Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

UPAYA PEMBERDAYAAN PANGAN MEWUJUDKAN GENERASI SADAR GIZI BEBAS STUNTING DENGAN KEGIATAN 1000 HPK DI RANTING AISYIYAH TANJUNG PURWOKERTO SELATAN Diah Atmarina Yuliani; Wulan Margiana; Isnaneni Rofiqoch
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.594 KB)

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) 2018 prevalensi balita stunting di dunia pada tahun 2017 sebesar 151 juta (22%), Indonesia sendiri menempati posisi ketiga di kawasan Asia Tenggara sebesar (36,4%). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 12.780 jiwa (42,6 %), sedangkan WHOmemberikan batasan untuk stunting adalah < 20%. Sehubungan dengan faktor-faktor penyebab stunting tersebut,pemerintah berupaya untuk menurunkan angka stunting diIndonesia melalui program gerakan Seribu Hari PertamaKehidupan yang mencakup upaya spesifik maupun sensitif. Memberikan pengetahuan pada para ibu Ranting Aisyiyah Tanjung Purwokerto Selatan tentang stunting. Memberikan pengetahuan pada para ibu Ranting AisyiyahTanjung Purwokerto Selatan tentang gizi pada stunting. Memberikan pelatihan pada para ibu Ranting AisyiyahTanjung Purwokerto Selatan tentang pemberdayan pengolahan bahan pangan untuk MP – ASI. Follow up kegiatandilakukan pada bulan keempat kegiatan dengan hasil monitoring ibu –ibu mengerti dan memamahami tentang stunting dan gizi stunting serta pembuata MP P SI yang benar. Pentingnya pengabdian pada masyarakat ini yaitu meningkatnya pengetahuan ibu – ibu tentang stunting, gizi stunting dan pembuatan MP - ASI yang benar.
TERDAPAT PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN PADA PENERAPAN MODEL PENDIDIKAN KESEHATAN TANDA BAHAYA NIFAS DENGAN MENGGUNAKAN VIDIO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 SOKARAJA Khamidah Achyar; Atika Nur Azizah; Wulan Margiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.591 KB)

Abstract

Jumlah kasus kematian ibu sekitar 75% disebabkan oleh perdarahan (sebagian perdarahan pada masa nifas), infeksi masa nifas, hipertensi masa kehamilan, Preeklamsi/eklamsi, partus lama/macet dan aborsi ynag tidak aman. Di Propinsi Jawa Tengah Sebesar 57,24 % kematian maternal terjadi pada waktu nifas. Penyebab kematian ibu yaitu komplikasi masa nifas, preeklamsia 36,8%, perdarahan 22,6%, infeksi 5,2% dan lain-lain 35,4%. Di beberapa daerah cakupan persalinan nakes dan perawatan masa nifas terdapat perbedaan. Semakin lebar jarak antara cakupan persalinan dengan cakupan kunjungan nifas maka risiko terjadi kematian ibu di masa nifas semakin besar. Pengenalan tanda bahaya masa nifas merupakan upaya pencegahan komplikasi. Pemberian pendidikan kesehatan kepada ibu nifas sangat berpengaruh positif mencegah terjadinya komplikasi masa nifas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan pendidikan kesehatan tanda bahaya nifas sebelum dan setelah menggunakan video. Responden penelitian yaitu ibu nifas yang melaksanakan pelayanan asuhan nifas di wilayah kerja Puskesmas 1 Sokaraja, dengan berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menguunakan analisis uji paired T test. Analisis data dengan menggunakan SPSS versi 26 Hasil penelitain yaitu ada perbedaan secara bermakna tingkat pengetahuan tanda bahaya nifas sebelum dan setelah perlakuan menerapkan model pendidikan kesehatan dengan menggunakan video (P<0.05)Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara tingkat pengetahuan tanda bahaya nifas sebelum dan setelah diberikanpendidikan kesehatan melalui vidio
IbM PELATIHAN PRENATAL YOGA PADA IBU HAMIL KELOMPOK NASYIATUL AISYIYAH RANTING TALAGENING Ima Syamrotul Muflihah; Wulan Margiana; Ina Rahayu Sakti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.731 KB)

Abstract

Ketidaknyamanan pada ibu hamil merupakan salah satu masalah yang muncul pada masa kehamilan. Antara lainibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis selama proses kehamilan. Perubahan fisik yang munculmengakibatkan ibu mengalami beberapa keluhan nyeri punggung pada bagian belakang, badan terasa lebih lemas dan mudah lelah. Latihan fisik memiliki pengaruh yang baik terhadap janin, kehamilan, mengurangi komplikasi persalinan seperti pengurangan tingkat nyeri dan persalinan lama. Selain latihan fisik, bentuk alternative yang dapat dilakukan yaitu pemijatan dan terapi energi serta mindbody healing antara lain yaitu yoga. Berlatih yoga dimasa kehamilan merupakan salah satu factor penunjang dalam upaya membantu ibu hamil dalam menjalani kehamilannya. Yoga yang dilakukan selama masa kehamilan disebut juga prenatal yoga, berguna untuk menurunkan terjadinya ketidaknyamanan pada ibu hamil dan penyulit persalinan. Pelatihan Prenatal Yoga Pada Ibu Hamil Kelompok Nasyiatul Aisyiyah Ranting Talagening dengan metode learning by doing, yaitu belajar dengan mempraktekannya. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil terkait prenatal yoga.
Gambaran Karakteristik Tingkat Pengetahuan Kanker Payudara Remaja Putri di SMK Bakti Purwokerto Nurafia Mariani; Wulan Margiana
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 4 (2023): Proceedings of the Midwifery Conference on Collaborative Maternity Care (DYNAMIC)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v4i.551

