Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KESEJAHTERAN PSIKOLOGIS PADA INDIVIDU YANG MENGALAMI BROKEN HOME Isnaini Budi Hastuti; Desti Kirana
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan No 14 Vol 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v14i2.796

Abstract

Broken home adalah kurangnya perhatian dari keluarga atau kurangnya kasih sayang orang tua sehingga membuat mental anak menjadi frustasi, brutal, dan susah diatur. Selain itu, istilah broken home juga digunakan untuk menggambarkan keluarga yang tidak harmonis dan tidak berjalan layaknya keluarga yang rukun dan sejahtera akibat seringnya terjadi konflik yang menyebabkan perpisahan (perceraian). Individu yang hidup di lingkungan keluarga broken home mempengaruhi kesejahteraan psikologis yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis pada individu yang mengalami broken home melalui pengalaman pada individu yang mengalami percerai orangtua. Metode penelitian kualitatif-fenomenologis. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini ada 7 orang. Hasil analisis Kesejahteraan Psikologis yang ada pada individu yang mengalami broken home ini dapat terpenuhi dengan baik apabila individu ini bisa memiliki pendukung dan motivasi yang baik dalam dirinya dalam menghadapi perceraian yang terjadi. Individu mencari sesuatu yang dapat memberikan dampak positif pada dirinya dan miliki sikap yang lebih baik juga mandiri dalam mengatasi permasalahannya. Dukungan dari orang terdekat juga teman-teman menjadi salah satu yang dapat membuat individu broken home dapat menjalani hidupnya dengan baik.
Pola Asuh dalam Religious Belief Orang Tua di Surakarta Qonitah Faizatul Fitriyah; Sri Katoningsih; Tri Asmawulan; Isnaini Budi Hastuti
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 5, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v5i1.15695

Abstract

Literature argues that religion has a role in the application of parenting styles. However, we need to interrogate what kind of parenting is in the religious belief of parents. This study aims to determine the role of religious beliefs in shaping parenting style in Surakarta. This research method uses a qualitative method using a case study research design that aims to explore child care. Data collection techniques used face-to-face interviews and video calls with snowball sampling. The data analysis technique used the Miles and Huberman technique. The results of this study are parenting in religious beliefs in parents tends to lead to an authoritarian style, with the aim of introducing rules and boundaries for children to avoid the impact of negative behavior. These results indicate that religious belief becomes the direction and reference for parents as a disciplinary decision in the upbringing of children.
Asesmen PAUD Berdasar Konsep Merdeka Belajar Merdeka Bermain di PAUD Inklusi Saymara Isnaini Budi Hastuti; Tri Asmawulan; Qonitah Faizatul Fitriyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2508

Abstract

Asesmen dalam pendidikan berfungsi sebagai sumber informasi perkembangan peserta didik dalam pencapaian indikator tertentu yang telah ditetapkan. Dalam hal ini asesmen diperlukan sebagai cara dalam melihat implementasi perkembangan pola pikir (Growth Mindset), untuk selanjutnya dipergunakan orangtua dan pendidik dalam menetapkan program selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dan prinsip asesmen pada jenjang PAUD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasar Program Merdeka Belajar-Merdeka Bermain terdapat prinsip asesmen yang didasarkan pada Capaian Pembelajaran (CP) PAUD, yang diarahkan pada 3 (tiga) Capaian Pembelajaran (CP), yaitu: nilai agama dan budi pekerti; jati diri; dasar literasi STEAM (sains, teknologi, rekayasa, seni, matematika). Sementara itu terdapat pula 4 (empat) instrumen atau teknik asesmen pada jenjang PAUD sebagai bagian utama dari konsep asesmen, yaitu: catatan anekdot; ceklis; hasil karya; dan foto berseri. Dalam implementasinya, asesmen peserta didik pada jenjang PAUD dapat dilakukan melalui berbagai cara, tidak serta merta pada penguasaan tertentu.
Pengenalan Hafalan Al-Qur'an dengan Metode Zahrawain untuk Meningkatkan Ketangguhan Literasi Anak Fatmawati, Rini; Slamet, Sri; Hastuti, Isnaini Budi; Suherman, Suherman; Rahmaniati, Rita; Khusnani, Azmi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23167

