Nur Hayati
Department Of Biology Education, Faculty Of Science And Technology, UIN Walisongo Semarang, Jl.Prof.Dr.Hamka, Semarang, Central Java 50185

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan media pembelajaran berbasis web pada mata kuliah sistematika tumbuhan untuk karakterisasi subfamili Bambusoideae di Kebun Raya Purwodadi Prayogo Wigunanto; Solikin Solikin; Nur Hayati; M. Chodzirin
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15861

Abstract

Bambu merupakan tumbuhan yang termasuk dalam famili Graminea (Poaceae) dengan tingkat keanekaragaman di dunia terdiri dari 1.439 jenis, dan sekitar 11,5% bambu dunia berada di Indonesia. Keanekaragaman spesies bambu merupakan kekayaan biodiversitas yang perlu dilestarikan dan berpotensi digunakan sebagai bahan pembelajaran. Di Indonesia pelestarian bambu secara ex situ salah satunya berada di Kebun Raya Purwodadi. Beberapa sarana media pembelajaran yang digunakan pada mata kuliah sistematika tumbuhan masih terbatas, salah satunya dalam melakukan karakterisasi sehingga dibutuhkan media pembelajaran berbasis web. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui keanekaragaman jenis bambu, mengetahui pengembangan serta kelayakan media web sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah sistematika tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pengembangan (RnD) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan sofware Xampp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran sistematika tumbuhan. Hal tersebut berdasarkan pada penilaian ahli materi sebesar 93%, ahli media sebesar 91%, dan tanggapan responden uji operasional sebesar 89%. Adapun hasil untuk persentase tanggapan responden pada uji lapangan terbatas adalah 92% dengan kriteria sangat layak.
Developing bacterial set box media containing fiqh al biah for Islamic senior high school Uswatul Wadhichatis Saniyyah; Nur Hayati; Saifullah Hidayat
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2021): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v7i1.12944

Abstract

The limitations of bacterial visualization media make bacteria consider as abstract and difficult material to study. Furthermore, the implementation of bacteria material and the integration of Islamic values are difficult to teach. This research aimed at developing and validating the BSB (Bacterial Set Box) media containing fiqh al biah. The method used in this research was R&D (Research and Development) with 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) by Thiagarajan et al. The media developed was three dimensions (3D), which was packed up in a box which contained three packages. The first box was bacterial visualization; the second box was bacterial classification; the third box was 3D box containing fiqh al biah. The field test was carried out in Al Azhar Islamic Public School 16 and MA Nurussalam Semarang. The results showed that the validation percentages were 94% (material expert), 79% (media expert), 96% (integration expert), 92% (biology teacher of Al Azhar Islamic Public School 16), and 86% (biology teacher of MA Nurussalam). A pilot scale test and a large-scale test showed very feasible. It can be concluded that BSB media containing fiqh al biah is very feasible to use.
Perbandingan Pemberian Variasi Konsentrasi Pupuk dari Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Wakhida Amalia; Nur Hayati; Kusrinah Kusrinah
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v1i1.2683

Abstract

Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas di Indonesia. Sektor pertanian di Indonesia masih mengandalkan pupuk anorganik untuk meningkatkan produktivitas tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Pemberian pupuk anorganik berlebih menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah. Pupuk organik dari limbah cair tahu dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Limbah cair tahu difermentasi selama 10 hari dengan bahan tambahan EM4 dan air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian variasi konsentrasi pupuk dari limbah cair tahu terhadap pertumbuhan tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini berjumlah 5 yaitu pupuk 0% (kontrol), 5%, 10%, 15%, dan 20%. Pengamatan dilakukan terhadap tiga parameter pertumbuhan yaitu diameter batang, tinggi tanaman, dan jumlah helai daun. Analisis data menggunakan One-way ANOVA dan Uji lanjutan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf signifikansi 5% (). Hasil uji One-way ANOVA menunjukkan Fhitung diameter batang, tinggi tanaman, dan jumlah helai daun lebih besar dibandingkan Ftabel pada  5%. Uji BNT menunjukkan pada perlakuan pupuk konsentrasi 5%, 10%, 15% dan 20% menunjukkan perbedaan dibanding perlakuan kontrol.
Karakterisasi Morfologi Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Kecamatan Ngaliyan Semarang Hasby Ash Shidiqy; Baiq Farhatul Wahidah; Nur Hayati
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v1i2.3761