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling menakutkan bagi wanita di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di Asia, kanker payudara mencapai sebesar 674.693 kasus dengan jumlah kematian akibat kanker, yaitu 310.577 kasus, diproyeksikan mencapai 10,6 juta pada tahun 2030. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan kanker payudara pada remaja putri di SMK Bakti Purwokerto. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 51 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada 29% responden yang berpengetahuan baik, 67% responden berpengetahuan cukup, dan 4% berpengetahuan kurang, dari hasil penelitian dapat di simpulkan sebagian besar remaja putri di SMK Bakti Purwokerto memiliki pengetahuan yang cukup tentang kanker payudara dan melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
Gambaran Karakteristik Perilaku Seksual pada Remaja Kelas XI di SMK Bakti Purwokerto Shanya Gupita Rahmadhenta; Wulan Margiana
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 4 (2023): Proceedings of the Midwifery Conference on Collaborative Maternity Care (DYNAMIC)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v4i.556

Abstract

Perilaku seksual merupakan perilaku yang terjadi akibat adanya dorongan seksual atau aktivitas untuk mencapai kesenangan organ seksual melalui perilaku seperti berfantasi, berpegangan tangan, berciuman, berpelukan hingga sampai melakukan hubungan seksual atau free sex. Alasan peneliti mengambil sampel dari siswa SMK Bakti Purwokerto didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang dilakukan dengan wawancara yang menunjukkan bahwa siswa/i pernah melakukan perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku seksual pada siswa kelas XI di SMK Bakti Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dengan jumlah responden 127 siswa kelas XI. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat berupa distribusi frekuensi, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa/i remaja kelas XI di SMK Bakti Purwokerto telah melakukan perilaku seksual berpegangan tangan (92%), bergandengan lengan (88%) dan merangkul tubuh (76%). Berdasarkan hasil tersebut peneliti menyarankan kepada pihak sekolah untuk melakukan promosi kesehatan reproduksi tentang bahaya perilaku seksual pada remaja.
HERBAL UNTUK KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL Ima Syamrotul Muflihah; Wulan Margiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan selama kehamilan, hal ini disebabkan karena wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut. Selama kehamilan terjadi perubahan alamiah yang dialami oleh ibu hamil, baik secara fisiologi, anatomi dan hormonal. Pengaruh perubahan hormonal inilah yang dapat mempengaruhi hampir ke semua sistem organ termasuk rongga mulut. Pada saat terjadi keluhan gigi dan mulut selama kehamilan, ibu hamil dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi. Namun pada keadaan darurat untuk menanggulangi rasa sakit gigi, pemanfaatan herbal dapat diberikan sebelum dirujuk ke klinik gigi atau dokter gigi karena setiap tenaga pelayanan kesehatan bekerjasama dengan masyarakat dapat memainkan peranan penting dalam mendorong calon ibu hamil untuk mengetahui kondisi gigi dan mulut. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok Kader ‘Aisyiyah Ranting Tanjung dimana hasil studi pendahuluan didapatkan sebagian besar perilaku masyarakat terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut selama hamil yang dilakukan oleh ibu hamil masih rendah. Oleh karena itu, tim tertarik untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat tentang pemanfaatan herbal untuk kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil sebagai salah satu alternative solusi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan ibu hamil tentang kesehatan gigi dan mulut terutama pada masa kehamilan untuk mengurangiangka kesakitan pada ibu hamil.
DIFFERENCES IN ESTROGEN LEVELS BEFORE AND AFTER GIVING CALLANGGI TEA TO WISTAR STRAINING WHITE FEMALE RATS (RATTUS NORVEGICUS) IN MEDROXYPROGESTERONE ACETATE (DMPA) INDUCTION Ima Syamrotul Muflihah; Tantri Analisawati; Wulan Margiana; Andi Muh Maulana
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 2 No. 1 (2023): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.379 KB) | DOI: 10.53067/ijomral.v2i1.94

