Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) : SUATU ANALISIS STUDI KASUS KECELAKAAN KERJA DI PABRIK, KEBIJAKAN HUKUM DAN PERATURANNYA Hari Rarindo
Jurnal Teknologi Vol 1 No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.264 KB)

Abstract

Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui keselamatan dan kesehatan kerja yang ada di pabrik bagaimana menganalisis kecelakaan kerja dari sisi studi kasus yang terjadi, kebijakan hukun dan peraturannya. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Dengan menerapkan teknologi pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja akan mencapai ketahanan fisik, daya kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi. usaha dan upaya untuk menciptakan perindungan dan keamanan dari resiko kecelakaan dan bahaya baik fisik, mental maupun emosional terhadap pekerja, perusahaan, masyarakat dan lingkungan merupakan factor dominan dalam mengalaisis studi kasus kecelakaan kerja di Pabrik. Sangat banyak berbagai peraturan perundang-undangan yang dibuat untuk mengatur nmasalah kesehatan dan keselamatan kerja. Meskipun banyak ketentuan yang mengatur mengenai kesehatan dan keselamatan kerja, tetapi masih banyak faktor di lapangan yang mempengaruhi kesehatan dan keselamatan kerja yang disebut sebagai bahaya kerja dan bahaya nyata. Masih banyak pula perusahaan yang tidak memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja sehingga banyak terjadi kecelakaan kerja, Oleh karena itu perlu diimplementasikan dengan berbagai studi kasus secara riil dengan penggunaan APD yang berstandarisasi
ALAT PLONG KOMPOR MINYAK TANAH MODEL HIDROLIK UNTUK PERBAIKAN JUMLAH PRODUK DAN EFISIENSI KOMPOR BERBASIS ERGONOMI Hari Rarindo; Etik Puspitasari; Suyanta Suyanta
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.625 KB)

Abstract

Alat plong kompor minyak tanah sistim hidrolik ini merupakan salah tingkat produktivitas atau nilai tambah bagi industri kecil kompor minyak tanah dan sejenisnya. Alat plong kompor yang digunakan sebelumnya oleh industry kecil atau pengrajin kecil kompor minyak tanah ini masih tradsional artinya pelubangan masih memerlukan tenaga otot yang kuat, sehingga dirasa kurang praktis, oleh karena untuk mengoptimalkan pelaksanaan perlu ditambah lagi alat baru yang didisain ini. Penerapan alat yang didisain ini lebih praktis dan lebih umum digunakan oleh masyarakat baik tenaga laki-laki atau wanita. Selain itu alat plong kompor ini aman dan menghemat tenaga dan ergonomis. Dengan menggunakan alat baru ini maka keuntungan tenaga dan hasil produk kompor minyak tanah lebih cepat sehingga proses kegiatan dapat secara positif memberikan keringanan dan faktor kelelahan pekerja. Alat baru ini ditanggapi positif oleh industri kecil kompor minyak tanah. Perbaikan disain plong kompor minyak tanah yang disarankan agar kapasitas pelubangan lebih cepat dan tidak memakan waktu sehingga pelubangan plong kompor sesuai dengan yang di kehendaki.
DESAIN DAN ANALISIS KNALPOT BERBASIS SPONGESTEEL TERHADAP GAS BUANG CO, HC, DAYA, DAN SFC PADA MESIN SEPEDA MOTOR Yuniarto Agus Winoko; Hari Rarindo; Bambang Hertomo
Jurnal Teknologi Vol 13 No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.215 KB)

Abstract

The increase in the number of motorized vehicles increases every year so that air pollution also increases. Lack of public awareness about reforestation makes the air difficult to circulate. The number of motorized vehicles is also a major factor in increasing air pollution. Exhaust emissions from motorized vehicles are harmful pollutants to the human body. Exhaust gas from motor vehicles contains toxic compounds, one of which is carbon monoxide (CO) and hydro carbon (HC) which are very dangerous for the environment and humans. The purpose of the study is to make a tool that can control exhaust emissions. Sponge steel-based muffler uses sponge steel as a means of continued combustion of the exhaust gas, sponge steel heating is produced from the heat of the exhaust gas itself. The heat from the sponge steel coupled with the pressure from the exhaust gas itself will increase the heat from the sponge steel, so the sponge steel can burn. With the heat from the sponge steel the gas that has not been burned in the combustion chamber will be burned again in the exhaust by a sponge steel, so that CO and HC gas will be burned with O2, CO2, O2 and H2O gases will be obtained. The method of the study is experimental methods. An experimental research study conducted by manipulation that aims to determine the results of manipulation of individual behavior observed. The data observed in this study included a exhaust gas emissions, power, and specific fuel consumtion (SFC). The result of the study, Sponge steel based exhaust can reduce exhaust emissions, in HC compounds can decrease by 24.79% and CO decreases to 29.70%, reduced power by 5.64% is not too significant from standard exhaust, and SFC decreased by 3,12%.
ANALISIS KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN BAJA TAHAN KARAT MARTENSITIK HASIL PENGELASAN DENGAN VARIASI LAJU PENDINGINAN Subagiyo Subagiyo; Samsul Hadi; Lisa Agustriyana; Hari Rarindo
Jurnal Teknologi Vol 13 No 2 (2019): Nopember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.735 KB)

