Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Nasabah pada PT. BKK Jateng (Perseroda) Cabang Kab. Tegal Kantor Kas Suradadi Kholidin Kholidin
Jurnal Revolusi Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Revolusi Indonesia
Publisher : Fenery Library

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1235/jri.v2i2.233

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat menuntut customer untuk lebih berpikir secara rasional karena memiliki informasi yang lengkap tentang pasar dan penggunaannya. Sektor perbankan di Indonesia sangat diharapkan dapat membawa perubahan bagi perekonomian nasional. Bisnis perbankan harus dapat mengedepankan unsur pelayanan terhadap pelanggan dengan baik, karena pelayanan merupakan faktor yang berpengaruh untuk perkembangan perusahaan. Dalam Penelitian ini Sumber data yang digunakan adalah: 1. Data Primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data 2. Data sekunder,data ini diperoleh diperoleh dari perusahaan yakni gambaran umum perusahaan dan data yang berhubungan dengan pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada PT. BKK Jateng Cabang Kab. Tegal Kantor Kas suradadi Metode Pengumpulan Data 1. Observasi Observasi 2. Kuesioner 3. Studi Pustaka M 4. Analisis IPA Importance Performance Analysis (IPA) Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa persentase tingkat kepuasan tertinggi adalah karyawan PT BKK Jateng Cabang Kab. Tegal Kantor Kas Suradadi melayani nasabah dengan ramah sebesar 105%, sedangkan persentase tingkat kepuasan terendah adalah ruang tunggu yang tersedia bersih dan nyaman sebesar 92%. Kesimpulannya bahawa tingkat kepuasannya relatif lebih tinggi. a. Karyawan bersedia menanggapi keluhan nasabah b. Sistem keamanan bank sangat baik c. Karyawan bersikap sopan saat melayani nasabah
Model Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Sumber Daya Lokal Berkelanjutan pada Desa Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Stacia Reviany Mege; Rianditha Eri Werdani; Nurul Imani Kurniawati; Kholidin Kholidin
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202054.548

Abstract

MODEL OF EMPOWERMENT AND DEVELOPMENT OF LOCAL RESOURCE POTENTIAL IN KANGKUNG VILLAGE, MRANGGEN SUBDISTRICT, DEMAK REGENCY IN ORDER TO CONTINUOUSLY IMPROVING THE STANDARD OF LIVING OF COMMUNITIES. Kangkung Village is located in Mranggen Subdistrict, Demak Regency, Central Java and rich in natural resources and other potentials. However, the local potentials are not well utilized due to lack of funding, technology, skill, and knowledge of the communities. Some sectors such as farming or gardening have been the main source of income for most of the villagers even though the disparity between village and cities is increasing. The purpose of this community service is to empower the community to realize their potential and to take action and move together for the prosperity of all villagers. Methods used to obtain the objective were socialization and assistance. The result of the community service was the identification of problems, solutions, and potential in Kangung Village. Furthermore, the community realized that local resource potential does not rely on natural resources only but more to human resources that they are motivated to improve their potential. In conclusion, socialization and assistance are needed by the village to realize their potential and must be done continuously and the collaboration between the community and village administrators is highly necessary to improve the standard of living.
THE EFFECT OF HPP LAW KNOWLEDGE, TAX RATES, AND TAX SYSTEM EFFECTIVENESS ON TAXPAYER COMPLIANCE Apip, Apip; Kholidin, Kholidin; Laksito, Herry
Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan) Vol. 9 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v9i2.2047

Abstract

The purpose of this study was to ascertain how MSMEs' taxpayer compliance in Central Java was impacted by taxpayer understanding of the HPP Law, tax rates, and the efficiency of the tax system. Quantitative research methodology is employed. Using a sample of 100 respondents and a random sampling technique based on the Slovin formula, the population in this study was made up of MSME players in Central Java. Multiple Linear Regression was employed as the data analysis method. The study's findings show that tax rates and tax knowledge positively impact MSMEs' taxpayer compliance in Central Java, while the efficiency of the tax system has little bearing on taxpayer compliance. Understanding the regulations and the amount of tax rates set by the government increases taxpayer compliance behavior. The taxation system in Indonesia is based on technology and is not fully understood by MSMEs so the taxation system does not run effectively.
Efektivitas Pengendalian Internal Persediaan Barang Berdasarkan Committee of Sponsoring Organizations of The Tradeway Commission (COSO) pada Gudang Sparepart PT. Sari Warna Asli V Kudus Kholidin, Kholidin; Azzahra, Sayyida
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2979