Abstract

Menghafal Al-Qur'an adalah usaha untuk membiasakan seorang mukmin dengan kitab sucinya. Menumbuhkan minat anak untuk menghafal Al Qur’an memang tidak semudah yang dibayangkan. Anak-anak di PPWNI (Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia) Klang Selangor, Malaysia terlihat tidak mampu menghafal surat-surat pendek dalam Al-Quran. Hal ini dikarenakan kurangnya dukungan bersekolah dari keluarga. Padahal, mereka adalah calon-calon generasi penerus bangsa Indonesia yang patut dibanggakan. Untuk mengatasi permasalahan di atas, tim pengabdi ini mengadakan kegiatan dalam bentuk pengenalan hafalan Qur’ an dengan metode Zahrawain bagi anak-anak di PPWNI Klang Malaysia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, pelatihan dan evaluasi. Dampak dari program ini adalah anak-anak tidak hanya bisa menghafal Al Qur’an saja tetapi juga dapat membaca surat yang mereka hafal. Dari hasil kegiatan dapat dilihat bahwa sebagian besar anak-anak sudah hafal dan hanya sedikit yang belum hafal surat An-Naas. Selanjutnya efek dari hafalan Al Qur’an tersebut berdampak pada ketangguhan literasi hafalan dan bacaan mereka.
Implementation of Individual Learning for Children with Special Needs Hastuti, Isnaini Budi; Musslifah, Annies Rachmawati
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol.6, No.1, Juni 2023
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v6i1.22971

Abstract

The rise of schools with the concept of inclusion needs to be balanced with the right curriculum, especially with regard to the learning process. The purpose of this study is to explain the implementation of learning for children with special needs at the PAUD level in accordance with the regulations of the Ministry of Education and Culture. The object of this research is Saymara Inclusion Early childhood education programs. The reason for choosing this education unit was that Saymara Inclusion PAUD is an Inclusive PAUD level education in Kartasura and received an A rating in Accreditation. Research uses an empirical or field approach. The results of the study show that learning for children with special needs is based on the Individual Learning Program, where children with special needs are given services according to their needs, and focus on the abilities and weaknesses of students.
Pendidikan Seks Perspektif Islam sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di PAUD Asmawulan, Tri; Budi Hastuti, Isnaini; Katoningsih, Sri; Muna, Nailil
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.602

Abstract

Salah satu ancaman terbesar bagi negara adalah pelecehan seksual terhadap anak. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami seks anak dan mengajarkan mereka tentang seks pada usia dini.  Hal ini dimaksudkan untuk mencegah perilaku kekerasan atau perlakuan menyimpang, baik dari anak sendiri maupun orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan seks pada anak usia dini dalam perspektif islam. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif., dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru di TK Saymara Kartasura sebanyak 6 guru. Validasi data menggunakan triangulasi data dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik  analisis  interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa di TK Saymara telah mengimplementasikan pendidikan seks  perspektif Islam untuk anak didik .  Materi-materi yang diberikan sesuai dengan Indikator pendidikan seks untuk anak usia dini.  Selain itu metode yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran juga sesuai dengan metode untuk anak usai dini.
Intervensi Terapi Musik pada Anak Usia Dini dengan Gangguan Hiperaktif Budi Hastuti, Isnaini; Asmawulan, Tri; Thifal Alhatiri, Ghaisani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.608

Abstract

Musik telah banyak dipelajari mampu dalam mempengaruhi kondisi psikologis seseorang malalui penciptaan sebuah suasana tertentu. Siswa hiperaktif berpotensi mengalami gangguan belajar mengingat perhatiannya yang mudah berubah. Pemberian stimulasi diperlukan sejak dini untuk mengoptimalkan perkembangan dan pertumbuhan anak. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat dan kondisi anak sebelum dan sesudah diberikan terapi musik pada anak hiperaktif usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest, dengan subjek sejumlah 10 siswa, berusia 4-6 tahun. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan angket perkembangan anak usia dini (4-6 tahun). Uji keabsahan data melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Selanjutnya dilakukan pula uji normalitas, uji paired sample T test, dan kategorisasi skala. Analisis data menggunakan Teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data menggunakan paired sample t test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perubahan perilaku hiperaktif, sebeum dan sesudah dilakukan terapi musik. Dengan kata lain, melalui nilai t = 4.438 dan signifikansi sebesar p = 0.02<0.05, dapat disimpulkan bahwa terapi musik memberikan pengaruh dalam perubahan perilaku anak hiperaktif.
Implementasi Pemanfaatan Media Digital Autispark Pada Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Di PAUD Isnaini Budi Hastuti; Tri Asmawulan
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1596

