Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Edukasi Pemberian Kompres Bawang Merah Sebagai Penurun Demam Anak Pada Kader dan Orang Tua di Posyandu Delima Pliken Oppy Maharani; Etika Dewi Cahyaningrum; Madyo Maryoto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 20
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v3i1.1203

Abstract

Anak adalah kelompok usia yang rentan sakit. Pada anak muncul masalah kesehatan salah satunya adalah demam. Demam jika tidak diatasi dengan penanganan yang cepat dan tepat akan menimbulkan komplikasi yang mengakibatkan dehidrasi, kekurangan oksigen, kerusakan neurologis, dan kejang demam/ febrile convulsions. Permasalahan ini dapat diatasi melalui kegiatan edukasi kompres bawang merah sebagai penurun bawang merah pada kader dan orangtua yang dilaksanakan di Posyandu Delima Pliken. Kegiatan ini terdiri pengukuran pengetahuan orang tua sebelum diedukasi, pemberian edukasi oleh pelaksana, pemberian leaflet kepada peserta edukasi, dan pengukuran pengetahuan setelah diberi edukasi, review materi dan demonstrasi oleh perwakilan orang tua. Kegiatan edukasi ini terbagi menjadi 2 pertemuan. Tujuan dilaksanakan edukasi ini adalah meningkatkan pengetahuan kader dam orang tua dalam menggunakan bawang merah sebagai kompres demam anak. Dari edukasi ini terdapat peningkatan pengetahuan yang pada sebelum diedukasi tingkat pengetahuan kader pada kategori cukup dengan presentase 75% setelah diedukasi meningkat pada kategori baik dengan presentase 84%. Pada orang tua tingkat pengetahuan sebelum diedukasi pada kategori cukup pada presentase 53% dan setelah diedukasi meningkat menjadi 72%. Dari hasil edukasi ini dapat disimpulkan terdapat keberhasilan dalam pemberian edukasi.
Pencegahan Infeksi Untuk Mengatasi Masalah Resiko Infeksi Pada Anak dengan Diare Husni Prihastari; Murniati Murniati; Madyo Maryoto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 20
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v3i1.1208

Abstract

Diare adalah pengeluaran feses yang sering, lunak dan tidak berbentuk. Dari data RSI Banjarnegara menunjukan masih tinggiya angka diare dengan masalah penyerta resiko infeksi. Tanda dan gejala anak diare biasanya nafsu makan menurun, sel darah putih menurun, nyeri. Proses inflamasi diare menyebabkan resiko infeksi pada anak. Tujuan studi ini adalah memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan komprhensif dengan masalah resiko infeksi. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif dengan melakukan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek studi kasus karya tulis ilmiah ini adalah An Z, pengkajian didapatkan pasien mual muntah 10 kali, BAB 3 kali dengan kosistensi cair, pernapasan 20 x/menit, spo2 96 %, suhu 36,4 °C, nadi 86 x/menit serta terdapat nyeri diperut. Intervensi yang direncanakan adalah mengajarkan anak untuk melakukan cuci tangan dengan benar dan mengedukasi cara pencegahan penyakit diare dengan masalah resiko infeksi. Hasil studi kasus An Z setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam, dengan mengajarkan melakukan cuci tangan dengan benar dan mengedukasi cara pencegahan penyakit diare, masalah resiko infeksi teratasi sebagian dengan kriteria hasil kebersihan tangan, nyeri, nafsu makan, dan sel darah putih membaik. Kesimpulan: asuhan keperawatan anak resiko infeksi dengan diare dapat teratasi sebagian. Kata kunci: Diare, Resiko Infeksi, Studi Kasus.
Asuhan Keperawatan Resiko Jatuh Pada An. F dengan Kejang Deman di Ruang Firdauz di RSI Banjarnegara Ita Nur Khasanah; Murniati Murniati; Madyo Maryoto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 20
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v3i1.1209