Abstract

Data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) show that hormonal injection contraception has been the most common choice taken by women in more than 90 countries worldwide since 1967. Hormonal contraception uses essential ingredients from synthetic hormones used to regulate pregnancy. The 3-month injection KB (Depo-medroxprogestin acetate/DMPA) has the highest rating, 46.84%. DMPA thickens the cervical mucus, interfering with the ovulation process. The affects couples of childbearing age to get offspring quickly, causing stress where women often experience anxiety, depression, and prolonged fatigue that affect hormones and female reproductive organs. Midwifery care has been carried out by combining conventional and complementary midwifery services, which have become an essential part of midwifery practice. Decree of the Minister of Health Number 1109/Menkes/Per/IX/2007 concerning Alternative Complementary Medicine. Complementary is complementary, perfecting. Complementary therapy is carried out to complement conventional medical treatment and is rational, and does not conflict with health values ​​and laws in Indonesia. There are several methods of accelerating fertility recovery, one of which is using medicinal plants as an alternative, namely clover. The community widely uses clover for daily consumption. In this study, the method used as clover in a tea preparation is to be induced orally in female Wistar rats. Clover belongs to the water spike group, which contains isoflavones, antioxidants, and anti-inflammatories. The content of isoflavones in clover leaves can balance female hormones. The results of this research are beneficial for the development of science and technology, especially complementary therapy regarding the potential of clover as a natural ingredient that helps restore fertility
Hubungan Tingkat Gaya Hidup Hedonisme terhadap Perilaku Seksual pada Remaja Kelas XI di SMK Bakti Purwokerto Shanya Gupita Rahmadhenta; Wulan Margiana
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol10.iss2.204

Abstract

Sexual behavior in adolescents is closely related to modern lifestyles and tends to violate the rules. For example, they will spend their free time doing negative things such as somking, coming home late to have fun, getting drunk, taking drugs, and accessing pornography. The phenomenon and desire for free sex inadolescents occurs in the form of pornography films by 97%, kisses, caresses and oral sex by 93.7%, 62.7% of junior and senior high school teenagers are no longer virgins, and 21.2% of them do abortion. According to the 2019 Program Accountability Performance Survey, in Central Java Province, around 1.9% of boys and 0.4% of girls had sex before marriage. The study aims to analyze the correlations between the level of hedonism lifestyle and sexual behavior in grade XI adolescents at SMK Bakti Purwokerto. This research used quantitative analytic correlative method with a cross sectional design approach. The sample technique used is a total sampling technique with the number of respondents being 127 students of grade XI. The analysis of this study used univariate analysis in the form of frequency distribution and bivariate analysis using Spearman rho test.The research results show that r = 0.86 and a significance coefficient of 0.000 < 0.05 there is a significant correlation between the level of hedonistic lifestyle and sexual behavior in grade XI adolescents at SMK Bakti Purwokerto.
EDUKASI PERILAKU SEHAT BAYI DAN BALITA DIMASA PANDEMI COVID-19 PADA KADER AISYIYAH TANJUNG Wulan Margiana; Ima Syamrotul; Khamidah Achyar
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.148

Abstract

Signs and symptoms of COVID-19 in children are difficult to distinguish from respiratory disease due to other causes. Symptoms can include cough and cold like the common cold or flu, with or without fever, which is generally mild and will resolve on its own. Respiratory tract disease becomes dangerous if it attacks the lungs, which becomes pneumonia or what is called pneumonia. Symptoms of pneumonia are fever, cough, and difficulty breathing which is characterized by rapid breathing and shortness of breath. Data on the incidence of COVID-19 in children under five is not sufficient, but one journal states that cases of COVID-19 at the age of 0-9 years in China are 0.9%, South Korea is 1% and Italy is 0.6%. This activity aims to find out knowledge about the healthy behavior of infants and toddlers during the Covid-19 pandemic in Aisyiyah Tanjung cadres. The method used at IbM offered to Mitra Aisyiyah Tanjung is counseling to cadres using the learning by doing method. The results of the pre and post tests showed an increase in the knowledge of cadres about education on healthy behavior for infants and toddlers during the Covid-19 pandemic. The conclusion is that there is an increase in knowledge of Posyandu Aisyiah Tanjung cadres.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Tahapan Pemberian MPASI Usia 6-11 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Cilongok 1 Raihan Ayuraira Febriyoni; Wulan Margiana
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol11.iss1.286

Abstract

The intake from complementary feeding (MPASI) acquired by a child plays a significant role in determining the child's nutritional status. The administration of MPASI continues with breastfeeding from 6 months to 2 years. The adequacy of MPASI refers to food that can meet the nutritional needs of the child. The majority of developmental delay cases are attributed to poor-quality MPASI. The purpose of this study was to describe the level of knowledge of mothers about the stages of giving complementary feeding (MPASI) aged 6-11 months in the working area of ​​Cilongok 1 Public Health Center.This study aims to determine maternal knowledge regarding the stages of complementary feeding (MPASI) for infants aged 6-11 months in the Public Health Care Center Cilongok 1 operational area. This research was a quantitative study with a descriptive design. A total of 196 respondents were used for the sample, chosen through purposive sampling. The instrument used in this study was a questionnaire. From two respondent groups, namely the group of mothers with infants aged 6-8 months, 70 (59%) had good knowledge, 37 (31%) had sufficient knowledge, and 12 (10%) had inadequate knowledge. For the group of mothers with infants aged 9-11 months, 35 (46%) had good knowledge, 24 (31%) had sufficient knowledge, and 18 (23%) had inadequate knowledge. The description of maternal knowledge concerning MPASI for infants aged 6-11 months in the operational area of the Puskesmas Cilongok 1 is deemed satisfactory.