Abstract

Sistem pengendalian internal merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Penerapan sistem pengendalian internal persediaan dapat menggunakan metode kerangka konseptual pengendalian COSO (Committee of Sponsoring Organizations of The Tradeway Commission). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivitasan sistem pengendalian internal persediaan barang di PT. Sari Warna Asli V Kudus terhadap Commite of Sponsoring Organization (COSO). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana dilakukan observasi dan wawancara serta mengumpulkan data-data yang akan dianalisis terkait sistem pengendalian internal persediaan di gudang sparepart. Dalam penelitian ini peneliti lebih mengarah pada pembaruan informasi yang didapat guna memperoleh data-data yang lebih relevan. Maka dari itu, fokus penelitian pada penulisan Tugas Akhir ini ialah menganalisa terkait pengendalian internal persediaan barang yang ada di gudang berdasarkan lima komponen dalam COSO (Committee Of Sponsoring Organization). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal persediaan barang gudang sparepart PT. Sari Warna Asli V Kudus belum sepenuhnya optimal dilakukan menurut lima komponen COSO. Dalam komponen lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, dan monitoring masih ditemukan beberapa hambatan dalam penerapannya. Tidak dilakukan stock opname karena kurangnya tenaga kerja mengakibatkan adanya ketidaksesuaian perhitungan persediaan atau stok barang. Sementara itu, untuk komponen informasi dan komunikasi telah berjalan sesuai dengan COSO.
THE EFFECT OF HPP LAW KNOWLEDGE, TAX RATES, AND TAX SYSTEM EFFECTIVENESS ON TAXPAYER COMPLIANCE Apip Apip; Kholidin Kholidin; Herry Laksito
Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rak.v9i2.2047

Abstract

The purpose of this study was to ascertain how MSMEs' taxpayer compliance in Central Java was impacted by taxpayer understanding of the HPP Law, tax rates, and the efficiency of the tax system. Quantitative research methodology is employed. Using a sample of 100 respondents and a random sampling technique based on the Slovin formula, the population in this study was made up of MSME players in Central Java. Multiple Linear Regression was employed as the data analysis method. The study's findings show that tax rates and tax knowledge positively impact MSMEs' taxpayer compliance in Central Java, while the efficiency of the tax system has little bearing on taxpayer compliance. Understanding the regulations and the amount of tax rates set by the government increases taxpayer compliance behavior. The taxation system in Indonesia is based on technology and is not fully understood by MSMEs so the taxation system does not run effectively.
Peran E-Procurement Dalam Mengurangi Lead Time Proses Purchase Requisition Ke Purchase Order (Pr–Po) di PT Mega Manunggal Kholidin Kholidin; Isna Nurhabibah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9917

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi e-procurement dalam proses Purchase Requisition hingga Purchase Order (PR–PO), perannya dalam mengurangi lead time pengadaan, serta faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proses PR–PO di PT Mega Manunggal Property Tbk. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Lead Department Procurement, Supervisor Procurement, dan Staff Procurement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-procurement telah diterapkan pada sebagian besar tahapan pengadaan, mulai dari pengajuan Purchase Requisition, proses persetujuan, pengiriman Request for Quotation, evaluasi penawaran vendor, negosiasi, hingga penerbitan Purchase Order. Implementasi sistem berperan dalam mempercepat distribusi dokumen, mendukung approval secara digital, menyediakan informasi secara real-time, serta mengintegrasikan data procurement dalam satu platform terpusat. Dari 538 transaksi pada periode Mei–Oktober 2025, sebanyak 348 transaksi diselesaikan tepat waktu dan 190 transaksi mengalami keterlambatan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa sistem telah mendukung efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan monitoring, tetapi manfaatnya belum sepenuhnya optimal. Keterlambatan masih dipengaruhi oleh lambatnya approval, ketidaklengkapan data PR, respons vendor dalam memberikan quotation, keterbatasan ketersediaan barang, ketidaksesuaian spesifikasi, serta kendala teknis sistem. Oleh karena itu, peningkatan kualitas data pengadaan, penguatan disiplin approval, pengembangan sistem, dan koordinasi vendor diperlukan untuk menurunkan lead time secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat konsistensi pencapaian SLA dan keberlanjutan kinerja procurement perusahaan.
Evaluasi Pengendalian Internal Mutasi Barang Proyek Kci Di PT Inka (Persero) Muhammad Auzan Pranandhito; Kholidin Kholidin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1245