Abstract

Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering ditemukan pada anak. Kejang demam dapat dikaitkan dengan faktor usia, tingkatan suhu, dan kecepatan peningkatan suhu. Faktor hereditas juga memiliki peran penting terhadap bangkitan kejang demam, dimana pada anggota keluarga penderita memiliki peluang untuk mengalami kejang lebih banyak dibandingkan dengan anak yang normal. Penderita kejang demam diperkirakan terdapat lebih dari 21,65 juta dan 216 ribu diantaranya meninggal dengan usia antara 1 bulan sampai 11 tahun dengan riwayat kejang demam. Hasil survey pendahuluan di ruang Firdauz RSI Banjarnegara dari tahun 2021 hingga tahun 2023 didapatkan data sebanyak 73% atau sekitar 399 pasien anak yang mengalami kejang demam. Tujuan studi kasus ini yaitu untuk menggambarkan asuhan keperawatan risiko jatuh pada anak dengan kejang demam di ruang Firdauz RSI Banjarnegara. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil pengkajian didapatkan bahwa keadaan umum bayi tampak lemah serta didampingi oleh keluarganya, hand rail dan pengunci roda pada bed anak belum terpasang, selain itu sebelumnya bayi memiliki riwayat jatuh dari tempat tidur ketika dirumah dan skor skala jatuh yaitu 20. Hasil Tindakan keperawatan yang dilakukan selama 3x8 jam di RSI Banjarnegara fokus tindakan diarahkan pada pencegahan jatuh didapatkan pasien beraktivitas di tempat tidur dengan hand rail terpasang dan terpasang setiker resiko jatuh. Asuhan keperawatan ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk dapat memberikan perawatan dan mencegah terjadinya kejang demam pada bayi. Kesimpulan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah pengkajian berjalan dengan baik, tidak terdapat kendala ataupun hambatan. Pengkajian dilakukan kepada klien secara langsung dan kepada keluarga klien. Kata kunci: bayi, kejang demam, resiko jatuh
Asuhan Keperawatan Keluarga Tahap Kelahiran Anak Pertama Pada Keluarga Tn. D Dengan Masalah Gizi Kurang Pada Balita An. A Di Desa Rempoah Anggraini Dwi Larasati; Arif Nur Hidayanto; Madyo Maryoto
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 8: Juli 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toddler nutrition is an important thing that every parent should know. Efforts to improve/improve nutrition can be done by meeting the nutritional needs of children, one of which is through Supplementary Feeding (PMT). The use of Moringa as an additional food source is one source of protein that can be used in an effort to overcome malnutrition. This study used a descriptive design in the form of a case study approach to nursing practice. The case study in this study examines the inability of families to recognize the health problems of family members who suffer from malnutrition by conducting health education related to the effective use of Moringa leaves for 3 x 24 hours. The results showed that the problems that occurred to the client could be resolved on the 3rd day and which was marked by Mr.'s family. D already knows how to meet the nutritional needs of her child, knows how to increase nutritional intake by using Moringa leaves, Mrs. F already knows how to make food from Moringa leaves and Mrs. F can practice how to make food intake from Moringa leaves. Nursing actions by conducting health education related to the use of Moringa leaves can increase family knowledge about nutritional needs in children.
Penerapan Senam Anti Stroke pada Penderita Hipertensi di Desa Kaliputih Kecamatan Purwojati Asri Nur Rahmawati; Madyo Maryoto; Adiratna Sekar Siwi
Journal of Community Service and Engagement Vol 1 No 2 (2026): February: Servitia: Journal of Community Service and Engagement
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/m92r3c26

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is a medical condition that increases the risk of heart disease, stroke, and kidney failure. The prevalence of hypertension in Central Java in 2023 reached 31.4%, which is also estimated to apply to Banyumas. Anti-stroke exercises are one of the preventive measures because they can lower blood pressure, control cholesterol levels, and improve minor disorders in the body. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase the knowledge and skills of the elderly regarding anti-stroke exercises. The PkM implementation methods included lectures, discussions, as well as pre-tests and post-tests participated in by 19 elderly people. The pre-test results showed that 84% of participants were in the low category and 16% in the sufficient category, while the post-test showed that 89% were in the high category and 11% in the sufficient category. These results indicate an increase in the elderly's knowledge about hypertension and anti-stroke exercises after the activity. The output of the PkM is the publication of an article in an accredited national journal, which is expected to be a reference for education and prevention efforts for hypertension in the elderly..
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto Amela Noormalita; Madyo Maryoto; Wasis Eko Kurniawan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.178

