Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH BERBASIS DIFERENSIASI OTAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (Studi Perspektif Neurosains) Zaimatuz Zakiyah; Afdhal Fikri Mirma; M. Nur Pahlevi; Nasiruddin
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 6 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.61.2868

Abstract

Salah satu fungsi otak adalah sebagai mekanisme pemrosesan bahasa. Fungsi ini pula yang menyebabkan perkembangan bahasa manusia berhubungan dengan perkembangan otak. Lebih lanjut, laki-laki dan perempuan memiliki struktur otak yang berbeda. Perbedaan atau diferensiasi ini berimplikasi terhadap karakter dan pola belajar bahasa yang berbeda pula. Oleh karena itu, memperkaya dan memperluas kurikulum adalah salah satu upaya yang dapat ditempuh lembaga pendidikan untuk memaksimalkan potensi yang ada pada siswa laki-laki (siswa) dan atau siswa perempuan (siswi). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sekaligus menawarkan kurikulum pembelajaran bahasa Arab berbasis diferensiasi otak laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Sehubungan dengan itu, data diperoleh dari buku, artikel jurnal, surat kabar elektronik, dan sebagainya. Lalu, data dianalisis dengan analisis deskriptif. Penelitian menemukan tujuan, materi, metode, aktifitas, media, dan penilaian pembelajaran yang dibangun berdasarkan diferensiasi otak laki-laki dan perempuan. Dengan dirancangnya kurikulum ini, peserta didik akan mendapatkan pengalaman belajar sesuai dengan karakter dan potensi yang dimilikinya. Kata kunci: desain, diferensiasi otak, kurikulum, neurosains. pembelajaran bahasa Arab
Can Mentimeter Become an Innovative Media in Sharf Learning? Faizmailiatus Sofa; Zainal Arifin Ahmad; Nasiruddin; Syiva Nurul Afifah

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/sa.v13i2.3497

Abstract

The main objective of this research is to describe whether Mentimeter can be an innovative solution environment applied to Sharaf learning which is caused by the unenthusiasm and inactivity of students in Sharf learning in the Arabic Language Education study program at UIN Sunan Kalijaga. The study was conducted in a qualitative descriptive manner and its subject was Sharf's learning. This technique gathering data for this research in the form of documents, interviews, and observations. And the analysis technique uses presentation, condensation, and inference of data. Mentimeter is capable and capable of being an innovative medium for learning Sharf. With Mentimeter, it will raise student attention so that students will focus during learning. This can increase student enthusiasm for learning, making them carry out teaching and learning activities to the fullest. However, due to limited time, the use of multimeters in Sharf learning has not been able to run optimally and not all students have answered the questions posed in Mentimeter.
Manajemen Kurikulum Bahasa Arab di Pesantren Manba’ul ‘Ulum Fina Nur Fadhilah fina; Nasiruddin
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jih.v6i1.464

Abstract

The curriculum is a set of plans and procedures that serve as guidelines for achieving learning programs in educational institutions. The Arabic language learning curriculum consists of a number of materials or lesson content, learning experiences, and educational planning programs that students must achieve in order to achieve certain educational goals. To achieve the goals of learning Arabic in an educational institution, of course, a good and appropriate learning management is needed. This study aims to find out how the management of learning Arabic consisting of planning, implementation, and evaluation at the Manba'ul 'ulum Islamic boarding school. This study uses a qualitative research method with a qualitative descriptive model. The results of this study are that the Manba'ul 'ulum Islamic boarding school has 2 curricula, namely the non-formal curriculum or pesantren. In the management of learning Arabic at the Manba'ul 'ulum Islamic boarding school, it has met good educational standards, namely by planning, implementing, and evaluating systematically so that the expected learning objectives can be achieved.