Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pemberdayaan Terhadap Lansia Untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Minyak Kelapa (Tanusan) di Singakerta, Gianyar Ni Nengah Lasmini; I Made Dana Saputra; I Gede Nyoman Suta Waisnawa
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.259

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi mulai akhir tahun 2019 memberikan dampak dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Salah satu dampak Pandemi Covid-19 yang dirasakan mayarakat akhir-akhir ini adalah tingginya harga minyak sawit dan langkanya minyak sawit ditengah masyarakat. Adanya kasus tersebut menyebabkan potensi penggunaan minyak kelapa sebagai alternatif. Produksi minyak kelapa lebih banyak dilakukan oleh sektor UMKM, khususnya di Bali dilakukan lebih banyak oleh lansia karena menggunakan peralatan tradisional. Dalam situasi seperti saat ini, sektor UMKM Minyak Kelapa sangat perlu perhatian khusus. UMKM Minyak Kelapa (Tanusan) merupakan usaha kecil yang memproduksi minyak kelapa secara tradisional dengan mempertahankan kearifan lokal sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat. UMKM Minyak Kelapa (Tanusan) merupakan usaha yang diturunkan dari tradisi maka terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan alat bantu produksi, ketahanan produk, pengemasan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen produksi sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi seperti mesin parut, mesin peras, kompor, dan panci, pemberian bantuan botol kemasan dan label kemasan, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan media sosial dan pelatihan penggunaan media sosial.
Pemberdayaan UMKM Pasca Covid-19 Melalui Digitalisasi Keuangan “AngkalFis” dan Administrasi Perpajakan Made Ayu Jayanti Prita Utami; Ni Nengah Lasmini; Putu Okta Priyana; Ni Putu Maha Lina; I Gede Iwan Suryadi; Ketut Vini Elfarosa
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.315

Abstract

Pemberdayaan UMKM dalam bidang teknologi khususnya keuangan dan perpajakan perlu dilakukan karena UMKM harus dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk mempertahankan kegiatan usahanya Pasca Pandemi Covid-19. Salah satu upaya pemerintah untuk membantu UMKM adalah dengan adanya program UMKM Go Online. Seiring dengan upaya pemerintah untuk mendorong adanya UMKM Go online, maka pencatatan keuangan dan perpajakan yang berbasis digital juga perlu diterapkan oleh UMKM. UMKM The Angkal Merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang transportasi fast boat Bali Nusa Penida. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak manajemen, adapun permasalahan yang dimiki UMKM The Angkal antara lain: 1). UMKM The Angkal masih menggunakan sistem pencatatan keuangan manual, 2). UMKM The Angkal belum memiliki laporan keuangan yang baik dan terkonsolidasi untuk semua cabangnya, 3). Karyawan UMKM belum mampu menggunakan sistem keuangan yang berbasis web, dan 4). Karyawan UMKM belum memahami administrasi perpajakan yang baik. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi UMKM The Angkal upaya yang dilakukan untuk pemberdayaan UMKM antara lain: 1. Melakukan analisis kebutuhan sistem keuangan, 2). Merancang dan mendesain sistem keuangan berbasis web “AngkalFis” 3) Memberikan Pelatihan pada karyawan dalam rangka penggunaan sistem keuangan berbasis web. 4). Memberikan pelatihan administrasi perpajakan kepada karyawan UMKM. 5). Melakukan Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.
REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM SERENTAK 2019 DI INDONESIA I Wayan Gde Wahyu P.A; Ni Nengah Lasmini
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 2 (2019): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.144 KB)

