Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Alat Bantu Sikat Tengah Mesin Pencuci Galon Menggunakan Metode Reverse Engineering & Redesign Methodology Di CV Barokah Abadi Gabrielle Benita Sitompul; Agus Kusnayat; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di CV. Barokah Abadi di Kota Bandung ditemukan permasalahan terkait penanganan untuk pembersihan galon. Penanganan pada proses pembersihan kemasan galon sebelumnya menggunakan sikat yang dilakukan langsung oleh operator yang kemudian mempengaruhi hasil pencucian kemasan yang kurang bersih karena masih tedapat bagian – bagian pada kemasan galon yang belum terkena sikat pada saat proses pencucian. Proses pencucian kemasan galon yang kurang bersih dapat berakibat fatal karena air yang masuk ke dalam galon akan terkontaminasi dengan kotoran sehingga dapat mengganggu kesehatan jika tidak ditangani dengan cepat. Sikat galon bagian tengah yang mencuci permukaan galon bagian dalam tidak dapat membersihkan permukaan dasar galon karena terbatasnya desain sikat pada kondisi eksisting. Perancangan sikat tengah untuk membersihkan permukaan galon bagian dalam menggunakan metode Reverse Engineering & Redesing Methodology. Perubahan dilakukan dengan memodifikasi sikat tengah eksisting dengan memperpanjang bulu sikat untuk membersihkan permukaan bawah galon dan merubah material bulu sikat tengah dengan jenis nylon yang lebih lentur melalui pemilihan alternatif model rancangan pada morfologi chart sehingga menghasilkan produk usulan yang mampu membersihkan permukaan galon serta menghasilkan pH air setelah pencucian bernilai 6 yang menghambat perkembangan bakteri. Kata Kunci : perancangan produk, Reverse Engineering & Redesign Methodology, sikat pencuci galon, sikat pembersih galon. Abstract CV Barokah Abadi Bandung is one of the drinking water depot that provides service in refilling drinking water and has a serious problem about gallon washing process. In the previous and the existing condition, CV Barokah Abadi is using manpower to wash the gallon by using gallon brush manually which affect the result of the washing process. The result of the washing process shows some imperfection and left dirt inside also outside the gallon surface. The dirt left at the gallon surfaces can cause serious problems for consumer as it will contaminate the refill water and cause waterborne disease such as diarrhea. If this problem can’t be handled quickly, it will raise a serious yet lethal disease further more. The middle part of the gallon washing machine can’t perfectly wash the inside surface of the gallon because the reach range of the brush bristle is way too short. New brush design planning is created by solving the problem above by using Reverse Engineering & Redesign Methodology and changing the bristle material by using morphology chart.to choose the best alternative design. This research proceeds Changes will be made to the middle part of the brush by extending the brush bristle. This study produced a brush that is able to clean the entire surface of the gallon, and accelerate the washing time also prevent bacterial growth proven by water pH level at 6. Keywords: Product Design, Reverse Engineering & Redesign Methodology, Brush for Gallon Washing Process
Perancangan Material Handling Equipment Untuk Mengangkat Mold Menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment Laras Nurul Fazria; Sri Martini; Ilma Mufidah
eProceedings of Engineering Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT. XYZ Indonesia merupakan perusahaan manufaktur sepatu. Terdapat divisi pendukung yaitu divisi Tooling, dimana tugasnya adalah membuat mold (cetakan) yang digunakan oleh divisi Press untuk membuat outsole. Selama proses penanganan mold divisi Tooling diberikan MHE berupa meja hidrolik untuk membantu operator memindahkan mold antar sub-divisi. Namun, penggunaan MHE tersebut memunculkan skenario-skenario dimana postur operator berisiko cedera muskuloskeletal atau MSDs. Selain itu faktor risiko MSDs lainnya yaitu frekuensi/periode dan beban material pada kondisi di lantai kerja memiliki nilai yang tinggi sehingga mempengaruhi tingkat risiko MSDs. Hasil observasi menyimpulkan bahwa faktor risiko MSDs yang sangat tinggi muncul dikarenakan kurang-sesuainya MHE eksisting dengan kebutuhan di kondisi aktual. Maka dari itu, perubahan rancangan MHE dilakukan untuk membantu mengurangi risiko MSDs operator. Perubahan rancangan MHE eksisting dilakukan menggunakan metode EFD (Ergonomic Function Deployment) untuk perancangan yang memperhatikan kesehatan dan kenyamanan operator. Hasilnya, rancangan akhir MHE usulan menunjukkan bahwa penggunaan MHE usulan membantu menurunkan tingkat risiko MSDs dari skor 11 (risiko sangat tinggi) menjadi skor 6-4 (risiko sedang). Hasil validasi dari Lead User menyatakan bahwa berdasarkan konsep, MHE usulan lebih baik daripada MHE eksisting dalam kesesuaiannya dengan kebutuhan di kondisi aktual. Kata kunci – material handling equipment (MHE), musculoskeletal disorders (MSDs), ergonomic function deployment (EFD).
Perancangan Material Handling Equipment Pada Proses Pengemasan Buah Manggis Menggunakan Metode Perancangan Produk Rasional (studi Kasus Pt. Andalas Fiddini Agrotama) Vito Abisena; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Andalas Fiddini Agrotama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang usaha buahbuahan. Volume buah yang dijual dalam jumlah yang banyak dan dalam kasus penelitian ini buah yang dijual yaitu buah manggis yang diekspor ke negara Tiongkok. Tingginya permintaan buah dari negara lain membuat perusahaan untuk terus berupaya meningkatkan kualitas perusahaan baik secara finansial maupun non finansial. Dalam hal ini salah satu aspek non finansial yaitu proses produksi pada stasiun kerja. Pada proses produksi pengemasan buah manggis, perpindahan buah dari area pencucian menuju ke area pembersihan masih menggunakan manual material handling dan tanpa alat bantu. Proses tersebut menyebabkan volume perpindahan material yang rendah, namun dengan beban kerja yang melampaui batas aman para pekerja, hal tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya waste of waiting yang berakibat pada tidak tercapainya target produksi. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu material handling equipment sebagai alat bantu bagi pekerja ketika melakukan proses pemindahan buah. Perancangan ini menggunakan metode perancangan produk rasional Nigel Cross untuk merancang dan mendapatkan kombinasi konsep material handling equipment terbaik yang dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Kata Kunci: Material Handling Equipment, Metode Perancangan Produk Rasional, Buah Manggis Abstract PT. Andalas Fiddini Agrotama is one of the companies engaged in the fruit business. The volume of fruit sold in large quantities and in the case of this study the fruit sold is mangosteen exported to China. The high demand for fruit from other countries makes the company continue to work to improve the quality of the company both financially and non-financially. In this case one non-financial aspect is the production process at the workstation. In the production process of mangosteen fruit packaging, the transfer of fruit from the washing area to the cleaning area still uses manual material handling and without tools. The process causes a low volume of material movement, but with workload that exceeds the safety limits of workers, it is one of the causes of waste of waiting which results in not achieving the production target. For this reason, this study aims to design a material handling equipment as a tool for workers when moving the fruit. This design uses Nigel Cross's rational product design method to design and obtain the best combination of material handling equipment concepts that can meet the required criteria. Keywords: Material Handling Equipment, Rational Product Design Methods, Mangosteen Fruit
KAJIAN KINERJA MESIN PEMATANGAN OPAK KETAN DENGAN METODE ROLLER Husni Amani; Rosad Ma’ali El Hadi; Wawan Tripiawan; Bobby Hera Sagita; Sri Martini
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.921 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17503

