Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Review Laporan Keuangan dan Aspek Perpajakan BUMDES Garuda Wisnu Prabawa Desa Guwang Ni Luh Putri Setyastrini; I Nyoman Darmayasa; Dewa Made Mahayana
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.601

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan salah satu lembaga ekonomi di bawah naungan pemerintah desa yang saat ini mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah untuk pembangunan dan pemerataan perekonomian pedesaan. Selayaknya entitas usaha yang perlu menyajikan pembukuan, BUMDES juga dituntut harus memahami dengan benar terkait pembukuan yang benar, digitalisasi pembukuan hingga aspek perpajakan. Pembukuan yang baik akan menunjukkan secara jelas kinerja BUMDES dalam membangun desa. Program Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Bali, memiliki komitmen untuk turut serta mengembangkan desa melalui pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Desa terpilih yang menjadi lokasi pengabdian adalah Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar dengan BUMDES Garuda Wisnu Prabawa. Metode yang digunakan pemaparan materi dan diskusi dengan akademisi serta pendampingan terkait penyusunan laporan keuangan serta digitalisasi penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota BUMDES Garuda Wisnu Prabawa. Pemaparan dan pendampingan kegiatan pelatihan dilakukan oleh narasumber yang merupakan dosen dan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali. Kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari BUMDES Garuda Wisnu Prabawa selaku mitra pengabdian masyarakat.
Pemberdayaan Perekonomian Desa Adat Melalui Pendampingan Rancangan Sistem Akuntansi BUPDA Ni Luh Putri Setyastrini; I Nyoman Darmayasa; Putu Adi Suprapto; I Made Adhi Wirayana; Ni Nyoman Harini Puspita
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.604

Abstract

Masyarakat di Bali terdiri dari masyarakat adat dan masyarakat dinas. Mengacu pada publikasi data Badan Pusat Statistik dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat kondisi per Maret 2023 terdapat 636 Desa Dinas dan 1.493 Desa Adat. Desa Adat di Bali memiliki potensi dan peluang di bidang perekonomian yang perlu ditata pemanfaatannya dan pengelolaannya secara sistematis melalui suatu sistem perekonomian Adat yang merupakan bagian dari sistem perekonomian nasional guna mewujudkan kehidupan Krama Desa Adat yang sejahtera dan bahagia, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Wadah pengelolaan potensi desa Adat untuk meningkatkan perekonomian Adat berupa Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA). Diperlukan pengembangan sistem informasi akuntansi yang sesuai dengan karakteristik Desa Adat. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan melakukan pendampingan sistem akuntansi BUPDA. Pengabdian ini melibatkan lima anggota dengan berbagai disiplin ilmu yaitu akuntansi, hukum, dan sistem informasi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kombinasi tiga pendekatan yaitu Participatory Action Research (PAR), technical assistance, dan transfer knowledge. Pada tahapan PAR menghasilkan usulan rancangan sistem akuntansi berbasis Standar Akuntansi Entitas Mikro kecil Menengah. Pada tahapan technical assistance menghasilkan konsep dan rancangan sistem akuntansi yang sesuai dengan karakteristik dan ketentuan pengelolaan BUPDA. Pada tahap transfer knowledge bersifat reciprocal, dalam artian tim pengabdian memperoleh banyak pengetahuan dari pengelola BUPDA terkait potensi lokal dan nilai lokal sedangkan pengelola BUPDA memperoleh pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang terstandarisasi sebagai wujud tata kelola yang profesional.
Realitas Kepatuhan Pajak UMKM Pasca Program Pengungkapan Sukarela Partika, I Dewa Made; I Nyoman Darmayasa
Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jraam.v7i1.001

