bungo Regency, Jambi Province. The method used in this research is Purposive Sampling to determine the research area, while for sampling with fishing gear, using the Random Sampling Method. From the research result, the diversity index analysis for station one is 1.57, station two is 1.54, and station three is 1.97, the most caught fish at all stations were from the Family Cyprinidae with Malih (Labiobarbus lineatus), Masai (Mystacoleusus marginatus), and Semuruk (Ostheochilus vittatus) species.
Monitoring Keanekaragaman Jenis Ikan Di Sungai Batang Hari Provinsi Jambi Rini Hertati; Syafrialdi Syafrialdi; Sri Maryeni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1453

Abstract

Penelitian monitoring keanekaragaman jenis ikan di Sungai Batang Hari Desa Bedaro Rampak Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan bulan Maret- April 2023. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan jenis-jenis ikan yang tertangkap di Sungai Batang Hari perbandingan dari hasil penelitian sebelumnya. Metode penelitian menggunakan purposive sampling hasil tangkapan di tiga stasiun berjumlah 169 ekor, nilai indek keanekaragaman 2,63 (kategori sedang) untuk nilai kelimphan relative 1,75. Hasil tangkapan terbanyak ikan Lampam (Barbodes schwanenfeldii) jumlah hasil tangkapan 21 ekor.Hasil tangkapan ikan Gabus(Channa striata) diperoleh sebanyak 6 ekor dan ikan Tilan (Mickrophis brachurus brachyuru) 6 ekor. Ikan yang ditemukan di Sungai Batang Hari terbanyak dari famili Cyprinidae