Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS SEBARAN ALIRAN LAVA UNTUK PEMBUATAN PETA MITIGASI BENCANA GUNUNG SLAMET Bambang Sudarsono; Bambang Darmo Yuwono
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 2, No 01 (2019): Volume 02 Issue 01 Year 2019
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.466 KB) | DOI: 10.14710/elipsoida.2019.5015

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah rawan bencana alam  yang disebabkan oleh beberapa hal antara lain  banjir, tanah longsor, tsunami, gempa bumi, dan  erupsi gunung api. Diantara bencana alam yang terjadi sering membawa korban manusia antara lain adalah bencana alam karena erupsi gunung api. Erupsi gunung api yang terjadi dapat menghasilkan sejumlah bencana, seperti lava pijar, lahar, jatuhnya piroklastik dan awan panas. Apabila terjadi erupsi gunung api , maka akan menimbulkan bencana bagi warga masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu diperlukan mitigasi bencana sebagai salah satu upaya untuk mengurangi dampak bencana erupsi gunung api. Berdasarkan uraian tersebut perlu dilakukan penelitian sebaran aliran lava untuk pembuatan peta mitigasi bencana berbasis penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pada penelitian ini akan dilakukan kajian terhadap prediksi sebaran aliran lava dan kajian pembuatan peta mitigasi aliran lava di wilayah Gunung Slamet. Analisis sebaran aliran lava dibuat dengan menggunakan data DEM TerraSAR dan  citra satelit Sentinel 2-A yang akan digunakan untuk mengetahui klasifikasi tutupan lahan di lokasi penelitian. Selanjutnya data model permukaan digital dan data klasifikasi lahan diproses overlay untuk mendapatkan prediksi area lahan yang terkena dampat aliran lava. Dari analisis sebaran aliran lava dapat diketahui prediksi aliran lava dan dampak aliran lava di lokasi penelitian. Kemudian dapat ditentukan tingkat kerentanan dan luas area yang terdampak. Berdasarkan data dan analisis yang dilakukan, kemudian dapat dilakukan pembuatan peta mitigasi bencana aliran lava Gunung Slamet.
Impact of Land Subsidence-Induced Three-Dimensional Surface Deformation on Infrastructure in the Semarang-Demak Alluvial Plain, Indonesia Azeriansyah, Reyhan; Ching, Kuo-En; Darmo Yuwono, Bambang
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2025.v5i2.6841

Abstract

We estimated surface deformation using SBAS-InSAR and the Mogi Source Model is then adopted to elucidate the mechanisms and spatial variability of surface deformation within the Semarang-Demak Alluvial Plain and its impacts on infrastructures. By analyzing predicted vertical and horizontal velocities, we identify intensive groundwater extraction as the primary driver of aquifer compaction, with vertical subsidence exceeding -120 mm/year and volume loss rates surpassing -6,000 m³/year in the urbanized Semarang-Demak region. These findings highlight the three-dimensional characteristics of deformation, forming a characteristic “bowl-shaped” pattern and revealing the sensitivity of infrastructure—expressways, railways, national roads, local roads, and airports—to high strain and tilt gradients. The integrated analysis thus underscores the necessity of sustainable groundwater management and adaptive land-use strategies to mitigate deformation-induced risks. This approach is crucial for safeguarding the long-term functionality and resilience of vital infrastructure in this subsidence-prone coastal region, guiding decision-makers toward strategic and sustainable development practices.
APLIKASI PENENTUAN PARAMETER TRANSFORMASI LOKAL BATU HIJAU UNTUK SURVEI DAN PEMETAAN AREA TAMBANG PT. NEWMONT NUSA TENGGARA Bambang Darmo Yuwono; Amin Marzuki
TEKNIK Vol 31, No 1 (2010)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.793 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v31i1.1750

Abstract

Most of mining technical activities, especially survey and mapping use local reference system, including inmining area Batu Hijau of PT Newmont Nusa Tenggara. While the data obtained by using GPS measurement,it should be transform from global coordinate system to local coordinatesystem.The process needstransformation parameters to do coordinate transformation. The object of this research is to build anapplication in determining transformation parameters from global system to local system and analyzeparameters of Batu Hijau of PT Newmont Nusa Tenggara. These transformation parameters are then expectedto be used for determining coordinate in local reference. The result can be obtained the most appropriate localparameters of Batu Hijau for surveying and mapping with geometric transformation accuracy.For this reaserch Melodensky Badekas 3D relatively better than Bursa Wolf 3D appropriate geometricaccuracy are SD 0.0919 m; RMSE 0.0322 m for the Melodensky Badekas and SD 0.2506 m; RMSE 0.0322 mfor the Bursa Wolf. Affine 2D relatively better than Helmert 2D are SD 0.3082 m; RMSE 0.0931 m for Affine2D and SD 0.3531 m; RMSE 0.1070 m for the Helmert 2D.