Abstract

Abstract: The Reality of MSME Tax Compliance After the Voluntary Disclosure ProgramPurpose: This study aims to determine tax compliance after the Voluntary Disclosure Program (VDP) has ended on 30 June 2022.Method: Data collection through in-depth interviews with taxpayers, academics, and tax practitioners then analyzed using transcendental phenomenology.Results: The reality of MSME taxpayer compliance that (does not) participate in the VDP is only at the formality level based on Game Theory. Academic and practitioner informants provide views on taxpayers to delay compliance through the Long Run Effect.Novelty: A transcendental phenomenological interpretive methodology can explore the reality of post-VDP tax compliance.Contribution: Contributed to policy regarding to tax payer compliance and development of Game Theory and Long Run Effect. Abstrak: Realitas Kepatuhan Pajak UMKM Pasca Program Pengungkapan SukarelaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami realitas kepatuhan pajak setelah Program Pengungkapan Sukarela (PPS) berakhir pada 30 Juni 2022.Metode: Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan wajib pajak UMKM, akademisi, dan praktisi yang selanjutnya dianalisis menggunakan transendental fenomenologi.Hasil: Realitas kepatuhan wajib pajak UMKM yang (tidak) berpartisipasi PPS hanya pada tataran formalitas berdasarkan Game Theory. Informan akademisi dan praktisi memberikan pandangan kepada wajib pajak yang menunda kepatuhan melalui Long Run Effect.Kebaruan: Memahami realitas model kepatuhan pajak dengan beberapa teori perilaku wajib pajak.Kontribusi: Berkontribusi untuk memberikan masukan pada kebijakan terkait kepatuhan wajib pajak dan pada pengembangan Game Theory dan Long Run Effect.
Anti-Aggressive Accounting Creative Pada Lembaga Perkreditan Desa Menuju Pembangunan Inklusif Berkelanjutan Darmayasa, I Nyoman; I Ketut Suwintana; Ni Nyoman Harini Puspita; I Made Agus Putrayasa; I Ketut Parnata; I Made Bagiada; Ni Luh Putri Setyastrini; Ketut Nurhayanti; Putu Adi Suprapto; Ni Komang Urip Krisna Dewi
Jurnal Akuntansi Terapan dan Bisnis Vol 4 No 1 (2024): July
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/asersi.v4i1.4939

Abstract

This study aims to understand the meaning of aggressive accounting creative practices in Village Credit Institutions (LPD). This study involved four participants from LPD empowerment services and institutions, academics, and three LPD heads. Data were collected through in-depth interviews, followed by data triangulation (source, technique, and time) based on Miles and Huberman's interactive analysis. Interpretive analysis was used for data analysis. This study found the existence of aggressive creative accounting practices, which means maintaining stakeholder trust so that the level of health and risk of LPDs is maintained. New meaning of anti-aggressive creative accounting through digital transformation of reporting in the form of accrual income recognition and cash adjustments. Digital transformation is described through the technology acceptance model (TAM) theory, which can be explained using stakeholder theory and agency theory with the additional assumption of intentional human beings extending human local values. The research contribution is theoretically in the form of developing theoretical assumptions and practically to prevent aggressive accounting creativity so that sustainable inclusive development from villages towards Indonesia can be realized.
FONDASI TRI KAYA PARISUDHA BAGI MAHASISWA AKUNTANSI DI ERA AI Cahyani, Gusti Ayu Made Diva; Apriliani, Putu Ayu Dewi Uliasari; Hartana, Ni Putu Diva Mahayanti Giri; Putriyani, Ni Putu Anindia; Sumantri, Siska Maretha Novia; Darmayasa, I Nyoman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2024.15.2.24

Abstract

Abstrak - Fondasi Tri Kaya Parisudha bagi Mahasiswa Akuntansi di Era AITujuan Utama - Penelitian ini berupaya untuk menginternalisasikan nilai Tri Kaya Parisudha dalam model mahasiswa akuntansi berprestasi di era artificial intelligence (AI).Metode – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Beberapa mahasiswa akuntansi berprestasi menjadi informan dalam penelitian ini.Temuan Utama – Internalisasi nilai Tri Kaya Parisudha yang menjiwai masing-masing mahasiswa sebagai fondasi mahasiswa akuntansi di era AI merupakan hasil penelitian ini. Penggunaan AI menjadi usulan model mahasiswa akuntansi berprestasi. Usulan model mahasiswa akuntansi berprestasi mengandung strategi kebijakan yang berlandaskan nilai lokalitas.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini berkontribusi pada landasan kebijakan sebagai referensi penggunaan AI yang etis dan bijak. Penggunaan AI berlandaskan nilai Tri Kaya Parisudha diharapkan mampu mengantarkan pada mahasiswa akuntansi yang berkualitas.Kebaruan Penelitian – Kebaruan dalam penelitian ini berupa nilai Tri Kaya Parisudha yang digunakan sebagai fondasi penggunaan AI oleh mahasiswa akuntansi. Abstract - "Tri Kaya Parisudha" as Foundation for Accounting Students in the AI EraMain Purpose - This research seeks to internalize the value of "Tri Kaya Parisudha" in the model of outstanding accounting students in the artificial intelligence (AI) era.Method - This research uses a qualitative descriptive method. Several outstanding accounting students became informants in this study.Main Findings—This study's result is the Internalisation of the "Tri Kaya Parisudha" value that animates each student as the foundation of accounting students in the AI era. The use of AI is the proposed model for outstanding accounting students, which contains policy strategies based on local values. Theory and Practical Implications - This research contributes to the policy foundation as a reference for AI's ethical and wise use. AI based on the value of "Tri Kaya Parisudha" is expected to lead to quality accounting students.Novelty—The novelty is the "Tri Kaya Parisudha" value, which is used as the foundation for accounting students' use of AI.
CATUR PURUSA ARTHA LENSA DEKONSTRUKSI DEFINISI PAJAK YANG BERKEADILAN Darmayasa, I Nyoman; Aneswari, Yuyung Rizka
EQUITY Vol 20 No 2 (2017): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v20i2.618

