Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP BEDAH DAN PENYAKIT DALAM Risa Istiqomah; Nurhayati Nurhayati
Klabat Journal of Nursing Vol 5 No 1 (2023): Nursing Rebound
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v5i1.920

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang diperoleh pasien saat menjalani perawatan di rumah sakit ataupun di pelayanan kesehatan lainnya. Infeksi nosokomial yang terdapat di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan masalah krusial di berbagai wilayah di dunia, begitu juga di Indonesia. Peran perawat sangatlah dibutuhkan dalam untuk meminimalisir kejadian infeksi nosokomial di rumah sakit. Maka pengetahuan tentang infeksi nosokomial penting untuk dimiliki perawat agar dapat mendeteksi kejadian infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan infeksi nosokomial di ruang rawat inap bedah dan penyakit dalam di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan Correlational Study dengan teknik pengambilan sampel yakni Total Sampling yang berjumlah sebanyak 22 responden perawat. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa mayoritas pengetahuan dan tindakan pencegahan infeksi nosokomial perawat adalah baik, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan infeksi nosokomial tersebut (p = 0,121 atau p >0,005). Meskipun demikian, hasil uji regresi pada data demografi perawat didapatkan masa kerja perawat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tindakan pencegahan infeksi nosokomial di ruang rawat inap tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan bisa mendorong perawat untuk dapat mengimplementasikan tindakan pencegahan infeksi nosokomial secara maksimal. Kata Kunci: Infeksi Nosokomial, Pencegahan, Pengetahuan, Perawat
Peningkatan Pengetahuan Anak Usia Dini Tentang Kebersihan Diri dan Kesehatan Mulut di Kota Bengkulu Nurhayati Nurhayati; Fatsiwi Nunik Andari; Padila Padila; Andry Sartika
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.895 KB)

Abstract

Early childhood education is a level before basic education or pre-school which is a coaching effort to help stimulate growth and physical and spiritual development of children so that they are ready to enter further education. In pre-school children, health problems related to general health, developmental disorders, behavioral disorders, and learning disorders often arise. Health problems that are generally encountered are diarrhea, intestinal worms, lack of personal hygiene, and dental health problems, so this requires special attention from parents, teachers, and health practitioners. To support and contribute actively in monitoring health problems in pre-school age children, community service activities in the health sector are needed. This community service activity was carried out through health education for students to increase knowledge and understanding of clean living behavior regarding personal hygiene and oral health. From the evaluation results, it was found that there was an increase in students' understanding of clean and healthy living behaviors and being able to demonstrate how to wash hands and brush their teeth properly.
Tingkat kemandirian pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah Hikmah Yulan Gusti; Nurhayati Nurhayati; Agus Ramon
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur merupakan angka kejadian terbesar ketiga di Indonesia setelah penyakitjantung dan tuberkulosis. Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang terseringmengakibatkan terjadinya fraktur sehingga menghambat kemandirian pasien. Di KotaBengkulu, angka kejadian fraktur pada ekstremitas bawah masih tinggi. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian dengan post-operasi fraktur ekstremitasbawah. Penelitian ini dilakukan di salah satu rumah sakit rujukan di Kota Bengkulu denganjenis penelitian deksriptif cross-sectional study. sebanyak 35 responden berpartisispasi dalampenelitian ini. Pada hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki(68.5%) dengan fraktur femur (54.5%). Sebagian responden memiliki tingkat kemandirianberat (65.70%) hingga tingkat kemandirian sedang (34.30%). Hasil penelitian ini diharapkandapat menjadi acuan untuk perawat agar dapat memberikan latihan aktifitas fisik yang dapatmenunjang dan meningkatkan kemandirian pasien dengan masalah fraktur.
Hubungan Lama Hari Rawat Dan Frekuensi Masuk Rumah Sakit Dengan Kesiapan Pulang Pada Keluarga Pasien Stroke Nurhayati Nurhayati; Andri Kusuma Wijaya; Fatsiwi Nunik Andari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.339

Abstract

Penyakit stroke cenderung menjadi penyakit jangka panjang dan berulang. Stroke dapat menyebabkan penderitanya sulit untuk beraktivitas dan membutuhkan perawatan dari keluarga dan bahkan sampai sering masuk rumah sakit. Frekuensi masuk rumah sakit dan lama hari rawat dapat menjadi tolak ukur kesiapan pulang keluarga pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama hari rawat dan frekuensi masuk rumah sakit dengan kesiapan pulang keluarga pasien stroke di Unit Stroke RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlational study dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 26 responden. Analisis yang digunakan adalah spearman rank order correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara lama hari rawat dan frekuensi masuk rumah sakit dengan kesiapan pulang pada keluarga pasien stroke. Penelitian ini mengnformasikan bahwa pasien stroke yang dirawat lebih dari 5 hari dengan frekuensi rawat berulang dapat mempengaruhi kesiapan pulang pada kelurga pasiennya sebagai caregiver. Kata Kunci: lama hari rawat, frekuensi rawat, kesiapan pulang, stroke
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Pada Lansia di Posbindu Damai Nurhayati Nurhayati; Susilawati Susilawati; Ferasinta Ferasinta; Andri Kusuma Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 3, No 3 (2023): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v3i3.353

Abstract

Elderly people in Indonesia have increased significantly each year so that Indonesia is included in the 5 countries that have the largest elderly population in the world. The aging process is a life cycle that is marked by a decline in the function of various organs of the body, which is characterized by the body's increasing vulnerability to disease attacks that can lead to death. This requires a special program to help prevent degenerative problems in the elderly. One effort that can be done is to change lifestyles by implementing a healthy living community movement for the elderly. The purpose of this Stimulus Community Partnership Program (PKMS) is to increase knowledge and change healthy lifestyle behaviors in an effort to increase healthy and productive older people through health education for healthy living community movements. The team conducted health education at the Posbindu Damai by coordinating with health workers at the Public Health Centre of Jalan Gedang and cadres of the Posbindu Damai, so that they could play an active role in assisting the participants' health.
Teknik Relaksasi Pernapasan terhadap Frekuensi Berkemih pada Lansia Andri Kusuma Wijaya; Nurhayati Nurhayati; Selvia Novitasari
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.056 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.2270

Abstract

This study aims to determine the effect of breathing relaxation techniques on the frequency of urination or urinary incontinence for the elderly at the Tresna Werdha Pagar Dewa Social Home Bengkulu. This study used a one-group pretest-posttest pre-experimental research design. The results of the study found that most of the respondents were female, namely 9 (60%) and male, 6 (40%), while based on education level, most of the respondents had a low level of education, namely 13 (86.7%) for higher education. there are 2 respondents (13,3%). The results of the bivariate analysis of breathing relaxation techniques on the frequency of urination in the elderly (p-value = 0.000). In conclusion, there is an effect of the Breathing Relaxation Technique on the Frequency of Urination in the Elderly at the Tresna Werdha Pagar Dewa Social Institution, Bengkulu. Keywords: BAK, Relaxation