Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELUANG DAN TANTANGAN SARJANA ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI ERA GLOBAL marhamah marhamah
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 7 No 2 (2018): JENDELA PENDIDIKAN
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v7i2.744

Abstract

Era globalisasi bisa menjelma sebagai peluang, dan sekaligus menjadi ancaman bagi pendidikan. Perguruan tinggi sebagai salah satu institusi penyelenggara pendidikan di Indonesia, tidak luput dari berbagai tantangan yang harus dihadapinya. Tantangan tersebut antara lain berupa timbulnya aspirasi dan idealitas masyarakat yang multiinterest dan multi-kompleks, terutama dalam menghadapi dan memenuhi kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian perguruan tinggi tidak lagi menghadapi kehidupan yang simplisistis, melainkan amat kompleks.  SDM pada era global adalah yang memiliki kualitas kompetitif, mampu berpikir, mengembangkan potensi diri dan mengenal segala kewajiban dan hak-haknya. Mampu survive dalam kehidupan yang penuh persaingan dengan menghasilkan karya-karya yang unggul dan memberikan manfaat bagi kehidupan sesamanya. Dengan demikian tugas perguruan tinggi menjadi sangat jelas, yakni menyiapkan para lulusannya memiliki kualitas dan kemampuan handal yang mampu bersaing, tidak hanya ahli di bidang ilmunya saja, akan tetapi juga di bidang ilmu-ilmu  lain yang dibutuhkan oleh pasar sehingga SDM yang dihasilkan perguruan tinggi dapat bersaing ditingkat regional maupun internasional dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan peluang secara tidak terbatas sejalan dengan tuntutan globalisasi.DOI :10.5281/zenodo.3472126
Penyuluhan Edukatif “ Penguatan Nilai Karakter Bagi Pembentukan Kepribadian Di Pondok Pesantren Tahfidz Mazro’atul Lughoh Pare Kediri Jawa Timur” Marhamah Marhamah; Attabik Lutfhi; Nahuda Nahuda; Muh. Hamdan Rasyid
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 5 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i5.19536

Abstract

Pesantren menjadi Lembaga Pendidikan yang memberikan harapan besar terhadap perubahan karakter, kepercayaan yang sudah disematkan pada Lembaga pesantren harus dijaga betul agar pesantren tetap menjadi pilihan utama dalam penguatan karakter pada santrinya. Adanya kasus negatif yang terjadi di pondok pesantren memang sempat menjadi keprihatinan, akan tetapi tidak menghilangkan tujuan utama dalam pembentukan serta penguatan dalam meningkatkan kepribadian yang berakter. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim dari Universitas Islam Jakarta melakukan penyuluhan edukatif penguatan nilai karakter bagi pembentukan kepribadian di ponpes Tahfidz Mazro’atul dengan meningkatkan wawasan kelimuan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan segala aspek keilmuan yang tersedia.  Metode ini dengan pendekatan kualitatif, dimana Kegiatan ini dengan maksud untuk membantu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, khususnya Pondok Pesantren Mazroatul Lughoh Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur, agar dapat meningkatan pemahaman santri dalam mengembangan nilai-nilai karakter yang baik. Tujuan dari kegiatan ini agar para santri pondok pesantren dapat mengimplementasikan nilai-nilai karakter serta santri selalu menghiasi kehidupannya dengan menjadi kepribadian yang baik dengan mengedepankan akhlakul karimah.
Relevansi UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Dalam Diversitas Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia Erna Fauziah; Imam Syafeie; Syamsiah Syamsiah; Marhamah Marhamah
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.6132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui relevansi pendidikan Islam dalam UU No. 20 Tahun 2003 (Sisdiknas) dan mengetahui implikasinya terhadap kemajuan pendidikan agama Islam di Indonesia. Penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Berdasarkan hasil uraian pembahasan maka dapat disimpulkan berikut 1) Kebijalan pendidikan Islam dalam UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional menunjukan bahwa eksistensi pendidikan Islam dalam UU No. 20 Tahun 2003 (Sisdiknas) secara eksplisit diimplementasikan sebagai lembaga pendidikan, materi pelajaran, dan nilai-nilai agama Islam; 2) Faktor yang berpengaruh terhadap proses formulasi kebijakan adalah adanya pengaruh tekanan-tekanan dari luar, adanya pengaruh kebiasaan amal, adanya pengaruh dari kelompok luar dan adanya pengaruh keadaan masal lalu
Teachers' Efforts to Improve English Language Skills in 5-6 Year Old Children Through the Montessori Method at KIDEA Kindergarten, Kelapa Gading District, North Jakarta Marhamah Marhamah; Wening Rahayu; Dini Hidayati; Bayu Andika Prasatyo
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 3 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i3.1764

Abstract

Early childhood is a critical period for language development, including English learning. Preliminary observations at KIDEA Kindergarten, Indonesia, showed that children aged 5–6 years were passive, lacked confidence, and had difficulty naming and describing objects in English. Previous studies have not sufficiently explored Montessori-based play materials for English learning in this context. This study aimed to examine the effect of the Montessori method on children's English language skills. This study employed classroom action research consisting of three cycles involving 15 kindergarten children. Data were collected through observation sheets, interviews, and questionnaires, and analyzed using descriptive percentage techniques. The results showed improvement in English language skills from Cycle I (29.0%) to Cycle II (55.0%) and Cycle III (74.8%). Learning participation also reached 77.4% in Cycle III, while student satisfaction increased from 67% to 87%–93%. The findings indicate that the Montessori method supported children's English development through structured play, repeated vocabulary exposure, and teacher scaffolding. In conclusion, Montessori-based learning improved English skills in this context. The study suggests its potential as an alternative approach in early childhood English instruction.
EXPLORING THE INTERPLAY BETWEEN LANGUAGE ATTITUDES AND ENGLISH LEARNING MOTIVATION IN AN INDONESIAN INTERNATIONAL SCHOOL Marhamah Marhamah; Dini Hidayati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i01.10661

Abstract

This study aims to examine students' attitudes toward English and analyze the relationship between language attitudes and motivation to learn English in Indonesian international schools. This is motivated by the increasing role of English as a global lingua franca in education, technology, business, and intercultural communication. Globally, English is spoken by more than 1.5 billion speakers as a first or second language, and is the dominant language in scientific publications, with over 80% of international journal articles written in English. This condition makes English language proficiency a crucial competency in modern education. This study used a mixed-methods research design, integrating quantitative and qualitative approaches to gain a comprehensive understanding of students' motivation and language attitudes toward learning English. The results showed that students demonstrated a high level of motivation in learning English, with instrumental motivation emerging as the dominant orientation. Students were primarily motivated by practical and future-oriented goals, including global mobility, educational advancement, knowledge acquisition, and social recognition.