Abstract

Pengendalian persediaan dalam proses mutasi barang antar gudang merupakan aspek yang sangat kritis dalam kelancaran logistik manufaktur berskala besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal atas mutasi barang antar gudang pada proses logistik proyek Kereta Commuter Indonesia (KCI) di PT Industri Kereta Api (Persero). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan tingkat deviasi material sebesar 5,37% (38 dari 708 item) selama periode pengiriman bulan Juni hingga Oktober, dengan puncak deviasi tertinggi terjadi pada bulan Juni (11,97%) dan Juli (7,66%). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur kepada empat informan kunci, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi terhadap standar operasional prosedur perusahaan. Analisis data dievaluasi menggunakan kerangka kerja Committee of Sponsoring Organizations (COSO) yang mencakup lima komponen utama. Hasil penelitian mengungkapkan adanya kelemahan prosedural yang signifikan pada tiga komponen. Pada aktivitas pengendalian, ditemukan praktik bypass prosedur dokumen Bon Permintaan Material (BPM) untuk permintaan mendesak. Pada informasi dan komunikasi, terdapat keterbatasan hak akses sistem SAP yang memicu keterlambatan pembaruan stok. Pada pemantauan, kapasitas stock opname fisik untuk komponen kecil berkuantitas masif dinilai tidak mencukupi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa deviasi bersumber dari penundaan pencatatan dokumen dan pelanggaran prosedur penerimaan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mengusulkan penerapan dua Standar Operasional Prosedur baru berbasis persetujuan elektronik dan transisi menuju mekanisme Purchase Order-Stock Transfer Order di dalam sistem SAP.
Analisis Operasional Repair Container Menggunakan Fishbone Diagram dalam Mengoptimalkan Penanganan Kerusakan Container di Depo Pelni Logistics Surabaya Ahmad Afifudin; Kholidin Kholidin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1311

Abstract

Tingginya pergerakan peti kemas menuntut ketersediaan unit yang laik pakai agar kegiatan logistik dapat berlangsung secara aman, cepat, dan konsisten. Di Depo Pelni Logistics Cabang Surabaya, data Juli-Desember 2025 menunjukkan bahwa 154 dari 826 peti kemas masuk mengalami kerusakan atau sekitar 19%, dengan persentase bulanan berfluktuasi antara 7% dan 28%. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses operasional repair container serta mengidentifikasi akar masalah yang menghambat optimalisasi penanganan kerusakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Fishbone Diagram berdasarkan kerangka 5M+1E yang meliputi Man, Method, Machine, Material, Measurement, dan Environment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses gate-in, pencatatan kerusakan, pelaksanaan perbaikan, dan pemeriksaan akhir belum sepenuhnya terstandar. Faktor utama yang memerlukan penguatan mencakup belum optimalnya validasi independen oleh surveyor atau Quality Control, belum tersedianya SOP repair tertulis, pengadaan material yang masih reaktif tanpa safety stock, parameter inspeksi yang belum baku, serta area bengkel terbuka yang rentan terhadap gangguan cuaca. Sementara itu, faktor mesin dinilai telah mendukung operasional dan bukan penyebab dominan. Penelitian menghasilkan rancangan perbaikan berupa draf SOP Repair Peti Kemas, alur kerja usulan, dokumen Estimate of Repair, serta ceklis inspeksi pasca-perbaikan berdasarkan Grade A, B, dan C. Implementasi instrumen tersebut diharapkan meningkatkan konsistensi mutu, memperpendek waktu tunggu, mengurangi rework, dan memperkuat pengendalian operasional depo.  
Proses Pemilihan Dan Pemeriksaan Container Dalam Meningkatkan Kelancaran Ekspor Pada PT. XYZ Rivaldi Rivaldi; Kholidin Kholidin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemilihan dan pemeriksaan kontainer dalam kegiatan ekspor serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi hambatan di PT XYZ. Permasalahan dalam kegiatan operasional ekspor mempunyai tingkat kompleksitas yang cukup tinggi sehingga memerlukan manajemen yang baik agar proses berjalan sesuai rencana. Namun dalam pelaksanaannya sering terjadi kendala, seperti penggunaan kontainer yang tidak layak, misalnya mengalami kebocoran atau kerusakan struktural, yang dapat menyebabkan terhambatnya proses pengisian dan peningkatan biaya operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi akar permasalahan berdasarkan faktor manusia, metode, material, mesin, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang mempengaruhi kendala operasional, di mana faktor metode menjadi yang paling dominan, terutama karena belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baku serta tidak tersedianya checklist inspeksi dan Sumber daya manusia yang terbatas.