Abstract

Tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus pada jenjang usia dini telah mengalami masa pembelajaran dengan melibatkan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi mengambil peran penting dalam pembelajaran. Media digital mengambil peran disini sebagai salah satu sumber utama dalam pembelajaran. Anak usia dini pada dasarnya berada pada tahap praoperasional, dimana dalam perkembangan kognitifnya, anak mulai berpikir lebih jelas, mampu menyimpulkan suatu benda atau kejadian walau tidak berada dalam jangkauan penglihatan, pendengaran, dan jangkauan tangannya. AUTISPARK dirancang secara khusus dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan anak berkebutuhan khusus, serta bantuan dan bimbingan terapis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pendorong, faktor penghambat serta dampak pembelajaran berbasis media digital bagi anak berkebutuhan khusus pada jenjang usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 4 (fungsi) dalam pemanfaatan media digital AUTISPARK bagi anak berkebutuhan khusus jenjang usia dini, yaitu: fungsi atensi; fungsi afektif; fungsi kognitif; dan fungsi kompensatoris
Efektivitas Spinderman Game dalam Mengembangkan Metakognisi Anak Usia Dini Widyasari, Choiriyah; Asmawulan, Tri; Fitriyah, Qonitah Faizatul; Katoningsih, Sri; Wardhani, Junita Dwi; Hastuti, Isnaini Budi; Sholeha, Vera
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan masa yang sangat penting dalam kemampuan anak belajar dan pada pertumbuhan secara menyeluruh. Pendekatan metakognitif telah mengalami perkembangan dan penerapan dalam pembelajaran, termasuk pada Pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas spinderman game dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini. Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment, pre test dan post test. Subjek penelitian adalah 15 anak usia 5-6 tahun. Data yang diperoleh dari pre-test dan post-test akan dianalisis menggunakan uji T berpasangan untuk membandingkan tingkat metakognisi anak sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi menggunakan Spinderman. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara skor metakognisi anak sebelum dan sesudah intervensi dari skor pencapaian sebesar 69% menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwa Spiderman Game efektif dalam mengembangkan metakognisi anak usia dini.
HOTS dalam Kegiatan Mendongeng Digital: Penguatan Profil Pelajar Pancasila Hastuti, Isnaini Budi; Katoningsih, Sri; Widyasari, Choiriyah; Sunaryo, Ilham; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Faizatulfitriyah, Qonitah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8684

Abstract

Perkembangan dunia digital memberi peluang baru bagi dongeng untuk tumbuh dan berkembang. Dongeng digital sangat sesui untuk perkembangan pembelajaran abad 21 dengan tidak meninggalkan esensi dari kegiatan dongeng tersebut. Hubungan kedekatan antara guru dan anak didik. Penggunaan dongeng digital memberikan peluang lebih kepada guru untuk dapat melakukan interaksi dan pemberian stimulus kepada anak karena anak dapat melihat visualisasi dari dongeng yang disampaikan dan guru melakukan penguatan serta stimulus anak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai karakter dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru TK. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran mendongeng digital bermuatan HOTS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru yang telah mengimplentasi dongeng digital dan observasi ketika proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan dengan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dapat dibangun dengan baik dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Anak usia dini dapat dengan baik menangkap isi cerita dengan bantuan audio dan visual yang ditunjukkan dakam video. Guru dapat merangkul dan membangun kedekatan dengan anak- anak ketika proses pembelajaran. Guru dapat mengembalikan konsentrasi anak untuk kembali menikmati dongeng yang disampaikan. Guru lebih bebas dalam melaksanakan penguatan dari nilai-nilai yang hendak disampaikan melalui dongeng tersebut serta guru dapat mengasah kemampuan berpikir kritis anak didik dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan ataupun stimulus bermuatan HOTS dalam dongeng. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam kegiatan mendongeng digital adalah kreatif, demokratis, ingin tahu, kolaborasi dan komunikasi.