Abstract

ABSTRAKKetidakpastian ekonomi terkait dengan ketidakpastian pada pasar modal. Salah satu ketidakpastian tersebut dapat berasal dari pemilihan umum (pemilu). Pemilu serentak 2019 di Indonesia merupakan pemilu serentak yang pertama kali yang dilakukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya reaksi pasar di sekitar event pemilu serentak 2019. Penelitian ini menggunakan metode event study dengan jangka waktu pengamatan selama 7 hari, 3 hari sebelum, saat event, dan 3 hari setelah event. Sampel yang digunakan yakni perusahaan dalam indeks LQ45, dengan menggunakan teknik analisis parametrik one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan adanya reaksi pasar di sekitar event pemilu serentak 2019. Pengujian masing-masing hari di sekitar event pemilu serentak 2019 menunjukkan hanya 3 hari sebelum event yang menunjukkan adanya abnormal return yang signifikan.Kata kunci: reaksi pasar, pemilu, event study, LQ45, abnormal return.ABSTRACTEconomic uncertainty related to uncertainty in the capital market. One of these uncertainties can come from general elections. Simultaneous elections 2019 in Indonesia were the first simultaneous elections held in Indonesia. This study aims to determine whether there is a market reaction around the event of simultaneous elections 2019. This study uses the event study method with a period of observation for 7 days, 3 days before, event day, and 3 days after the event. The sample used is the company in the LQ45 index, using the parametric one sample t-test analysis technique. The results showed no market reaction around the simultaneous election 2019. Testing each day around the simultaneous election 2019 showed only 3 days before the event, which showed a significant abnormal return.Keywords: market reaction, election, event study, LQ45, abnormal return
IMPLEMENTASI THEORY PLANNED BEHAVIOR PADA PERILAKU WHISTLEBLOWING DENGAN FAKTOR DEMOGRAFI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ni Nengah Lasmini
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.742 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujun untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perilaku whistleblowing dengan mengimpelemtasikan theory planned behavior. Whistleblowing merupakan salah satu cara yang efektif untuk mendeteksi kecurangan, namun tidak banyak orang yang berani menjadi whistleblower karena berbagai faktor dan tekanan. Sampel penelitian ini adalah 321 mahasiswa jurusan akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis struktural. Hasil penelitian menunjukkan, (1) sikap terhadap perilaku berpengaruh pada niat whistleblowing dan berpengaruh tidak langsung pada perilaku whistleblowing. (2) norma subjektif berpengaruh terhadap niat whistleblowing namun tidak berpengaruh secara tidak langsung pada perilaku whistleblowing. (3) persepsi kontrol atas perilaku berpengaruh langsung terhadap perilaku whistleblowing. (4) persepsi kontrol atas perilaku berpengaruh terhadap niat whistleblowing dan berpengaruh tidak langsung pada perilaku whistleblowing. (5) hanya gender yang memoderasi pengaruh persepsi kontrol atas perilaku pada niat whistleblowing secara signifikan, sedangkan hubungan moderasi gender dan usia pada hubungan antar variabel lainnya tidak berpengaruh.Kata kunci: Sikap terhadap perilaku, norma subjektif, persepsi kontrol atas perilaku, niat whistleblowing, perilaku whistleblowing, usia, gender.ABSTRACTThis research aimed to analysis factors on whistleblowing behaviour by implementing theory planned behaviour. Whistleblowing is one of the most effective solution for detecting financial frauds, but most people still avoiding be a whistleblower because of many factors and pressure. Total sample of this research is 321 accounting students in Udayana University. This research shows: (1) attitudes toward behavior affect whistleblowing intentions and indirectly influence whistleblowing behavior. (2) subjective norms affect whistleblowing intentions but do not have an indirect effect on whistleblowing behavior. (3) perceived behavior control directly influences whistleblowing behavior. (4) perceived behavior control influences whistleblowing intentions and indirectly influences whistleblowing behavior. (5) only gender that moderates the influence of perceived behavior control on whistleblowing intentions significantly, while the relationship of moderation of gender and age on the relationship between other variables has no effect.Keywords: attitude toward behaviour, subjective norm, perceived behaviour control, whistleblowing intention, whistleblowing behaviour, ages, gender.
PELUANG BISNIS MIKRO DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DI MASA NEW NORMAL Luh Diah Citra Resmi Cahyadi; Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani; Rai Gina Artaninggrum; Putu Aristya Adi Wasita; Ni Nengah Lasmini
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.759 KB)

