Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGADAAN ALAT PENUNJANG BELAJAR DAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) PAUD FLAMBOYAN MALANG Etik Puspitasari; Hari Rarindo; Lisa Agustriyana; Purwoko; Moh. Hartono
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v8i2.89

Abstract

Paud Flamboyan RW 01 Merjosari Kota Malang merupakan PAUD yang berada dibawah binaan RW 01 Merjosari Kota Malang. Permasalahan yang dihadapi adalah tidak adanya sarana atau alat penunjang kegiatan belajar mengajar di PAUD yang banyak sekali membutuhkan mengeprint gambar-gambar atau latihan soal untuk pekerjaan anak-anak PAUD serta menggandakan atau fotokopi latihan soal dengan cepat tanpa guru harus keluar dari sekolah pada saat jam kerja untuk sekedar mengfotokopi atau mengeprint lembar tugas untuk anak-anak PAUD. Selain itu permainan edukatif di PAUD Flamboyan untuk anak-anak PAUD masih kurang sehingga perlu diadakan permainan edukatif untuk meningkatkan kualitas anak-anak Paud Flamboyan. Dengan memberikan alat penunjang belajar mengajar bertujuan agar memudahkan guru dalam proses belajar mengajar di PAUD FLAMBOYAN dalam hal penggandaan soal-soal untuk anak PAUD dan untuk kepentingan administrasi kantor tanpa harus keluar di jam mengajar dan sudah tersedia di kantor guru PAUD. Dan juga dengan memberikan permainan edukatif seperti balok bangun, puzzle, kotak alfabet dan lain lain dapat meningkatkan kualitas motorik bagi anak-anak PAUD FLAMBOYAN RW 1 Merjosari Kota Malang. Metode yang digunakan adalah TIM PPM Polinema memberi pelatihan cara pengoperasian alat penunjang belajar yang telah diberikan bagi para guru dan permainan edukatif bagi anak PAUD. Hasil yang telah diperoleh adalah para guru telah dapat mengoperasikan dan mempergunakan alat penunjang belajar untuk kepentingan PAUD yaitu dapat mengeprint ijazah anak PAUD dan laporan administrasi, menscan foto-foto dan tugas anak PAUD dan memfotokopi tugas-tugas anak PAUD baik warna maupun hitam putih sehingga alat penunjang belajar ini sangat membantu bagi kepentingan PAUD FLAMBOYAN. Selain itu pemberian mainan edukatif yang telah diberikan ke PAUD FLAMBOYAN dapat menambah koleksi permainan dan meningkatkan kualitas motorik bagi anak-anak PAUD. Kata kunci : Alat Penunjang Belajar Mengajar, Paud Flamboyan, Permainan Edukatif.
ALAT PLONG KOMPOR MINYAK TANAH MODEL HIDROLIK UNTUK PERBAIKAN JUMLAH PRODUK DAN EFISIENSI KOMPOR BERBASIS ERGONOMI Hari Rarindo; Etik Puspitasari; Suyanta Suyanta
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.625 KB)

Abstract

Alat plong kompor minyak tanah sistim hidrolik ini merupakan salah tingkat produktivitas atau nilai tambah bagi industri kecil kompor minyak tanah dan sejenisnya. Alat plong kompor yang digunakan sebelumnya oleh industry kecil atau pengrajin kecil kompor minyak tanah ini masih tradsional artinya pelubangan masih memerlukan tenaga otot yang kuat, sehingga dirasa kurang praktis, oleh karena untuk mengoptimalkan pelaksanaan perlu ditambah lagi alat baru yang didisain ini. Penerapan alat yang didisain ini lebih praktis dan lebih umum digunakan oleh masyarakat baik tenaga laki-laki atau wanita. Selain itu alat plong kompor ini aman dan menghemat tenaga dan ergonomis. Dengan menggunakan alat baru ini maka keuntungan tenaga dan hasil produk kompor minyak tanah lebih cepat sehingga proses kegiatan dapat secara positif memberikan keringanan dan faktor kelelahan pekerja. Alat baru ini ditanggapi positif oleh industri kecil kompor minyak tanah. Perbaikan disain plong kompor minyak tanah yang disarankan agar kapasitas pelubangan lebih cepat dan tidak memakan waktu sehingga pelubangan plong kompor sesuai dengan yang di kehendaki.
ANALISA SUHU DAN TEBAL LAYER TERHADAP SPESIMEN PLASTIK UJI PUKUL CHARPY DENGAN MENGGUNAKAN PRINTER 3D Etik Puspitasari; Wirawan Wirawan; Syamsul Hadi; Hari Rarindo
Jurnal Teknologi Vol 14 No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.467 KB)

Abstract

Spesimen uji pukul Charpy yang biasanya dari logam yang dicetak dengan melakukan pengecoran tidak bisa dibuat sempurna karena sudut-sudut takikannya kecil dan sangat susah dibuat. Untuk itu peneliti mencoba membuat spesimen dari plastik yang dihasilkan dari printer 3D yang mana takikan atau sudut-sudut pada spesimen uji pukul dapat dibuat dengan presisi menggunakan printer 3D. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa spesimen plastik uji pukul dengan menggunakan metode Charpy dan spsesimen plastik yang diuji dihasilkan dari printer 3D yang mana variable yang diteliti adalah suhu dan tebal layer kelipatan 0,05 mm. Analisa pola spesimen plastik uji pukul dengan menggunakan printer 3D adalah Dari hasil uji pukul charpy pada spesimen plastik hasil printer 3D dengan layer 0,1 mm didapatkan EI=49,216 J dan HI=0,491 J/mm2, Untuk layer 0,15 dan 0,2 mm didapatkan EI=98,431 HI=0,981 J/mm2. Maka semakin tebal layer yang dibuat pada spesimen uji pukul dengan menggunakan printer 3D semakin meningkat pula energi pukulnya yang berarti kekuatan bahan meningkat dan boleh jadi lebih tebal layer yang dibuat maka lebih kuat atau energi pukulnya lebih besar. Hal ini sama dengan konsep berpikir dengan pasta semen, jika kita menumpuk pasta semen tipis-tipis dan menumpuk pasta semen tebal-tebal maka kekuatannya lebih kuat yang langsung tebal. begitu pula dengan lembaran plat dengan plat utuh maka energi yang dibutuhkan untuk memukul lebih kuat yang plat utuh dan kekuatannya lebih kuat yang plat utuh.
STUDI PEMBUATAN SUDU KINCIR SAVONIUS BERSIRIP SUMBU VERTIKAL UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) Suyanta; Etik Puspitasari
Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.869 KB)