Abstract

Orchid is one ofthe flowering plants with a very high level of diversity, including the diversity of morphological characters it has. This study aims to determine the diversity of orchids (orchidaceae) seen morphologically in the Ngalian sub-district forest in Semarang city. The method used in this study is cruise method and characterization techniques. Analysis of research data was carried out descriptively and displayed in the form of tables and photos. Orchids in the teak forest cover 940 ha, spread in 4 villages, namely Wonosari village, Gondoriyo village, Podorejo village and Wates village. The results showed that there were 3 types of orchid plants (orchidaceae). The types of orchids include Rhynchostylis retusa (L.) Bi., Rhynchostylis gigantea (Lindl.) Rindl. and Dendrobium crumenatum (L.) Sw. The diversity of morphological characters in each species of orchid such as diversity in leaf color, leafshape, leaftip shape, stem color, root type etc.
Karakterisasi Morfologi Tumbuhan Mangrove di Pantai Mangkang Mangunharjo dan Desa Bedono Demak Ani Faridhatul Khusni; Nur Hayati; Kusrinah Kusrinah
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v1i2.3758

Abstract

Mangrove plant is a local plant that specific roots, because it is generally only found on the beach is relatively small wavy. Mangrove has an important role as a natural shelter of the beach, because it has solid roots that can reduce waves and resist sediment. Bedono is one of the villages in Sayung District, Demak District. This location is chosen as a place of study because it has uniqueness. Mangunharjo Beach was chosen as a research location because it is influenced by chemical factors that have the same tendency, the interaction of land and waves, hence both need to be examined. This study aims to determine the morphological diversity of mangrove plants on the beach of Mangkang Mangunharjo and Bedono Village Demak. This research is an observational research with exploration and field observation technique. Sampling of mangrove plants was conducted at Mangkang Mangunharjo beach in Semarang and Bedono village of Demak. The study was conducted in January - April 2017. The results obtained from this study from Mangkang Mangunharjo Beach are Avicenia marina and Rhizopora mucronata. While 5 species are from Bedono Demak Village: Sonneratia caseolaris, Acanthus ilicofiolis, Rhizopora mucronata, Rhizopora apiculata, and Avicenia marina.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Susu dan Intensitas Latihan terhadap Status Gizi Atlet Karate Kelas Pemula-Junior Siti Raniva Aristina; Angga Hardiansyah; Nur Hayati
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42420

Abstract

Atlet remaja termasuk kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan terkait dengan status gizi. Faktor yang mempengaruhi status gizi meliputi tingkat konsumsi makanan baik secara kualitas maupun kuantitas yang dikonsumsi seseorang. Asupan yang diperlukan untuk memberikan kondisi kesehatan gizi yang optimal salah satunya adalah dengan konsumsi susu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi susu dan intensitas latihan terhadap status gizi pada atlet karate kelas pemula-junior. Desain yang dipakai dalam penelitian ini adalah observational dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 30 orang yang diambil dengan menggunakan metode purposive total sampling. Variabel yang diteliti adalah karakteristik, kebiasaan konsumsi susu, intensitas latihan dan status gizi. Data kebiasaan konsumsi susu diambil dari formulir Food Frequency Questionaire (FFQ) berdasarkan wawancara dengan responden.Hasil dari penelitian ini menunjukan sebanyak 53,3% atlet karate kelas pemula – junior di BKC Kota Semarang memiliki kategori kebiasaan konsumsi susu baik, sedang 18,8%,  kurang 13,3% dan sangat kurang 10%.  Sebanyak 63,3% atlet memiliki kategori intensitas latihan rendah, sedang 33,3% dan submaksimal 3,3%. Sebanyak 80% atlet memiliki kategori status gizi baik, gizi lebih 13,3% dan obesitas 6,6%. Hasil uji bivariat menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara intensitas latihan  dengan status gizi (p-value = 0,874). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi susu dengan status gizi (p-value =0,756). Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi status gizi seperti konsumsi makanan dan aktivitas fisik dalam hal ini konsumsi susu dan intensitas latihan merupakan sebagian dari asupan makanan dan status gizi sehingga tidak dapat menjadi patokan terkait dengan status gizi. Kata kunci: status gizi, intensitas latihan, konsumsi susu