Abstract

ABSTRAKKehidupan new normal merupakan tatanan kehidupan yang ditawarkan agar perekonomian bisa kembali berjalan setelah pandemic Covid 19 menghantam kehidupan manusia. Meskipun obat atau vaksin Corona belum ditemukan, sektor ekonomi harus dipulihkan. Masyarakat akan hidup berdampingan dengan virus Corona. Baik di tahap new normal atau pandemi, situasi sejatinya tetap sama. Pertimbangannya adalah ekonomi tetap berputar. Salah satu yang bisnis yang dikembangkan di masa new normal adalah binis mikro. Saat ini peluang bisnis usaha mikro mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dengan adanya usaha mikro diharapkan pertumbuhan perekonomian Indonesia juga terus mengalami kenaikan. Selain mengetahui peluang bisnis di masa new normal, pelaku bisnis mikro juga perlu mengetahui mengelola keuangan agar bisnis terus berkembang. Program Studi Akuntansi bersama CV. Cahaya Bintang Gemilang melaksanakan pengabdian masyarakat secara online pada tanggal 30 Juli 2020, dihadiri oleh 65 orang yang memiliki usaha mikro diberbagai bidang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat yang memiliki usaha mikro mampu mengembangkan usahanya, serta mampu mengelola keuangan perusahaan untuk kelangsungan hidup perusahaan jangka panjang.Kata kunci: keuangan, mikro, new normal
PENGELOLAAN KEUANGAN DI ERA MILENIAL BAGI SISWA SISWI DI SMA KRISTEN HARAPAN Putu Aristya Adi Wasita; Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani; Luh Diah Citra resmi Cahyadi; Rai Gina Artaninggrum; Ni Nengah Lasmini
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.701 KB)

Abstract

ABSTRAKPengelolaan keuangan sangat penting untuk dimiliki oleh setiap individu, khususnya bagi generasi milenial dalam hal siswa siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen Harapan Denpasar. Pengelolaan keuangan masih dianggap hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia, begitu juga di kalangan generasi milenial. Tim Pelaksana Pengabdian Program Studi Akuntansi memberikan edukasi tentangan pengelolaan keuangan yaitu 1) siswa siswi diajarkan untuk membuat tabel skala prioritas skala kebutuhan, siswa siswi akan memilah kebutuhan yang kurang penting, lebih penting, kurang mendesak dan lebih mendesak. 2) siswa siswi diajarkan untuk membuat anggaran keuangan khususnya untuk waktu 1 (satu) bulan. Dengan demikian siswa siswi SMA Kristen Harapan dapat mengelola keuangan pribadinya secara mandiri sebagai pondasi yang kokoh bagi masa depan dari segi keuangan.Kata kunci: Edukasi, Pengelolaan Keuangan, Era Milenial, SMAK Harapan, BalABSTRACTFinancial management is very important for every individual, especially for the millennial generation in terms of Harapan Christian High School (SMAK Harapan) students in Denpasar. Financial management is still considered a taboo for the people of Indonesia, as well as among the millennial generation. The Implementation Team of the Accounting Study Program provides education on financial management opposition 1) students are taught to create a priority scale table of needs, students will sort out less important needs, more important, less urgent and more urgent. 2) students are taught to make financial budgets especially for 1 (one) month. Thus Harapan Christian High School (SMAK Harapan) students can manage their personal finances independently as a solid foundation for the financial future.Keywords: Education, Financial Management, Millennial Era, SMAK Harapan, Bali
PENYULUHAN PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA MELALUI BUMDES DI DESA TIBUBENENG KUTA UTARA BADUNG Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani; Luh Diah Citra Resmi Cahyadi; Rai Gina Artaninggrum; Putu Aristya Adi Wasita; Ni Nengah Lasmini
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.049 KB)

Abstract

ABSTRAKUsaha Peningkatan Pendapatan Keluarga merupakan langkah awal yang sangat penting dalam pengembangkan pemberdayaan ekonomi. Keluarga adalah unit terkecil dalam masayarakat yang terdiri dari suami istri atau suami dan anak, atau ayah dan anak. Usaha ekonomi merupakan strategi alternatif pemberdayaan untuk meningkatkan pendapatan keluarga, oleh karena itu pendekatan berbasis sosial kemasyarakatan, tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mencakup pengembangan kemampuan dan keahlian warga desa/kader dan anggota rumah tangga. Khususnya keluarga-keluarga yang telah mempunyai usaha. Pemberdayaan ekonomi keluarga pada dasarnya agar seluruh anggota keluarga terlibat dalam kegiatan produktif, sehingga bertambah pendapatan keluarga karena masing- masing anggota memberikan sumbangan pendapatannya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat diharapkan usaha usaha yang dimiliki oleh masyarakat dapat berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.Program Studi Akuntansi fakultas Ekonomi dan Humaniora Universitas Dhyana Pura bersama BUMDes Gentha Persada mengadakan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan tanggal 28 Juni 2019. Pengabdian masyarakat dihadiri 121 orang ibu ibu PKK Desa Tibubeneng. Dengan pengabdian kepada masyarakat ini, keluarga mengalami peningkatan pendapatan melalui usaha yang dilaksanakan bersama BUMDes.Kata kunci: BUMDes, ekonomi, Pendapatan
Analysis of factors influencing the use of accounting information on SMEs in Badung Regency Rai Gina Artaningrum; Kadek Nita Sumiari; Ni Nengah Lasmini
Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasafint.v6i1.29-37