Abstract

Baja tahan karat mempunyai sifat mekanik yang baik dibanding dengan bahan lain untuk kekuatan dan kekerasan, akan tetapi jika dilakukan pengelasan sifat kekuatan dan kekerasan akan berubah sesuai dengan laju pendinginan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh informasi tentang: nilai kekuatan tarik dan kekerasan baja tahan karat martensitik hasil pengelasan dengan laju pendinginan yang bervariasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu dengan melakukan proses pengelasan pada baja tahan karat martensitik dengan variasi laju pendinginan, hasil eksperimen diuji tarik dan diuji kekerasan dengan metode Rockwell C (HRC). Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik sedikit turun dari 68 Kg/mm2 menjadi 50,67 - 66.60 Kg/mm2 diperoleh dari proses pengelasan dengan media pendingin udara 66.60 Kg/mm2, media pendingin pasir 50,67 Kg/mm2 dan media pendingin kapur 55,80 Kg/mm2, sedangkan kekerasan mengalami peningkatan dari 22 HRC menjadi 42,0 – 57,25 HRC, yaitu diperoleh dari media pendingin udara 57,25 HRC, media pendingin pasir 53,00 HRC dan media pendingin kapur 42,00 HRC.
EFEKTIVITAS TATA WARNA DAN DEKORASI TEMPAT KERJA TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PEKERJA PABRIK SUATU STUDI DI PABRIK SEMEN KUPANG Hari Rarindo; Harijono Harijono; Asrial Asrial
Jurnal Teknologi Vol 13 No 2 (2019): Nopember
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.457 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) efektivitas tata warna tempat terhadap prestasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja di pabrik semen kupang, 2) Mengetahui efektivitas dekorasi tempat kerja terhadap prestasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja di pabrik semen kupang, Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, pengamatan, wawancara dan FGD dari 30 orang informan dan dianalisis dengan teknik deskriptif dan kuantitatif dengan menggunakan metode survei yaitu mencoba menggali bagaimana dan fenomena pengaruh tata warna tempat kerja dan dekorasi tempat kerja terhadap prestasi keselamatan dan kesehatan kerja bagi para pekerja di pabrik semen kupang. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa untuk katergori efektifitas tata warna tempat kerja terhadap prestasi K3 pada para pekerja pada pabrik semen kupang dikategorikan cukup baik hal yang berarti pada karyawan PT semen Kupang sebagian memiliki prestasi K3 cukup baik dalam hal dipengaruhi tata warna tempat kerja yang cukup baik. Hal ini dapat diketahui bahwa prestasi K3 yang dimiliki karyawan PT Semen kupang terhadap kecelakaan kerja cukup kecil, hal ini dimungkinkan karena karyawan PT Semen Kupang memiliki pengetahuan K3 cukup memadai. Adapun yang memperkuat adanya prestasi K3 bagi karyawan PT Semen Kupang ini adalah diperkuat dengan sebaran tingkat efektifitas tata warna tempat kerja terhadap prestasi K3 di lapangan sedangkan kategori efektifitas dekorasi tempat kerja tidak jauh berbeda dengan efektifitas tata warna tempat kerja yaitu kategori baik, bahwa prestasi K3 yang dimiliki karyawan PT Semen kupang terhadap kecelakaan kerja cukup, hal ini dimungkinkan karena karyawan PT Semen Kupang memiliki pengetahuan K3 cukup memadai. Adapun yang memperkuat adanya prestasi K3 bagi karyawan PT Semen Kupang ini adalah diperkuat dengan sebaran tingkat efektifitas dekorasi tempat kerja terhadap prestasi K3 di lapangan.