Mahasiswa berstatus atlet memerlukan peralatan olahraga untuk mendukung aktifitasnya, namun harga peralatan olahraga baru yang ditawarkan produsen terkadang tidak sesuai dengan budget mahasiswa. Seringkali mahasiswa berstatus atlet membeli peralatan olahraga secara second-hand untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara hedonic dan utilitarian motivation dengan purchase intention pada pembelian barang olahraga second-hand. Responden penelitian ini mahasiswa atlet berusia 18–25 tahun (N=187) dan menggunakan teknik purposive sampling untuk teknik pengambilan datanya. Uji korelasi Product Moment menunjukkan bahwa hedonic dan utilitarian motivation memiliki hubungan positif dengan purchase intention pada pembelian barang olahraga second-hand di kalangan mahasiswa atlet. Pada hedonic motivation diketahui bahwa motif mahasiwa berstatus atlet membeli peralatan olahraga second-hand didasari oleh kesenangan saat mencari barang, dapat berkomunikasi dengan orang lain, mempelajari tren, menghilangkan masalah atau stress, serta mencari berbagai pengalaman personal lainnya. Sedangkan pada utilitarian motivation motif mahasiswa membeli peralatan olahraga second-hand adalah melihat fungsi barang. Para mahasiswa atlet diharapkan dapat mengenali dan mengelola shopping motivationnya agar tidak muncul perilaku impulsive buying, namun diharapkan mereka dapat fokus pada tujuan membeli peralatan olahraga.Kata Kunci: purchase intention, hedonic motivation, utilitarian motivation, second-hand Mahasiswa berstatus atlet memerlukan peralatan olahraga untuk mendukung aktifitasnya, namun harga peralatan olahraga baru yang ditawarkan produsen terkadang tidak sesuai dengan budget mahasiswa. Seringkali mahasiswa berstatus atlet membeli peralatan olahraga secara second-hand untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara hedonic dan utilitarian motivation dengan purchase intention pada pembelian barang olahraga second-hand. Responden penelitian ini mahasiswa atlet berusia 18–25 tahun (N=187) dan menggunakan teknik purposive sampling untuk teknik pengambilan datanya. Uji korelasi Product Moment menunjukkan bahwa hedonic dan utilitarian motivation memiliki hubungan positif dengan purchase intention pada pembelian barang olahraga second-hand di kalangan mahasiswa atlet. Pada hedonic motivation diketahui bahwa motif mahasiwa berstatus atlet membeli peralatan olahraga second-hand didasari oleh kesenangan saat mencari barang, dapat berkomunikasi dengan orang lain, mempelajari tren, menghilangkan masalah atau stress, serta mencari berbagai pengalaman personal lainnya. Sedangkan pada utilitarian motivation motif mahasiswa membeli peralatan olahraga second-hand adalah melihat fungsi barang. Para mahasiswa atlet diharapkan dapat mengenali dan mengelola shopping motivationnya agar tidak muncul perilaku impulsive buying, namun diharapkan mereka dapat fokus pada tujuan membeli peralatan olahraga.