Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Aksesibilitas Sarana Sanitasi bagi Difabel di Tempat Transportasi Umum Lustiyati, Elisabeth Deta; Rahmuniyati, Merita Eka
INKLUSI Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.492 KB) | DOI: 10.14421/ijds.060105

Abstract

Persons with disabilities often experience obstacles because there are no accessible facilities available to them in public places. The purpose of this study is to obtain an overview of the accessibility of public toilets in public transportation located in Yogyakarta. The research took the case of Giwangan bus station, Yogyakarta (Tugu) train station, Lempuyangan train station, Wates train station, Maguwoharjo train station, and Adisutjipto airport. This type of research is descriptive evaluative. Data collection is done by using purposive sampling technique and by the method of observation, documentation, and interviews. The results of this study indicate that the accessibility of sanitation services at Adisucipto airport and all train stations is good; while accessibility at the Giwangan terminal is still lacking.[Para difabel sering mengalami hambatan karena tidak terdapatnya fasilitas yang aksesibel bagi mereka di tempat-tempat umum. Tujuan penelitian ini adalan untuk memperoleh gambaran aksesibilitas toilet umum bagi difabel di tempat transportasi umum DIY. Penelitian mengambil kasus di terminal Giwangan, stasiun Yogyakarta (Tugu), stasiun Lempuyangan, stasiun Wates, stasiun Maguwoharjo, dan bandar udara Adisutjipto. Jenis penelitian ini adalah deskriptif evaluatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan sanitasi di bandara Adisucipto dan semua stasiun kereta api sudah baik; sementara aksesibilitas di terminal Giwangan masih kurang.]
Pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan keterampilan promotor dan sanitarian dalam pembuatan media promosi kesehatan Nur Alvira Pascawati; Elisabeth Deta Lustiyati; Dian Rhesa Rahmayanti
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i22025p246-259

Abstract

Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) memiliki peran penting dalam memberdayakan Promotor Kesehatan dan Sanitarian untuk meningkatkan upaya pencegahan penyakit. Inisiatif ini bertujuan mengoptimalkan edukasi kesehatan dengan memanfaatkan AI untuk menciptakan komunikasi yang efektif, efisien, menarik, dan tepat sasaran. Program ini melibatkan 20 peserta dari Dinas Kesehatan DIY yang berperan sebagai Promotor Kesehatan dan Sanitarian. Intervensi utama difokuskan pada peningkatan pemahaman, keterampilan, dan komitmen peserta melalui berbagai metode, termasuk pre-test, presentasi, praktik langsung, simulasi peran, pembelajaran berbasis proyek, pengembangan output, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan: tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 25% sebelum edukasi menjadi 65% setelah edukasi (p < 0,05). Selain itu, 95% peserta berhasil menghasilkan media promosi berkualitas tinggi dengan memenuhi kriteria seperti kerapian, kejelasan, relevansi tema, dan keselarasan desain. Semua peserta memberikan umpan balik yang sangat baik kepada pemateri, dengan skor rata-rata melebihi 90 berdasarkan 12 indikator evaluasi. Untuk mempertahankan pencapaian ini, disarankan adanya kolaborasi berkelanjutan melalui diskusi kelompok, forum daring, dan evaluasi rutin. Peserta juga didorong untuk memanfaatkan platform media sosial guna memperluas jangkauan promosi kesehatan mereka, memastikan integrasi AI yang efektif dalam aktivitas profesional mereka.