Dwi Destriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI JAZZ CHANTS SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN ENGLISH YOUNG LEARNERS1 Rr Festi Himatu Karima; Indri kustantinah; Dwi Destriani
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.216 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v9i2 DESEMBER.910

Abstract

Anak-anak pemikir dan pelajar yang aktif membangun pengetahuan dan informasi melalui interaksi aktif dengan lingkungan dalam berbagai tahap pembangunan. Melalui lagu-lagu sederhana dan puisi, anak-anak dapat belajar dan memiliki pengalaman bahasa, terutama bahasa asing Inggris. Jazz Chants adalah salah satu dari mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Data-data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan angket terhadap guru PAUD TK Bina Insani. Selanjutnya, dilakukan triangulasi terhadap data-data hasil penelitian yang telah diperoleh. Dengan demikian, data hasil penelitian yang diperoleh dan dideskripsikan akurat/valid. Dengan menggunakan strategi jazz chant, sangat membantu para siswa untuk lebih antusias dalam belajaar bahasa Inggris. Jazz chants membuat siswa TK bisa menghafal materi berbahasa Inggris dengan mudah. Karena strategi ini diajarkan dengan menggunakan ritme dan irama yang mudah dihafal oleh siswa TK. ?é?á Kata Kunci: jazz, TK, pembelajaran Bahasa Inggris
BRAIN-GYM (SENAM OTAK) UNTUK MENGATASI PROBLEM BELAJAR ANAK Sri Suneki; Ririn Ambarini; Dwi Destriani
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2012): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v3i1.247

Abstract

AbstractBrain Gym to maximalise the potensial of the young children in Himpaudi Kecamatan Tembalang is a kind of workshop given to the teachers in order to implement Brain Gym so as to overcome the learning problems of the young children. The materials that are given to the teachers are about how to understand about the concept of Brain Gym, the theories of Brain Gym, the practice of the Brain Gym that is able to give great contribution to overcome the students?óÔé¼Ôäó learning problems. The movement of Brain Gym consists of 26 movements. Brain Gym covers three areas of brain dimention, those are literary, focus, and centralisation. The first part of brain dimention is related to the dimension of left and right brain that has relation with the ability of communication. The second part of brain dimension is related to front and back dimension of the brain that relate to the stem of the brain and it has correlation with the ability of concentration, understanding and interpretation. The last dimension of brain is related to centralisation that has relation with up and down part of the middle part of the brain. It relates to the capability of arranging and organizing something. With the implementation of IbM Brain Gym, it is hoped that the teachers in Himpaudi Kecamatan Tembalang Semarang are proactive enough to implement this kind of gym so as to anticipate and to overcome the learning problems of the students.Key Words: Brain-Gym, Three Dimension of Brain, Literary, Focus, CentralisationAbstrakIpteks yang akan ditransfer kepada HIMPAUDI Kecamatan Tembalang Semarang adalah pelatihan konsep dasar dan teori Brain-Gym. Pelatihan Brain-Gym sangat besar manfaatnya untuk mengatasi problem belajar anak. Senam otak ini terdiri dari 26 gerakan. Brain-Gym atau senam otak meliputi tiga dimensi otak yang utama yaitu lateralitas, fokus, dan pemusatan. Dimensi otak yang pertama yaitu lateralitas terkait dengan dimensi otak kiri dan kanan yang berhubungan dengan kemampuan komunikasi. Dimensi otak yang kedua adalah fokus, terkait dimensi muka-belakang dengan melibatkan batang otak yang berhubungan dengan kemampuan konsentrasi, mengerti, dan memahami. Dimensi otak yang terakhir adalah pemusatan, terkait dimensi atas-bawah dengan melibatkan otak tengah yang berhubungan dengan kemampuan mengatur dan mengorganisasikan sesuatu. Melalui Brain-Gym untuk guru Himpaudi Kecamatan Tembalang, diharapkan para guru dapat menerapkan senam otak ini sebagai bagian dari program kegiatan sekolah yang harus dilaksanakan pada tiap minggunya sebagai bagian dari pelajaran olah raga, sehingga manfaatnya tidak hanya untuk kebugaran siswa tetapi secara tidak langsung juga memberikan manfaat untuk mengatasi problem belajar anak.Kata Kunci: Brain-Gym, Tiga Dimensi Otak, Lateralitas, Fokus, Pemusatan