Abstract

Pemanfaatan energi angin atau bayu dapat digunakan sebagai penggerak kincir dalam pembangkit listrik. Untuk menghasilkan energi listrik, energi mekanik putaran dari kincir tersebut perlu diubah menjadi energi listrik melalui generator. Oleh karena itu, diperlukan suatu kincir yang dapat menangkap energi angin dengan efisiensi tinggi, sehingga hambatan yang timbul dapat diminimalkan. Pada penelitian ini, dirancang suatu bentuk kincir savonius berporos vertikal dan bersirip. Dengan bentuk ini, diharapkan dapat mengurangi hambatan angin yang menghambat putaran kincir. Konsep pembuatan prototipe kincir ini mengikuti bentuk dasar turbin savonius. Sementara itu, sudu-sudu kincir terbagi menjadi tiga buah sirip yang dilengkapi dengan engsel. Hal ini membuat gerak kincir lebih leluasa dibandingkan dengan kincir yang menggunakan sudu kincir tidak bersirip (rigid). Dengan konsep prototipe ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi daya yang dihasilkan.
ANALISA POLA SPESIMEN PLASTIK UJI PUKUL CHARPY DENGAN MENGGUNAKAN PRINTER 3D Etik Puspitasari
Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1388.429 KB)

Abstract

Uji pukul diperlukan untuk mengukur ketangguhan suatu benda yang mana membutuhkan spesimen sebagai material yang akan diuji. Dimana spesimen uji pukul yang biasanya dari logam yang dicetak dengan melakukan pengecoran tidak bisa dibuat sempurna karena sudut-sudut takikannya sangat susah dibuat. Untuk itu peneliti mencoba membuat spesimen dari plastik yang dihasilkan dari printer 3D yang mana takikan atau sudut- sudut pada spesimen uji pukul dapat dibuat dengan presisi menggunakan printer 3D. Desain pola spesimen plastik uji pukul dibuat sesuai standart ASTM dan diuji menggunakan uji Charpy mempunyai panjang 73,6 mm, lebar 12,7 mm dan tebal 10 mm, takikan berbentuk huruf “V” dengan sudut 45° posisi ditengah dengan kedalaman takikan sebesar 2,54 mm. setelah itu digambar 3D menggunakan software 3D lalu disimpan dengan format file STL lalu dibuka, disimpan dan diprint di software bawaan dari printer 3D.Adapun variabel yang diteliti adalah tebal layer dan suhu. Analisa spesimen plastik uji pukul dengan menggunakan printer 3D adalah Failed pada tes uji pukul terjadi karena peletakan spesimen pada alat uji pukul charpy peletakan takikan tidak lurus dengan bandul. Seharusnya sudut titik takikan harus lurus dengan bandul dengan cara mengecek posisi yang lurus dengan cara difoto dari belakang dan depan terhadap spesimen dan bandul.
Influence of MIG Welding Process Parameters on the Strength of Bimetal Joints: Study of Gas Flow Rate and Macrofractures Talifatim Machfuroh; Kris Witono; Septyana Riskitasari; Etik Puspitasari
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 24 No. 3 (2024): November
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v24i3.141-149

Abstract

Bimetal joints are often used in various industries, such as automotive, power generation, electronics, and manufacturing. This is because bimetal joints allow the joining of two types of metal with different properties. Welding two different types of metal can pose its own challenges, such as the difficulty of controlling welding parameters so that the results are optimal for both types of metal, as well as differences in the thermal and mechanical properties of the two metals. This has led to extensive research on bimetal plate connections. Based on this background, this research aims to determine the effect of variations in flow rate and current strength on the tensile strength of robotic welding bimetal welded joints, as well as determine the results of macro photos of fractures resulting from tensile tests for each variation. The research was carried out experimentally where each variation was repeated with data 3 times. Based on the results and discussion, it is known that the optimal gas flow rate in general is 20 l/min, where the tensile strength reaches 353.1442 MPa–455.5458 MPa. At this flow rate, the dominant fracture occurs in the base metal and is ductile, which indicates good plastic deformation. On the other hand, gas flow that is too low or too high causes joint defects and reduces the tensile strength. Meanwhile, other welding parameters, namely variations in welding current, affect tensile strength. At a gas flow of 10 l/min, increasing the current to 180 A produces the highest tensile strength of 449.4357 MPa with ductile fracture characteristics. However, at a current of 120 A there is a significant decrease due to overheating, especially at higher gas flows such as 20 l/min and 30 l/min, which results in brittle fracture in the heat-affected zone (HAZ). The results of this research contribute to the understanding of the influence of welding parameters on the tensile strength and fracture characteristics of bimetallic joints. This research can be a reference for the development of more efficient and reliable welding processes in various industries, such as automotive, power generation and manufacturing, which require bimetallic joints with optimal quality.