Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF PIAGET PADA TAHAP ANAK USIA OPERASIONAL KONKRET 7-12 TAHUN SEBAGAI DASAR KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN Rela Kosasih; Ichsan Ichsan
WANIAMBEY: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v3i2.174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih jauh tentang teori yang dikembangkan oleh Jean Piaget tahap operasional konkret terhadap kebutuhan media pembelajaran sesuai tingkat berfikir anak pada tahap usia operaional konkret (7-12 tahun). Alat yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lainnya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak pada tahap usia operasional konkret (7-12 tahun) dalam kebutuhan media pembelajaran ini berbeda-beda hampir pada setiap tahap usianya. Selain tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda, model dan metode serta penanganan yang digunakan juga sangat bervariatif sesuai dengan fase usianya. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan guru dalam mengajar sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Terlebih dapat mendorong tercapainya tujuan pendidikan nasional.
THE EFFECT OF WEAVING ACTIVITIES WITH BANANA LEAVES ON FINE MOTOR ABILITY EARLY OF CHILDHOOD Irmawati Irmawati; Ichsan Ichsan
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 12, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/cd.v12i2.39595

Abstract

This research aims to determine the effect of weaving activities on fine motor skills in TK Pertiwi 26-13 Bogares Kidul. This research uses a quantitative approach method by carrying out Field Research. This research presents data in the form of numbers using statistical data analysis which has the aim of testing hypotheses and data analysis using regression analysis. The results of the research show that the regression analysis of Y = 5.592 + 0.579X, the equation shows a lot of at least a child's fine motor capacity. Banana leaf weaving affects the fine motor skills of Pertiwi Kindergarten 26-13 Bogares Kidul. The conclusions drawn are: banana leaf weaving give positive affects on fine motor skills development of Pertiwi Kindergarten 26-13 Bogares Kidul children. The contribution of the effectiveness of banana leaf weaving to fine motor skills is seventy-four percent. Based on the reaction analysis and analysis that has been carried out in this research, it can be concluded that the banana leaf weaving variable has a positive and increasing effect on fine motor skills.
Hubungan antara Pola Asuh Orangtua dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Muslimah Chusnandari; Ichsan Ichsan
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 2 No 2 (2018): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out: 1) What is the type of parenting in Class B children in ABA Kindergarten Sidoharjo, 2) What is the level of cognitive development in Class B children in ABA Kindergarten Sidoharjo, 3) How is the relationship between parenting and cognitive development in children in kindergarten ABA Sidoharjo especially class B. This type of research is a quantitative quantitative study with a population of class B, ABA Sidoharjo kindergarten, which is 28 children. Data collection uses questionnaires, observation sheets and documentation. Analysis of data using chi square and product moment techniques with the help of SPSS version 18. computer program. The results showed that the type of parenting parents applied to ABA Sidoharjo Kindergarten class B students were 53.6% authoritarian parenting, democratic parenting 39.3% and permissive parenting 7.1%. The level of cognitive development of class B children in ABA Sidoharjo kindergarten includes good cognitive development with a percentage of 14.3%, fairly good cognitive development of 71.4% and unfavorable cognitive development of 14.3%. Then there is a positive relationship between parenting and cognitive development of children, as evidenced by the results of chi square with Asymp. Sig. equal to 0.030 whose probability number is below 0.05. Furthermore, from the three parenting styles that have a positive relationship with cognitive development is the upbringing of democracy as evidenced by the results of r = 0, 744 n p = 0,000. It can be concluded that there is a relationship between parenting parents with cognitive development of children or children with parenting parents, especially parenting democracy will provide good cognitive development, while children with authoritarian parenting will provide adequate or less good cognitive development, so too children with permissive parenting.
POLA ASUH ORANGTUA PADA ANAK CERDAS DAN ANAK GIFTED Aliva Humairah Br. Ginting; Ichsan Ichsan
El Midad Vol. 13 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v13i1.2985

Abstract

Anak yang memiliki kecerdasan istimewa artinya ialah anak yang memiliki kemampuan kecerdasan diatas rata-rata (130-140) atau dalam istilah lain disebut dengan Anak Berbakat (gifted). Namun ternyata anak dengan keistimewaan luar biasa ini mengalami banyak masalah, tidak hanya masalah prestasi tetapi juga masalah tumbuh kembangnya. Sehingga orangtua menjadi dilema untuk menghadapi hal yang serius mengenai cara pola asuh atau mengarahkan perjalanan tumbuh kembang putra dan putrinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang baik dari orangtua terhadap anak cerdas istimewa. Anak Cerdas Istimewa adalah anak dengan kepandaian di atas rata-rata teman sebayanya. Mereka merupakan anak yang mandiri, bertingkah laku autodidak, tidak bisa didikte, dan penghasil konsep/pencipta ide. Dengan tingkat Intelegensi di atas rata-rata dan mereka memiliki pola pemikiran tingkat tinggi dan tidak bisa disamakan dengan 1teman sebayanya yang memiliki Intelegensi normal. Pola pendidikan dan pengasuhan pun harus disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Peneliti memakai beberapa metode yang diterapkan pada Anak Cerdas Istimewa, yaitu: Metode Modelling dan Etika Mulia, Metode Pengajaran Graduasi, Metode Situasional dan Kondisional, Metode Selektif dan disesuaikan dengan kompetensi Peserta Didik, Metode Interaktif-Dialogis (Tanya Jawab), Metode Pertanyaan (berpikir logis/rasional), Metode Pertanyaan untuk menyelami kecerdasan dan pemahaman, Metode Analogi, dan sebagainya. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Metode yang baik dan tepat serta kesabaran bagi orangtua dalam mendidik Anak Cerdas Istimewa, dengan menyesuaikan kondisi masing-masing Anak Cerdas Istimewa.1