Ika Sulistiyawati
Akademi Kebidanan Jember

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PENCATATAN KMS BALITA Ika Sulistiyawati; Intan Gumilang Pratiwi
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 3, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan gizi kurang dan gizi buruk merupakan permasalahan pokok yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Permasalahan gizi pada anak balita ini erat kaitannya dengan pemantauan pertumbuhan anak yang belum optimal disebabkan pemahaman kader tentang tugasnya di Posyandu masih kurang. Pendokumentasian KMS sangat penting baik bagi ibu balita maupun petugas kesehatan karena sebagai media edukasi bagi orang tua balita tentang kesehatan anak balitanya dan sebagai sarana komunikasi yang dapat digunakan oleh petugas kesehatan untuk menentukan penyuluhan dan tindakan pelayanan kesehatan gizi serta dapat membantu deteksi dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh  pelatihan terhadap ketrampilan kader Posyandu dalam  pencatatan KMS balita. Penelitian ini menggunakan disain penelitian pre- experimental design  yaitu one group pretest- postest design dimana dalam  desain ini terdapat pretest sebelum diberi perlakuan sehingga hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat. Teknik sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling dan dianalisis menggunakan uji Paired. Hasil dari uji paired sample t-test menunjukkan hasil p (0,138) > 0,05 yang artinya tidak ada pengaruh pelatihan terhadap ketrampilan kader Posyandu dalam pencatatan KMS balita, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pelatihan pencatatan KMS pada kader dengan range waktu post tes yang lebih lama serta perlunya melakukan rotasi tugas kader Poyandu agar setiap kader dapat terampil dalam mengerjakan setiap tugas kader di Posyandu khususnya pencatatan KMS balita. 
Praktik Pemberian MP-ASI dengan status Gizi Bayi di Desa Sukojember Kecamatan Jelbuk tahun 2020 Ika Sulistiyawati
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 5, No 1 (2021): MARET
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usia 0-24 bulan merupakan masa kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, karena dimasa inilah periode tumbuh kembang anak yang paling optimal baik untuk intelegensi maupun fisiknya. Sebanyak 49 bayi di kecamatan Jelbuk didapatkan  8,1% stunting dan 14,2% pendek; 8,16% tidak memberikan ASI eksklusif, usia pemberian MP-ASI sesuai usia sebanyak 6,12% dan 12,2% tidak sesuai jenisnya. Praktik pemberian makan yang tidak benar (inappropriate feeding practices) merupakan penyebab utama awal terjadinya malnutrisi  pada  bayi  dan  batita. Soetjiningsih menyatakan bahwa faktor eksternal seperti pola asuh orangtua, asupan gizi (pemberian, frekuensi dan durasi pemberian MP-ASI), stimulasi dan sosial ekonomi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan bayi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa hubungan praktik pemberian MP-ASI dengan status gizi anak usia 6-24 bulan. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 6-12 bulan di desa Suko Jember,  Kecamatan Jelbuk kabupaten Jember, dengan teknik  consecutive sampling sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 23 responden. Peneliti melakukan intervensi berupa penentuan status gizi berdasarkan  Berat Badan dan Tinggi Badan anak serta wawancara penilaian praktik  pemberian MP-ASI. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara praktik pemberian MP-ASI dengan  status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Desa Sukojember Kecamatan Jelbuk tahun 2020. Sehingga saran yang bisa diberikan adalah penyuluhan kepada orang terdekat ibu untuk memberikan informasi seputar praktik pemberian asi eksklusif dan MP-ASI dan melakukan pendekatan  dan penyuluhan kepada tokoh agama dan masyarakat tentang dampak budaya pemebrian MP-ASI dini.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa Kabupaten Jember Ika Sulistiyawati
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 1, No 1 (2017): MARET
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan tambahan lain pada bayi usia 0-6 bulan. HasilRiskesdas Tahun 2013 cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 cakupan nilai padaProvinsi Jawa Timur sebesar 70,8%. Angka tersebut masih belum mencapai target cakupanpemberian ASI Eksklusif seperti yang telah ditetapkan oleh kementerian kesehatan tahun 2014yaitu 80%. Cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Jember tahun 2014 terbilang rendah yaitu sebesar32,32% jauh dibawah target yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember yaitu sebesar 80%.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan menggunakanpendekatan cross sectional. Populasi yang di teliti adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6-9bulan. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian kemudian dianalisa denganmenggunakan chi-square. Hasil analisis Univariate tingkat pengetahuan ibu (70,0%) tidak baik, danpemberian ASI Eksklusif (80,0%) tidak memberi ASI Eksklusif. Analisis bivariate diperoleh tingkatpengetahuan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif. Dengan α = 0,05 diperoleh p value = 0,003sehingga p valu e < α maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan antara tingkatpengetahuan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa KabupatenJember. Upaya peningkatan cakupan ASI Eksklusif salah satunya adalah meningkatkan pengetahuanibu tentang ASI Eksklusif.
Analysis of Husband Support, Family, Friends dan Health Workers to The Use of MKJP in Women of Reproductive Age Istifadatul Ilmiya; Ika Sulistiyawati
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v5i1.1364

Abstract

There are still fewer woman of reproductive age who use long term contraceptive methods compared to those who do not use MKJP. The choice of using MKJP can be influenced by social support, which can provide motivation, change the willingness and ability to solve challenges and provide security for contraceptive acceptors. The purpose of this study was to analyze the support of husbands, family, friends and health workers on the use of MKJP in women of reproductive age. This type of research is an observational analytic study using a cross sectional design. The samples in the study was 225 respondents. The data analysis used logistic regression test. The results showed that there was an effect of support from husbands, friends and health workers on the use of MKJP with p value <0.05 (p value =0.04, p value =0.04, p value =0.03). The conclusion in this study is that social support that can affect the use of MKJP in women of childbearing age is husband support, friend support and health worker support. Suggestions to further researchers are to add various other factors that can influence the selection and determination of the use of MKJP.
Hubungan Pengetahuan Gizi Seimbang Dimasa Pandemi Covid-19 Dengan Status Gizi Mahasiswa Akademi Kebidanan Jember Ika Sulistiyawati; Lud Riska Berliani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 6, No 1 (2022): MARET
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akademi Kebidanan Jember  memberlakukan pembelajaran jarak jauh dan bekerja dari rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dan menjaga kesehatan mahasiswa agar tetap optimal serta terhindar dari penularan Covid-19. Selama masa pandemi, penting bagi mahasiswa untuk menjaga pola makan gizi seimbang yang didasari oleh pengetahuan tentang gizi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang baik sehingga dapat terlindung dari penularan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan penerapan gizi seimbang dimasa pandemi Covid-19  dengan status gizi mahasiswa Akademi Kebidanan Jember. Penelitian  ini  menggunakan  jenis  penelitian  observasional  dengan   pendekatan cross  sectional.  Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akademi Kebidanan Jember  yang berjumlah 28 orang. Pengetahuan gizi seimbang didapat melalui kuesioner sedangkan pengukuran status gizi menggunakan alat length board atau microtoise untuk pengukuran tinggi badan dan tabel Z-score IMT/U untuk menentukan status gizi mahasiswa. Hasil analisis uji chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi mahasiswa Akademi Kebidanan Jember    yang ditunjukkan oleh p-value sebesar 0,005 (p-value < 0,05). Upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan sosialisasi pada orang tua mahasiswa tentang gizi seimbang remaja selama pandemi covid-19.