Abstract

Catur Purusa Artha Lens of Deconstruction Equitable Tax Definition. The study aims to deconstruct the definition of tax with Catur Purusa Artha (CPA) lens. Research using postmodern paradigm focused on modernity disagreement of tax definition based on act. Tax definition for the result of deconstruction namely Dharma in the form of funds contribution that conducted sincerely from individual’s or entity’s Artha to the state which will be distributed based on Kama for the purposes of the state for the welfare of the people. The essence of the deconstruction definition provide a sense of equitable and stimulation of tax compliance.
REALITAS CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BERBASIS TRI HITA KARANA PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA ADAT LUKLUK Ni Ketut Utami Dewi; I Nyoman Darmayasa; Ni Nengah Lasmini
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i1.14136

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk memahami kondisi nyata penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis Tri Hita Karana pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat Lukluk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah pengawas, ketua, sekretaris dan pegawai LPD Desa Adat Lukluk. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan CSR berbasis nilai lokal Tri Hita Karana pada LPD Desa Adat Lukluk di Bali telah membawa dampak positif bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat. Konsep Tri Hita Karana, yang mencakup hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan), diimplementasikan pada LPD melalui berbagai kegiatan. Dalam aspek Parahyangan, LPD berkontribusi pada kegiatan keagamaan desa, seperti sumbangan dana punia untuk pura dan bantuan renovasi pura. Sementara itu, pada aspek Pawongan, LPD memberikan beasiswa bagi karyawan serta dana sosial lainnya untuk mendukung masyarakat dalam acara kematian dan kegiatan pemuda. Aspek Palemahan diwujudkan melalui donasi tong sampah untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di desa. Penelitian ini juga menggarisbawahi peran signifikan LPD dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pinjaman berbasis kekeluargaan yang mengurangi ketergantungan pada rentenir. Adanya pembagian keuntungan LPD sebesar 20% untuk masyarakat desa semakin memperkuat hubungan positif antara LPD dan masyarakat setempat. Aktivitas sosial LPD yang berkesinambungan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membangun citra positif dan kepercayaan terhadap LPD. Temuan ini mendukung teori legitimasi dan teori stakeholder, yang menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan nilai sosial mereka dengan norma masyarakat serta memperhatikan seluruh pemangku kepentingan. Penelitian ini menggambarkan CSR pada LPD yang mengandung tiga aspek harmonisasi vertikal dan horizontal
ACCRUAL ACCOUNTING BIAS PRACTICES AS RISK MITIGATION IN MICROFINANCE INSTITUTIONS Bagiada, I Made; Sukarta, Made Andy Pradana; Hardika, Nyoman Sentosa; Darmayasa, I Nyoman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.2.18

Abstract

Abstrak – Praktik Bias Akuntansi Akrual sebagai Mitigasi Risiko Pada Lembaga Keuangan MikroTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap mitigasi risiko pada Lembaga Keuangan Mikro melalui praktik bias akuntansi akrual.Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Informan yang digunakan adalah sejumlah individu yang terkait dengan lembaga keuangan mikro.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa teori legitimasi, stakeholder, dan agensi menggambarkan fenomena praktik bias akuntansi akrual pada lembaga keuangan mikro. Potensi konflik mengacu pada teori agensi tipe tiga. Kecenderungan akuntansi akrual terhadap pengakuan pendapatan berbasis kas merupakan strategi mitigasi risiko likuiditas yang menggunakan konsep pencocokan biaya dengan pendapatan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori legitimasi, stakeholder, dan agensi berbasis kepemilikan masyarakat adat. Selain itu, penelitian ini mengusulkan adanya sistem checks and balances yang melibatkan pemangku kepentingan komunitas untuk mencegah potensi konflik dan bias akuntansi akrual.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini mengungkapkan potensi konflik pada lembaga keuangan mikro yang tercermin melalui praktik bias akuntansi akrual. Abstract – Accrual Accounting Bias Practices as Risk Mitigation in Microfinance InstitutionsMain Purpose – The purpose of this study is to examine risk mitigation strategies in microfinance institutions through the adoption of accrual accounting bias practices.Method – This research employed a case study methodology. Informants comprised individuals associated with microfinance institutions.Main Findings - This study found that legitimacy, stakeholder, and agency theories describe the phenomenon of accrual accounting bias in microfinance institutions. The potential for conflict refers to type three agency theory. The tendency of accrual accounting towards cash-based revenue recognition is a liquidity risk mitigation strategy that uses the concept of matching costs with revenues.Theory and Practical Implications – This study contributes to legitimacy, stakeholder, and agency theories by grounding them in indigenous community ownership. Furthermore, it proposes a system of checks and balances that engages community stakeholders to mitigate potential conflicts and bias in accrual accounting.Novelty - This study reveals the potential for conflict within microfinance institutions, as reflected in the use of accrual-bias practices.
Understanding Digital Transformation Village Credit Institutions Towards Sustainability Based on Local Genius Darmayasa, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v9i1.5237

