Zaimatuz Zakiyah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Abaza’s Learning Method (Tamyiz) in Students' Mufradāt Mastery: Is It Effective? How Does It Work?/ Metode Pembelajaran Abaza (Tamyiz) dalam Penguasaan Mufradāt Siswa: Apakah Efektif ? Bagaimana cara kerjanya? Nurkamariah; Zaimatuz Zakiyah
al Mahāra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/almahara.2021.071-07

Abstract

More than half a percent of fifth-grade students of SD Muhammadiyah 1 Palopo lack mastery of mufradāt, so that it affects the quality of language skills to be achieved. Therefore, the researcher tries to overcome this problem by applying the Tamyiz method which aims to (1) observe and report on the implementation of the Tamyiz method, (2) describe students' mastery of mufradāt, and ( 3) determine the effect of applying the Tamyiz method on the mastery of mufradāt of fifth-grade students of SD Muhammadiyah 1 Palopo. This type of research is experimental research designed using one group pre-test post-test. The data needed for this study were collected through participant observation, tests, closed questionnaires, structured interviews, and documentation collected from Arabic teachers and fifth-grade students of SD Muhammadiyah 1 Palopo, totaling 25 students. The result showed that the value of sig. (2 tailed) from the pre-test and post-test data is <0.05, which is 0.000. That is, the hypothesis is accepted. In other words, there is a significant difference between the pre-test and post-test mean score. Thus, the mastery of students' mufradāt has increased after the implementation of the Tamyiz method. Keywords : Abaza, Arabic Learning method, Mufradāt, Tamyiz Abstrak Lebih dari setengah persen siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Palopo kurang menguasai mufradāt, sehingga berpengaruh pada kualitas keterampilan berbahasa yang hendak dicapai. Oleh sebab itu, peneliti mencoba untuk mengatasi problematika lingusitik dan non-linguistik tersebut dengan menerapkan metode pembelajaran Tamyiz sebagai upaya pembentukan suasana baru bagi siswa yang bertujuan untuk (1) Mengamati dan melaporkan pelaksanaan metode pembelajaran Tamyiz, (2) Mendeskripsikan penguasaan mufradāt siswa, dan (3) Mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Tamyiz terhadap penguasaan mufradāt siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang di desain menggunakan one group pre-test post-test. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, tes, kuisioner, dan dokumentasi kepada guru bahasa Arab dan siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Palopo yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2 tailed) dari data pre-test dan post-test adalah < 0,05, yaitu sebesar 0,000. Artinya, hipotesis diterima. Dengan kata lain, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rerata pre-test dan post-test. Jadi, penguasaan mufradāt siswa mengalami peningkatan setelah diterapkannya metode Tamyiz. Kata Kunci : Abaza, Metode Pembelajaran Bahasa Arab, Mufradāt, Tamyiz
Analysis of Prospective Arabic Teachers’ Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Zaimatuz Zakiyah; Muhammad Jafar Shodiq; Arrum Wijaya
LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/lisania.v6i1.53-73

Abstract

21st-century learning requires teachers to integrate technology into learning. Therefore, teachers need to improve their professional abilities in using technology. This research was conducted to obtain the TPACK profile of prospective Arabic language teachers who are currently studying for undergraduate program at Arabic Education department of IAIN Pekalongan. Furthermore, this research is survey research. Accordingly, primary data was collected by distributing questionnaires. In addition, researchers also used observation and documentation. In general, the TPACK for prospective Arabic teachers is categorized as "good". Howevers, there are some aspects that need to be improved, namely Content Knowledge, Pedagogical Content Knowledge, and Technological Pedagogical Content Knowledge itself. In addition, each item with lower value than the total average of all aspects needs to be considered as well. In addition, the results of this analysis provide information related to the TPACK for prospective Arabic teachers that is useful as evaluation material for interested parties, such as Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) as an institution in higher education that is assigned to prepare professional teachers.
DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH BERBASIS DIFERENSIASI OTAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (Studi Perspektif Neurosains) Zaimatuz Zakiyah; Afdhal Fikri Mirma; M. Nur Pahlevi; Nasiruddin
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 6 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.61.2868

Abstract

Salah satu fungsi otak adalah sebagai mekanisme pemrosesan bahasa. Fungsi ini pula yang menyebabkan perkembangan bahasa manusia berhubungan dengan perkembangan otak. Lebih lanjut, laki-laki dan perempuan memiliki struktur otak yang berbeda. Perbedaan atau diferensiasi ini berimplikasi terhadap karakter dan pola belajar bahasa yang berbeda pula. Oleh karena itu, memperkaya dan memperluas kurikulum adalah salah satu upaya yang dapat ditempuh lembaga pendidikan untuk memaksimalkan potensi yang ada pada siswa laki-laki (siswa) dan atau siswa perempuan (siswi). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sekaligus menawarkan kurikulum pembelajaran bahasa Arab berbasis diferensiasi otak laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Sehubungan dengan itu, data diperoleh dari buku, artikel jurnal, surat kabar elektronik, dan sebagainya. Lalu, data dianalisis dengan analisis deskriptif. Penelitian menemukan tujuan, materi, metode, aktifitas, media, dan penilaian pembelajaran yang dibangun berdasarkan diferensiasi otak laki-laki dan perempuan. Dengan dirancangnya kurikulum ini, peserta didik akan mendapatkan pengalaman belajar sesuai dengan karakter dan potensi yang dimilikinya. Kata kunci: desain, diferensiasi otak, kurikulum, neurosains. pembelajaran bahasa Arab