Abstract

Dukungan keluarga merupakan suatu faktor yang dapat menunjang keberhasilan seseorang dalam masa pengobatan Tuberkulosis paru, karena dengan adanya dukungan keluarga, seseorang akan merasakan adanya dorongan dari lingkungan sekitar dan merasa termotivasi untuk sembuh dari penyakit TB. Tingkat keberhasilan sembuh seseorang dapat dilihat dari patuh atau tidaknya seseorang tersebut dalam menjalani masa pengobatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis paru di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner MMAS-8. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 responden. Penelitian ini dilakukan di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto pada bulan Desember 2023 – Juni 2024. Dari hasil uji Chi square didapatkan nilai p=0,000 (<0,05) yang menunjukan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto.
Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang I Afifah Rohmanita; Wasis Eko Kurniawan; Madyo Maryoto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.348

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami lansia dan berisiko menjadi faktor  utama  terjadinya  komplikasi  kardiovaskular, seperti  stroke, penyakit  jantung, dan  gagal  ginjal  apabila  tidak  ditangani  dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan  gerontic  terapi  penerapan  Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah pada Ny. R dengan hipertensi di wilayah kerja  Puskesmas  Sumbang  1. Metode  yang  digunakan  adalah  metode  kualitatif  melalui  pendekatan  studi  kasus  melalui  proses  pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan  evaluasi. Intervensi  utama  berupa latihan  Slow  Deep Breathing  yang  dilakukan  secara  rutin  selama  tiga  hari  dengan  pendampingan  keluarga. Hasil  penelitian  menunjukkan  adanya  penurunan  tekanan  darah  secara  bertahap  setelah  pasien  melakukan  latihan  tersebut. Pada hari pertama tekanan  darah  pasien  masih  relatif  tinggi, namun  setelah  dilakukan  Slow Deep  Breathing  tampak  adanya penurunan  meskipun  belum  signifikan. Pada  hari  kedua, terjadi  penurunan  yang lebih nyata baik pada tekanan  darah  sistolik  mapupun  diastolik, disertai  dengan  laporan  pasien merasa lebih rileks, nyaman, dan  berkurangnya keluhan  sakit  kepala. Pada  hari ketiga, tekanan darah pasien berada pada kisaran yang mendekati target normal yaitu 140/80  mmHg, yang  menunjukan bahwa latihan Slow Deep Breathing memberikan efek relaksasi dan membantu menurunkan  tekanan  darah  secara  konsisten. Kesimpulannya, Slow Deep Breathing efektif membantu menurunkan tekanan darah pada pasien  hipertensi  dan  dapat  dijadikan  terapi  nonfarmakologis  sederhana  dalam  praktik  keperawatan. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah subjek yang terbatas pada  sau  pasien, waktu pelaksanaan  yang  dingat, serta  adanya kemungkinan subjektivitas pasien dalam melakukan latihan, sehingga diperlukan penelitian  lanjutan  dengan  responden lebih banyak dan waktu intervensi yang lebih panjang.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn R Dengan Post Partum Usia Pernikahan Dini Pada Tahap Perkembangan Child Bearing Di Puskesmas Sumbang 1 Pingkan Indah Saputri; Mariah Ulfah; Madyo Maryoto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.370

Abstract

Kehamilan pada usia remaja masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia karena berhubungan dengan meningkatnya risiko komplikasi medis, psikologis, dan sosial yang berdampak pada ibu maupun bayi. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan keluarga dengan ibu post partum remaja pada fase childbearing. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang ibu post partum berusia 17 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1, Banyumas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan tahapan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga menghadapi tiga masalah utama, yaitu gangguan proses keluarga, ketidakmampuan koping, dan risiko gangguan perlekatan ibu-anak, yang dipengaruhi oleh dominasi mertua, kurangnya komunikasi terbuka, serta minimnya dukungan emosional dari suami. Intervensi yang diberikan berupa edukasi, komunikasi terapeutik, serta pelibatan anggota keluarga terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri ibu, memperbaiki komunikasi, dan memperkuat keterlibatan keluarga dalam pengasuhan bayi. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa pendekatan keperawatan berbasis keluarga efektif dalam memperkuat fungsi keluarga, meningkatkan dukungan emosional, serta memfasilitasi peran ibu remaja dalam masa nifas, sehingga dapat membangun ketahanan keluarga dan mencegah dampak negatif kehamilan usia remaja.