Abstract

This study aims to understand the digitization transformation of village credit institutions towards sustainability based on local genius. Local geniuses are fundamental values for village credit institutions to enrich traditional local citizens. This research was conducted in village credit institutions and has since been transformed into digital. This research employed the combination methodology of Participatory Action Research in developing the application and Nusantara Paradigm as a view and the method using local values in implementing the application. Data were collected through in-depth interviews with stakeholders’ village credit institutions in Bali Province, the heads of village credit institutions, which is a digital transformation. This study realizes that window-dressing is a common practice that can be described using agency theory. Window dressings can be reduced through digital transformations. Sustainability exists as an enrichment of traditional local economics based on local genius with three harmonized relationships with God, humans, and the environment. Local genius not just the values written in regulation or standard operating procedures, but internalization in daily operational village credit institutions. Sustainability existence and growth measure with the comprehensive approach, harmonization with the God in our spiritual values, harmonization with the human through transparent report can be describe with development Humanism Agency Theory on Traditional Social Community Ownership. Harmonization in an environment with practical digital transformation to save our planet. The originality of this research is that it extends agency theory type 4 in accordance with social community ownership of a new type of conflict. The combined method of Participatory Action Research in developing the application and Nusantara Paradigm in implementing a new methodology approach reflecting digital process transformation based on local values.
E-filling dan Relawan Pajak dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Darmayasa, I Nyoman; Wibawa, Bagus Putra; Nurhayanti, Ketut
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v4i2.3949

Abstract

AbstractThis research aims to analyze the effect of e-filling application and tax volunteer’s role to individual taxpayer’s compliance. In addition, this research also analyzes the effect of tax volunteer’s role as moderating variable on e-filling application to individual taxpayer’s compliance. This research analyzes primary data from distributed questionnaires to 100 individual taxpayers’ in assistance locations of Tax Volunteer from Politeknik Negeri Bali Tax Center. Sample selection in this research using purposive sampling technique. The testing of research variables was conducted using the Partial Least Square method with SmartPLS 3.0 application. The results showed that e-filling application and tax volunteers role had a positive and significant effect on individual taxpayer’s compliance. While there is no significant effect from the moderation of tax volunteer’s role in e-filling application to individual taxpayer’s compliance. This research has a novelty the role of tax volunteers in improving taxpayer compliance. Furthermore, this research has a practical contribution to the tax authority to increase the role of tax volunteers and to taxpayers on the participation of utilizing tax volunteers to improve compliance.Keywords: E-filling; Individual taxpayer; Tax compliance; Tax volunteer.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek dari penerapan e-filling dan peran relawan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Di samping itu, dilakukan pula pengujian moderasi relawan pajak atas pengaruh penerapan e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini menganalisis data primer dari kuesioner yang disebarkan kepada 100 wajib pajak orang pribadi di lokasi asistensi Relawan Pajak Tax Center Politeknik Negeri Bali. Pemilihan sample pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian variabel penelitian dilakukan menggunakan metode Partial Least Square dengan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-filling dan peran relawan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Sedangkan terdapat pengaruh yang tidak signifikan pada moderasi peran relawan pajak atas penerapan e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini memiliki keterbaruan peran relawan pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini memiliki kontribusi praktis pada otoritas pajak untuk meningkatkan peran relawan pajak dan terhadap wajib pajak pada partisipasi memanfaatkan relawan pajak untuk meningkatkan kepatuhan.Kata Kunci: E-filling; Kepatuhan pajak; Relawan pajak; Wajib pajak orang pribadi.