Abstract

This study aims to analyze the level of education, business scale, accounting training, accounting knowledge, and the use of accounting information in micro, small, and medium enterprises in the Badung district. This research is quantitative in nature, and the data used consists of primary data obtained by distributing questionnaires to MSME actors in the Badung regency. The population of this study comprises all MSMEs registered in the Badung Regency who have paid their annual taxes, amounting to 3,350 MSMEs. The sample for this study was selected through simple random sampling, utilizing the Slovin formula. The results revealed that the level of education, accounting training, and accounting knowledge had a positive effect on the use of accounting information in micro, small, and medium enterprises in the Badung district. However, business scale exhibited a negative effect on the use of accounting information in micro, small, and medium enterprises in the Badung district.
Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Program Keahlian Akuntansi dan Perpajakan SMK di Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar Wayan Eny Mariani; I Gusti Ayu Astri Pramitari; Kadek Nita Sumiari; Ni Nengah Lasmini
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.485

Abstract

Akuntansi dan perpajakan merupakan ilmu sosial yang selalu berkembang mengikuti perkembangan IPTEK, ekonomi dan bisnis. Hal ini menyebabkan perlu dilakukan penyesuaian dan pemutahiran metode pembelajaran serta materi yang berkaitan dengan program keahlian akuntansi dan perpajakan. Kompetensi yang dimiliki guru produktif SMK perlu ditingkatkan seiring dengan perubahan yang terjadi pada dunia industri dan juga kebijakan-kebijakan pemerintah. Program DII Administrasi Perpajakan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali berkewajiban berperan aktif pada peningkatan kompetensi profesional guru produktif pada keahlian akuntansi. Metode yang digunakan berupa kombinasi pemaparan dan diskusi best practice akuntansi, sehingga terbentuk suasana workshop yang interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang guru SMK yang tergabung dalam Majelis Guru Mata Pelajaran Akuntansi Provinsi Bali. Pemaparan dan pendampingan kegiatan pelatihan dilakukan oleh narasumber yang merupakan dosen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali, praktisi yang merupakan DUDI Program DII Administrasi Perpajakan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali serta beberapa mahasiswa Program DII Administrasi Perpajakan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan peran serta yang aktif dari para peserta saat sesi diskusi. Materi yang disampaikan telah relevan dengan kebutuhan peserta.
Pengabdian Kepada Masyarakat Pengembangan Usaha Frozen Food di Denpasar Barat Ni Nengah Lasmini; Ni Wayan Dewinta Ayuni; I Ketut Suwintana; Kadek Adi Parthama
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.529

Abstract

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peluang pasar besar karena melayani masyarakat dengan daya beli rendah. Perkembangan teknologi juga berpengaruh pada industri kuliner, termasuk bisnis frozen food yang terus berkembang seiring permintaan akan makanan praktis. UMKM Sahara Frozen Food merupakan usaha home-made frozen food dengan rasa dan tekstur yang lezat. Frozen food adalah makanan yang dibekukan untuk memperlambat dekomposisi. UMKM Sahara Frozen Food berlokasi di Denpasar Barat dan memproduksi berbagai jenis frozen food seperti dimsum, risoles, pisang coklat, dan lumpia. Proses produksinya masih manual dengan kapasitas produksi hingga 1000 box. Mitra ini menghadapi masalah modal terbatas, proses pengemasan yang belum menarik, serta masalah pemasaran dan manajemen keuangan. Solusi yang diusulkan meliputi bantuan alat produksi, pengemasan sesuai standar, pelatihan pemasaran online, dan pelatihan manajemen keuangan. Luaran yang diharapkan adalah peningkatan kapasitas produksi, penggunaan kemasan dan desain label menarik, pengelolaan keuangan yang baik, pemasaran melalui media sosial, publikasi jurnal, video dokumentasi, dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui partisipasi mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pengembangan UMKM Sahara Frozen Food dan memperluas pangsa pasar mereka dalam bisnis frozen food yang terus berkembang.