Abstract

Objek penelitian ini adalah usaha rumah tangga yang membuat opak ketan dengan proses secara manual dimana opak diletakkan di atas kawat ram yang berada di atas tungku bara api. Kualitas opak yang dihasilkan sangat bergantung dari ketrampilan karyawan dan ketepatan membolak-balik opak agar memperoleh hasil yang baik. Dalam kenyataannya kualitas opak hasil pematangan bervariasi serta jumlah produksinya terbatas. Hal ini menyebabkan permintaan pelanggan sering tidak dapat dipenuhi oleh para pengrajin opak di desa Buahdua Sumedang. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim peneliti mendisain mesin pematangan opak ketan dengan metode roller yang menggunakan tenaga listrik dengan tingkat kecepatan rendah sehingga pengrajin dapat mengontrol tingkat kematangan opak dengan mudah. Kajian kinerja mesin pematang opak ini menghasilkan formulasi antara temperatur dan waktu pematangan untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik. Dengan adanya mesin pematang opak ini kontinuitas produksi dapat terpenuhi, tidak memerlukan lahan yang luas, jumlah karyawan lebih sedikit dan penggunaan bahan bakar arang yang cukup banyak untuk pematangan produk. Hasilnya menunjukkan opak ketan matang secara merata, produktivitas meningkat, lebih ekonomis dan proses produksi tidak terkendala oleh ketrampilan karyawan.
Designing Tools to Increase Productivity and Efficiency in the Agricultural Sector by Paying Attention to User Needs and Product Design Herfaida Nadia Ningrum; Sri Martini; Ilma Mufidah
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 4 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i4.331

Abstract

The agricultural sector is one of the important sectors that can improve the industrial economy of a country. Indonesia is a country with a high level of agricultural sector. One important aspect that needs to be considered in the agricultural sector to increase the country's income is the level of welfare of agricultural actors themselves. This welfare can be in the form of adequate agricultural tools that can streamline the flow and processes in their business. With the development of time and modernization changes, the agricultural sector is the most impacted sector in industrialization. Farmers must strive to understand technological changes that make it difficult for them to use modern agricultural tools. This research intends to innovate traditional tools such as shovels and forks called the Multifunctional Folding Shovel with product specifications including (1) hinges that rotate 90', and (2) product prices that are less than Rp. 90,000, (3) the product has a brown color, (4) the height of the product is following the average Indonesian, (5) iron that does not rust easily, (6) rubber that is not slippery, (7) product that can be folded, and (8) iron that does not get hot easily. The main purpose of this innovation development is diverse, namely to increase the effectiveness and efficiency of shovels and forks, and to facilitate farmers in carrying out their business processes without having to think about their limited ability to use technology.